Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Antara Ayat Suci dan Stetoskop, Perjuangan Siswi MA Salafiyah Kajen Wujudkan Harapan Jadi Dokter

Antara Ayat Suci dan Stetoskop, Perjuangan Siswi MA Salafiyah Kajen Wujudkan Harapan Jadi Dokter

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
  • visibility 11.486
  • comment 0 komentar

 

​Pcnupati.or.id– Langkah hidup seseorang sering kali dipandu oleh perpaduan antara mimpi, nilai spiritual, dan restu orang tua. Bagi Shaloom Syahra Zahdy, siswi kelas XII MIPA Reguler MA Salafiyah Kajen Pati, memilih program studi Kedokteran bukanlah sekadar mengejar gengsi atau ambisi pribadi. Itu adalah sebuah panggilan hati yang lahir dari harapan besar keluarga.

​Sebagai seorang penghafal Al-Qur’an, Syahra meyakini bahwa ilmu kedokteran adalah ladang pengabdian yang selaras dengan nilai-nilai agama. Ia berprinsip bahwa ilmu kesehatan dan spiritualitas harus berjalan beriringan guna membentuk pribadi yang bermanfaat bagi kemanusiaan.

​Di balik keteguhan hatinya, terselip pesan mendalam dari kedua orang tuanya, Ahmadi dan Dian Uftika, yang selalu menekankan pentingnya menjadi pribadi yang ringan tangan.

​“Jangan pernah berharap imbalan uang dari mereka, mintalah imbalan doa saja,” pesan itu kini menjadi kompas moral dalam setiap langkah yang diambil Syahra.

​Cita-cita besar tersebut tidak diraih secara instan. Sejak kelas XI, Syahra telah mempersiapkan diri melalui bimbingan belajar intensif untuk menghadapi Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Namun, takdir membuka jalan lain yang tak terduga. Sang ibu mendapatkan informasi mengenai jalur prestasi di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA).

​Momentum awal Ramadan 2026 menjadi titik balik perjuangannya. Dengan dukungan penuh dari pihak kesiswaan MA Salafiyah Kajen, Syahra memantapkan diri untuk mendaftar. Meski harus bersaing ketat dengan 850 pendaftar demi memperebutkan salah satu dari 35 kursi yang tersedia, ia tak gentar. Ketekunannya membuahkan hasil, Syahra dinyatakan lolos sebagai salah satu mahasiswa terpilih.

​Capaian membanggakan ini ia syukuri sebagai buah dari doa dan bimbingan kolektif. Syahra juga menitipkan pesan motivasi bagi adik-adik kelasnya di MA Salafiyah Kajen agar terus berani merajut mimpi.

​“Kejar dan wujudkan cita-citamu. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita terus berusaha,” ujar gadis asal Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti, Pati ini.

Ia juga menekankan bahwa kunci keberhasilan tidak lepas dari adab menghormati guru, sosok yang membentuk karakter dan membuka jalan menuju masa depan.

​Bagi Syahra, MA Salafiyah bukan sekadar sekolah, melainkan rumah kedua yang penuh kehangatan.

“Saya tidak akan pernah melupakan almamater ini. Doa saya akan selalu menyertai para guru yang telah membimbing saya menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkas dia dengan haru.

​Kisah Syahra menjadi pengingat bahwa kesuksesan sejati diukur dari niat untuk memberi manfaat. Dari ayat-ayat suci yang ia jaga di dalam dada, kini ia melangkah menuju dunia medis untuk menunaikan amanah pengabdian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MI Ma`arif Keji Semarang Best Practice dalam Kongres Pendidikan PBNU

    MI Ma`arif Keji Semarang Best Practice dalam Kongres Pendidikan PBNU

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 597
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Jakarta – Dalam rangkaian Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-102, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyelenggarakan Kongres Pendidikan dengan tema “Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045 dan Kemaslahatan Umat Manusia”. Acara dibuka oleh Ketua Umum PBNU KH. Cholil Yahya Staquf. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Bidakara Jakarta pada 21-23 Jakarta 2025. Dalam kesempatan tersebut hadir Menteri […]

  • PCNU-PATI

    PCNU Kabupaten Pati; Selenggarakan Bahtsul Masail Wakaf Uang

    • calendar_month Jum, 17 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Hingga saat ini fenomena wakaf uang di Indonesia relatif masih sangat minim. Dilaporkan oleh BWI (Badan Wakaf Indonesia) pada tahun 2023, dari potensi nasional yang bisa mencapai Rp. 180 triliun baru terserap secara akumulatif sekitar Rp. 2,23 triliun, atau kurang dari 2%. Sejak dicanangkan pada tahun 2010 memang belum maksimal. Sebetulnya regulasi terkait zakat […]

  • Membaca Perempuan dalam Perspektif Gender - PCNU PATI

    Membaca Perempuan dalam Perspektif Gender

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Berbicara mengenai perempuan, tentunya banyak sekali perspektif yang disematkan kepada-Nya. Mulai dari macak, masak, dan manak. Hal ini tentunya sangat lumrah di kehidupan masyarakat. Selain itu perempuan juga dipandang lemah dan tidak memiliki kekuatan sepertihalnya laki-laki. Sehingga dari situ, perempuan dinilai tidak sepadan dengan laki-lki. Karena dalam kodratnya perempuan memang ditakdirkan sebagai pendamping suami dalam […]

  • PCNU- PATI Photo by Mufid Majnun

    Pancasila Sebagai Pilar Penanggulangan Terorisme

    • calendar_month Sab, 10 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Baru-baru kita digegerkan dengan adanya aksi bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Kota Bandung. Aksi bom bunuh diri ini, sebagai dikutip melalui detik.news setidak memakan 12 korban. Adapun korban yang meninggal dunia pertama, atas nama Agus sujatno (pelaku), kedua, anggota polisi atas nama Sofyan Didu, dan 10 korban lainnya mengalami luka-luka […]

  • MA BANIN; MADRASAH PLUS LIFE SKILL Dari Kitab Kuning Sampai Membatik

    MA BANIN; MADRASAH PLUS LIFE SKILL Dari Kitab Kuning Sampai Membatik

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Mentari di pagi itu begitu indah menampakkan wajahnya, mengiring kayuhan sepeda onthel yang sesekali menjerit-jerit karena usianya yang lapuk. Ya, pagi-pagi betul anak-anak harus sudah sampai di halaman Madrasah Tarbiyatul Banin. Tepat pukul 06.30 lantunan murotal ayat-ayat Alqur’anul Karim terdengar sayup-sayup dibacakan oleh siswa-siswi yang hari itu mendapat giliran mengiring mereka memasuki pintu gerbang madrasah. […]

  • MENUNGGU GEBRAKAN NU DALAM MENGHADAPI MEA

    MENUNGGU GEBRAKAN NU DALAM MENGHADAPI MEA

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 565
    • 0Komentar

    Oleh: Faiz Aminuddin*                                                                                 Warga di kawasan Asia Tenggara sebentar lagi akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean yang akan dimulai pada tanggal […]

expand_less