Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » (Ber) Adab; (Ber) Tetangga

(Ber) Adab; (Ber) Tetangga

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
  • visibility 280
  • comment 0 komentar

Minggu adalah hari bersantai buat saya setelah melewati hari-hari melelahkan untuk bekerja. Hari minggu selalu saya manfaatkan untuk berada di rumah. Adakalanya baca buku, bersih-bersih rumah, dan sesekali menulis perihal apa saja. Selain itu tentu hari minggu adalah hari yang selalu saya nantikan karena dapat beristirahat sepanjang yang saya mau. Kalau dalam bahasa kerennya, mager sepanjang hari.

Sore itu, saat saya tengah menyapu halaman, saya menyaksikan hal menarik. Ceritanya Ibu sedang berbicara jarak jauh dengan tetangga. Ibu duduk diteras rumah, dan tetangga saya berada diteras rumahnya. Rumah kami tak begitu jauh, maka tak heran jika mengobrol dengan jarak agak jauh dilakukan. Yang penting saling mendengar topik pembicaraan. Saya yang terlampau asyik menyapu tak menyadari jika ada seorang anak datang ke rumah dengan membawa sesuatu. Anak ini adalah cucu dari tetangga yang diajak bicara Ibu.

Lalu saya menoleh saat anak ini memberikan tiga bungkus kerupuk kepada Ibu.

 “Wah kok malah dikasih jajan to Mbah, matursuwun lho niki.”ucap saya kepada anak kecil ini, dengan sengaja mengeraskan volume suara agar terdengar pula oleh tetangga saya. Rupanya jajan yang diberikan ini merupakan pemberian saudara tetangga saya yang sedang berkunjung dan membawa buah tangan. Yang menarik perhatian saya adalah bukan dari barang apa yang dikasih atau berapa nominalnya, tapi bagaimana tetangga saya menunjukkan adab bertetangga yang baik.

Secara tak langsung tetangga saya memberikan pelajaran yang berharga bagi saya sebagai generasi muda yang suatu saat kelak akan menggantikan posisi mereka. Saya yang masih bau kencur ini sudah sepantasnya disadarkan dengan hal-hal yang sederhana namun memiliki dampak yang luar biasa seperti itu. Secara tersirat dibalik perlakuan tetangga saya ada satu hal yang saya dapat yaitu kalau mau dihargai orang, maka hargailah dulu orang lain. Begitu sebaliknya. Kamu tak mau menghargai maka kamu tak akan dihargai. Hidup bermasyarakat haruslah berkesalingan.

Tak dipungkiri, kita sebagai manusia tak akan pernah bisa hidup sendiri dan selalu membutuhkan orang lain. Seperti pernyataan Aristoteles bahwa manusia adalah Zoon Politicon, hewan yang bermasyarakat. Tak mudah memang hidup berdampingan dengan banyak orang. Ada yang ramah, ada yang suka marah dan ada pula yang selalu tampil wah. Lebih dari itu yang patut kita utamakan adalah bagaimana kita bersikap.

Membiasakan berperilaku baik, meski berat harus dipaksakan agar menjadi terbiasa. Meskipun kita tahu tak semua hal selalu baik dimata orang lain. Yang kita anggap baik belum tentu dimata orang lain terlihat baik pula. Orang akan selalu terlihat buruk dimata orang yang membenci. Apapun yang dilakukan selalu tampak buruk. Tak ada celah sedikitpun untuk kebaikannya. Begitu juga sebaliknya. Maka cara bersikap yang baik adalah melihat hal itu dari kacamata biasa saja. Jangan menjadi sombong ketika disanjung, dan jangan menjadi hina ketika direndahkan.

