Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Sekolah Sebagai Tempat Pembentukan Karakter Anak

Sekolah Sebagai Tempat Pembentukan Karakter Anak

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
  • visibility 441
  • comment 0 komentar

Oleh: Siswanto

Pada era globalisasi persoalan karakter menjadi sorotan tajam masyarakat dalam sistem pendidikan. Persoalan yang muncul seperti kekerasan, kurusuhan, kejahatan seksual, etika bahasa yang buruk, mengikis moralitas masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, perlu adanya pembinaan yang berkelanjutan dan pendidikan yang mengarah pada pembentukan karakter peserta didik. Dengan harapan kedepan, lembaga sekolah bisa menghasilkan output yang unggul baik dari prestasi maupun budi pekerti yang luhur.

Selain itu, sistem pendidikan tanpa didukung dengan pembelajaran budi pekerti dan akhlak mulia, para lulusannya hanya mampu memiliki kompetensi akademik saja. Oleh karena itu, perlu adanya alternatif untuk mengatasi masalah budaya dan karakter bangsa dengan melalui pendidikan. Karena pendidikan merupakan salah satu unsur yang dapat menciptakan kemajuan peradaban dan peningkatan kualitas hidup suatu bangsa.

Dalam hal ini, untuk menyelenggaraan pendidikan, faktor pembentukan karakter dan kecakapan hidup merupakan hal yang perlu diperhatikan. Karena dari beberapa kenyataan menunjukkan masih rendahnya karakter pada peserta didik. Oleh karena itu, dengan melakukan pembenahan dalam dunia pendidikan secara terus-menerus dibangun dan dikembangkan, maka akan menghasilkan generasi bangsa yang unggul dan beradab sebagai ujung tombak bangsa.

Karena tujuan dari pendidikan itu sendiri adalah agar individu dapat mengembangkan segala potensi yang ada pada dirinya. Berbagai upaya dalam pendidikan diarahkan untuk membina perkembangan kepribadian manusia secara menyeluruh baik dalam segi kognitif, afektif, maupun psikomotor.

Dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional (UUSPN) dijelaskan bahwa “Pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, sehat, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.”

Rumusan tujuan pendidikan di atas, sarat dengan pembentukan sikap, kepribadian, dan karakter bangsa. Dengan demikian, tidaklah lengkap manakala dalam strategi pembelajaran tidak membahas strategi pembelajaran yang berhubungan dengan pembentukan nilai dan karakter. Sebuah usaha, bimbingan yang bertujuan untuk membangun jiwa positif para peserta didik. Sehingga mereka senantiasa bersikap dan berperilaku sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka sekolah sebagai wadah pendidikan formal mempunyai tugas untuk membina kepribadian peserta didik. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Djahiri bahwa “Sekolah merupakan salah satu wadah pendidikan sebagai tempat belajar peserta didik dalam berusaha membina, mengembangkan dan menyempurnakan potensi dirinya, serta dunia kehidupan dan masa depannya. Sekolah merupakan salah satu tempat mempersiapkan generasi muda menjadi manusia dewasa dan berbudaya.”

Oleh karena itu, pembangunan karakter merupakan masalah fundamental untuk membentuk umat yang berkarakter. Pembangunan karakter dibentuk dimulai dari pembinaan akhlakul karimah (akhlak mulia); yakni upaya transformasi nilai-nilai qur’ani kepada anak yang lebih menekankan aspek afektif atau wujud nyata dalam amaliyah seseorang. Selain itu, Islam melihat bahwa identitas dari manusia pada hakikatnya adalah akhlak yang merupakan potret dari kondisi batin seseorang yang sebenarnya.

Maka dalam hal ini Allah Swt, dengan tegas mengatakan bahwa manusia mulia itu adalah manusia yang bertakwa (tunduk atas segala perintah-Nya). Kemuliaan manusia di sisi-Nya bukan diukur dengan nasab, harta maupun fisik, melainkan kemuliaan yang secara batin memiliki kualitas keimanan dan mampu memancarkannya dalam bentuk sikap, perkataan dan perbuatan.

