Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lawan Rentenir Digital, Riset Wakil Sekretaris Ma’arif Jateng Ungkap Rahasia Masjid Modern Bebaskan Jamaah dari Pinjol

Lawan Rentenir Digital, Riset Wakil Sekretaris Ma’arif Jateng Ungkap Rahasia Masjid Modern Bebaskan Jamaah dari Pinjol

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
  • visibility 16.143
  • comment 0 komentar

Semarang – Sebuah terobosan ilmiah dalam ranah Ekonomi Syariah berhasil dipresentasikan oleh Wakil Sekretaris Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Ubbadul Adzkiya’ dalam Sidang Promosi Terbuka Program Doktor yang digelar di Ruang Promosi Doktor Lt. 3, Kampus I UIN Walisongo pada Rabu, 24 Juni 2026. Riset mendalam yang mengangkat judul “Model Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Masjid: Studi Komparatif di Masjid Raya Bintaro Jaya Tangerang Banten dan Masjid Raya Al Falah Sragen Jawa Tengah” ini berhasil melahirkan sebuah konsep baru bernama “Isomorfisme Hibrida” (The New Professionalism), yaitu sebuah model tata kelola masjid modern yang sukses memadukan profesionalisme korporasi dengan misi spiritual pembebasan dhuafa dari jeratan utang ribawi.

Temuan dosen UNWAHAS ini sekaligus mendobrak dominasi teori organisasi klasik Barat yang selama ini berasumsi bahwa modernisasi manajemen lembaga keagamaan akan mengikis orientasi sosialnya.

Sidang akademik yang berlangsung khidmat ini diuji oleh dewan penguji yang kredibel di bidangnya, yang terdiri dari atas Ketua Prof Dr H Akhmad Arif Junaedi, MAg., Sekretaris Dr. H. Agus Nurhadi, MA., Promotor Prof. Dr. H. Ahmad Rofiq, M.A., Kopromotor Prof. Dr. H. Muhlis, M.Si., Penguji 1 Prof. Dr. H. Noor Achmad, M.A., Penguji 2 Prof. Dr. Hj. Siti Mujibatun, M.Ag., Penguji 3 Prof. Dr. H. Ali Murtadho, M.Ag., dan Penguji 4 Dr. H. Ade Yusuf Mujaddid, M.Ag.

Melalui studi komparatif ekologis, Ubbadul membedah dua kiblat manajemen masjid di Indonesia, yaitu Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) yang mewakili ekosistem megakota/urban dan Masjid Raya Al-Falah Sragen yang mewakili wilayah transit kabupaten. Kedua lokus tersebut menjadi bukti nyata bahwa instrumen tata kelola modern seperti SOP, target kinerja, audit eksternal, dan transparansi publik justru mengalami Islamisasi fungsional. Sistem manajemen korporat ini diadopsi bukan untuk mencari keuntungan materi, melainkan sebagai senjata efisien untuk mengisi kekosongan layanan keuangan formal (institutional voids) demi melindungi hak ekonomi masyarakat bawah.

Penelitian ini menyingkap bahwa perbedaan karakteristik sosiologis jamaah melahirkan dua sub-model operasional yang kontras namun saling melengkapi. MRBJ menerapkan Sub-Model Inkubasi Mikro-Teknokratis melalui institusi Bank Infak yang akuntabel dengan audit eksternal beropini WTP untuk memutus mata rantai rentenir digital atau pinjaman online (pinjol). Sebaliknya, Masjid Al-Falah Sragen menerapkan Sub-Model Jaring Pengaman Populis dengan kebijakan progresif “Saldo Produktif Rp0” guna mempercepat perputaran uang (velocity of money) untuk menyelamatkan dhuafa, musafir, dan pedagang kaki lima dari cengkeraman rentenir pasar tradisional.

Keandalan model pemberdayaan ekonomi yang terdiri dari 5 tahapan sirkular—meliputi Assessment, Edukasi, Intervensi, Inkubasi, hingga Graduasi—teruji sangat kokoh secara statistik melalui pengujian Chow Test. Hasil pengujian menunjukkan nilai F-hitung sebesar 1,24 yang berada jauh di bawah F-tabel 2,43, yang secara absolut membuktikan adanya stabilitas struktural dan modularitas tinggi dari model ini di berbagai karakteristik wilayah. Secara filosofis, model ini memanifestasikan teori pembangunan Robert Chambers tentang pembalikan paradigma (reversal), di mana masjid berhasil membalik peran dhuafa secara revolusioner dari yang semula penerima manfaat (mustahik) menjadi kontributor dana sosial (muzakki/munfiq) baru.

