Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Tonjolisasi

Tonjolisasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 11 Okt 2023
  • visibility 274
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Saban malam. Menjelang rehat, rumah saya selalu didatangi teman-teman baik dari tetangga, kolega kerja, bahkan orang yang baru saja bertutur sapa pun bisa rehat, istirahat di rumah. Semuanya dengan maksud dan tujuan berbeda-beda. Ada yang sekadar ngopi saja dengan jangongan ngalor ngidul ngetan ngulon tanpa tentu arah. Saya hanya menjadi pendengar dan sesekali menimpali apa yang di bahas tamu saya. Jadi bagi saya tamu adalah pembawa informasi dari pelbagai penjuru, pelosok, sudut kota bahkan di balik meja orang kantoran pun dapat di bicarakan dengan tanpa sungkan di tempat saya dengan di temani secangkir kopi dan terkadang pula satu poci teh dan se cawan jahe hangat; tergantung tamu yang datang pengen minum apa.

Ada salah satu teman saya yang menggelitik dengan mengajukan sebuah pertayaan terkait foto saya dengan salah satu tokoh masyarakat sebut saja pemuka agama.

“Kenapa kau memajang foto tersebut?”

Saya menjawab dengan santai, tak kenapa-kenapa pengen saja saya pajang disitu, diruang tamu.

Teman saya tersebut terlihat kurang puas dengan jawaban yang saya berikan. Dan dia mengatakan apabila foto tersebut tak jujur dengan realitas harian saya. Saya sebagai petani kopi, penjual kopi seharusnya foto yang dipajang adalah bersama para pengusaha kopi dan petani kopi lainnya. Sebab  apabila ada tamu yang bertandang kerumah sudah dipastikan apabila tuan rumahnya adalah petani kopi sekaligus petani kopi.

“Lantas maksudmu bagaimana?”

Ketika mendapati pertanyaan saya tersebut teman saya menghela nafas dalam-dalam. Sekarang orang seringkali menonjolkan dirinya bertemu dengan siapa saja lantas mengabadikan dengan foto dan sosialisakan kepada siapa dengan maksud dan tujuan tak berucap yaitu inilah saya bisa bertemu ini dan itu, bisa bersua foto dengan siapa saja dan lain sebagainya.

“Ah..kau menanggapinya dengan serius”

Apa yang diucapkan teman saya adalah benar adanya. Dan tak hanya itu saja, ketika dikasih tahu, dikomentari tentang apa yang dilakukan bahwa itu tak sesuai, kurang jujur, lebih membodohi, dan lain sebagainya dan seterusnya. Maka orang tersebut akan bilang kalau tak suka tak usah kerumah saya, jika tak setuju tak usahlah di komentari dan rentetan sebagainya. Satu hal yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah saat ini ada sindrom yaitu memberhalakan diri sendiri dengan tonjolisasi sudah akut?

“Kayak kamu sendiri tak melakukan hal sama”

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by ELG21

    Lihatlah Siapa yang Bertanya

    • calendar_month Sen, 17 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Suatu hari, seorang anak muda yang baru menikah mendatangi Abdullah bin Abbas. Anak muda itu mengajukan pertanyaan, “’Wahai sepupu Rasulullah, bolehkah aku mencium istriku saat sedang berpuasa?” “’Tidak boleh!” jawab Abdullah bin Abbas dengan tegas. Pemuda itu tampak kecewa, karena jawabannya bukan yang diinginkannya. Ketika hendak bertanya kembali untuk mencari […]

  • Permudah Akses Literasi, IPNU-IPPNU Pati Luncurkan Perpustakaan Online

    Permudah Akses Literasi, IPNU-IPPNU Pati Luncurkan Perpustakaan Online

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    PATI-Pemuda memang selalu identik dengan gagasan gemilang untuk masa depan. pemikiran yang masih jernih serta wawasan tekhnologi yang mumpuni, membuat mereka selalu memiliki pemikiran yang lebih maju dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya. IPNU-IPPNU Pati, sebagai pelopor pelajar NU, baru-baru ini melakukan gebrakan di bidang jurnalistik dan multimedia. Sebagai pelopor pemuda di Kabupaten Pati, sepasang organisasi Banom […]

  • PCNU - PATI Ponpes Ganra

    Pesantren dan Kemandirian Bangsa

    • calendar_month Sab, 16 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Dalam lanskap sejarah kebangsaan, pesantren telah memberikan sumbangsih dan kontribusi yang signifikan terhadap negeri ini. Sejak ratusan tahun yang lalu kontribusi pesantren terhadap bangsa sudah tidak terhitung lagi.  Pada masa kolonial, pesantren dan kaum santri telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari munculnya perlawanan yang ditunjukkan untuk menentang dan melawan dominasi asing yang berambisi menguasi […]

  • PCNU-PATI

    Baru Jalani Diklatsar, Fatimah Langsung Diterjunkan ke Cianjur

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    CIANJUR – Kader Garda Fatayat NU (Garfa) Pati turut serta dalam tim relawan NU Care Lazisnu Jateng. Dia adalah Fatimah, lader Garfa dari Juwana yang diberangkatkan ke Cianjur untuk membantu penanganan bencana gempa bumi.  Fatimah beserta relawan Jateng lainnya berangkat pada Senin (28/11) malam dan mendarat di Cianjur pada Selasa (29/11) pagi.  Padahal, dia beserta […]

  • Bangun Kemandirian Ekonomi, PC IPNU IPPNU Pati Luncurkan Kedai Pelajar - PCNU PATI

    Bangun Kemandirian Ekonomi, PC IPNU IPPNU Pati Luncurkan Kedai Pelajar

    • calendar_month Kam, 7 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA – Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Kabupaten Pati melalui Lembaga Ekonomi, Kewirausahaan, dan Koperasi (Lekas) meluncurkan Kedai Pelajar. Upaya ini untuk membangun kemandirian ekonomi dalam berorganisasi. Direktur Lekas Muhammad Azka mengatakan, Kedai Pelajar merupakan usaha bisnis yang dibangun untuk mewujudkan kemandirian secara keuangan dalam Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Pati. “Kedai Pelajar ini berpeluang untuk […]

  • Ngalap Berkah, Pelajar NU Rejoagung Ziarahi Makam Wali Semarang

    Ngalap Berkah, Pelajar NU Rejoagung Ziarahi Makam Wali Semarang

    • calendar_month Sab, 18 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

      Rombongan peziarah IPNU-IPPNU Rejoagung menziarahi makam Kiai Sholeh Darat TRANGKIL – Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Desa Rejoagung, Trangkil mengadakan Ziarah Bareng ke beberapa makam para Wali di Semarang, yaitu makam Syekh Maulana Jumadil Kubro, Habib Hasan bin Thoha bin Yahya, dan Syekh Sholeh Darat, pada Kamis (16/12). Kegiatan ini diikuti sedikitnya 52 orang. Karim […]

expand_less