Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » IRAN INSPIRASI DUNIA MUSLIM

IRAN INSPIRASI DUNIA MUSLIM

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
  • visibility 550
  • comment 0 komentar

Oleh: Jamal Ma’mur Asmani*

Hari-hari ini kita menyaksikan perang terbuka Iran-Israel. Iran melancarkan serangan ke Israel karena terlebih dahulu diserang oleh Israel yang menewaskan banyak angkatan perang dan merusak fasilitas militer. Perang ini diprediksi akan terus berlangsung dan akan semakin memanas jika Negara-negara adidaya, seperti Amerika, Rusia, dan China ikut terlibat.

Dunia kagum kepada Iran karena mampu mengimbangi kedigdayaan militer Israel, bahkan di banyak media dilaporkan, Israel dalam posisi terdesak karena terus dibombardir Iran yang melumpuhkan fasilitas militernya. Iran yang diembargo militer oleh Amerika dan sekutunya sejak revolusi tahun 1979, mampu memodernisir angkatan perang dan teknologi militernya sehingga mampu mengimbangi Negara-negara maju.

Dalam konteks ini, Iran mampu tampil sebagai sumber inspirasi dunia muslim sebagai Negara yang mempunyai basis ideologis-akademis yang kokoh dengan kekuatan media dan teknologi militer yang canggih. Iran tidak hanya beretorika, tapi membuktikan diri bahwa eksistensinya dibekali dengan dimensi keilmuan yang dalam dan kreativitas yang tinggi.

Sudah saatnya Negara-negara muslim meneladani Iran dalam konteks pengembangan ilmu dan teknologi karena tantangan global semakin kompleks dan ekstrim. Perang tidak hanya online, tapi juga offline. Perang online di media lama kelamaan akan berujung kepada perang offline. Maka dalam situasi apapun, langkah antisipatif-progresif harus dilakukan supaya ketika perang offline terjadi, persiapan sudah maksimal.

Prof. Nurcholis Madjid (2003) dan KH. MA. Sahal Mahfudh (2005) menjelaskan bahwa sumber daya manusia umat Islam masih berada di level bawah. Realitas ini mendorong semua umat Islam, khususnya para tokohnya untuk bahu membahu mendorong umat Islam agar meningkatkan sumber daya manusia dengan banyak membaca, menulis, berdiskusi, dan meneliti sehingga menghasilkan hal-hal baru yang bermanfaat dalam pengembangan ilmu dan inovasi teknologi. Research and development (penelitian dan pengembangan) harus menjadi aktivitas utama yang mendapat prioritas dari seluruh elemen umat sehingga sumber daya manusia umat Islam mengalami peningkatan tajam.

Nabi Muhammad adalah sosok teladan agung. Menurut KH. Maimoen Zubair, Nabi Muhammad mampu membebaskan penjajahan di Arab dalam waktu singkat, hanya 23 tahun, dengan gerakan intelektualitasnya.

Perintah membaca yang pertama kali turun adalah kunci Islam dalam membangun peradaban berbasis intelektualitas sehingga lahir ilmu-ilmu baru dalam dunia Islam yang sangat bermanfaat dalam membangun peradaban umat manusia.

Inspirasi lain dari perang Iran versus Israel ini adalah urgensi dan signifikansi ukhuwwah Islamiyyah (persaudaraan Islam) dalam sebuah perjuangan. Hal ini ditegaskan dalam Q.S. al-Hujurat 49:10 yang menyatakan: innama al-mu’minuna ikhwah (sesungguh orang-orang mukmin itu bersaudara). Bahkan jika ada yang bermusuhan, maka harus dirukunkan dan didamaikan sehingga esensi persaudaraan bisa terjalin dengan baik.

Persaudaraan dibuktikan dengan saling tolong menolong, memperkuat, dan bekerjasama dalam kebaikan dan mencegah kemungkaran. Memperkuat persaudaraan inilah strategi Nabi ketika berhijrah ke Madinah sehingga umat Islam solid dan kohesif sebagai bekal utama dalam menghadapi musuh Islam yang tidak ingin Islam berkibar di muka bumi.

Ironisnya, dalam konflik Iran dan Israel, ada Negara-negara muslim yang tidak membantu Iran. Justru mereka bekerjasama dengan nonmuslim yang notabene sebagai Negara yang menghancurkan Palestina yang terdapat masjid suci ketiga umat Islam, yaitu masjidul aqsha. Kekuatan umat Islam akan mudah dihancurkan jika mereka terpecah belah dengan mengedepankan egosentrisnya, apalagi demi mendapatkan imbalan ekonomi.

