Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » (Ber) Adab; (Ber) Tetangga

(Ber) Adab; (Ber) Tetangga

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
  • visibility 462
  • comment 0 komentar

Minggu adalah hari bersantai buat saya setelah melewati hari-hari melelahkan untuk bekerja. Hari minggu selalu saya manfaatkan untuk berada di rumah. Adakalanya baca buku, bersih-bersih rumah, dan sesekali menulis perihal apa saja. Selain itu tentu hari minggu adalah hari yang selalu saya nantikan karena dapat beristirahat sepanjang yang saya mau. Kalau dalam bahasa kerennya, mager sepanjang hari.

Sore itu, saat saya tengah menyapu halaman, saya menyaksikan hal menarik. Ceritanya Ibu sedang berbicara jarak jauh dengan tetangga. Ibu duduk diteras rumah, dan tetangga saya berada diteras rumahnya. Rumah kami tak begitu jauh, maka tak heran jika mengobrol dengan jarak agak jauh dilakukan. Yang penting saling mendengar topik pembicaraan. Saya yang terlampau asyik menyapu tak menyadari jika ada seorang anak datang ke rumah dengan membawa sesuatu. Anak ini adalah cucu dari tetangga yang diajak bicara Ibu.

Lalu saya menoleh saat anak ini memberikan tiga bungkus kerupuk kepada Ibu.

 “Wah kok malah dikasih jajan to Mbah, matursuwun lho niki.”ucap saya kepada anak kecil ini, dengan sengaja mengeraskan volume suara agar terdengar pula oleh tetangga saya. Rupanya jajan yang diberikan ini merupakan pemberian saudara tetangga saya yang sedang berkunjung dan membawa buah tangan. Yang menarik perhatian saya adalah bukan dari barang apa yang dikasih atau berapa nominalnya, tapi bagaimana tetangga saya menunjukkan adab bertetangga yang baik.

Secara tak langsung tetangga saya memberikan pelajaran yang berharga bagi saya sebagai generasi muda yang suatu saat kelak akan menggantikan posisi mereka. Saya yang masih bau kencur ini sudah sepantasnya disadarkan dengan hal-hal yang sederhana namun memiliki dampak yang luar biasa seperti itu. Secara tersirat dibalik perlakuan tetangga saya ada satu hal yang saya dapat yaitu kalau mau dihargai orang, maka hargailah dulu orang lain. Begitu sebaliknya. Kamu tak mau menghargai maka kamu tak akan dihargai. Hidup bermasyarakat haruslah berkesalingan.

Tak dipungkiri, kita sebagai manusia tak akan pernah bisa hidup sendiri dan selalu membutuhkan orang lain. Seperti pernyataan Aristoteles bahwa manusia adalah Zoon Politicon, hewan yang bermasyarakat. Tak mudah memang hidup berdampingan dengan banyak orang. Ada yang ramah, ada yang suka marah dan ada pula yang selalu tampil wah. Lebih dari itu yang patut kita utamakan adalah bagaimana kita bersikap.

Membiasakan berperilaku baik, meski berat harus dipaksakan agar menjadi terbiasa. Meskipun kita tahu tak semua hal selalu baik dimata orang lain. Yang kita anggap baik belum tentu dimata orang lain terlihat baik pula. Orang akan selalu terlihat buruk dimata orang yang membenci. Apapun yang dilakukan selalu tampak buruk. Tak ada celah sedikitpun untuk kebaikannya. Begitu juga sebaliknya. Maka cara bersikap yang baik adalah melihat hal itu dari kacamata biasa saja. Jangan menjadi sombong ketika disanjung, dan jangan menjadi hina ketika direndahkan.