Dengan demikian, apabila nilai-nilai karakter yang bersumber dari nilai-nilai kebaikan, moral,  budaya, kearifan lokal dan syariat agama, berjalan sesuai dengan tatanannya Maka, banyak dari lembaga sekolah akan menghasilkan lulusan yang berprestasi di kencah internasional dan memiliki budi pekerti yang mulia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Tangerine Newt

    Saweran

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Pada sebuah kafe saya dengan beberapa tim kerja, membahas sesuatu hal yang berkaitan dengan pengumpulan orang, menghimpun masa, menggiring opini untuk satu tujuan yaitu salah satu klien dari kami yang ingin maju dalam pertarungan merebut simpati dari masyarakat dan umat. Dan klien kami ingin menjadi pemenang dalam perebutan pemimpin tingkat nasional. […]

  • Di MK, Majelis Masyayikh Persoalkan Status Pendanaan Pesantren yang Tak Pasti

    Di MK, Majelis Masyayikh Persoalkan Status Pendanaan Pesantren yang Tak Pasti

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.624
    • 0Komentar

    Jakarta — Majelis Masyayikh menegaskan bahwa negara wajib membiayai pendidikan pesantren sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional. Pandangan tersebut disampaikan dalam sidang pengujian Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren pada Perkara Nomor 75/PUU-XXIV/2026 Rabu 3 Juni 2026 di Mahkamah Konstitusi. Ketua Majelis Masyayikh, Abdul Ghofarrozin, menyatakan bahwa persoalan utama Pasal 48 UU Pesantren bukan […]

  • Diikuti 95 Kader, PD-PKPNU Angkatan VII PCNU Pati Resmi Dibuka

    Diikuti 95 Kader, PD-PKPNU Angkatan VII PCNU Pati Resmi Dibuka

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.069
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Sebanyak 95 Kader Nahdlatul Ulama (NU) mengikuti pelatihan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) PCNU Pati angkatan VII. Pendidikan ditempatkan di SMA Muria pada Jumat-Minggu, (9-11 Januari 2025). Tidak hanya kader yang berasal dari wilayah Kabupaten Pati, PD-PKPNU tersebut juga diikuti kader dari Kabupaten Purwodadi dan juga Kabupaten Kudus. Kegiatan tersebut merupakan […]

  • Kreatif, Pelajar NU Pucakwangi Buka Lapak

    Kreatif, Pelajar NU Pucakwangi Buka Lapak

    • calendar_month Ming, 29 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    PUCAKWANGI-Pelajar memang dituntut setba aktif dalam berbagai hal. Hadirnya IPNU-IPPNU merupakan spirit baru kaum pelajar, khususnya pelajar NU. Kegiatan demi kegiatan dilangsungkan untuk tidak memutus semangat berorganisasi. Dari tingkat Cabang hingga Komisariat, IPNU dan IPPNU selalu hadir di setiap moment yang melibatkan pelajar. Warkop Literasi, salah satu stand dalam acara Talkshow dan Bazar Pelajar NU […]

  • PCNU-PATI

    Pelantikan Cluwak, PC Fatayat Ajak Gunakan Aplikasi Menstruasi, OKY

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    CLUWAK – PAC Fatayat NU Cluwak baru saja melangsungkang Pelantikan 15 Ranting di Kecamatan ujung Utara Pati tersebut. Kegiatan akbar ini dilaksanakan pada Ahad (27/11) di Aula Balai Desa Cluwak.  Agenda ini juga sekaligus menjadi ajang pertemuan rutin triwulan PAC-PAC Fatayat NU se-Kabupaten Pati. Bahkan di dalamnya, PC Fatayat NU juga membagikan buku panduan Stunting […]

  • Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU saat menyanpaikan kendala pengaplikasian ilmu falak di pesantren dalam acara Peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen via zoom meeting PATI-Ilmu Falak atau dalam istilah modern dikenal sebagai ilmu astronomi merupakan satu cabang ilmu yang sangat penting. Sebab bukan hanya mempelajari bintang, ilmu ini juga digunakan hampir dalam segala […]

expand_less