Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gandeng UPZIS MWCNU Pucakwangi, Paguyuban Sopir Pati Salurkan Air Bersih

Gandeng UPZIS MWCNU Pucakwangi, Paguyuban Sopir Pati Salurkan Air Bersih

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 19 Sep 2026
  • visibility 19.831
  • comment 0 komentar

PATI— Paguyuban Sopir Pati (PSP) berkolaborasi dengan Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) MWCNU Pucakwangi merespons krisis air bersih yang melanda sebagian warga di Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Sabtu (19/9/2026).

​Ketua PSP, Muhammad Syahidul Anam, mengatakan bahwa penyaluran air bersih ini didanai secara swadaya oleh para anggota PSP. Melalui aksi ini, PSP membuktikan komitmennya yang selalu hadir menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang dilanda kekeringan setiap tahun.

​”Setiap terjadi krisis air akibat kemarau panjang dan manajemen air yang belum optimal di masyarakat, kami berusaha hadir untuk membantu. Penyaluran air bersih ini murni berasal dari sedekah anggota. Dalam pelaksanaannya, kami berjejaring dengan rekan-rekan setempat. Khusus di Pucakwangi, kami bermitra dengan UPZIS MWCNU Pucakwangi,” ujar Anam.

​Sementara itu, Pegiat sekaligus Admin UPZIS MWCNU Pucakwangi, Saiful Maarif, menyampaikan bahwa kerja sama dengan PSP dalam hal bantuan sosial dan distribusi air bersih sudah terjalin berulang kali.

​”PSP ini basisnya ada di bawah DPC Sarbumusi NU Pati, sedangkan kami menginduk pada LAZISNU. Jadi chemistry-nya langsung menyambung karena berada dalam naungan wadah yang sama. Kendati demikian, bantuan air bersih ini diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang,” terang pria yang akrab dipanggil Ipul tersebut.

​Ipul menambahkan, pada Sabtu (19/9/2026) ini, pihaknya menyalurkan total tiga tangki air bersih untuk dua desa terdampak, yaitu satu tangki untuk Desa Triguno dan dua tangki untuk Desa Kletek.
​Sebelum mendistribusikan bantuan, tim terlebih dahulu melakukan survei lapangan untuk memastikan ketepatan sasaran.

​”Kami cek lokasi terlebih dahulu untuk memastikan wilayah tersebut benar-benar mengalami krisis air. Kami juga memastikan ketersediaan titik penampungan serta meninjau kondisi sosial masyarakat guna meyakinkan bantuan tepat sasaran. Setelah semua terpenuhi, baru kami eksekusi,” jelas Ipul.

​Melihat antusiasme dan kondisi warga yang berbondong-bondong antre demi mendapatkan air bersih, baik Ipul maupun Anam mengaku tersentuh.

​”Saat berada di Desa Kletek, saya melihat anak-anak kecil ikut mengantre dan mengangkut air. Rasanya sangat prihatin dan menyentuh hati,” tutup Anam.

Untuk diketahui, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, resmi menaikkan status penanganan bencana dari siaga menjadi tanggap darurat kekeringan pada Kamis (17/9/2026). Langkah tegas ini diambil seiring meluasnya krisis air bersih yang kini melanda 40 desa di 10 kecamatan.

​Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati mencatat, krisis air bersih yang terjadi sejak pertengahan Juli ini telah berdampak pada 5.054 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 17.172 jiwa. Hingga pertengahan September, total distribusi air bersih yang disalurkan telah mencapai 158 tangki atau setara 740.000 liter.

​Sebaran wilayah terdampak meliputi zona kekeringan berat di Kecamatan Jakenan (9 desa) dan Gabus (7 desa), zona kekeringan tinggi di Winong (6 desa) dan Tambakromo (5 desa), serta zona kekeringan sedang di Jaken (4 desa). Sementara itu, zona kekeringan ringan melanda Kecamatan Pucakwangi (3 desa), Kayen (2 desa), Dukuhseti (2 desa), Pati (1 desa), dan Sukolilo (1 desa).

