Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Suluk Maleman Kali Ini; Asal Allah Tak Murka

Suluk Maleman Kali Ini; Asal Allah Tak Murka

  • account_circle admin
  • calendar_month 41 menit yang lalu
  • visibility 19.694
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id Kisah di balik doa Rasulullah di Thaif memberi pelajaran penting bagi umat muslim. Selain mengajarkan kasih sayang, juga agar tidak mudah terpengaruh omongan orang. Kisah tersebut menjadi salah satu bahan refleksi yang diangkat dalam gelaran Suluk Maleman pada Sabtu (19/9).
Anis Sholeh Ba’asyin mengungkapkan ada cerita penuh makna dibalik doa itu. Dia menceritakan saat itu nabi berusia 50 tahun dan harus menghadapi tantangan besar saat harus berdakwah.
“Saat itu ditolak terus menerus. Bahkan di waktu haji disebarkan rumor jika Nabi adalah ahli sihir sehingga warga harus menutup kupingnya bila bertemu beliau. Kala itu nabi juga kehilangan dua orang yang selalu mendukungnya dalam berdakwah, yakni Abu Tahlib dan Khadijah,” imbuh dia.
Saat itu rasul kemudian memilih mencoba berdakwah ke Thaif. Berjalan kaki dengan lokasi yang begitu jauh serta berupa gunung berbatu.
“Di Thoif juga menerima penolakan. Bukan hanya penolakan, tapi untuk menghinakan, anak-anak kecil yang disuruh melempari beliau dengan batu. Pada saat terpuruk itulah nabi berdoa,” imbuh dia.
Mendengar doa itu, malaikat Jibril bahkan bergetar hingga menawarkan membalikkan gunung agar menelan Thaif seisinya. Namun tawaran itu justru ditolak nabi lantaran begitu sayangnya dengan sesama manusia.
Peristiwa tersebut juga menekankan bahwa manusia harus melampaui naluri dasar hewan, dengan berfokus pada belas kasih dan empati terhadap seluruh umat manusia bahkan orang yang memusuhinya, bukan hanya keluarga sendiri atau orang dekatnya saja.
Kecuali itu, peristiwa itu juga mengajarkan umat muslim untuk tidak pernah ragu atau berhenti hanya gara-gara sudut pandang dan perilaku orang lain.
“Kalau memikirkan dengan segenap pemikiran bahwa yang dilakukan itu benar, jangan sekali-kali menjual itu hanya karena ingin dipuja manusia. Persoalan terbesar karena sering kali di kehidupan ini kita dikendalikan pemikiran orang lain. Takut melakukan sesuatu yang dianggap benar karena khawatir orang lain tidak suka,” ujar dia.
Apalagi di zaman keberisikan media sosial seperti sekarang, di mana gangguan-gangguan narasi media acap digunakan untuk mengalihkan perhatian publik dari isu-isu substansial yang dihadapinya.
Anis berujar, ada hadis yang menceritakan jika orang memegang kebenaran seperti memegang api. Banyak yang tidak kuat dan melemparnya.
“Ada masanya kita tidak peduli dengan pemikiran orang lain, yang penting Allah tidak murka,” ujar dia.
Anis menyebut ada dua hal yang sebenarnya bisa dilakukan umat muslim saat ini, yakni khauf dan raja’. Dia menyebut hal itu seperti halnya beribadah seolah-olah melihat Allah atau jika tidak bisa selalu merasa dilihat Allah.
“Kalau masuk ke suatu tempat banyak CCTV pasti kita akan berhati-hati atau sehingga kita merasa semua terasa serba sempit. Itulah sumber khauf. Sementara jika bisa seolah-olah melihat Allah, pasti akan memunculkan harapan kuat, menjadikan semua terasa luas. Itulah sumber raja’. Prose perluasan dan penyempitan adalah sepasang sayap yang membuat kita bisa terbang tataran ruhani yang lebih tinggi,” tambah dia.
Sementara itu KH. Ahmad Nawawi Cholil dari Rembang menambahkan, kanjeng Nabi pernah memberi nasihat agar senantiasa hati-hati dan optimis. Sikap itu perlu dilakukan kepada berbagai hal.
“Seperti dalam sikap berbangsa, maka kita harus berani mengingatkan jika salah tapi juga harus tetap optimis,” ujar dia.
Oleh karena itu, Kiai Nawawi menyebut kenikmatan paling besar adalah ilmu. Sehingga bisa tahu dalam menempatkan situasi.
“Saya teringat Mbah Maimoen pernah memberi nasihat. Orang yang mau bejo dunia akhirat harus punya ilmu ngempet. Bahkan setelah beliau wafat ada peristiwa aneh, dicoba dengan pandemi. Itu kan kita harus ngempet,” ujar dia.
Topik yang begitu dalam itu rupanya menjadi bahan renungan mendalam bagi ratusan pemirsa yang menyaksikan secara langsung maupun melalui berbagai media sosial Suluk Maleman. Hadirnya musik religi dari Sampak GusUran juga kian menghangatkan suasana.