Melalui temuan ini, Dr. Ubbadul Adzkiya’ berharap masjid-masjid di Indonesia tidak lagi dikelola secara amatir atau membiarkan dana umat membeku sebagai saldo mengendap (idle funds) di rekening bank. Manajemen masjid masa depan harus bertransformasi menjadi pusat keuangan sosial Islam yang profesional tanpa kehilangan watak sucinya sebagai pelayan umat. “Isomorfisme Hibrida ini adalah peta jalan agar kemegahan arsitektur fisik masjid di Indonesia berjalan selaras dengan tegaknya martabat dan kesejahteraan ekonomi jamaah di sekelilingnya,” pungkasnya. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat Jalan Habib Muhammad

    Selamat Jalan Habib Muhammad

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    PATI-Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Kabupaten Pati kembali berduka setelah salah seorang ulama’nya berpulang ke Rahmatullah. Habib Muhammad bin Habib Abdullah al Aidid Tayu dikabarkan wafat Senin (25/11) pukul 13.30 WIB siang tadi. Habib Muhammad Bin Habib Abdullah Al Aidid Tayu Setelah pcnupati.or.id mencoba mengkonformasi ke berbagai pihak, ternyata kabar ini benar adanya. Putra salah […]

  • Konferwil III, Bupati Pendekar Jadi Ketua Pagar Nusa Jateng

    Konferwil III, Bupati Pendekar Jadi Ketua Pagar Nusa Jateng

    • calendar_month Sen, 16 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Mimbar Konferwil III Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Jawa Tengah yang akhirnya memenangkan Arief Rahman, Bupati Blora sebagai ketua PW Pagar Nusa masa khidmat 2021-2026 UNGARAN-Konferwil (Konferensi Wilayah) III Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa dihelat di Wuji, Bregas, Ungaran. Kegiatan ini memang telah usai Minggu (15/8) lalu, namun kisah unik di […]

  • PCNU-PATI

    PCNU Pati dan Universitas Safin Pati Jalin Kerjasama

    • calendar_month Sel, 26 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati bersama Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh (Lazisnu) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Universitas Safin Pati, Selasa (26/09). Acara yang berlangsung di aula Universitas Safin Pati tersebut dihadiri oleh masing-masing ketua dan sekretaris PCNU dan Lazisnu Kabupaten Pati serta Rektor beserta jajaran dari Universitas Safin. Selain itu dalam kegiatan […]

  • Ma'arif NU Jateng Perlebar Kerjasama Internasional

    Ma’arif NU Jateng Perlebar Kerjasama Internasional

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Jakarta – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah mengikuti Konferensi Kerjasama dengan tiga Kampus China di Hotel Ciputra Jakarta pada Ahad (23/02/2025). kegiatan difasilitasi oleh BRCC Indonesia, dengan dihadiri oleh perwakilan dari Kemendikdasmen, Direktur BRCC Global, LP Ma’arif NU PBNU, LP Ma’arif NU PWNU DKI Jakarta dan beberapa Sekolah Menengah Atas di Jakarta. […]

  • Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

    Sambil Manaqiban, NU Jatisari Jakenan Adakan Musyawarah Ranting

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    JAKENAN – Secara kultural dan jamaah, Nahdlatul Ulama telah mengakar kuat di berbagai desa di Jakenan. Termasuk di Ranting NU Desa Jatisari. Sehingga tidak mengherankan jika kemudian terjadi Musyawarah Ranting untuk membentuk kepengurusan baru yang dilaksanakan berbarengan dengan acara manaqiban rutin. Ranting NU Desa Jatisari Kecamatan Jakenan, Selasa (10/9/2019) berhasil menggelar Musyawarah Ranting dan menyusun […]

  • PK IPNU IPPNU MA Rudlatusy Syubban Adakan Makesta

    PK IPNU IPPNU MA Rudlatusy Syubban Adakan Makesta

    • calendar_month Sel, 25 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Salah satu prosesi Makesta PK IPNU-IPPNU Raudlatusy Syubban MARGOYOSO – Pimpinan Komisariat IPNU IPPNU Raudlatusy Syubban sukses adakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada Kamis-Jum’at (20-21/1). Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai proses kaderisasi pertama untuk anggota IPNU IPPNU.  Kegiatan yang berlokasi di MA Raudlatusy Syubban, Desa Sekarjalak, Kecamatan Margoyoso ini diikuti sedikitnya 49 peserta.  Materi yang disampaikan […]

expand_less