Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » NU Jangan Hanya Bicara Potensi

NU Jangan Hanya Bicara Potensi

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
  • visibility 250
  • comment 0 komentar

KH Lukman Hakim Syaifuddin, selaku Menteri Agama dalam Silaturrahim NU se-Dunia di Hotel Taisir Mekah (Kamis, 7 Dzulhijjah 1440 H./8 Agustus 2019) menyatakan, membicarakan NU jangan hanya potensi.

Semua pihak sudah paham bahwa potensi NU di semua bidang sangat besar. Diamnya NU sudah merupakan potensi. Namun potensi saja tidak cukup.

Potensi besar NU harus digerakkan secara optimal supaya mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. Kekuatan untuk bergerak (harakah) harus dioptimalkan supaya ada dampak positif (atsar) di tengah kehidupan umat manusia.

Silaturrahim NU se-Dunia 2019
Silaturrahim NU se-Dunia 2019, Hotel Taisir Makkah, 8 Agustus 2019. Foto: Jamal Makmur/NU Pati

Islam moderat yang toleran, progresif, dan inklusif menjadi karakteristik utama NU yang harus dikembangkan di tengah masyarakat sehingga benih-benih radikal-intoleran bisa diminimalisir dengan baik.

NU sudah saatnya menyisingkan lengan baju. Tidak hanya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), tapi juga terlibat aktif dalam memajukan Indonesia dari berbagai aspek kehidupan.

Tampilnya KH Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden adalah langkah awal NU dalam memajukan bangsa yang harus dibuktikan dengan prestasi demi prestasi di semua aspek kehidupan sehingga masyarakat percaya kepada NU.

Tiga Prioritas NU

KH Agus Ali Masyhuri, Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur asal Sidoarjo, melengkapi statement Menteri Agama menyatakan, dalam rangka menghadapi masa depan, NU harus meningkatkan tiga aspek.

Pertama, intensifikasi internalisasi ideologi Ahlussunnah Wal Jamaah An Nahdliyyah. Basis ideologi adalah pondasi yang harus ditanam kokoh sehingga ada ketahanan dan militansi perjuangan, Tidak pragmatis dan oportunis. Visi perjuangan ditentukan oleh basis ideologi yang kuat.

Kedua, pengembangan potensi ekonomi warga NU. Dalam konteks ekonomi ini, harus diakui, NU harus banyak berbenah dan belajar supaya tidak selalu menjadi obyek pasar (maf’ul), tapi berkembang menjadi pelaku pasar (fa’il). Hal ini membutuhkan perjuangan panjang, konsistensi, dan komitmen dari semua generasi penerus.

Ketiga, mengokohkan bangunan budaya lokal yang dirintis Walisongo. Acara tahlilan, manakiban, selametan, berjanjenan, dan sejenisnya semakin menguatkan basis kultural NU dengan warganya. Hal ini harus dilestarikan dengan sungguh-sungguh sebagai media pelestarian budaya yang sesuai dengan nilai-nilai luhur agama.

KH Agus Ali Masyhuri meyakinkan kepada warga NU bahwa apa yang ada pada Allah itu lebih banyak dari pada apa yang ada pada manusia. Maka, jangan putus asa dan patah semangat. Tapi harus optimis, berani melangkah, mencoba, dan terus belajar untuk meraih prestasi demi kebangkitan NU masa depan di berbagai aspek kehidupan.

Dalam konteks ini, kaderisasi menjadi keniscayaan yang tidak bisa disepelekan, tapi harus diprogram secara disiplin.

Urgensi Kaderisasi

Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Bapak Agus Maftuh, menyatakan, santri-santri NU harus mampu membawa kebangkitan NU masa depan. Mereka harus mampu meneruskan perjuangan para Ulama, khususnya estafet keilmuan dan perjuangan KH Maimun Zubair yang baru saja meninggalkan kita.

اخو العلم حي خالد بعد موته – واوصاله تحت التراب رميم
وذو الجهل موت وهو ماش علي الثري – يظن من الأحياء وهو عديم

Orang berilmu abadi pasca wafatnya, meskipun tulang belulangnya hancur di bawah debu
Orang bodoh hakikatnya mati meskipun jasadnya berjalan di atas bumi Ia disangka hidup padahal sejatinya Ia tiada

Kader-kader NU jika menjadi orang berilmu, eksistensinya akan abadi karena mampu menebarkan kebaikan dan kemanfaatan lintas zaman.

KH Maimun Zubair Sebagai Icon

Contoh nyata ulama yang mendalam ilmunya dan tinggi rasa takutnya kepada Allah adalah KH Maimun Zubair. Beliau inspirasi kader-kader muda NU dalam menuntut ilmu dan membumikan Islam rahmatan lil alamin.

KH Maimun Zubair adalah ulama yang loyal berjuang di NU sampai akhir hayat. Beliau mengajar para santri sebagai kader-kader penerus NU masa depan dengan gigih dan istiqamah.

KH Taj Yasin Maimun dalam kesempatan ini menyatakan, salah satu wasiat KH Maimun Zubair adalah menjaga Nahdlatul Ulama yang program-programnya harus menyentuh dan dirasakan masyarakat. Saat kehadiran NU mampu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, maka saat itulah NU akan menjadi pemimpin dengan kekuatan besar.

