Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Tonjolisasi

Tonjolisasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 11 Okt 2023
  • visibility 368
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Saban malam. Menjelang rehat, rumah saya selalu didatangi teman-teman baik dari tetangga, kolega kerja, bahkan orang yang baru saja bertutur sapa pun bisa rehat, istirahat di rumah. Semuanya dengan maksud dan tujuan berbeda-beda. Ada yang sekadar ngopi saja dengan jangongan ngalor ngidul ngetan ngulon tanpa tentu arah. Saya hanya menjadi pendengar dan sesekali menimpali apa yang di bahas tamu saya. Jadi bagi saya tamu adalah pembawa informasi dari pelbagai penjuru, pelosok, sudut kota bahkan di balik meja orang kantoran pun dapat di bicarakan dengan tanpa sungkan di tempat saya dengan di temani secangkir kopi dan terkadang pula satu poci teh dan se cawan jahe hangat; tergantung tamu yang datang pengen minum apa.

Ada salah satu teman saya yang menggelitik dengan mengajukan sebuah pertayaan terkait foto saya dengan salah satu tokoh masyarakat sebut saja pemuka agama.

“Kenapa kau memajang foto tersebut?”

Saya menjawab dengan santai, tak kenapa-kenapa pengen saja saya pajang disitu, diruang tamu.

Teman saya tersebut terlihat kurang puas dengan jawaban yang saya berikan. Dan dia mengatakan apabila foto tersebut tak jujur dengan realitas harian saya. Saya sebagai petani kopi, penjual kopi seharusnya foto yang dipajang adalah bersama para pengusaha kopi dan petani kopi lainnya. Sebab  apabila ada tamu yang bertandang kerumah sudah dipastikan apabila tuan rumahnya adalah petani kopi sekaligus petani kopi.

“Lantas maksudmu bagaimana?”

Ketika mendapati pertanyaan saya tersebut teman saya menghela nafas dalam-dalam. Sekarang orang seringkali menonjolkan dirinya bertemu dengan siapa saja lantas mengabadikan dengan foto dan sosialisakan kepada siapa dengan maksud dan tujuan tak berucap yaitu inilah saya bisa bertemu ini dan itu, bisa bersua foto dengan siapa saja dan lain sebagainya.

“Ah..kau menanggapinya dengan serius”

Apa yang diucapkan teman saya adalah benar adanya. Dan tak hanya itu saja, ketika dikasih tahu, dikomentari tentang apa yang dilakukan bahwa itu tak sesuai, kurang jujur, lebih membodohi, dan lain sebagainya dan seterusnya. Maka orang tersebut akan bilang kalau tak suka tak usah kerumah saya, jika tak setuju tak usahlah di komentari dan rentetan sebagainya. Satu hal yang menjadi pertanyaan saya adalah apakah saat ini ada sindrom yaitu memberhalakan diri sendiri dengan tonjolisasi sudah akut?

“Kayak kamu sendiri tak melakukan hal sama”

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesantren Sebagai The Great Tradition

    Pesantren Sebagai The Great Tradition

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 772
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto, M.A Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki sejarah panjang dan akar budaya yang mendalam di Indonesia. Peranannya tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan, tetapi juga sebagai salah satu pilar penting dalam aspek intelektual, sosial, ekonomi, politik, dan budaya bangsa. Nilai-nilai yang ada di pesantren turut membentuk serta menjadi bagian dari identitas keindonesiaan. […]

  • Fatayat NU Pati suarakan memakai masker melalui Twibons, Berikut ini langkah-langkah untuk memasang foto pada twibons

    Fatayat NU Pati suarakan memakai masker melalui Twibons, Berikut ini langkah-langkah untuk memasang foto pada twibons

    • calendar_month Ming, 19 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 343
    • 0Komentar

    Berikut ini cara memasang Foto pada twibons Fatayat NU Pati 1 1.  Buka Link di akhir tutorial ini (Pelajari  terlebih dahulu cara pemasanganya) 2. Setelah itu kita akan di arahkan ke gambar yang ada di bawah ini,     Klik pada ‘Brwose Image’ untuk memilih foto yang ingin kita pasang 3. Kemudian Atur  dan crop foto […]

  • PCNU-PATI Photo by Kristen Zelichowski

    Puisi-Puisi Aris Setiyanto

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    Alat kau tempatkan aku di dada keramaian jika kau ingin hasil gambar yang rupawan, melahirkan air mataku aku menjelang untuk kemudian meniadakan tapi, rupanya aku hanya… Maguwo, 18 Maret 2023 Perjalanan Bisnis mendandani wajah hari, kita pasti telah tiba di Ambarawa bunga-bunga dijual di beranda warna bagi makamku kelak. Maguwo, 18 Maret 2023 Judul Lagu […]

  • Afif Imam Anshary Pimpin Ansor Juwana

    Afif Imam Anshary Pimpin Ansor Juwana

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Afif Imam Anshary terpilih menjadi ketua PAC GP Ansor Kec, Juwana. Pemilihan ketua baru ini dilaksanakan melalui Konferensi Anak Cabang Ansor (Konferancab) yang berlangsung sejak Ahad (4/8) pagi. Afif Imam Anshary menggantikan pemimpin lama, H. Muhammad Sutomo. Sebagaimana diberitakan NU Pati sebelumnya, PAC GP Ansor Kecamatan Juwana menggelar Konferensi Anak Cabang Ansor (Konferancab) pada Ahad […]

  • PCNU Pati Lantik Pengurus KBIH ZAM-ZAM NU

    PCNU Pati Lantik Pengurus KBIH ZAM-ZAM NU

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 549
    • 0Komentar

    Berdasarkan  hasil keputusan KBIH Zam-Zam NU Pati Pada 16 Oktober 2015 bertempat di Gemilang Resto Juwana yang telah menetapkan ketua terpilih mengantikan ketua lama yaitu H. Sa’dullah dengan menyusun Pengurus KBIH Zam-Zam NU yang baru Periode II Tahun 2015-2019, maka terpilihlah H. Mustamaji sebagai Ketua yang baru.             “Harapan saya ketua yang baru ini akan […]

  • Syaikhona Mbah Kholil Bangkalan

    Syaikhona Mbah Kholil Bangkalan

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 647
    • 0Komentar

    Hari Selasa tanggal 11 Jumadil Akhir 1235 H atau 27 Januari 1820 M, Abdul Lathif seorang Kyai di Kampung Senenan, Desa Kemayoran, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, ujung Barat Pulau Madura, Jawa Timur, merasakan kegembiraan yang teramat sangat. Karena hari itu, dari rahim istrinya lahir seorang anak laki-laki yang sehat, yang diberinya nama Muhammad Kholil, yang […]

expand_less