Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » IRAN INSPIRASI DUNIA MUSLIM

IRAN INSPIRASI DUNIA MUSLIM

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
  • visibility 453
  • comment 0 komentar

Oleh: Jamal Ma’mur Asmani*

Hari-hari ini kita menyaksikan perang terbuka Iran-Israel. Iran melancarkan serangan ke Israel karena terlebih dahulu diserang oleh Israel yang menewaskan banyak angkatan perang dan merusak fasilitas militer. Perang ini diprediksi akan terus berlangsung dan akan semakin memanas jika Negara-negara adidaya, seperti Amerika, Rusia, dan China ikut terlibat.

Dunia kagum kepada Iran karena mampu mengimbangi kedigdayaan militer Israel, bahkan di banyak media dilaporkan, Israel dalam posisi terdesak karena terus dibombardir Iran yang melumpuhkan fasilitas militernya. Iran yang diembargo militer oleh Amerika dan sekutunya sejak revolusi tahun 1979, mampu memodernisir angkatan perang dan teknologi militernya sehingga mampu mengimbangi Negara-negara maju.

Dalam konteks ini, Iran mampu tampil sebagai sumber inspirasi dunia muslim sebagai Negara yang mempunyai basis ideologis-akademis yang kokoh dengan kekuatan media dan teknologi militer yang canggih. Iran tidak hanya beretorika, tapi membuktikan diri bahwa eksistensinya dibekali dengan dimensi keilmuan yang dalam dan kreativitas yang tinggi.

Sudah saatnya Negara-negara muslim meneladani Iran dalam konteks pengembangan ilmu dan teknologi karena tantangan global semakin kompleks dan ekstrim. Perang tidak hanya online, tapi juga offline. Perang online di media lama kelamaan akan berujung kepada perang offline. Maka dalam situasi apapun, langkah antisipatif-progresif harus dilakukan supaya ketika perang offline terjadi, persiapan sudah maksimal.

Prof. Nurcholis Madjid (2003) dan KH. MA. Sahal Mahfudh (2005) menjelaskan bahwa sumber daya manusia umat Islam masih berada di level bawah. Realitas ini mendorong semua umat Islam, khususnya para tokohnya untuk bahu membahu mendorong umat Islam agar meningkatkan sumber daya manusia dengan banyak membaca, menulis, berdiskusi, dan meneliti sehingga menghasilkan hal-hal baru yang bermanfaat dalam pengembangan ilmu dan inovasi teknologi. Research and development (penelitian dan pengembangan) harus menjadi aktivitas utama yang mendapat prioritas dari seluruh elemen umat sehingga sumber daya manusia umat Islam mengalami peningkatan tajam.

Nabi Muhammad adalah sosok teladan agung. Menurut KH. Maimoen Zubair, Nabi Muhammad mampu membebaskan penjajahan di Arab dalam waktu singkat, hanya 23 tahun, dengan gerakan intelektualitasnya.

Perintah membaca yang pertama kali turun adalah kunci Islam dalam membangun peradaban berbasis intelektualitas sehingga lahir ilmu-ilmu baru dalam dunia Islam yang sangat bermanfaat dalam membangun peradaban umat manusia.

Inspirasi lain dari perang Iran versus Israel ini adalah urgensi dan signifikansi ukhuwwah Islamiyyah (persaudaraan Islam) dalam sebuah perjuangan. Hal ini ditegaskan dalam Q.S. al-Hujurat 49:10 yang menyatakan: innama al-mu’minuna ikhwah (sesungguh orang-orang mukmin itu bersaudara). Bahkan jika ada yang bermusuhan, maka harus dirukunkan dan didamaikan sehingga esensi persaudaraan bisa terjalin dengan baik.

Persaudaraan dibuktikan dengan saling tolong menolong, memperkuat, dan bekerjasama dalam kebaikan dan mencegah kemungkaran. Memperkuat persaudaraan inilah strategi Nabi ketika berhijrah ke Madinah sehingga umat Islam solid dan kohesif sebagai bekal utama dalam menghadapi musuh Islam yang tidak ingin Islam berkibar di muka bumi.

Ironisnya, dalam konflik Iran dan Israel, ada Negara-negara muslim yang tidak membantu Iran. Justru mereka bekerjasama dengan nonmuslim yang notabene sebagai Negara yang menghancurkan Palestina yang terdapat masjid suci ketiga umat Islam, yaitu masjidul aqsha. Kekuatan umat Islam akan mudah dihancurkan jika mereka terpecah belah dengan mengedepankan egosentrisnya, apalagi demi mendapatkan imbalan ekonomi.

