Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Hampir 9.000 Siswa Serentak Uji CBT OSKANU, Kader NU Jawa Tengah Buktikan Teknologi Bukan Lagi Sekadar Wacana

Hampir 9.000 Siswa Serentak Uji CBT OSKANU, Kader NU Jawa Tengah Buktikan Teknologi Bukan Lagi Sekadar Wacana

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
  • visibility 18.892
  • comment 0 komentar

SEMARANG, 1 September 2026 — Transformasi digital di lingkungan pendidikan Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah memasuki babak baru. Hampir 9.000 peserta Olimpiade Sains dan Ke-NU-an (OSKANU) secara serentak mengikuti uji coba Computer Based Test (CBT) yang dikembangkan oleh kader NU Jawa Tengah.

Uji coba dalam skala besar tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menguji sejauh mana infrastruktur digital pendidikan NU mampu menangani ribuan pengguna dalam waktu bersamaan.

Hasilnya cukup menggembirakan. Aplikasi CBT dapat digunakan secara serentak oleh hampir 9.000 peserta dan tidak ditemukan permasalahan signifikan, baik dari sisi aplikasi maupun performa server.

Keberhasilan tersebut menjadi indikator bahwa digitalisasi pendidikan di lingkungan LP Ma’arif NU Jawa Tengah mulai bergerak dari sekadar gagasan menuju implementasi teknologi yang konkret dan terukur.

Yang menarik, aplikasi CBT tersebut dibangun oleh kader NU Jawa Tengah sendiri. Artinya, pengembangan teknologi tidak sepenuhnya bergantung pada pihak eksternal. Kader muda NU mulai mengambil peran sebagai pengembang sekaligus penggerak inovasi digital di lingkungan pendidikan Ma’arif.

Ketua LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Fahrudin Karmani, menegaskan bahwa kemampuan beradaptasi dengan teknologi merupakan bagian penting dari kaderisasi generasi muda NU.

«“LP Ma’arif Jawa Tengah berkomitmen membangun dan membentuk kader muda NU yang mampu beradaptasi dengan perkembangan dan kemajuan teknologi. Kita ingin potensi mereka terus digali dan dikembangkan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan,” ujar Fahrudin.»

Bukan Sekadar Aplikasi Ujian

Menurut Fahrudin, keberhasilan uji coba CBT OSKANU tidak boleh berhenti pada kemampuan menjalankan ujian secara digital.

Lebih jauh, pengalaman tersebut menjadi pijakan untuk membangun ekosistem digital pendidikan NU yang lebih besar.

LP Ma’arif Jawa Tengah memiliki jaringan satuan pendidikan yang sangat luas dengan jumlah peserta didik mencapai ratusan ribu. Kondisi tersebut membutuhkan sistem pengelolaan data yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat, aman, terintegrasi, dan mampu digunakan untuk membaca kebutuhan pendidikan secara lebih komprehensif.

Karena itu, kemampuan kader NU dalam membangun aplikasi dapat dikembangkan lebih jauh menjadi sistem informasi dan database pendidikan Jawa Tengah.

Database tersebut nantinya berpotensi memuat data sekolah dan madrasah, peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, serta berbagai informasi pendidikan lainnya.

“Kalau hari ini kita mampu menguji sistem dengan hampir 9.000 peserta secara bersamaan, ke depan kemampuan ini bisa dikembangkan untuk kebutuhan yang jauh lebih besar. Kita memiliki potensi data pendidikan yang sangat besar dan harus dikelola dengan teknologi yang tepat,” ungkapnya.

Infrastruktur Siap Menopang Ribuan Pengguna

Keberhasilan uji coba CBT juga tidak terlepas dari kesiapan infrastruktur teknologi. LP Ma’arif NU Jawa Tengah telah menyiapkan server dengan spesifikasi dan kapasitas yang memadai untuk menopang aplikasi yang diakses ribuan peserta secara bersamaan.

Pengujian tersebut menjadi penting karena sistem ujian digital dengan jumlah pengguna besar membutuhkan kemampuan server dalam menangani beban akses, distribusi data, proses autentikasi peserta, hingga penyimpanan hasil ujian.

Tidak adanya gangguan signifikan dalam uji coba menunjukkan bahwa aspek infrastruktur dan aplikasi telah dipersiapkan secara serius.

Bagi LP Ma’arif NU Jawa Tengah, teknologi tidak lagi ditempatkan sebagai pelengkap administrasi pendidikan. Teknologi mulai diarahkan menjadi infrastruktur strategis untuk meningkatkan mutu, efisiensi, transparansi, dan akurasi pengelolaan pendidikan.

Dari Kaderisasi Menuju Kemandirian Teknologi

Pengembangan CBT oleh kader NU Jawa Tengah juga membawa pesan lain: kaderisasi NU tidak hanya berbicara mengenai penguatan nilai, kepemimpinan, dan tradisi keilmuan, tetapi juga tentang kemampuan menghadapi perubahan teknologi.

Di tengah perkembangan kecerdasan buatan, big data, dan digitalisasi pendidikan, organisasi pendidikan membutuhkan generasi yang mampu memahami sekaligus menciptakan teknologi.

OSKANU menjadi salah satu ruang aktualisasi bagi kader-kader tersebut.