​Plt Bupati Pati menjelaskan bahwa penetapan status tanggap darurat ini telah memenuhi syarat Peraturan Bupati (Perbup) Pati Nomor 36 Tahun 2013, yakni area terdampak kekeringan melebihi batas minimal 1.200 hektare lahan pertanian dan 3 desa.

​”Saat ini tercatat sekitar 1.700 hektare lahan mengalami kekeringan. Status tanggap darurat ini akan terus berlaku hingga kondisi kekeringan usai,” ujar Chandra usai Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Bencana Kekeringan di Ruang Pragola, Kompleks Kantor Bupati Pati, Kamis (17/9/2026) lalu.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jeng Yah

    Jeng Yah

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Di tengah kepulan asap kretek yang menyatu dengan aroma masa, Gadis Kretek, sebuah karya Ratih Kumala, melukiskan narasi sejarah rokok di Indonesia. Terbit perdana pada tahun 2012, dan kini novel ini telah lahir versi filmnya. Hal ini tentu saja memberikan dimensi baru pada ceritanya yang telah melekat di hati pembaca. […]

  • Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam menulis artikel populer (opini/esai), penulis bisa menggunakan dua gaya yaitu gaya teknokratis dan gaya sosiologis. Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SMP Tahfidz Al Furqon Karangawen Demak Junaidi Abdul Munif saat menjadi narasumber Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 2 Gerakan Literasi Karya Tulis Jurnalistik bertema “Strategi Penulisan Artikel Populer (Opini/Esai) bertema Pendidikan” […]

  • Pelantikan Kepala MTs Ma'arif Sapuran, LP Ma'arif NU Wonosobo Tekankan Lima Amanah Kepemimpinan Nahdliyah

    Pelantikan Kepala MTs Ma’arif Sapuran, LP Ma’arif NU Wonosobo Tekankan Lima Amanah Kepemimpinan Nahdliyah

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 17.772
    • 0Komentar

    WONOSOBO – Suasana penuh khidmat menyelimuti aula MTs Ma’arif Sapuran pada Sabtu (1/8/2026) saat digelar pelantikan Kepala MTs Ma’arif Sapuran. Dalam prosesi tersebut, Sri Wahyu Susilowati, S.Pd. resmi menerima estafet kepemimpinan dari Arif Muchtar, S.E. yang telah mengabdikan diri sebagai kepala madrasah selama dua periode atau delapan tahun. Hadir dalam acara tersebut Rois Syuriah MWCNU […]

  • Kalau Ada Fetish, Jangan Digeneralisasi

    Kalau Ada Fetish, Jangan Digeneralisasi

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.900
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Shalikhin* “Wow, coba lihat, susunya besar dan kencang,” kata seorang pria yang fetish pada payudara. Setiap melihat wanita dengan body montok, dia selalu berseloroh soal susu kepada siapapun yang berada di dekatnya. Dirinya beranggapan bahwa, semua lelaki sama, fetish pada susu. Ini namanya generalisasi. Padahal kenyataannya kan tidak demikian. Ada lelaki yang […]

  • Pelajaran Penting dari Ronaldo. Photo by Colin + Meg on Unsplash.

    Pelajaran Penting dari Ronaldo

    • calendar_month Kam, 12 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Bintang itu bernama Ronaldo. Paska piala dunia, dirinya bak tebu yang sepahnya dibuang  secara hina setelah manisnya habis dihisap Real Madrid dan Juventus. Akibat kualitas permainannya jauh dari ekspektasi fans (yang tentunya banyak faktor yang berkontribusi), citra Ronaldo semakin terjun bebas paska pulang dari hajatan piala dunua. Tenggelamnya nama besar bintang […]

  • PCNU-PATI

    Dosen INISNU Ajari Guru MI Buat Game GATEL

    • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 555
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-TEMANGGUNG – Bertempat di Ruang Rapat II Rektorat Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung, dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan INISNU Temanggung Hamidulloh Ibda melakukan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Peningkatan Kemampuan Guru MI dalam Mendesain Game GATEL melalui Program SAGU SAGA (Satu Guru Satu Game) pada Sabtu (18/3/2023). […]

expand_less