Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pentingnya Kemasan Produk Dalam Pemasaran

Pentingnya Kemasan Produk Dalam Pemasaran

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 21 Sep 2021
  • visibility 480
  • comment 0 komentar

Oleh : Aditiya Tri Utami*

Branding adalah cara untuk mengenalkan kepada seseorang mengenai identitas terhadap sebuah obyek tertentu. Sehingga saat ini kita berbicara mengenai produk maka branding adalah cara untuk mengenalkan produk kepada konsumen. 

Kemasan produk atau packaging produk sangatlah berkaitan erat dengan branding itu sendiri. Jika saat ini anda telah memiliki produk namun belum memiliki desain untuk kemasan produk anda, sekarang saatnya mulai membuat desain kemasan untuk produk anda.

Kemasan pada produk merupakan salah satu unsur yang mempengaruhi banyaknya penjualan atau minatnya konsumen terhadap produk tersebut. Secara umum banyak fungsi dari pengemasan produk pada bahan pangan ialah, mewadahi produk selama distribusi dari produsen hingga ke konsumen, agar produk tidak tercecer, terutama untuk cairan, pasta ataupun butiran. Kemudian dapat melindungi dan mengawetkan produk, seperti melindungi dari sinar ultraviolet, panas, kelembaban udara, oksigen, benturan, kontaminasi dari kotoran dan mikroba yang dapat merusak dan menurunkan mutu produk. 

Kemasan juga dapat diterapkan sebagai identitas produk. Dalam hal ini kemasan dapat digunakan sebagai alat komunikasi dan informasi kepada konsumen melalui label yang terdapat pada kemasan.

Perkembangan dunia wira usaha di Indonesia saat ini bisa dibilang cukup pesat. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya produk-produk baru yang beredar dipasaran. Dengan ini bisa kita katakan bahwa persaingan pun akan semakin ketat. Oleh karena itu kemasan yang dibuat dengan menarik akan memberikan pesan dan kesan yang berbeda kepada calon konsumen yang membuat calon konsumen tertarik dengan produk kita. 

Hanya saja, untuk saat ini masih banyak para pelaku usaha yang mengesampingkan peranan kemasan. Padahal akan banyak keuntungan yang diperoleh jika menggunakan kemasan yang menarik.

Pentingnya inovasi dan desain kemasan ini pernah dikemukakan dosen saya dalam mata kuliah manajemen beberapa waktu lalu. Saat ini hal yang paling pertama kali di perhatikan konsumen untuk adalah melihat dulu kemasannya, kemudian rasa dan bentuknya karena kemasan yang tampak secara nyata. 

Hal itu jelas harus menjadi fokus perhatian khususnya bagi para produsen kemasan untuk menampilkan desain-desain yang menarik dan menjual untuk produk. Banyak kemasan produk yang tidak standar, seperti tidak memenuhi aspek estetika tau keindahan, ergonomis atau mudah dipegang, dan faktor keamanan produk.

Seperti yang sebelumnya, kemasan merupakan media pemasaran dalam menginformasikan produk. Pada kemasan terdapat beberapa informasi yang sangat mendukung bagi orang yang pertama kali melihatnya seperti rasa, berat, waktu kadaluwarsa dan informasi lannya. 

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan cirri-ciri desain kemasan produk yang bisa menjual. Pertama, bisa menimbulkan daya tarik bagi konsumen karena bentuknya yang berbeda. Kedua, Langsung mengenai persepsi pembeli

Selain itu juga Kemasan sendiri memiliki dua  jenis, yaitu kemasan primer yang mana kemasan ini biasanya berbahan kemas langsung mewadahi bahan pangan (kaleng susu, botol minuman, dan lain sebagainya). 

Jenis lainnya adalah kemasan sekunder, atau kemasan yang fungsi utamanya melindungi kelompok kemasan lainnya, seperti misalnya, kotak karton untuk wadah kaleng susu, kotak kayu untuk wadah buah-buahan yang dibungkus dan sebagainya.

Sebenarnya banyak cara yang dapat kita ambil dalam pembuatan kemasan produk makanan maupun yang lainnya. Namun, dalam penentuan kemasan yang akan digunakan, ada beberapa syarat yang perlu dipertimbangkan. Di antaranya adalah, pertama, tidak ada toksin ini menjadi salah satu syarat bahan kemasan yang paling penting untuk produk makanan adalah tidak boleh mengandung zat yang dapat menganggu kesehatan manusia. 