Jika dikembangkan secara konsisten, kemampuan membangun aplikasi CBT dapat menjadi pintu masuk menuju kemandirian teknologi pendidikan NU.

Dari sistem ujian, dapat berkembang menjadi sistem database sekolah. Dari database sekolah, dapat dikembangkan menjadi dashboard pendidikan. Selanjutnya, data tersebut dapat menjadi instrumen untuk membantu perencanaan dan pengambilan keputusan berbasis data.

Dengan demikian, uji coba hampir 9.000 siswa bukan hanya agenda teknis menjelang pelaksanaan OSKANU. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi eksperimen nyata transformasi digital pendidikan NU Jawa Tengah dalam skala besar.

LP Ma’arif NU Jawa Tengah pun menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang bagi kader muda yang memiliki kemampuan teknologi agar dapat berkontribusi dalam membangun sistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Dari ruang ujian digital, NU Jawa Tengah sedang menguji sesuatu yang jauh lebih besar: kemampuan membangun ekosistem pendidikan berbasis teknologi dan data secara mandiri.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Muncul Gerakan Dukungan Calon Bupati Pati dari Kalangan NU, Ini Kata ketua PCNU

    • calendar_month Rab, 13 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Pcnupati.or id – Menjelang Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Pati 2024, muncul gerakan dukungan terhadap Calon Bupati maupun Wakil Bupati dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU). Gerakan ini bertagar “2024 Wayahe Wong NU Mimpin Pati”. Rokib Ismail, inisiator gerakan tersebut mengatakan, sudah saatnya Kabupaten Pati ini dipimpin oleh warga Nahdliyin.   “Sudah saatnya Pati dipimpin oleh orang NU. […]

  • UPZIS Winong Setorkan 5% dari Rp 82 Juta kepada Lazisnu Cabang

    UPZIS Winong Setorkan 5% dari Rp 82 Juta kepada Lazisnu Cabang

    • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Zainul Wafa, manager UPZIS Kecamatan Winong (kiri) memperlihatkan bukti serah terima setoran UPZIS Kecamatan Winong kepada PC Lazisnu Pati, Senin (26/7). PATI-Upzis (Unit Pengelola Zakat, Infaq, dan Shodaqoh) Nahdlatul Ulama Kecamatan Winong Menyetor koin 5% bulan Juni 2021 di kantor PC Lazisnu Pati, senin (26/7). Setoran ini merupakan hajat rutin bulanan yang diserahkan UPZIS Kecamatan […]

  • PCNU-PATI Photo by Debby Hudson

    Meraba Lagi Deruku

    • calendar_month Ming, 23 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Oleh : Nurul Badriyah Jum’at ini udara sangat dingin menusuk sampai kesendi –sendi tulang. Ngilu. Persis seperti hatiku. Huffft. Di tengah musim hujan seperti ini aku sering menemukan sebuah kenangan dalam setiap genangan, mengaliri hatiku yang terluka sebab cinta. Menghembuskan udara dingin dan sepi dalam setiap kerinduan. Yah, begitulah saat ini perasaanku. Hujan mewakili air […]

  • Jika Mau Nulis Puisi, Jangan Baca Rumus Kimia

    Jika Mau Nulis Puisi, Jangan Baca Rumus Kimia

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Semarang –  Dalam menulis puisi, seorang penyair baik pemula atau mahir harus menyesuaikan dengan zamannya. Hal itu diungkapkan Muhammad Rois Rinaldi Penerima Anugerah Utama Penyair ASEAN (HesCom Esastera 2014-2016) dan Anugerah Puisi ASEAN (Numera, 2014) dalam Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Literasi Karya Sastra Puisi pada Selasa (19/11/2024) melalui Zoom Meeting. “”Puisi yang baik itu adalah […]

  • Pengurus PC Lazisnu Pati ditemui tokoh agama dan keluarga saat menyerahkan bantuan kepada untuk Warsito, korban kecelakaan lerja yang membutuhkan uluran tangan

    Lagi, Lazisnu Sumbangkan Dana untuk Warga Membutuhkan

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    PATI – PC Lazisnu Pati menyalurkan bantuan kepada Warsito, warga desa Trangkil Kecamatan Trangkil beberapa waktu yang lalu. Warsito merupakan kepala rumah tangga yang menghidupi 1 orang anak dengan ekonomi yang pas-pasan dan kondisi kejiwaan yang sedikit terganggu. Sebelumnya PC Lazisnu Pati mendapatkan kabar bahwa ada warga yang sangat membutuhkan bantuan. Warga tersebut tak lain […]

  • Nilai-Nilai Islam Nusantara Harus Menjadi Ruh Kurikulum Merdeka

    Nilai-Nilai Islam Nusantara Harus Menjadi Ruh Kurikulum Merdeka

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.173
    • 0Komentar

      Semarang – Nilai-nilai Islam Nusantara dinilai harus menjadi ruh dalam implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil ‘Alamin (P5RA). Hal itu ditegaskan oleh Fakhruddin Karmani dalam disertasinya yang dipromosikan pada Rabu, 25 Februari 2026 di Universitas Wahid Hasyim Semarang. Fakhruddin Karmani dinyatakan lulus sebagai doktor ke-24 dari Prodi S3 […]

expand_less