Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Sang Teladan,

Sang Teladan,

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 7 Feb 2018
  • visibility 416
  • comment 0 komentar
Haul 1 KH. A. Nafi’ Abdillah
لسان الحال افصح من لسان المقال
Bukti laku lebih tajam dari seribu teori
Tidak terasa, guru kita semua, KH. Ahmad Nafi’ Abdillah sudah satu tahun meninggalkan kita. Selasa malam rabu 6 Februari 2018 ini insya Allah acara tahlil haul pertama berlangsung di ndalem beliau di Kajen Margoyoso Pati.
KH. Ahmad Nafi’ Abdillah adalah sosok guru yang digugu dan ditiru, digugu ucapannya dan ditiru perilakunya. Ucapan beliau digugu, dipahami, diresapi, dan masuk dalam relung hati murid-muridnya, baik yang di Perguruan Islam Mathali’ul Falah (PIM) Kajen, santri-santri beliau yang di Pesantren Mathali’ul Huda Pusat (PMH Pusat), atau santri-santri beliau dalam forum pengajian di masjid Kajen, di ndalem beliau, dan santri-santri temporer yang memohon pitutur aji (good advice) ketika menghadapi berbagai masalah yang kompleks, baik pribadi maupun masyarakat. Perilakunya diamati dan diteladani karena mampu membawa kesejukan dan ketenangan jiwa. Misalnya, ikut shalat berjamaah dengan beliau di hati menjadi damai, sejuk, dan semkn merasakan makna shalat khusyu’. Sinar cahaya ilmu dan perilaku beliau dahsyat, menembus hati murid-muridnya, membekas dan menyinari kegelapan hati menuju keridlaan Allah dan taufiqNya. Beliau memang sosok yg sebenarnya sebagai seorang guru lahir-batin.
Menjadi guru yang digugu dan ditiru tidak mudah, bahkan cenderung sangat langka untuk konteks sekarang. Keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh guru. Fakta sekarang, banyak anak didik yang moralitasnya rendah, bahkan ada yang tega menganiaya gurunya sendiri. Realitas degradatif pendidikan ini menjadi motivasi insan pendidikan, utamanya guru, untuk menjadi sosok yang digugu dan ditiru. Guru yang digugu dan ditiru lahir dari pemahaman mendalam terhadap ilmu yang diajarkan kepada murid-muridnya, sadar akan tanggungjawabnya sebagai sosok penggores karakter anak didik, sehingga bersungguh-sungguh mempraktekkan ilmu yang diajarkan dalam kehidupan sehari-hari, dan berusaha menjadi teladan buat semua orang, khususnya kepada murid-muridnya.
KH. A. Nafi’ Abdillah, disamping dikenal sebagai sosok yang dikenal sufi yang dibuktikan dengan otoritas tinggi beliau sebagai mursyid Thariqah, dan laku hidup beliau yang menunjukkan kesufian tersebut, juga sosok faqih yang mendalami dan mengamalkan ajaran fiqh. Beliau menjadi rujukan umat (مرجع الامة) dari semua kalangan, pejabat, akademisi, santri, masyarakat priyayi, abangan, dan semuanya. Beliau mungkin mewarisi kemampuan ini dari ayahandanya KH. Abdullah Zen Salam yang berhasil memosisikan diri sebagai Payung Besar yang memayungi semua elemen masyarakat lintas sektoral. Masyarakat kampung berduyun-duyun sowan beliau untuk memohon do’a, konsutasi tentang masalah pribadi dan masyarakat, pengusaha datang membawa setumpuk masalah perusahaannya, akademisi datang memohon petunjuk, pejabat datang memohon saran, dan hampir semua lapisan masyarakat, tidak peduli pagi, siang, malam, bahkan sampai dini hari. Beliau melayani semua kepentingan tersebut dengan raut muka penuh senyuman.
Ada lima karakter utama beliau:
-Tawadlu’ (تواضع), rendah hati, menjadi karakter utama beliau. Ketika beliau berjalan, wajahnya selalu tertunduk ke bawah, tidak ke depan, atau menoleh ke samping kanan dan kiri. Beliau lurus ke depan dengan wajah yang menunduk ke bawah. Beliau menghindari kesan menonjol. Sangat jarang beliau memberikan mau’idhoh hasanah kecuali pada saat akhir ketika kiai-kiai sepuh sudah meninggal, misalnya ketika ada haula masyayikh di PIM Kajen. Ketika sedang menerima tamu, beliau mampu menciptakan keakraban. Beliau jagongi (berbincang) tamu dengan akrab dan penuh kekeluargaan. Beliau mungkin meniru Nabi Muhammad SAW yang menganggap murid-muridnya sebagai sahabat. Sahabat adalah orang yang susah ketika sahabatnya susah dan gembira ketika sahabatnya gembira. Sahabat menunjukkan keseimbangan peran dan posisi, tidak dalam posisi atas-bawah.
-Istiqamah (استقامة), konsisten, tegak lurus, menjadi karakter beliau selanjutnya. Mengajar bagi beliau adalah fardlu ‘ain yang tidak boleh ditinggalkan kecuali yang statusnya fardlu (الواجب لايترك الا لواجب). Ketika jam mengajar, beliau datang tepat waktu, bahkan ketika sedang ada udzur syar’i, selalu ada tugas yang diberikan kepada murid-murid dan tugas tersebut dinilai, tidak hanya diletakkan di meja, kemudian ditinggal pergi. Hal ini menjadi pelajaran berharga para guru sekarang ini supaya tidak meninggalkan kewajiban mengajar kecuali karena ada hal-hal yang sifatnya wajib dan juga pelajaran bagi guru supaya mengoreksi tugas-tugas yang diberikan kepada murid-muridnya secara obyektif.