KH Bunyamin Tuhiyat dari PBNU menyatakan, kader-kader muda NU harus mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan yang kompleks. Semangat belajar harus tinggi. Mereka harus mampu meneruskan tanggungjawab keilmuan dan perjuangan sosial yang diwariskan ulama. Mereka harus mampu merebut panggung keilmuan dan kenegaraan sehingga tidak dikuasai orang-orang yang tidak berilmu yang memberikan fatwa sesat dan menyesatkan.

KH Maimun Zubair, kata KH Bunyamin adalah contoh riil seorang ulama yang layak menjadi teladan seluruh warga NU dan bangsa ini.

Semoga lahir ulama-ulama seperti KH Maimun Zubair yang selalu memancarkan keluhuran budi, kedalaman ilmu, dan kesantunan laku dalam membumikan Islam rahmatan lil-alamin.

Amiin Yaa Rabbal Alamiin.

Mekah, Kamis, 7 Dzulhijjah 1440 H. – 8 Agustus 2019

Jamal Makmur Penulis:
Dr. Jamal Makmur, MA adalah Wakil Ketua PCNU Kab. Pati

*) Setiap tulisan opini yang dimuat dalam rubrik #NUKolom menjadi tanggung jawab penulis.
**) Tulisan ini juga diterbitkan di facebook Jamal Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lazisnu Pati dan Baznas Pati, Jajaki Kerjasama Pengelolaan Zakat

    Lazisnu Pati dan Baznas Pati, Jajaki Kerjasama Pengelolaan Zakat

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Pati Kota – Pengurus NU Care – LAZISNU Pati, Selasa 28/01/2020 mengadakan pertemuan dengan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pati. Dalam pertemuan yang terselenggara di kantor Baznas Pati tersebut digagas berbagai kemungkinan kerjasama antar dua lembaga pengelola zakat itu. Ketua NU Care-LAZISNU Pati, Muhammad Niam, melaporkan bahwa kepengurusan Lazisnu yang baru telah bekerja dengan […]

  • Turba ke Gembong, Ketua Lazisnu Cabang Senggol Transparansi dan Digitalisasi

    Turba ke Gembong, Ketua Lazisnu Cabang Senggol Transparansi dan Digitalisasi

    • calendar_month Ming, 19 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Diskusi Upzis – Lazisnu yang digelar oleh Lazisnu MWC NU Gembong dihadiri oleh PC Lazisnu Kabupaten Pati, Ahad (19/1). Agenda yang dilangsungkan di MI Hidayatul Islam Gembong tersebut, dihadiri langsung oleh Edi Kiswanto, Ketua Lazisnu PCNU Pati. Edi, didampingi tiga rekannya menyapa para pengurus Upzis se-Kecamatan Gembong. Selain memperkenalkan kepengurusan baru Lazisnu […]

  • Gelar HSP, MA Mahida Ngagel Hadirkan Tiga Turis

    Gelar HSP, MA Mahida Ngagel Hadirkan Tiga Turis

    • calendar_month Sen, 30 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 370
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id. – Ekstrakurikuler Smart English Clubs (SEC) MA Manahijul Huda (Mahida) Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, memberikan pengalaman menarik bagi para anggotanya, yakni menghadirkan turis, pada Sabtu (28/12/2024). Kehadiran turis ini disambut baik oleh peserta Holiday Smart Program (HSP) dan pihak madrasah. Untuk diketahui, Program HSP bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara (speaking) bahasa Inggris selama […]

  • Photo by Luke Jones

    Nabi Musa & Seorang Pemuda Fasiq

    • calendar_month Sel, 8 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Oleh : Muhammad Rofiq Dikisahkan pada zaman Nabi Musa A.S , ada seorang pemuda pemuda dari golongan Yahudi. Dia sangat meresahkan masyarakat Yahudi pada waktu itu. Perilaku kejahatannya sudah mashyur di seluruh negeri. Siapapun akan ketakutan apabila disebutkan namanya dan siapapun yang berani mengganggunya, maka tidak akan selamat. Hal itu menyebabkan kekacauan di kalangan umat […]

  • LAZISNU Pati Gelar Reboisasi Pegunungan Kendeng untuk Jaga Kelestarian Lingkungan

    LAZISNU Pati Gelar Reboisasi Pegunungan Kendeng untuk Jaga Kelestarian Lingkungan

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Pati menggelar kegiatan Reboisasi Pegunungan Kendeng 2025 sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Reboisasi ini berlangsung di wilayah Desa Pakis, Kecamatan Tambakromo, Ahad (19/10/2025). Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai elemen lembaga dan komunitas sosial di Pati, termasuk LPPNU Pati, Peduli Kendeng […]

  • LPPM IPMAFA Studi Banding ke UNDIP untuk Membangun Kemitraan Riset dan Publikasi Ilmiah

    LPPM IPMAFA Studi Banding ke UNDIP untuk Membangun Kemitraan Riset dan Publikasi Ilmiah

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.594
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati melakukan kunjungan kelembagaan ke LPPM Universitas Diponegoro (UNDIP), Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas wawasan serta memperkuat kapasitas tata kelola riset, jurnal ilmiah, dan penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di lingkungan Kampus IPMAFA. Ketua LPPM IPMAFA, […]

expand_less