Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Disiplin Prokes Sejak Usia Dini, Kebapa Tidak?

Disiplin Prokes Sejak Usia Dini, Kebapa Tidak?

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
  • visibility 538
  • comment 0 komentar

Oleh : Nur Hidayatun Nikmah*

Kurangnya sikap disiplin protokol kesehatan oleh orang tua ternyata sangat berpengaruh terhadap anak usia dini. Karena orang tua adalah panutan anak selama dirumah, maka jika dalam aktivitas sehari-hari orang tua tidak mencontohkan sikap disiplin yang baik dan benar, dikhawatirkan anak akan meniru perilaku ini. 

Contoh kecil saja, dalam penerapan protokol kesehatan. Jika orang tua tidak memberikan contoh baik dalam hal ini, pun anak akan mengabaikan pentingnya menerapkan protokol kesehatan dengan benar. Terutama, saat anak diajari tentang protokol kesehatan di sekolah oleh guru mereka. Entah itu melalui E-Learnig maupun Luring. 

Padahal seperti kita tahu bahwa protokol kesehatan akan segera diterapkan kepada anak usia dini setelah PPKM berakhir. Prokes merupakan hal penting dalam pelaksanaan PTM (Pertemuan Tatap Muka) yang telah disosialisasikan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada bulan Juni 2021.

PTM terbatas adalah kegiatan belajar-mengajar yang dilaksanakan melalui tatap muka antara peserta didik dengan pendidik, secara terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat (Kemendikbudristek, 2021: 5). Dengan kata lain, dari devinisi itu, kita tahu bahwa prokes menjadi bagian tak terpisahkan dengan PTM.

Kembali ke topik. Ada banyak faktor orang tua lupa atau bahkan tidak terbiasa menerapkan prokes pada anak-anak. Yang sering sekali kita dapati adalah faktor human error atau kesalahan manusia. Terkadang orantua lupa, tidak sempat atau bahkan sama sekali tidak memiliki waktu untuk memberikan penjelasan terhadap anak mereka terkait pentingnya protokol kesehatan yang menjadi syarat wajib semua lini kehidupan masyarakat terutama pada dunia pendidikan. 

Anak usia dini merupakan cikal bakal penerus bangsa. Jika kita sebagai orang tua tidak kritis dalam memberikan penilaian terhadap anak, maka mereka akan terlena dengan keadaan. 

Misalnya saat anak terlanjur tidak mencuci tangan dan akan segera makan makanan di meja, sebaiknya kita ingatkan untuk kembali mencuci tangan, maka anak juga akan sulit untuk menerima pembelajaran tentang prokes jika ia tidak pernah melihat secara langsung orang tua atau saudara yang menggunakan masker dengan baik dan benar atau mungkin tidak mencuci tangan. Kedisiplinan kita sebagai orang tua merupakan kunci utama suksesnya anak dalam pendidikan karakter. 

Hal ini selaras dengan pendapat Bell Gredler, Teori belajar disiplin mental, adalah pandangan tentang belajar yang disusun oleh filsuf Yunani bernama Plato. Yaitu tentang idealisme yang melukiskan pikiran dan jiwa yang bersifat dasar bagi segala sesuatu yang ada. 

Idealisme hanyalah ide murni yang ada di dalam fikiran, karena pengetahuan orang berasal dari ide yang ada sejak kelahirannya. Belajar dilukiskan sebagai pengembangan oleh fikiran yang bersifat keturunan. Kepercayaan ini kemudian dikenal sebagai konsep ‘Disiplin Mental, (Bell Gredler, 1994: 21). 

Sudah seharusnya kita sebagai orang tua memberikan motivasi dan dukungan serta memberikan contoh kepada anak kita. Disiplin mental mereka kita bangun mulai sekarang dengan beragam cara. Termasuk dengan mengkombinasikan metode belajar dirumah saat daring maupun luring saat disekolah. 

Kreatifitas orangtua juga dibutuhkan dalam menerapkan disiplin prokes, seperti saat anak tidak mau mencuci tangan dan malah bermain air sambil mengeluarkan sabun dari botolnya maka kita harus bijak menyikapi hal itu dengan mengajak anak mencuci tangan dengan menggunakan sabun itu berulang-ulang dan mengambil sisa sabun untuk mencuci tangan setelah makan. 

Selain itu, memberi penjelasan yang sesuai dengan pemahaman anak juga penting. Jangan terkesan memaksa dan menuntut anak, karena kita juga tidak mau jika dipaksa melakukan sesuatu. Semua harus dilandaskan dengan rasa bahagia dan ceria. 

