Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pelantikan Fatayat NU Gembong, MWC : Pemudi Harus Melek Politik

Pelantikan Fatayat NU Gembong, MWC : Pemudi Harus Melek Politik

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 12 Des 2021
  • visibility 472
  • comment 0 komentar
Para pengurus baru PAC Fatayat NU Gembong yang baru saja dilantik, tampak bersemangat untuk mewujudkan program-program kerja mereka

GEMBONG – PAC Fatayat NU Gembong baru saja melangsungkan pelantikan pengurus pada Minggu (12/12) pagi tadi. Pelaksanaan kegiatan pengukuhan pengurus hasil konferensi Oktober lalu ini dilaksanakan di aula lantai dua Ponpes Shofa Az Zahro’. 

Sederet tokoh agama dan pemerintah turut menjadi saksi prosesi sakral pelantikan Munfarichah CS tersebu. Dalam kesempatan ini, Asmonah, Ketua PC Fatayat NU Pati turun tangan sendiri untuk melantik para punggawa pemudi NU Gembong itu.

Dalam sambutannya, Asmonah berharap akan adanya penyegaran pada tubuh PAC Fatayat NU Gembong. Menurutnya, pengurus baru juga harus memiliki semangat baru untuk mewujudkan program-program kerja yang segar pula. 

Hal ini disampaikan wanita asal Winong tersebut dalam rangka menyambut semangat baru Munfarichah CS, Ketua PAC Fatayat NU Gembong, yang sebelumnya ngotot untuk menjalin kerjasama dengan dengan seluruh Ranting Fatayat NU.

“Untuk keluar, kita juga harus menggandeng saudara tua kita, Muslimat NU. Intinya, kita harus mampu berkolaborasi dengan semua pihak untuk mewujudkan cita-cita Fatayat NU Gembong,” tandasnya. 

Sementara itu, MWC NU Gembong menyambut hangat kekuatan baru ini. K. Sholikhin, ketu MWC NU Gembong, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Fatayat harus sadar politik. Bukan politik kekuasaan, namun lebih pada politik kebangsaan. 

“Kita lihat, jika orang-orang NU yang menjabat di pemerintahan, semua Ormas bahkan semua agama aman. Tidak ada yang dikebiri kecuali yang menentang NKRI. Ini menunjukkan bahwa NU-lah cerminan islam rahmatan lil alamin. Oleh sebab itu, Fatayat, pemudi harus melek politik  jangan antipati. Tapi ingat, politiknya harus politik kebangsaan,” terang K. Sholikhin. 

Acara yang berlangsung hingga Minggu siang tersebut ditutup dengan mauidloh hasanah oleh KH. Imam Shofwan. Untuk memperkokoh kekuatan Fatayat, kiai yang pernah menjabat sebagai ketua PCNU Pati ini menekankan tiga hal untuk para pengurus Fatayat NU Gembong. 

“Ingat-ingat tiga hal, Fatayat harus bener, pinter dan kober,” tandasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Jason Leung

    Puisi Ahmad Amiruddin

    • calendar_month Ming, 25 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Hijrah Burung Burung [kutilang] yang dulu hanya ada didesa ini, sempat menjadi makanan pelor-pelor anak desa ini, kini mulai bertelur diperbatasan desa, anak-anak itu tak sadar bahwa burung yang biasa melompat menerobos cahaya melewati carang-carang daun tiba-tiba hilang. Burung itu merajut sarangnya diantara carang-carang yang belukar, agar kelak anak yang ada dalam telur ini bisa […]

  • Photo by Wolfgang Hasselmann

    Pernikahan Kritis Part 3

    • calendar_month Ming, 31 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Jangan mencampur adukkan urusan pribadi dengan pekerjaan,” ucap Najila penuh peringatan. “Tapi … bukankah ini termasuk konsultasi?” Najila memijat pelipisnya. Lelaki bule ini pasti sudah gila. Lebih gila lagi ia yang tidak bisa mengusir Ethan begitu saja karena harus tetap bersikap profesional. “Ya, tapi ….” “Saya sudah membayar,” potong Ethan. Membuat […]

  • PMII Syekh Mutamakkin Warnai WCD di Tunggulsari

    PMII Syekh Mutamakkin Warnai WCD di Tunggulsari

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 591
    • 0Komentar

    TAYU-World Cleanup Day (WCD) merupakan agenda bersih-bersih yang dilakukan di setiap tanggal 21 September di seluruh dunia. Dalam meramaikan agenda ini, Pemprov Jawa Tengah membentuk even Jateng Kudu Resik yang tersebar hampir di seluruh wilayah Jateng. Para Kader PMII Syekh Mutamakkin berpose bersama para relawan WCD Jateng Kudu Resik usai melaksanakan bersih-bersih masal di Jalan […]

  • BNPT - FKPT Jateng Rillis Indeks Potensi Radikalisme (IPR), Ini Datanya!

    BNPT – FKPT Jateng Rillis Indeks Potensi Radikalisme (IPR), Ini Datanya!

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan Diseminasi Hasil Survei Indeks Potensi Radikalisme (IPR) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 yang diikuti 372 peserta dari unsur pemerintah daerah, akademisi, aparat penegak hukum, tokoh agama, organisasi masyarakat, media, dan pemangku kepentingan lainnya pada Kamis, 2 Juli […]

  • Lewat Lazisnu Pati, Mr. X Berikan Donasi untuk Pengobatan Sugiati

    Lewat Lazisnu Pati, Mr. X Berikan Donasi untuk Pengobatan Sugiati

    • calendar_month Sen, 3 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Agus Arif Mustofa (kiri), Manajer Penyaluran Lazisnu Pati memberikan donasi dari Mr. X kepada keluarga Sugiati, korban kecelakan lalu lintas yang membituhkan penanganan medis.  PATI – PC Lazisnu Pati kembali memberikan bantuan kesehatan kepada Sugiati, warga desa Bleber kecamatan Cluwak Kabupaten Pati, Sabtu (01/01). Sebelumnya pada Minggu (12/12/21) PC Lazisnu Pati dengan berkoordinasi dengan pengurus […]

  • PCNU-PATI Photo by Martin Marek

    Tonjolisasi

    • calendar_month Rab, 11 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Saban malam. Menjelang rehat, rumah saya selalu didatangi teman-teman baik dari tetangga, kolega kerja, bahkan orang yang baru saja bertutur sapa pun bisa rehat, istirahat di rumah. Semuanya dengan maksud dan tujuan berbeda-beda. Ada yang sekadar ngopi saja dengan jangongan ngalor ngidul ngetan ngulon tanpa tentu arah. Saya hanya menjadi […]

expand_less