Wahn atau cinta harta dan takut mati adalah sumber kemunduran umat Islam. Wahn menjadi penyakit yang menggerogoti umat Islam sehingga sulit mencapai persatuan Islam sebagaimana doktrin al-Qur’an dan sunnah Nabi Muhammad.

Indonesia sebagai Negara berpenduduk muslim terbesar dunia sudah seyogianya proaktif mengembangkan ilmu dan teknologi untuk mengejar ketertinggalannya dengan Negara-negara maju supaya mampu melahirkan produk ilmu dan teknologi yang eksponsional di mata dunia. Jika tidak, maka cepat atau lambat, pertempuan peradaban akan berujung kepada perang fisik yang membutuhkan kekuatan besar yang canggih.

*Santri

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU- PATI

    PC Fatayat NU Pati Komentari Launching MLU MWCNU Winong

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

    WINONG – Launching Mobil Layanan Ummat (MLU) MWC NU Kecamatan Winong yang telah berlangsung Minggu (21/8) lalu mendapatkan apresiasi positif dari berbagai elemen masyarakat.  Salah satunya datang dari PC Fatayat NU Kabupaten Pati yang juga hadir pada saat acara launching tersebut. Menurut Ketua PC Fatayat NU Pati, Asmonah, agenda tersebut selain meriah juga sangat memggugah […]

  • Lagi, PPMU Putri Gandeng LTN NU Pati Helat Acara Jurnalistik

    Lagi, PPMU Putri Gandeng LTN NU Pati Helat Acara Jurnalistik

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Ponpes Mansajul Ulum (MU) Putri, Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati menggelar trainning jurnalistik Jumat 12/9. Kegiatan ini digawangi oleh divisi penerangan ponpes yang berada di desa cebolek tersebut. Vika Ni’matur Rosyada atau Rosa, koordinator trainning memaparkan bahwa kegiatan bertajuk ‘Teknik Penulisan Opini Mudah dan Indah’ tersebut merupakan kegiatan rutin Divisi Penerangan Ponpes Mansajul […]

  • Menghadiri Undangan

    Menghadiri Undangan

    • calendar_month Sen, 6 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikium warohmatullohi wabarokatuh, Pak kiai,karena kebiasaan setiap bakda isya’ sudah bersiap-siap untuk tidur,maka saya tidak pernah mendatangi undangan ba’da isya’ yang ada jamuan makan,yang ini bisa membuat begadang yang tidak perlu yang sangat saya hindari,karena menurut saya undangan bakda isya’ adalah undangan yang hukumnya makruh yang kita hukumnya sunnah tidak menghadirinya,karena kanjeng nabi sendiri tidak […]

  • Meski Padat, Pengurus Ma'arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    Meski Padat, Pengurus Ma’arif Gelar Bincang Pendidikan Bahas Sakoma dan Kemah Internasional

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Wonosobo – Di tengah padatnya agenda Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII tahun 2025 di Kabupaten Wonosobo, pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU PWNU Jateng tetap menyempatkan diri menggelar Bincang Pendidikan yang membahas perkembangan Satuan Komunitas (Sakoma) Ma’arif NU dan persiapan Kemah Internasional untuk Perdamaian dan Kemanusiaan di Eagle Hotel Wonosobo pada Kamis (11/9/2025). […]

  • Halal Bihalal IPNU IPPNU Se-Kawedanan Juwana : Tali Silaturahmi Perkuat Komunikasi Untuk Organisas

    Halal Bihalal IPNU IPPNU Se-Kawedanan Juwana : Tali Silaturahmi Perkuat Komunikasi Untuk Organisas

    • calendar_month Rab, 26 Mei 2021
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Halal Bihalal IPNU IPPNU Se-Kawedanan Juwana : Tali Silaturahmi Perkuat Komunikasi Untuk Organisasi Home  Berita  Halal Bihalal IPNU IPPNU Se-Kawedanan Juwana : Tali Silaturahmi Perkuat Komunikasi Untuk Organisasi Halal Bihalal IPNU IPPNU Se-Kawedanan Juwana : Tali Silaturahmi Perkuat Komunikasi Untuk Organisasi  Aksara     Rabu, Mei 26, 2021     Berita     Comment    Minggu (23/05) Dalam […]

  • Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Disuatu daerah kalau ada orang meninggal biasanya dimandikan di sebelah rumah, kadang juga di halaman dengan diberi satir (penghalang). Biasanya sebagian dari pelayat berkerumun di dekat lokasi tersebut guna melihat si mayyit yang sedang dimandikan. Kata mereka, “Disamping hal tersebut termasuk suatu penghormatan kepada mayyit, itu juga akan mengingatkan kita kepada kematian”. […]

expand_less