Lakukanlah kegiatan mencuci tangan bersama anak atau bisa juga membuang sampah dan menggunakan masker saat bepergian dengan double masker. Selain itu ada banyak sekali kegiatan lain untuk menerapkan protokol kesehatan diantaranya adalah mengajak si kecil menonton video di Youtube tentang pentingnya berprokes. 

Saat ini kita dihadapkan dengan banyak pilihan media pembelajaran yang beragam. Membuat anak nyaman dengan disiplin protokol kesehatan yang menyenangkan merupakan kunci sukses implementasi kedisiplinan anak. 

*Pemerhati psikologi anak

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sholatnya Orang Pikun

    Sholatnya Orang Pikun

    • calendar_month Kam, 5 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 824
    • 0Komentar

      Ilustrasi : Pixabay Pertanyaan : Seperti kita ketahui pada orang yang sudah lanjut usia, bahwa kadang-kadang dia lupa pada pekerjaan-pekerjaan yang setiap harinya dia lakukan. Seperti makan, sholat, dan lain-lainnya bahkan sampai lupa masalah istinja`. Masihkah orang tersebut berkewajiban sholat dan kewajiban lainnya ? Jawaban :Sholat merupakan rukun islam yang kedua setelah membaca syahadat, […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 556
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Saya mau membuka sebuah usaha, namun tetangga saya sudah ada yang menjalankan usaha yang serupa, saya kawatir jika saya menjalankan usaha tersebut tetangga saya akan merasa tersaingi, mohon dijelaskan bagaimana pandangan fiqih tentang usaha tersebut, apakah saya perlu meminta izin pada tetangga saya ?. Terima kasih. Wa’alaikum salam Wr Wb. Membuka usaha […]

  • PCNU-PATI

    LPS Cendekia Mahida Ngagel Adakan Seminar Pendidikan Jurnalistik di Era Digital

    • calendar_month Sen, 12 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 528
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id.-  Lembaga Pers Siswa (LPS) Cendekia Madrasah Aliyah Manahijul Huda (Mahida), Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, mengadakan seminar jurnalistik tepat di Hari Pers Nasional (HPN) 2024. Kegiatan ini berlangsung di Aula Madrasah setempat pada Jumat (9/2/24) siang kemarin. Adapun tema yang diangkat dalam seminar tersebut adalah “Pendidikan Jurnalistik di Era Digital”. LPS Cendekia menghadirkan […]

  • PCNU-PATI

    Bekali Mahasiswa Untuk Belajar Meracik Kopi

    • calendar_month Sab, 27 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Dalam rangka mengembangkan potensi mahasiswa, Prodi Pengembangan Masyarakat Islam IPMAFA Pati melakukan studi kunjungan di Desa Tempur Kecamatan Keling Kabupaten Jepara. Kamis, 25 Mei 2023. Kegiatan ini merupakan salah satu materi kuliah tentang Manajemen Pengembangan Masyarakat. Dimana diadakannya studi kunjungan atau kuliah lapangan, harapannya mahasiswa memiliki pengalaman dan paham betul tentang manajemen pemasaran […]

  • Hismawati PIM Tingkatkan Keterampilan Menulis Demi NKRI

    Hismawati PIM Tingkatkan Keterampilan Menulis Demi NKRI

    • calendar_month Jum, 9 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 505
    • 0Komentar

    MARGOYOSO-Himpunan Siswa Mathali’ul Falah Putri (Hismawati) menggelar Pelatihan Jurnalistik untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa putri. Acara yg digelar pada Jumat (9/8) di Aula lantai 2 PIM Lil Banat diprakarsai oleh Sie Majalah Ukhuwah dengan menghadirkan narasumber M. Sofyan Alnashr, dosen IPMAFA Pati. Sofyan Alnashr sedang memaparkan materi tentang jurnalisme di aula lantai 2 PIM Lil […]

  • Persiapan PKD Ansor Korwil I 90%, Pendaftaran Ditutup Besok

    Persiapan PKD Ansor Korwil I 90%, Pendaftaran Ditutup Besok

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 568
    • 0Komentar

    Persiapan PKD Ansor Korwil I 90%, Pendaftaran Ditutup Besok pcnupati.or.id – Kecamatan Gembong resmi menjadi tuan rumah PKD dan Diklatsar GP Ansor Korwil I. Wilayah yang dijangkau meliputi empat kecamatan, di antaranya Pati Kota, Margorejo Gembong, dan Tlogowungu. Paijan, Ketua Panitia pelaksana, mengaku sudah mempersiapkan secara matang kegiatan yang akan dilangsungkan Jumat (18/7) sampai dengan […]

expand_less