Keterangan foto:
Anis Sholeh Ba’asyin dan KH. A. Nawawi Cholil dalam NgAllah Suluk Maleman “Asal Kau Tak Murka, Aku Tak Peduli” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (19/9).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Lena Polishko

    Percaya

    • calendar_month Sen, 5 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 486
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Benar hidup tak semudah langkahkan kaki Kadang berat, kadang letih Suatu hari kan ku ingat hari ini Mampu berdiri, walau tak bisa berlari Ku rasa bebanku terlalu berat Apa ku kuat? Selalu bertanya Apa ku bisa Ada saja masalah yang datang menghadang Esok kan bagaimana ku tak tau apa Hari […]

  • Santri Tlogowungu Ini Luncurkan Buku Mushaf Nusantara

    Santri Tlogowungu Ini Luncurkan Buku Mushaf Nusantara

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Zainal Abidin Sueb bersama buku Mushaf Nusantara yang baru saja ia luncurkan TLOGOWUNGU-Di tengah pandemi Covid-19, berbagai  aktivitas masyarakat serba dibatasi. Meski demikian, kondisi yang terbatas justru memicu Zainal Abidin Sueb untuk menulis buku. Sabtu (26/6) lalu ia telah meluncurkan sebuah buku dengan judul Mushaf Nusantara: Jejak, Ragam, dan Para Penjaganya.   Pemuda kelahiran Pati, 24 […]

  • SAMBUTAN PENGURUS CABANG NAHDLATUL ULAMA KABUPATEN PATI

    Sambutan PCNU Pati di Hari Santri Nasional 2024

    • calendar_month Sel, 22 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh Saudara-saudara santri yang saya banggakan. Dalam suasana memperingati Hari Santri tanggal 22 Oktober 2024, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, semoga rahmat, berkah, dan perlindungan-Nya senantiasa menyertai kita semua. Saudara-saudara sekalian Penetapan Hari Santri Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 adalah suatu […]

  • LP Ma'arif NU Pati Gelar Rakerda dan Tanyakuran Harlah ke-96

    LP Ma’arif NU Pati Gelar Rakerda dan Tasyakuran Harlah ke-96

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 532
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati, mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang diikuti oleh kepala madrasah tingkat MI/SD, MTs/SMP, dan MA/SMA/SMK, di Hotel New Merdeka, Rabu (17/9/2025). Kegiatan tersebut juga dalam rangka tasyakuran dan peringatan Hari Lahir (Harlah) LP Ma’arif NU yang ke-96 tahun, dengan tema “bermutu dalam ilmu, […]

  • Traninning Keuangan Lazisnu, PWNU Targetkan Kedaulatan Ummat

    Traninning Keuangan Lazisnu, PWNU Targetkan Kedaulatan Ummat

    • calendar_month Ming, 12 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 600
    • 0Komentar

    Trainning manajemen Keuangan berbasi Nucos di Hotel Kledung Pass Temanggung TEMANGGUNG –  PC Lazisnu Pati kirim dua delegasi untuk Training Manajemen Keuangan berbasis NUCOS (Nahdlatul Ulama Operating System) yang diselenggarakan oleh PW Lazisnu Jawa Tengah.  Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 10-11 Desember 2021 ini mengambil tema Akuntabilitas Keuangan Menuju Amil Profesional. Digelar di Hotel Kledung […]

  • Perkuat Kompetensi, Ma’arif NU Calon Gelar Asesmen Calon Asesor LP Ma`arif NU Jateng Gelar Pelatihan dan Asesmen Calon Asesor Kompetensi

    Perkuat Kompetensi, Ma’arif NU Calon Gelar Asesmen Calon Asesor LP Ma`arif NU Jateng Gelar Pelatihan dan Asesmen Calon Asesor Kompetensi

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 379
    • 0Komentar

      Semarang – Lembaga Pendidikan Ma`arif NU Jawa Tengah melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P2 Ma`arif menggelar kegiatan Pelatihan Asesor Kompetensi dan Asesmen Calon Asesor (ACA) LSP P2 Ma`arif NU Jawa Tengah. Kegiatan berlangsung selama lima hari tersebut dilaksanakan pada 1-5 November di Hotel Muria Semarang. Hadir dalam pembukaan kegiatan, Sekretrais PWNU Jawa Tengah KH […]

expand_less