Kedua, biaya rendah ini biasanya untuk mempertahankan produk agar dapat terjangkau oleh daya beli konsumen, pengusaha produsen menekankan atau menurunkan biaya pengemasan, sampa batas tertentu tapi kemasan masih bisa digunakan lagi.

Selain syarat-syarat kemasan produk yang baik yang telah dikemukakan di atas, masih ada lagi syarat khusus yang perlu diperhatikan. Sebagai contohnya, kemasan sayuran untuk daerah tropis syaratnya berbeda dengan kemasan untuk ekspor ke daerah yang lebih dingin (subtropis). Demikian pula untuk daerah dengan kelembapan tinggi, syaratnya berbeda dengan daerah kering. Intinya beberapa produk mungkin perlu diadakan penyesuaian dan penanganan khusus.

*Aktivis Pergerakan Mahasiswa

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GP Ansor Pati Ikut Demo di Ponpes Ndholo Kusumo, Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

    GP Ansor Pati Ikut Demo di Ponpes Ndholo Kusumo, Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Pelecehan Seksual

    • calendar_month Ming, 3 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.487
    • 0Komentar

      ​Pcnupati – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati mengambil sikap tegas dengan ikut serta dalam aksi massa menggeruduk Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo di Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Sabtu (2/5/2026). ​Ansor Pati mendesak pihak kepolisian untuk segera meringkus pengasuh pesantren terduga pelaku berinisial A dan memberikan hukuman maksimal guna menyelamatkan masa depan […]

  • PCNU-PATI

    Ketua PCNU Pati Hadiri Peresmian Polresta Pati

    • calendar_month Kam, 13 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 391
    • 0Komentar

    PATI – Kenaikan tipe Polres Pati menjadi Polresta Pati resmi dikukuhkan oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, di Halaman Mapolresta, Kamis (13/10/2022) pagi. Peningkatan tipe Polres Pati menjadi Polresta Pati tertuang dalam surat keputusan Kapolri Nomor Kep/1154/VIII/2022. Penjabat (Pj) Bupati Pati, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati beserta anggota DPR RI, Tokoh […]

  • PCNU-PATI

    Tradisi Ruwahan Sebagai Tradisi Local Wisdom Masyarakat

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 679
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Setiap memasuki bulan Sya’ban masyarakat desa pada umumnya melanggengkan tradisi kirim doa yang ditujukan kepada para leluruh dan kerabat yang sudah meninggal. Tradisi ini sudah berjalan dari dulu sampai sekarang. Tradisi ruwahan ini juga biasanya dilakukan baik di masjid, mushola dan makam. Hal ini dilakukan masyarakat tidak lain adalah karena adanya […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi pemberdayaan masyarakat melalui pesantren. Photo by sam sul on Unsplash.

    Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pesantren

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Pesantren pada umumnya lebih dikenal sebagai lembaga pendidikan yang konsen dalam transformasi keilmuan di bidang keagamaan. Anggapan ini bukannya tidak beralasan, karena kegiatan yang berlangsung saban harinya secara intensif adalah pada kajian hafalan, sorogan dan bandongan. Model pengajian ini sudah lazim berlaku di berbagai pesantren di Indonesia. Sehingga tidak menafikan apabila mayarakat menilai kalau pesantren […]

  • NU dan Wirausaha Masyarakat

    NU dan Wirausaha Masyarakat

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Sejak berdirinya tahun 1926, Nahdlatul Ulama menjadi organisasi Islam terbesar di Indonesia. NU mempunyai keunikan tersendiri karena berbasis di pedesaan (urban-based organization), unggul dalam mengembangkan pendidikan Islam tradisional, yaitu pesantren yang tersebar terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimatan Selatan, Sulawesi Selatan dan Mataram. Hal ini menyakinkan kita semua bahwa NU memang organisasi […]

  • Bupati Pati Janji Berikan Dana Hibah Rp 1 Miliar untuk Muslimat NU

    Bupati Pati Janji Berikan Dana Hibah Rp 1 Miliar untuk Muslimat NU

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 451
    • 0Komentar

      Bupati Pati Sudewo berjanji untuk memberikan kenaikan dana hibah sepuluh kali lipat dari sebelumnya ke Muslimat NU Kabupaten Pati. Jika sebelumnya Muslimat NU hanya memperoleh Rp 100 juta, kini Bupati menjanjikan Rp 1 miliar. Hal itu disampaikan Bupati Pati Sudewo saat menghadiri acara Khotmil Qur’an dan Istighosah dalam rangka Harlah Muslimat NU ke-79 dan […]

expand_less