Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Antara Ayat Suci dan Stetoskop, Perjuangan Siswi MA Salafiyah Kajen Wujudkan Harapan Jadi Dokter

Antara Ayat Suci dan Stetoskop, Perjuangan Siswi MA Salafiyah Kajen Wujudkan Harapan Jadi Dokter

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
  • visibility 11.579
  • comment 0 komentar

 

​Pcnupati.or.id– Langkah hidup seseorang sering kali dipandu oleh perpaduan antara mimpi, nilai spiritual, dan restu orang tua. Bagi Shaloom Syahra Zahdy, siswi kelas XII MIPA Reguler MA Salafiyah Kajen Pati, memilih program studi Kedokteran bukanlah sekadar mengejar gengsi atau ambisi pribadi. Itu adalah sebuah panggilan hati yang lahir dari harapan besar keluarga.

​Sebagai seorang penghafal Al-Qur’an, Syahra meyakini bahwa ilmu kedokteran adalah ladang pengabdian yang selaras dengan nilai-nilai agama. Ia berprinsip bahwa ilmu kesehatan dan spiritualitas harus berjalan beriringan guna membentuk pribadi yang bermanfaat bagi kemanusiaan.

​Di balik keteguhan hatinya, terselip pesan mendalam dari kedua orang tuanya, Ahmadi dan Dian Uftika, yang selalu menekankan pentingnya menjadi pribadi yang ringan tangan.

​“Jangan pernah berharap imbalan uang dari mereka, mintalah imbalan doa saja,” pesan itu kini menjadi kompas moral dalam setiap langkah yang diambil Syahra.

​Cita-cita besar tersebut tidak diraih secara instan. Sejak kelas XI, Syahra telah mempersiapkan diri melalui bimbingan belajar intensif untuk menghadapi Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Namun, takdir membuka jalan lain yang tak terduga. Sang ibu mendapatkan informasi mengenai jalur prestasi di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA).

​Momentum awal Ramadan 2026 menjadi titik balik perjuangannya. Dengan dukungan penuh dari pihak kesiswaan MA Salafiyah Kajen, Syahra memantapkan diri untuk mendaftar. Meski harus bersaing ketat dengan 850 pendaftar demi memperebutkan salah satu dari 35 kursi yang tersedia, ia tak gentar. Ketekunannya membuahkan hasil, Syahra dinyatakan lolos sebagai salah satu mahasiswa terpilih.

​Capaian membanggakan ini ia syukuri sebagai buah dari doa dan bimbingan kolektif. Syahra juga menitipkan pesan motivasi bagi adik-adik kelasnya di MA Salafiyah Kajen agar terus berani merajut mimpi.

​“Kejar dan wujudkan cita-citamu. Tidak ada yang tidak mungkin selama kita terus berusaha,” ujar gadis asal Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti, Pati ini.

Ia juga menekankan bahwa kunci keberhasilan tidak lepas dari adab menghormati guru, sosok yang membentuk karakter dan membuka jalan menuju masa depan.

​Bagi Syahra, MA Salafiyah bukan sekadar sekolah, melainkan rumah kedua yang penuh kehangatan.

“Saya tidak akan pernah melupakan almamater ini. Doa saya akan selalu menyertai para guru yang telah membimbing saya menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkas dia dengan haru.

​Kisah Syahra menjadi pengingat bahwa kesuksesan sejati diukur dari niat untuk memberi manfaat. Dari ayat-ayat suci yang ia jaga di dalam dada, kini ia melangkah menuju dunia medis untuk menunaikan amanah pengabdian.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Logam Jowo

    Logam Jowo

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Logam Jawa, sebuah usaha kuningan yang berkonsentrasi di bidang handle pintu. usaha yang di tekuni oleh Kader Nahdlatul Ulama di Juwana Pati Jenis     : Hadle MinimalisPanjang: 45 cmHarga    : Rp. 75.000 belum OngkirHub       : 082276951949   Logam Jawa, sebuah usaha kuningan yang berkonsentrasi di bidang handle pintu.usaha yang di tekuni oleh Kader Nahdlatul Ulama di Juwana […]

  • PCNU-PATI

    Mengakhiri Ramadan dengan Husnul Khatimah

    • calendar_month Sel, 9 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 511
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan tahun ini sebentar lagi berakhir. Tinggal menunggu beberapa jam saja. Pertanyaannya, apakah kita tahun ini mengakhiri Ramadan dengan husnul khatimah? Ini bukan istilah untuk orang meninggal saja lo ya. Khusnul khotimah atau khusnul khatimah ini terdiri atas dua kata, yaitu “khusnul” dan “khatimah” yang berarti secara bahasa, meninggal dalam keadaan baik. […]

  • Lakpesdam NU Mengembangkan Wacana Intelektual

    Lakpesdam NU Mengembangkan Wacana Intelektual

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Pati.Pengurus Lakpesdam NU Pati mengadakan diskusi buku di setiap bulannnya. Hal itu dilakukan untuk menumbuhkan keintelektualan para pengurus Lakpesdam dan para generasi muna Nahdlatul Ulama. Acara bertempat di Darul Hadlanah Waturoyo Pati, 12/9 kemarin, dengan menghadirkan narasumber Siswanto Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pada diskusi kali ini mengambil tema tema Islam Arif, Islam […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin, Bambang Mursito dan Nur Cahyo dalam NgAllah Suluk Maleman “Bersama Kita Gila” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (20/6).

    Suluk Maleman Kali ini Membahas Bangsa Yang Kehilangan Kuda Kuda

    • calendar_month Ming, 21 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.093
    • 0Komentar

    Penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin menyoroti persoalan hilangnya cara pandang bangsa dalam melihat kemanusiaan. Padahal sejarah menunjukkan banyaknya perjuangan melawan penjajah justru didasari nilai-nilai dasar yang sudah lama menjadi menjadi bagian hidup bangsa. Nilai-nilai yang secara diametral bertentangan dengan nilai yang dibawa penjajah. Perenungan itu muncul saat digelarnya Ngaji Budaya Suluk Maleman yang digelar […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Rab, 5 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikumwarohmatullohiwabarokatuh Pak kyai, ketika ujian SIM, praktik gagal berkali kali, lalu sebagai solusi terakhir polisi menyarankan lewat  pelatihan dengan biaya  yang lebih mahal dari biaya resmi pembuatan SIM itu sendiri. Kalau tidak, berkas permohonan SIM akan diblokir maka mengulang dari awal dengan menunggu satu tahun, atau polisi menyuruh membayar sejumlah uang agar langsung dapat  SIM […]

  • Refleksi Harlah NU ke-94 Kebangkitan Kaum Muda NU

    Refleksi Harlah NU ke-94 Kebangkitan Kaum Muda NU

    • calendar_month Sel, 11 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Harlah NU ke-94 adalah momentum strategis untuk membangkitkan spirit kaum muda NU. Sejak dipimpin Gus Dur pada tahun 1984, eskalasi pergerakan kaum muda NU mengagumkan. Gus Dur berhasil mengorbitkan kader-kader muda untuk tampil sebagai pemimpin dan aktivis NU masa depan yang kreatif, inovatif, progresif, dan kompetitif. Pencerahan pemikiran dan aksi-aksi kontroversial Gus Dur mampu membangkitkan […]

expand_less