Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » KH. Aniq Muhammadun: Pentingnya Kerjasama Umara Ulama

KH. Aniq Muhammadun: Pentingnya Kerjasama Umara Ulama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
  • visibility 580
  • comment 0 komentar

PATI – Dalam membina masyarakat perlu adanya kerjasama yang baik antara umara dan ulama. Demikian disampaikan oleh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Pati, KH. M. Aniq Muhammadun, saat memberikan tausyiah dalam acara Gema Pati Bersholawat 2019. Acara Gema Pati Bersholawat 2019 Bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf sendiri digelar di komplek Alun-Alun Pati pada Selasa malam, 3 September 2019. Baca: Ribuan Warga Pati Bersholawat Bersama Habib Syech

K. Aniq Muhammadun
K. Aniq Muhammadun bersama Habib Syech saat memberikan tausiyah dalam Gema Pati Bersholawat 2019 (3/9)

Masih menurut Mbah Aniq (panggilan KH. M. Aniq Muhammadun), Rasulullah pernah bersabda yang artinya, bahwa diantara umatku ada dua kelompok yang jika mereka baik, akan baik seluruh manusia, dan jika mereka rusak, akan rusaklah seluruh manusia. Mereka adalah ulama dan umara.

Ulama adalah pewaris para nabi dan penyambung lidah mereka. Merupakan orang berpengetahuan, ahli ilmu, dan orang yang pandai dalam agama Islam. Sedang umara adalah pemimpin atau penguasa. Keduanya harus baik.

Di Pati, menurut Mbah Aniq Muhammadun, jamiyah Nahdlatul Ulama, sebagai kumpulan para ulama mampu bersama-sama pemerintah daerah, terutama Bupati, dalam melaksanakan tugas untuk membina masyarakat Pati. Bersama-sama membina masyarakat Pati menjadi masyarakat yang baik, bermartabat, dan bisa melaksanakan kegiatan yang diridloi Allah SWT.

Sebagai bukti kerjasama antara ulama dan umara adalah digelarnya majlis Pati Bersholawat. Membaca sholawat merupakan salah satu hal yang diperintahkan oleh Allah SWT. Dengan melaksanakan sholawat bersama-sama, diharapkan Kabupaten Pati menjadi daerah yang baldatun thoyyibatun wa rabbun ghofur.

“Semoga Kota Pati ini menjadi kota yang kondusif. Masyarakat Pati menjadi masyarakat yang kondusif,” tambah beliau.

KH. M. Aniq Muhammadun juga menekankan, suasana yang telah kondusif tersebut jangan sampai terpengaruh oleh kelompok-kelompok menyebarkan ketidakpercayaan kepada pemerintah yang sah.

Acara Gema Pati Bersholawat 2019 sendiri berlangsung dengan meriah. Ribuan Syecher Mania dari Pati dan sekitarnya memadati komplek Alun-Alun Pati. Terlihat antusias bersholawat bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. (munir/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Balik Pencopetan Kyai Arwani Kudus

    Di Balik Pencopetan Kyai Arwani Kudus

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Sebuah kisah nyata yang dapat kita ambil hikmahnya datang dari seorang kyai Arwani (alm. Allahummaghfirullah).Beliau merupakan sosok kyai kharismatik yang terkenal dengan hafalan Qur’annya. Pesantren yang diasuhnya adalah Yanbuul Qur’an di Kudus, merupakan salah satu pesantren yang menjadi kiblat para hafidz dan hafidzah di Indonesia. Suatu hari, beliau bepergian bersama santrinya. Ketika beliau sampai di […]

  • RMI NU dan LPDP Launching Program Asistensi Beasiswa Santri, Ini Link-nya

    RMI NU dan LPDP Launching Program Asistensi Beasiswa Santri, Ini Link-nya

    • calendar_month Rab, 15 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tenaga pendidikan pesantren tak melulu harus anti dunia akademik. Perpaduan antar keduanya justru dapat menciptakan kemajuan dalam dunia pesantren.  Kesadaran inilah yang mendorong Pengurus Besar RMI NU untuk menggandeng Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mengakomodir insan-insan pesantren agar bisa melanjutkan pendidikan formal di universitas-universitas baik dalam maupun luar negeri.  Agenda besar bertajuk […]

  • Rangkaian Kegiatan Harlah ke 71 Fatayat NU Kab. Pati

    Rangkaian Kegiatan Harlah ke 71 Fatayat NU Kab. Pati

    • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    Pati, 13 Maret 2021 Semarakan harlah ke 71 Fatayat NU Kab. Pati. Rencanakan 8 kegiatan besar yang di mulai pada bulan Februari sampai bulan April. adapun jadwal kegiatan sebagai berikut. Rangkaian Kegiatan Semarak Harlah ke-71 Fatayat NU Kabupaten Pati “Fatayat NU Membumi untuk Menyegarkan Bumi Pertiwi” 1. Bakti Sosial Korban Bencana Banjir     Bersama […]

  • Hari Guru, Kak Ridho Golden Beri Tips Pembelajaran Asyik Dan Menyenangkan

    Hari Guru, Kak Ridho Golden Beri Tips Pembelajaran Asyik Dan Menyenangkan

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Purworejo – Keluarga besar SMP Negeri 6 Purworejo menggelar acara tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 79 Tahun 2024 pada Senin, 25 November 2024. Acara yang berlangsung di Ruang Keterampilan SMP N 6 Purworejo ini dihadiri oleh kepala sekolah, guru, dan karyawan. Wahyu Kurnia Lestari, M.Pd. (Kepala Sekolah) dalam sambutannya […]

  • Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    Strategi Menulis Opini dan Esai Bisa Pakai Dua Gaya Ini

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam menulis artikel populer (opini/esai), penulis bisa menggunakan dua gaya yaitu gaya teknokratis dan gaya sosiologis. Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SMP Tahfidz Al Furqon Karangawen Demak Junaidi Abdul Munif saat menjadi narasumber Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus Part 2 Gerakan Literasi Karya Tulis Jurnalistik bertema “Strategi Penulisan Artikel Populer (Opini/Esai) bertema Pendidikan” […]

  • Budaya Literasi Baca-Tulis di Rumah. Photo by RU Recovery Ministries on Unsplash.

    Budaya Literasi Baca-Tulis di Rumah

    • calendar_month Sen, 22 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 416
    • 0Komentar

    M. Iqbal Dawami Sebagai orang yang mencintai aktivitas baca-tulis, saya mencoba menularkan “virus” ini kepada keluarga saya. Di tengah masyarakat yang tak punya tradisi literasi ini, bukan hal mudah untuk menerapkannya, karena keluarga yang berbeda dengan kebanyakan di lingkungan bisa dianggap “aneh”, meskipun itu hal yang positif. Termasuk mengenalkan buku kepada tetangga. Saya coba sedikit […]

expand_less