Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Mbak Meta

Mbak Meta

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 28 Feb 2024
  • visibility 466
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Beberapa bulan kebelakang saya melihat beranda di Facebook saya berseliweran ibu-ibu baik muda atau pun setengah tua berbicara tanpa jeda. Mereka mensosialisasikan kegiatannya baik dalam urusan dapur, sumur, tapi kasurnya di skip. Sedangkan dalam unggahan tersebut di kasih tulisan-tulisan yang menghalangi vidio untuk di tonton. Jadi ketika saya melihat vidio tersebut beranggapan ini mau menunjukkan vidio atau tulisan? Dan sedikit-sedikit bilang Meta dan Meta.

 

Saya kurang paham dengan fenomena tersebut, yaitu banyak vidio-vidio bertebaran di beranda Facebook terutama di reel yang mengklaim sebagai konten kreator. Sendari demikian para konten kreator dadakan tersebut seragam bukan beragam. Padahal dengan latar belakang berbeda, ada guru, kontennya juga memasak, ada penulis juga sama tentang memasak. Kenapa ya urusan masak memasak menjadi sesuatu yang harus ingin diketuhui orang banyak. Bahkan ada yang membagikan tips bagaimana membuat vidio pendek yang akan dilihat banyak orang. Mendapatkan like banyak dan beragam.

 

Sejak Meta secara resmi mengeluarkan fitur profesional dan peluang bagi kreator dengan dasbor profesional dengan ketentuan kelola fitur profesional untuk profil Anda, dan dapatkan insight tentang pengikut, jangkauan postingan, dan interaksi postingan Anda. Undang Teman untuk Mengikuti: Pengikut Anda di Facebook bisa mengundang teman-teman mereka untuk mengikuti profil Anda agar jangkauan dan pemirsanya semakin luas. Serta selanjutnya berburu Monetisasi konten Anda Jika memenuhi persyaratan kelayakan, Anda bisa menggunakan profil Anda untuk menghasilkan uang di Facebook. Catatan: Saat ini, pengguna Facebook di bawah usia 18 tahun tidak memenuhi syarat untuk melakukan monetisasi.

 

Ternyata dari situ banyak orang ingin menjadi konten kreator dan mendapat cuan. Yang namanya konten kreator tentu yang kreatif dan mendidik bukan asal upload vidio dan sebangsanya.

 

“Mas…mereka bukan bikin konten melainkan buat sampah digital ya wajarlah?”

 

Tanpa permisi teman saya langsung celetuk demikian. Memang, apabila dilihat dan diamati atau pun di perhatikan para mama muda yang sekarang ini beranggapan dan mengklaim dirinya sebagai konten kreator yang diburu adalah hasilnya bukan berfikir bagaimana menyajikan vidio yang mendidik dan kreatif.

“Kalau tak suka dengan vidio saya jangan dilihat,”

Kalimat tersebut seringkali diungkapkan dilontarkan para pembroduksi sampah digital. Sedangkan meraka lupa dan tak sadar jika ketika sudah diupload dalam facebook tentu harus sadar dan tahu dengan pilihannya.

 

“Apakah mereka sadar?”

 

emmmmm

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persipa Pati Launching Tim dengan Berselawat Bareng Rijalul Ansor

    Persipa Pati Launching Tim dengan Berselawat Bareng Rijalul Ansor

    • calendar_month Sab, 16 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Persipa Pati secara resmi mengenalkan skuat tim dan jersey baru untuk mengarungi Liga 2 Indonesia musim 2023/2024.  Peluncuran tim dan jersey yang berlangsung di Gedung Olah Raga (GOR) Pesantenan pada Jumat (15/9/2023) malam itu dikemas dalam acara “Persipa Bersholawat”. Dalam selawatan ini managemen Persipa menghadirkan Habib Abdillah Alaydrus dan Gus Abdul Warits, dengan […]

  • Momen Kemerdekaan, Banser Wedarijaksa Ziarahi Makam Syeh Syadzili

    Momen Kemerdekaan, Banser Wedarijaksa Ziarahi Makam Syeh Syadzili

    • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Aksi Banser Satkoryon Wedarijaksa di Air Terjun Rejenu paska ziarah di makam Syeh Syadzili dan melakukan pengibaran bendera di sana WEDARIJAKSA-Tepat tanggal 17 Agustus kemarin Banser Satkoryon Wedarijaksa melakukan perjalanan ke Muria. Tujuan mereka adalah makam Syeh Syadzili.  Kegiatan ini diikuti hampir seluruh anggota Banser Wedarijaksa. Andis Qomarudin, sesepuh Banser terjun sendiri mengawal kegiatan ini.  […]

  • PCNU-PATI

    Puasa dari Media Sosial

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Di era digital yang semakin berkembang, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Entah sekadar untuk berinteraksi dengan teman, mendapatkan informasi terkini, atau mengungkapkan pendapat, platform-platform media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan lainnya telah menjadi tempat utama bagi jutaan orang di seluruh dunia. Namun, bagaimana puasa, sebuah praktik […]

  • PCNU-PATI

    Peringati Harlah, PC IPNU IPPNU Pati bakal Gelar Sholawatan dan Temu Majelis Alumni

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PATI – PC IPNU IPPNU Pati bakal menggelar Pelajar NU Pati Bersholawat bersama Sayyid Nabil bin Nagib Assegaf dari Kudus di halaman Kantor PCNU setempat, pada Rabu (8/3/2023) malam. Kegiatan ini dalam rangka memperingati harlah IPNU ke-69 IPPNU ke-68 dan peringatan isro’ mikroj 1444 H. Agenda sholawatan tersebut bakal dihadiri Ketua PCNU Pati KH […]

  • KH Ali Yafie: Sang Mujaddid Fiqh Klasik

    KH Ali Yafie: Sang Mujaddid Fiqh Klasik

    • calendar_month Ming, 26 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. H. Jamal Makmur Asmani KH. Ali Yafie adalah sosok reformer fiqh klasik. Beliau mampu menjelaskan kandungan fiqh klasik secara sistematis, argumentatif, dan kontekstual. Hal ini bisa dibaca dari karya-karya beliau yang luar. Alhamdulillah penulis bisa memiliki beberapa karya beliau yang sangat bernas. Fiqh sosial, fiqh bi’ah (fiqh lingkungan), konsultasi fiqh mengupas problematika […]

  • Dari Kopi Menggerakan Literasi

    Dari Kopi Menggerakan Literasi

    • calendar_month Kam, 29 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Niam At Majha saat memetik biji kopi di kebun milik orang tuanya di Desa Plukaran, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati “Cuaca pagi ramah, seramah udara dingin. Di sini kebun kopi seperti rumah singgah, tempat aku menampung lelah” Cuplikan tersebut merupakan bait teraakhir puisi berjudul ‘Pemetik Kopi’ karya Niam At Majha. Putra asli Pati ini tidak saja […]

expand_less