Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kolaborasi Riset Dosen UNWAHAS dan INISNU Kembangkan Game Gemar Sindosu Angkat Kearifan Lokal Sindoro Sumbing

Kolaborasi Riset Dosen UNWAHAS dan INISNU Kembangkan Game Gemar Sindosu Angkat Kearifan Lokal Sindoro Sumbing

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Apr 2026
  • visibility 11.349
  • comment 0 komentar

 

Temanggung — Kolaborasi lintas perguruan tinggi kembali ditunjukkan dalam pengembangan inovasi pendidikan berbasis budaya lokal. Tim dosen dari Universitas Wahid Hasyim Semarang (UNWAHAS) dan Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung (INISNU) berkolaborasi mengembangkan game edukasi Gemar Sindosu (Game Edukasi Multimodal Anak Nusantara Sindoro Sumbing) sebagai media pembelajaran berbasis budaya lokal di wilayah Temanggung.

Kolaborasi riset ini dipimpin oleh dosen UNWAHAS, Ersila Devy Rinjani, M.Pd. sebagai ketua tim peneliti, dengan anggota Ulya Himawati, M.Pd. dan Nugroho Eko Budiyanto, S.T., M.Kom. dari UNWAHAS, serta melibatkan dosen INISNU Temanggung, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd. sebagai anggota peneliti. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergi akademik dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital.

Sebagai bagian dari rangkaian penelitian, tim peneliti menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Analisis Kebutuhan Pengembangan Game Edukasi Gemar Sindosu pada Rabu, 23 April 2026 di Ndalem Kemantenan Homestay, Kranggan, Temanggung. Kegiatan ini dihadiri puluhan guru MI/SD, perwakilan kepala sekolah, serta akademisi dari berbagai lembaga pendidikan di wilayah Temanggung.

FGD diawali dengan registrasi peserta pada pukul 12.30 WIB, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, sambutan Ketua Tim Peneliti Ersila Devy Rinjani, M.Pd., serta sambutan dari pimpinan Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung yang secara resmi membuka kegiatan.

Dalam sambutannya, Ersila Devy Rinjani, M.Pd., menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi sangat penting untuk menghasilkan produk pendidikan inovatif yang berbasis kebutuhan masyarakat.

“Pengembangan game edukasi Gemar Sindosu tidak hanya bertujuan menciptakan media pembelajaran digital, tetapi juga sebagai upaya pelestarian budaya lokal melalui pendekatan teknologi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ersila juga memaparkan storyboard dari Gemar Sindosu yang sudah didesain awal sebagai draft untuk diberi masukan, kritik, dan saran dari para peserta dan narasumber FGD.

Kegiatan FGD menghadirkan narasumber pakar pendidikan dasar yang juga Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Keaswajaan INISNU Temanggung, Andrian Gandi Wijanarko, M.Pd., menyoroti pentingnya memahami karakteristik anak usia sekolah dasar dalam pengembangan game edukasi.

Mahasiswa S3 Pendidikan Dasar UNY itu menjelaskan bahwa anak-anak di era digital cenderung lebih tertarik pada media visual dan interaktif. Oleh karena itu, penggunaan game sebagai media pembelajaran menjadi solusi strategis untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.

“Game edukasi berbasis etnopedagogi dapat menjadi jembatan antara teknologi modern dan kearifan lokal. Anak-anak tidak hanya belajar teknologi, tetapi juga mengenal budaya daerahnya sendiri,” ujarnya.

Dalam sesi pemaparan kedua, pengkaji budaya sekaligus Wakil Rektor II Bidang SDM dan Kemahasiswaan Dr. Joni, M.Pd.,B.I., menjelaskan pentingnya integrasi unsur budaya lokal dalam desain konten game. Ia menyampaikan bahwa data budaya yang digunakan dalam pengembangan game diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan tokoh masyarakat di lereng Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing, termasuk tokoh lokal yang memahami tradisi setempat.

Menurut mantan Ketua Pusat Budaya dan Kajian Publik INISNU Temanggung itu, kawasan Sindoro–Sumbing memiliki kekayaan tradisi, cerita rakyat, dan simbol budaya yang sangat potensial dijadikan materi pembelajaran berbasis digital.

“Budaya lokal di kawasan Sindoro dan Sumbing memiliki nilai edukatif yang tinggi. Jika dikemas dalam bentuk game, anak-anak akan lebih mudah memahami sekaligus mencintai budaya daerahnya,” jelasnya.

Joni juga menjelaskan beberapa nilai dan local wisdom yang didapatkan dari hasil observasi dan wawancara dengan sejumlah tokoh di lereng Sindoro dan Sumbing, salah satunya adalah Pak Topo. “Hasil wawancara saya, anak-anak di lereng Sindoro atau Sumbing itu lebih mengenal budaya populer, daripada budayanya sendiri,” kata Joni.

Bahkan, menurut dia, ada fenomena Bahasa Indonesia yang dijawakan. Fenomena seperti ini menjadi bukti bahwa perlu solusi strategis agar budaya terjaga.

Sesi diskusi dalam FGD berlangsung interaktif dengan melibatkan guru, akademisi, dan tim pengembang. Para peserta memberikan berbagai masukan terhadap rancangan storyboard game Gemar Sindosu, terutama terkait konten budaya lokal dan strategi pembelajaran berbasis game.

