Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Teater Suryopati IPMAFA Pati Gelar Pertunjukan Bertema ‘Nampi’

Teater Suryopati IPMAFA Pati Gelar Pertunjukan Bertema ‘Nampi’

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
  • visibility 434
  • comment 0 komentar

PATI – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Suryopati Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) menggelar pertunjukan teater di halaman kampus Kamis (19/6/2025) malam dengan mengangkat tema “Nampi”. Pentas ini merupakan produksi utama Teater Suryopati dan menjadi medium ekspresi serta komunikasi mahasiswa kepada publik melalui pertunjukan.

Pementasan diawali dengan orasi budaya yang disampaikan oleh Arif Khilwa dari Komunitas Gandrung Sastra. Dalam orasinya, Arif menekankan pentingnya menjaga warisan budaya pesantren di tengah arus modernisasi yang semakin deras.

“Budaya berperan sebagai pagar, jembatan, sekaligus petunjuk arah agar santri tidak kehilangan jati dirinya,” ujar Arif, yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Kabupaten Pati.

Ia menambahkan bahwa budaya tidak seharusnya dianggap sebagai beban, melainkan bekal yang menyertai perjalanan hidup, terutama dalam menjaga identitas santri.

Sementara sang sutradara pertunjukan, Nanda, mengungkapkan bahwa tema “Nampi” yang berarti “menerima”, diangkat sebagai refleksi nilai-nilai lokal. Menurut dia, istilah tersebut diinterpretasikan lebih luas, tidak semata dalam konteks menerima tamu, melainkan sebagai sikap menerima kenyataan dan hakikat kehidupan dengan lapang dada.

“Dalam budaya Jawa, menerima bukan hanya bentuk keramahan, tetapi juga mencerminkan kedewasaan dalam menyikapi kehidupan,” ujar Nanda.

Pertunjukan menghadirkan empat aktor utama, yakni Nanda, Ubed, Indah, dan Faza. Mereka memainkan peran dengan penghayatan mendalam.

Salah satu karakter mencolok diperankan oleh Ubed, yang membawakan sosok pemimpin otoriter, gila jabatan, dan abai terhadap nasib rakyat.

“Tokoh ini kami angkat sebagai cermin dari fenomena kepemimpinan yang jauh dari etika publik. Mereka yang enggan dikritik dan lebih mementingkan kekuasaan dibandingkan rakyat,” ungkap Ubed Mughni usai pementasan.

Pementasan juga menyinggung isu aktual, seperti kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pati sebesar 250 persen, yang menuai kritik dari masyarakat. Dalam pertunjukan, isu ini disimbolkan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemimpin yang tidak berpihak pada rakyat.

Pentas ditutup dengan pesan moral kuat tentang kefanaan kekuasaan dan harta. “Seberapapun tingginya jabatan dan banyaknya harta, semuanya tidak akan dibawa ke akhirat,” pungkas Ubed.

Pertunjukan “Nampi” mendapat sambutan hangat dari para penonton. Pementasan ini menjadi bukti bahwa teater tetap relevan sebagai medium kritik sosial dan ruang refleksi bersama di tengah dinamika masyarakat.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

    Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar

    TAYU-Pelaksanaan Turba (Turun Ke Bawah) yang diagendakan Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Kabupaten Pati mendarat di Tayu. Ini merupakan kali pertama PC IPNU/IPPNU melaksanakan Turba. Kegiatan Turba PC IPNU/IPPNU di Gedung Istighotsah Al Asyiq, Pule, Tayu Tujuan diagendakannya kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan program-program kerja cabang. Harapannya, para pengurus IPNU/IPPNU yang hadir dalan kesempatan tersebut dapat mendukung […]

  • Lazisnu Serahkan ‘Laporan Amal’ kepada PCNU

    Lazisnu Serahkan ‘Laporan Amal’ kepada PCNU

    • calendar_month Ming, 1 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    PATI – PC Lazisnu Pati menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan tahun 2022 kepada PCNU Pati pada Jumat (29/4) di Gedung NU, Pati. Laporan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua Lazisnu Pati, Muhammad Niam Sutaman dan diterima secara langsing juga oleh Ketua PCNU Pati, Kyai Yusuf Hasyim. “Laporan Keuangan Triwulan tahun 2022 baru saja kami serahkan kepada […]

  • Fatayat dan Nasyiatul Aisyiah Ikuti Outbond Bersama Bawaslu

    Fatayat dan Nasyiatul Aisyiah Ikuti Outbond Bersama Bawaslu

    • calendar_month Ming, 17 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    PATI-Melalui media outbound, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pati menggelar sosialisasi pengawasn partisipatif dengan organisasi Fatayat NU dan Nasyiatul Aisyiyah, Minggu (17/11). Kegiatan yang dilangsungkan di Hutan Kota Kalidoro Kabupaten Pati diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari 30 orang anggota Fatayat NU dan sisanya dari Nasyiatul Aisyiyah. Semua peserta terlihat sangat antusias mengikuti event […]

  • Ketua Ma'arif Jateng: Alhamdulillah, Dana Bos Madrasah Urung Dipangkas

    Ketua Ma’arif Jateng: Alhamdulillah, Dana Bos Madrasah Urung Dipangkas

    • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 604
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Semarang – Ketua Ma’arif Jateng, Fakhrudin Karmani menyatakan, dana BOS Madrasah tidak jadi dipotong. “Alhamdulillah, Juknis sudah keluar, BOS tidak jadi dipotong!” tegasnya saat penutupan Diklat Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah, di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Jumat (14/3/2025). Untuk diketahui, sebelumnya beredar surat dari Kementerian Agama, tentang tindak lanjut efisiensi rekonstruksi belanja Ditjen Pendidikan […]

  • Survei Kandidat Calon Ketua IPNU-IPPNU, Matsna-Melisa Unggul

    Survei Kandidat Calon Ketua IPNU-IPPNU, Matsna-Melisa Unggul

    • calendar_month Ming, 4 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Hasil Survei bakal calon ketua IPNU-IPPNU Pati yang dilakukan oleh Badan Student Crisis Center (BSCC) PC IPNU Kabupaten Pati KOTA-Dalam hasil survey internal bursa calon ketua PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati periode 2021/2023, Matsna Zakiyatus Salwa dan Melisa Yusrina unggul dari calon-calon lainnya. Keduanya merupakan pengurus PC IPNU dan IPPNU Pati.  Matsna yang saat […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Puasa: Konsepe Ora Ngono!

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.357
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Sore itu ruang tengah rumah terasa hangat oleh aktivitas kecil menjelang berbuka. Istri saya bergegas menyiapkan hidangan sambil sesekali merapikan diri. Ia meraih botol parfum dan menyemprotkannya dengan cukup bersemangat. Namun mungkin karena tergesa, arah semprotannya mengenai bagian yang tidak semestinya.   Anak kami yang sejak tadi memperhatikan tiba-tiba berkomentar […]

expand_less