-Ikhlas (اخلاص), tulus, tanpa pamrih, murni karena mencari ridla Allah SWT. Lawan dari ikhlas adalah riya’ (pamer). Juga ada sifat tercela lagi, yaitu ‘ujub (kagum kepada diri sendiri) dan takabbur (sombong). Ikhlas inilah yang menjadi sifat yang menyelematkan orang dari godaan setan yang terkutuk. Orang yang pandai bersyukur dan yang diberi hati ikhlas oleh Allah akan menjadi hamba Allah yang selamat dunia-akhirat. Keikhlasan Kiai Nafi’ tampak dari kehidupan beliau sehari-hari yang menjauhi riya’, ‘ujub, dan takabbur.
-Qana’ah (قناعة), terimo ing pandum, menerima pemberian Allah, meskipun sedikit (الرضا باليسير من العطاء). Menerima pemberian berapapun yang dikasih menjadi tanda orang bersyukur kepada Allah. Manusia hanya bisa berusaha, Allah yang menentukan. Qana’ah membuat hati seseorang tidak obsesif dan ambisius yang negatif. Hatinya diserahkan kepada Allah, penuh rasa syukur terhadap pemberian Allah, baik dalam bentuk ilmu, harta, keluarga, dan lain-lain. Qana’ah secara otomatis melahirkan sifat tawakkal (berserah diri, pasrah kepada Allah SWT). Kiai Nafi’ sering menceritakan kisah hidup beliau ketika sedang merencanakan pekerjaan dengan estimasi modal dan keuntungan yang besar, yaitu dagang kapuk (buah pohon randu). Akhirnya, ketika pekerjaan itu dilakukan, Allah menakdirkan lain, harga pohon randu sedang jatuh, dan akhirnya tidak jadi dijual, tapi ditimbun dan dijual ketika harga naik. Namun, hasil akhirnya tidak mendapatkan keuntungan sesuai target yang dicanangkan. Hal ini menjadi pelajaran berharga, manusia harus belajar qanaah dengan usaha apapun yang dilakukan, jangan ambisius seperti memosisikan diri sebagai Allah yang menentukan apa yang terjadi di masa depan.
-Sakha’ (سخاء), dermawan, suka bersedekah dan berbagi kepada orang lain, khususnya mereka yang membutuhkan. Orang yang dermawan dalam hadis Nabi dicintai Allah dan dicintai sesama manusia. Sebaliknya, orang yang bakhil, dibenci Allah dan dibenci sesama manusia. Kiai Nafi’ Abdillah adalah sosok yang peduli kepada orang lain, suka memberikan pertolongan orang-orang yang membutuhkan. Banyak cerita dan bukti nyata yang mengisahkan hal ini.
Semoga lima sifat utama KH. A. Nafi’ Abdillah ini masuk dalam relung jiwa kita sehingga kita bisa meneladaninya sebagai syarat menjadi sifat hamba yang dicintai Allah SWT di dunia dan akhirat, Amiin Ya Rabbal Alamiin.
الي روح شيخنا ومرب روحنا العالم العلامة الحاج احمد نافع عبد الله عبد السلام الحاجيني …. الفاتحة
*Jamal Ma’mur Asmani Santri KH. A. Nafi’ Abdillah di Perguruan Islam Mathali’ul Falah (PIM) Kajen 1995-1997
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dipusatkan di MAN 1 Pati, MTQ Ke-32 Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka

    Dipusatkan di MAN 1 Pati, MTQ Ke-32 Tingkat Kabupaten Resmi Dibuka

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 451
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – PATI, Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Pati secara resmi telah dibuka oleh Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra bertempat di Aula MAN 1 Pati pada Sabtu, (26/4/2025). Sebanyak 247 peserta dan 47 official kafilah siap berkompetisi seni membaca Al Qur’an yang dipusatkan di kompleks Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati. Pembukaan […]

  • Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa Diberi Santunan YPI Monumen Mujahidin Bageng

    Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa Diberi Santunan YPI Monumen Mujahidin Bageng

    • calendar_month Kam, 28 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Sebanyak 73 anak Yatim dan Dhuafa diberi santunan oleh Yayasan Perguruan Islam Monumen (PIM) Mujahidin Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Kamis (28/9/2023). Kegiatan ini berlangsung di Aula/Pusat Kegiatan (Pusgia) setempat. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari serangkaian acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. dan Haul Masyayikh PIM Mujahidin tahun 1445 H/2023. Ketua […]

  • ​Ketua PCNU Pati: Istighotsah Itu Semacam 'Demo' kepada Allah

    ​Ketua PCNU Pati: Istighotsah Itu Semacam ‘Demo’ kepada Allah

    • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.771
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – PLT Bupati Pati, Risma Ardhi Candra bersama dengan Ormas yang ada di Kabupaten Pati menggelar Istighotsah dan doa bersama di Pendopo Kabupaten Pati. Agenda ini dilaksanakan pada Jumat (5/6) malam. Dalam agenda itu, Risma menyebut anggaran yang tepat sasaran adalah tanggung jawab besar. Maka, dalam beberapa pengerjaan proyek infrastruktur yang telah dimulai sejak […]

  • Ini Cara GP Ansor Lahar Ramaikan Hari Santri

    Ini Cara GP Ansor Lahar Ramaikan Hari Santri

    • calendar_month Ming, 24 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 396
    • 0Komentar

      Ruang ‘studio’ talk show yang diselenggarakan oleh PR GP Ansor Desa Lahar, Tlogowungu PATI – Pengurus Ranting Ansor Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati,  gelar Talk Show bertema “Reorientasi SDM Unggul untuk Mencegah Lost Generation”, Sabtu, (23/1) malam. Kegiatan yang dilakukan secara virtual melalui google meet ini diadakan dalam rangka memperiangati Hari Santri Nasional […]

  • PCNU-PATI

    Ratusan Santri Pati Ziarah di Makam Gus Hasyim

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 597
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati melaksanakan apel sekaligus berziarah di Taman Makam Pahlawan Giri Dharma, Selasa (22/10/2024) sore. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2024. Satusan santri mengikuti kegiatan ini dengan khidmat. Kegiatan apel sekaligus ziarah dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati Pati Sujarwanto Dwiatmoko. Usai apel, rombongan […]

  • PT Sukun Santuni 1.000 Anak Yatim di Pati, PCNU Berikan Apresiasi

    PT Sukun Santuni 1.000 Anak Yatim di Pati, PCNU Berikan Apresiasi

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Seribu anak yatim di Kabupaten Pati memadati Gedung Haji Pati, Selasa (26/3/2024). Mereka berbondong-bondong mengikuti santunan yang dibalut dengan buka bersama. Kegiatan ini dalam rangka Santunan 11 Ribu Anak Yatim oleh PT Sukun. Yang mana, di Kabupaten Pati ini PT Sukun bekerja sama dengan Lazismu dan Lazisnu untuk menyukseskan acara ini. Santunan ini […]

expand_less