Beberapa rekomendasi penting yang dihasilkan dalam FGD antara lain perlunya integrasi nilai budaya lokal wilayah Kedu, penguatan unsur literasi digital, serta pengembangan fitur kolaboratif yang memungkinkan siswa belajar secara interaktif.

Selain itu, pengembangan game ini mengusung tiga prinsip utama, yaitu edukatif, interaktif, dan kolaboratif. Prinsip tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak di kawasan Sindoro–Sumbing dan sekitarnya.

Sebagai anggota tim peneliti dari INISNU, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd. menegaskan bahwa kolaborasi lintas perguruan tinggi menjadi kunci dalam menghasilkan inovasi pendidikan yang berkelanjutan.

Menurutnya, sinergi antara akademisi, budayawan, dan praktisi teknologi akan mempercepat lahirnya media pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan generasi masa kini.

“Pengembangan game edukasi seperti Gemar Sindosu bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi juga investasi budaya. Dengan kolaborasi lintas perguruan tinggi, kita dapat menghasilkan produk pendidikan yang lebih berkualitas dan berdampak luas,” tegasnya.

Kegiatan FGD ditutup dengan penyampaian simpulan hasil diskusi serta rekomendasi pengembangan storyboard sebagai dasar produksi tahap selanjutnya. Melalui kolaborasi riset antara Universitas Wahid Hasyim Semarang dan Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung, pengembangan game Gemar Sindosu diharapkan menjadi model inovasi pembelajaran berbasis budaya lokal yang mampu meningkatkan minat belajar siswa sekaligus melestarikan kekayaan budaya Nusantara. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Ilustrasi Perempuan Selalu Benar.. Photo by Siddharth Salve on Unsplash.

    Perempuan Selalu Benar

    • calendar_month Jum, 20 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Alih-alih mengurangi rasa gabut yang tengah melanda, saya mencoba berselancar di sosial media untuk melihat berbagai macam hal. Karena sosial media sekarang sangat digandrungi bahkan sedetik tidak membuka sosial media berasa ada yang kurang. Ibarat sayur tanpa garam. Apa saja dapat ditemukan disini. Dari mulai jualan segala macam barang sampai pada curhat perihal masalah asmara, […]

  • Buka Peluang Global, LP Ma’arif NU Sosialisasikan Program Magang Jepang Gratis untuk Siswa Madrasah di Sale Rembang

    Buka Peluang Global, LP Ma’arif NU Sosialisasikan Program Magang Jepang Gratis untuk Siswa Madrasah di Sale Rembang

    • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.849
    • 0Komentar

    REMBANG — Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kabupaten Rembang terus mendorong madrasah dan sekolah di wilayah pinggiran agar mampu membuka akses pendidikan dan karier hingga tingkat internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sosialisasi program magang ke Jepang dan berbagai peluang pendidikan serta kerja internasional di MA Al Azhar Sale, Rembang. Kegiatan tersebut diikuti para kepala SMA, […]

  • PCNU-PATI

    Pengurus Maarif Jateng Lakukan Audit Internal LSP P2

    • calendar_month Jum, 23 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Semarang – Bertempat di SMK Ma’arif NU Kudus, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah melakukan audit internal terhadap LSP P2 Ma’arif Jateng pada Rabu (21/12/2022). “Tujuan pelaksanaan audit ini adalah untuk memastikan supaya lembaga sertifikasi profesi Ma’arif NU Jawa Tengah dikelola secara transparan akuntabel dan memenuhi standar-standar keuangan secara profesional,” demikian disampaikan Ketua […]

  • Ini Cara Pelajar NU Sidomukti Buka Bulan Maulud

    Ini Cara Pelajar NU Sidomukti Buka Bulan Maulud

    • calendar_month Jum, 8 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 677
    • 0Komentar

    Kekompakan IPNU dan IPPNU Ranting Sidomukti dalam mengisi bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW. MARGOYOSO – Dalam rangka memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW, PR IPNU IPPNU Desa Sidomukti menggelar pengajian umum pada Kamis, (7/10). Acara tersebut terlaksana berkat kerjasama dengan Fatayat dan Majlis Yasinan Ibu-Ibu Dukuh Gesing.  Acara berlangsung dari pukul 13.15 WIB sampai 15.45 […]

  • a close up of a clock on a wall

    Muru’ah

    • calendar_month Jum, 24 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 598
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Malam ahad kemarin saya mengikuti acara suluk maleman untuk pertama kalinya di Rumah Adab Indonesia Mulia. Malam itu adalah edisi ke 149 dengan menghadirkan Mbah Mus atau Kyai Ahmad Musthofa Bisri, KH. Nawawie Kholil, Budi Maryono, dan tentu saja Habib Anis Sholeh Baasyin. Episode kali ini adalah tentang menjaga muru’ah. Acaranya […]

  • Peringati Maulid Nabi dan HSN, IJMA Asempapan Gelar Gema Sholawat

    Peringati Maulid Nabi dan HSN, IJMA Asempapan Gelar Gema Sholawat

    • calendar_month Sen, 24 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id TRANGKIL – Ikatan Jamaah Masjid Warosatul Anbiya (IJMA) Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil mengadakan Gema Sholawat pada Senin (24/10/2022) malam. Ketua Panitia Kegiatan, Khoirul Anwar mengungkapkan gema sholawat ini merupakan puncak acara dalam rangkaian kegiatan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022. Sebelumnya, panitia telah mengadakan parade pembacaan barzanji […]

expand_less