Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pelantikan Pengurus NU dan Fatayat NU Dukuhseti Dihadiri Kiai Aniq

Pelantikan Pengurus NU dan Fatayat NU Dukuhseti Dihadiri Kiai Aniq

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 25 Feb 2022
  • visibility 511
  • comment 0 komentar
Tausyiyah KH. Aniq Muhammadun, Rois Syuriyah PCNU Pati

DUKUHSETI – MWC NU Dukuhseti, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU beserta 14 Pengurus Ranting NU dan PR Fatayat NU se-Dukuhseti telah benar-benar absah untuk menjalankan tugas. Semua jajaran dalam kepengurusan tersebut resmi dilantik, Jumat (25/2) siang tadi, 

Pelantikan yang dilangsungkan di Gedung Haji Dukuhseti itu dihadiri langsung oleh Roi’s Syuriyah PCNU Pati, (KH. Aniq Muhammadun), Wakil Ketua PCNU Pati (KH. Jamal Makmur Asmani), Sekretaris PCNU Pati (Maskan) dan Ketua PC Fatayat NU Pati, Asmonah. 

Sebagai pengantar, KH. Fuada Abdillah, Ketua MWC NU Dukuhseti menyatakan bahwa, pelaksanaan pelantikan sengaja dilaksanakan bersamaan antara PAC dan PR dengan alasan efisiensi waktu. 

Selanjutnya ia juga mengajak kepada para pengurus di baeahnya serta Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Dukuhseti untuk ikhlas berjuang di garda terdepan Nahdlatul Ulama.

“Kita hanya berharap, kedepan apa yang kita kerjakan menjadi berkah dan diridloi Allah SWT.,” tuturnya. 

KH. Abdillah juga mengajak seluruh pengurusnya agar memiliki optimisme dalam berjihad di NU. Dia menyebut bahwa menjadi pengurus NU di bagian apapun harus memiliki sifat hisnudzon.

“Berkahnya tidak musti kita rasakan. Bisa jadi hikmah perjuangan kita di NU saat ini, baru dirasakan oleh anak-cucu kita nanti,” tandasnya. 

Tausyiyah Ro’is Syuriyah

Sebagai pamungkas, wejangan dari KH. Aniq Muhammadun mengakhiri acara tersebut. Beberapa hal menarik disampaikan oleh kiai asal Tayu tersebut. 

Menurutnya, berjuang di NU juga membutuhkan hal-hal duniawi. Menurutnya, dunia (harta) sebagai sarana perjuangan.

“Kerja kalau diniatkan ibadah, maka bernilai ibadah,” tutur KH. Aniq. 

Lebih lanjut, KH. Aniq Muhammadun menegaskan bahwa NU pada awal berdirinya sudah bergerak di jalur ekonomi. Beliau bercerita bahwa dahulu ada Nahdlatut Tujjar (asosiasi pedagang NU). 

“Dulu juga ada pembinaan nelayan. Sekarang, PWNU juga mengadakan pembinaan pertanian organik,” tandas KH. Aniq. 

Jelang akhir pidato, beliau mengajak kepada warga NU untuk tidak takut mengurus NU, apapun profesinya. 

“Yang jadi petani, ikut ngurus NU lewat jalur pertanian, yang sarjana, yang doktor berjuang lewat pendidikan, begitu juga yang fokus di sektro-sektor lain, sehingga di NU itu komplit” tuturnya. 

Lebih lanjut, beliau menyatakan bahwa beragam latar belakang yang ada dalam tubuh NU tersebut bukan sebuah masalah. Yang terpenting, lanjut KH. Aniq, perjuangan di NU diniatkan untuk menjaga NKRI.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Kegiatan IPNU IPPNU, Ini Pesan Camat Dukuhseti

    Dukung Kegiatan IPNU IPPNU, Ini Pesan Camat Dukuhseti

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    DUKUHSETI – Camat Dukuhseti, Agus Sunarko memberikan pesan kepada kader Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU IPPNU) Kecamatan Dukuhseti, bahwa adab lebih utama daripada ilmu. Hal ini disampaikainnya saat mengisi Latihan Kader Muda (Lakmud) PAC IPNU IPPNU Dukuhseti, belum lama ini. Ia mengatakan dalam menuntut ilmu para […]

  • Pesantren Sebagai The Great Tradition

    Pesantren Sebagai The Great Tradition

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 817
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto, M.A Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki sejarah panjang dan akar budaya yang mendalam di Indonesia. Peranannya tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan, tetapi juga sebagai salah satu pilar penting dalam aspek intelektual, sosial, ekonomi, politik, dan budaya bangsa. Nilai-nilai yang ada di pesantren turut membentuk serta menjadi bagian dari identitas keindonesiaan. […]

  • Lazisnu Pati Galang Donasi untuk Pak Slamet

    Lazisnu Pati Galang Donasi untuk Pak Slamet

    • calendar_month Rab, 11 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Pamflet ajakan donasi untuk Pak Slamet MARGOREJO-Satu tahun terakhir ini bak menjadi mimpi buruk bagi Pak Slamet, warga desa Badegan Rt 01 Rw 01 Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati. Pada suatu ketika ia mendapati Benjolan dibagian kiri lehernya. Benjolan ini mulanya kecil, namun seiring berjalannya waktu kini semakin tumbuh besar. Tumor ganas yang diderita Pak Selamet […]

  • JIHAD ONLINE WAJIB

    JIHAD ONLINE WAJIB

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.400
    • 0Komentar

      Santri tidak hanya mendalami agama, tapi juga harus mampu menyebarluaskan ilmu agama kepada masyarakat luas. Salah satu sarananya adalah melalui media online. Jamal Ma’mur Asmani dalam Talskhow “Santri Siap Menghadapi Era Digital” yang diadakan Pondok Pesantren Inaratud Duja Fin Nahwi Wat Tashnifi Wonokerto Pasucen Trangkil Pati pada senin, 27 Oktober 2025, menjelaskan bahwa santri […]

  • PCNU-PATI

    Pesantren sebagai Center of  Parenting Anak

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dari dulu sampai sekarang pondok pesantren (ponpes) identik disebut sebagai pendidikan keagamaan. Karena dalam kegiatan sehari-hari muatan kitab kuning selalu diberikan kepada para santri. Sehingga ponpes disebut sebagai pendidikan kultural yang masih eksis dalam membina karakter santri. Di dalam ponpes para santri pada umumnya akan mendapatkan pola asuh (parenting) yang diampu langsung […]

  • Selamat Menunaikan Ibadah Puasa. Photo by Abdullah Arif on Unsplash.

    Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

    • calendar_month Rab, 22 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Kamis besok saya dan Anda akan melakukan rutinitas yang tak seperti biasa. Jika saban pagi saya bisa sarapan, dan siang bisa minum jus alpukat dan sore minum kopi dengan teman. Rutinitas harian tersebut akan berubah selama satu bulan penuh. Bisa jadi saya dan Anda akan kaget dengan pergantian tersebut akan […]

expand_less