Wahn atau cinta harta dan takut mati adalah sumber kemunduran umat Islam. Wahn menjadi penyakit yang menggerogoti umat Islam sehingga sulit mencapai persatuan Islam sebagaimana doktrin al-Qur’an dan sunnah Nabi Muhammad.

Indonesia sebagai Negara berpenduduk muslim terbesar dunia sudah seyogianya proaktif mengembangkan ilmu dan teknologi untuk mengejar ketertinggalannya dengan Negara-negara maju supaya mampu melahirkan produk ilmu dan teknologi yang eksponsional di mata dunia. Jika tidak, maka cepat atau lambat, pertempuan peradaban akan berujung kepada perang fisik yang membutuhkan kekuatan besar yang canggih.

*Santri

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • INDONESIA BUTUH NU

    INDONESIA BUTUH NU

    • calendar_month Sen, 2 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    NU merupakan satu organisasi sosial keagamaan yang—bisa dibilang—unik. Keunikan ini sebenarnya lahir dari berbagai aktivitas keorganisasian yang lebih bersifat kultural. Tradisionalisme yang melekat pada organisasi ini, merupakan satu bagian yang sering menjadi buah bibir khalayak. Secara struktural, organisasi NU telah cukup maju dalam penataan kepengurusannya. Hanya saja, esensi yang ‘duduk’ di dalamnya masih sarat dengan […]

  • Pon Pes Al Roudloh Menyelenggarakan Kajian Ilmiah

    Pon Pes Al Roudloh Menyelenggarakan Kajian Ilmiah

    • calendar_month Sel, 19 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Pondok Pesantrean Al Roudloh menyelenggarkan kajian ilmiah, yang mana kegiatan tersebut di adakan dalam satu tahun tiga kali. Pada kesempatan ini mendatangkan KH. Taufiq Ismail, Penulis buku Amsilati dan Pengasuh Pon Pes Darul Falah Bangsri Jepara. Kegiatan tersebut di pusatkan di gedung serbaguna Margoyoso, 10/12 kemarin. “Mejaga lisan sangat harus dilakukan oleh […]

  • PCNU-PATI

    Ramadan: Bulan Tata-tata

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda*  Iki arep ning omahe mbahe, awakmu wes tata-tata durung, Nduk? Ya, saya ingat almarhum mertua saya ketika tanya kepada istriku. “Ini mau pergi ke rumah si mbah, kamu sudah siap-siap belum, Nduk?” Ya, begitu artinya. Kata “tata” sesuai KBBI (2024) berarti aturan, hukum, kaidah, susunan, cara menyusun, sistem. Kalau dalam bahasa Jawa, […]

  • Peradaban Minus Manusia

    Peradaban Minus Manusia

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Pati. Genosida di Palestina adalah bukti terang-benderang betapa manusia tak lagi punya malu untuk memamerkan kebiadabannya. “Tidak hanya kehilangan rasa malu, tapi malah aktif mengembangkan beragam narasi untuk membendung empati publik internasional terhadap korban mereka. Mulai dari narasi tentang hak mempertahankan diri sampai anti-semitisme,” demikian ujar Anis Sholeh Ba’asyin dalam acara Ngaji NgAllah Suluk Maleman […]

  • PCNU-PATI

    Laki-laki Cadasari Tersesat di Juwana

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Di dalam Bus PO Selamet, sewaktu perjalanan mudik ke Pandeglang, saya berkenalan dengan seorang penumpang laki-laki dengan perawakan kurus. Dia bersama istri dan anak laki-lakinya, kira-kira usianya sama dengan usia putriku, 4 tahunan.  “Turun di mana, mas?” tanya dia ke saya. “Di Serang, mas,”jawabku. “Sama atuh, saya juga di Serang. […]

  • Twib Bikinan Sekretaris NU Jakenan Trending

    Twib Bikinan Sekretaris NU Jakenan Trending

    • calendar_month Sel, 7 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Twib ‘Siap PTM’ karya Ali Munir menempati posisi trending #6 dan #8 di portal twibbon terkemuka, twibbonize.com. sementara twib PMII Kece menempati posisi trending #2 di portal yang sama PATI – Usia bukan ukuran untuk berkreasi. Banyak orang dengan usia yang tak lagi muda, namun masih bisa memproduksi beragam ide. Bahkan tidak jarang, ide-ide itupun […]

expand_less