Disadari atau tak memiliki tetangga yang baik merupakan anugerah dari Allah Swt yang sangat patut untuk disyukuri. Oleh sebab itu, saya sangat bersyukur berada pada lingkungan yang para tetangganya ramah-ramah, sesekali ramah tamah dan memiliki sosial tinggi. Bayangkan jika tetangga saya tadi sudah kikir dari sejak lahir, maka kerupuk tiga bijipun tak akan diberikan cuma-cuma kepada Ibu saya. Bukan sebab nilai yang diberikan akan tetapi Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) harus diaplikasikan, biar bukan sekadar di alamat KTP saja. (Inayatun Najikah)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Peduli Siagakan Relawan untuk bencana banjir

    NU Peduli Siagakan Relawan untuk bencana banjir

    • calendar_month Sab, 6 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

      Pati, 7 Februari 2021 LazisNU, LPBINU, Ansor, Banser, dan Banom Banom NU yang tergabung di NU Peduli mendirikan Posko di tempat yang terdampak banjir, Sabtu 6 Februari 2021. Pendirian Posko tersebut agar sedikit bisa meringankan masyarakat Nahdliyyin yang terdampak banjir.   “Curah hujan tinggi sepekan ini sebabkan banjir yang  melanda tak kurang dari 18 […]

  • PAC IPNU IPPNU Bersama JRA Jolosutro Pati Gelar Ruqyah

    PAC IPNU IPPNU Bersama JRA Jolosutro Pati Gelar Ruqyah

    • calendar_month Sel, 28 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    PATI, PAC IPNU IPPNU Tlogowungu bersama JRA Jolosutro Kabupaten Pati menggelar Ruqyah Massal pada Minggu (26/1/2020) di Pendopo Kecamatan Tlogowungu. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus MWC NU bersama Banom, Praktisi JRA dan forkopimcam Tlogowungu. “Kami melaksanaan ruqyah masal ini dalam rangka mendakwahkan Al-Qur’an sebagai obat yang utama dari segala penyakit baik medis maupun non medis.” […]

  • PCNU-PATI

    PAC Muslimat NU Dukuhseti Dilantik, Ketua Bersyukur

    • calendar_month Sel, 6 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Hajat rutin Pelantikan PAC Dukuhseti dan PR Muslimat Se-Kecamatan Dukuhseti sukses diselenggarakan. Kegiatan sakral tersebut dihelat pada Ahad (4/12) lalu di Gedung Haji Dukuhseti.  Dalam agenda tersebut, hadir secara langsung untuk melantik, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pati, Hj. Ummu Hanik. Selain melantik punggawa Muslimat NU Dukuhseti, dia juga menitip wejangan.  “Organisasi bisa […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi pemberdayaan masyarakat melalui pesantren. Photo by sam sul on Unsplash.

    Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pesantren

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Pesantren pada umumnya lebih dikenal sebagai lembaga pendidikan yang konsen dalam transformasi keilmuan di bidang keagamaan. Anggapan ini bukannya tidak beralasan, karena kegiatan yang berlangsung saban harinya secara intensif adalah pada kajian hafalan, sorogan dan bandongan. Model pengajian ini sudah lazim berlaku di berbagai pesantren di Indonesia. Sehingga tidak menafikan apabila mayarakat menilai kalau pesantren […]

  • PR IPNU IPPNU Desa Godo Winong Gelar Makesta

    PR IPNU IPPNU Desa Godo Winong Gelar Makesta

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    WINONG – PR IPPU IPPNU Desa Godo Kecamatan Winong Kemarin (Minggu, 09/08/2020) mengadakan masa kesetian anggota (MAKESTA) yang dilaksanakan di Yayasan Miftahul Huda desa Godo. Acara dilaksanakan selama 2 hari kemarin (8-9/08/2020) ini di ikuti oleh anggota IPNU IPPNU Desa Godo dan anggota IPNU IPPNU dari sekitar dan dihadiri oleh pengurus PAC IPNU IPPNU Winong dan […]

  • INISNU Gelar Workshop Peningkatan Mutu Akademik melalui Penyelenggaraan RPL

    INISNU Gelar Workshop Peningkatan Mutu Akademik melalui Penyelenggaraan RPL

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.478
    • 0Komentar

    INISNU Gelar Workshop Peningkatan Mutu Akademik melalui Penyelenggaraan RPL Temanggung – Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menyelenggarakan Workshop Peningkatan Mutu Akademik Melalui Penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2. Workshop menghadirkan dua narasumber dari Universitas Wahid […]

expand_less