Disadari atau tak memiliki tetangga yang baik merupakan anugerah dari Allah Swt yang sangat patut untuk disyukuri. Oleh sebab itu, saya sangat bersyukur berada pada lingkungan yang para tetangganya ramah-ramah, sesekali ramah tamah dan memiliki sosial tinggi. Bayangkan jika tetangga saya tadi sudah kikir dari sejak lahir, maka kerupuk tiga bijipun tak akan diberikan cuma-cuma kepada Ibu saya. Bukan sebab nilai yang diberikan akan tetapi Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) harus diaplikasikan, biar bukan sekadar di alamat KTP saja. (Inayatun Najikah)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, PN Salafiyah Ukir Prestasi

    Lagi, PN Salafiyah Ukir Prestasi

    • calendar_month Sel, 23 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Dua punggawa PN Salafiyah yang sukses meraih juara di tingkat nasional. Mereka adalah M. Rizky Falevi dan Zahwa Ananda Oltavianti MARGOYOSO – Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa (PN) MTs Salafiyah Kajen kembali mengharumkan nama baik Kabupaten Pati. Melalui seni bela diri pemcak silat, dua peserta didik MTs yang berada di Desa Kajen tersebut sukses […]

  • PCNU - PATI

    Fatayat NU Ranting Guyangan Adakan Bazar Minyak Goreng

    • calendar_month Kam, 23 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Fatayat NU Ranting  Guyangan mengadakan kegiatan bazar minyak goreng Murah di desa Guyangan, Minggu, 19 Juni 2022, kemarin. Acara dilaksanakan berkat kerjasama Fatayat NU ranting Guyangan bekerja sama dengan Toko Pakem Trangkil. Umi Rohmawati Ketua Fatayat NU Ranting Guyangan mengemukakan, “Berharap bazar minyak murah ini bisa meringankan beban masyarakat ditengah melambungnya harga […]

  • Hasil-Hasil Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama

    Hasil-Hasil Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Rab, 21 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Isi beserta uraian perincian sebagaimana dimaksud oleh keputusan ini terdapat dalam naskah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama beserta Muqaddimah al-Qanunil Asasy sebagai pedoman untuk melaksanakan tata organisasi dalam mencapai tujuan dan cita-cita Nahdlatul Ulama;

  • Peduli Korban Banjir Rob di Pesisir Pati, Lazisnu Tayu Salurkan Bantuan

    Peduli Korban Banjir Rob di Pesisir Pati, Lazisnu Tayu Salurkan Bantuan

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

    PATI – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir rob di Desa Tunggulsari dan Desa Dororejo, Rabu (11/6/2025). Ketua UPZIS MWCNU Tayu Moh Fatchurrohman mengatakan, pihaknya menyalurkan seratusan paket sembako dan sejumlah uang tunai ke dua desa tersebut. Bantuan didistribusikan oleh […]

  • PKD dan Diklatsar Ansor-Banser Dibuka di Gembong, 116 Peserta Mantab Bergabung

    PKD dan Diklatsar Ansor-Banser Dibuka di Gembong, 116 Peserta Mantab Bergabung

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda (PAC GP) Ansor Kecamatan Gembong menjadi tuan rumah Diklatsar dan PKD Ansor Banser. Sedikitnya 116 peserta dari empat kecamatan di Kabupaten Pati mengikuti acara yang dibuka pada Jumat (8/7) petang. “Pesertanya dari Kecamatan Pati Kota, Gembong, Tlogowungu dan Margorejo,” terang Paijan, Panitian Pelaksana kepada pcnupati.or.id. Pembukaan acara […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Warung Kopi sebagai Sarana Bertukar Informasi.. Photo by Rod Long on Usnplash.

    Warung Kopi sebagai Sarana Bertukar Informasi

    • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Di era saat ini, tempat paling tepat untuk melakukan diskusi dan kongkow adalah warung kopi. Kenapa harus warung kopi? Menurut hemat penulis, warung kopi sekarang ini sudah menjadi tempat terbaik bagi kalangan mahaiswa untuk tempat diskusi dan mengerjakan sebuah tugas.  Selain itu, banyak dari mahasiswa yang menghabiskan waktunya di warung kopi hanya sekedar untuk diskusi. […]

expand_less