Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dapat Tamu dari PWI, LPS Cendekia Manahijul Huda Diberikan Pemahaman Literasi Media

Dapat Tamu dari PWI, LPS Cendekia Manahijul Huda Diberikan Pemahaman Literasi Media

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 6 Nov 2022
  • visibility 426
  • comment 0 komentar

pcnupati.or.id – Madrasah Aliyah (MA) Manahijul Huda, Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti didatangi sejumlah awak media dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Sabtu (5/11/2022) pagi.

Kedatangan para anggota PWI di Madrasah ini dalam rangka Roadshow Jurnalistik. 

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya literasi media. 

Adapun Manahijul Huda menjadi sekolah pertama yang mendapatkan kunjungan para wartawan dari berbagai perusahaan media ini.

Bertempat di perpustakaan setempat, para jurnalis ini membagikan pengalamannya dalam menjalankan kegiatan jurnalistik. 

Sementara itu para siswa-siswi yang tergabung dalam LPS Cendekia tampak antusias mengikuti kegiatan ini dari awal sampai selesai.

Kepala MA Manahijul Huda Subari mengucapkan terima kasihnya kepada PWI Pati atas terselenggaranya kegiatan ini. Dia berharap, anak didiknya dapat menyerap ilmu yang diberikan. 

Dapat Tamu dari PWI, LPS Cendekia Manahijul Huda Diberikan Pemahaman Literasi Media
Dapat Tamu dari PWI, LPS Cendekia Manahijul Huda Diberikan Pemahaman Literasi Media

”Terima kasih dari PWI Pati yang berkenan hadir dalam acara Road Show. Mudah-mudahan dapat menularkan ilmunya kepada LPS Cendekia,” ucap dia. 

Subari berharap, para siswa-siswinya terus belajar dan berproses agar kemampuan jurnalistiknya semakin tersah.

Sementara itu, Seksi Keorganisasian dan Pengembangan SDM PWI Pati, Angga Saputra menyebut, kegiatan ini merupakan yang pertama diselenggarakan PWI Pati setelah beberapa tahun vakum. Yang mana, pihaknya pernah menggelar kegiatan serupa pada tahun 2017 lalu. 

Pada kesempatan ini, Ia berharap para siswa yang mengikuti acara ini lebih melek terhadap media. Sehingga, mereka bisa membedakan antara media sosial dengan media mainstream. 

Menurut dia ini perlu dipahami agar informasi yang didapatkan diketahui validitasnya. 

”Bedanya media sosial dengan media mainstream adalah adanya konfirmasi. Medsos tidak memerlukan konfirmasi. Sementara kita memakai kode etik dan tidak hanya ceplas-ceplos,” kata pria yang juga aktif di Lembaga Ta’lif Wan Nasyr (LTN) Nahdlatul Ulama Pati ini.

Dalam kesempatan itu juga, MA Manahijul Huda dan PWI melakukan penandatanganan MoU . Diharapkan setelah penandatanganan ini, kerja sama tentang Literasi Media dan Pelatihan Jurnalistik dapat berjalan dengan lancar. 

(Lut/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Paul

    Hobinya adalah Masa Depannya

    • calendar_month Jum, 11 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Beberapa waktu lalu, saya diperkenalkan dengan seorang aktivis perempuan oleh salah satu kawan baik saya. Seorang novelis dan penggiat literasi.  Perempuan yang memiliki segudang kesibukan dari mulai menjadi ibu rumah tangga sampai menjadi jurnalis media, berbagi pengalaman tentang lika liku perjalanan hidupnya. Sejak kecil ia sudah gemar membaca dan menulis. Hingga […]

  • PCNU - PATI

    Santri Piouner dan Memiliki Kecerdasan Mileneal

    • calendar_month Sab, 6 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

    Oleh : Fikrul Umam Ms* Memperingati Hari Santri 2022, Pesantren memiliki corak pandang dan gagasan intelektual. Santri dituntut kemandirian dan memiliki kompetensi (Prof. Dr. KH. Yudian Wahyudi, 2021). Santri Indonesia memiliki kekhasan dan keimanan dalam bidang tertentu; yakni Santri harus manut dengan Kiai, Santri dididik untuk memiliki kemandirian, santri dituntut untuk berilmu pengetahuan. Kemungkinan yang […]

  • Urgensitas Ushul Fiqih di Era Kontemporer

    Urgensitas Ushul Fiqih di Era Kontemporer

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 589
    • 0Komentar

    Ushul fiqh merupakan warisan berharga ulama klasik yang berfungsi sebagai metode dalam menggali suatu hukum (istinbatu al-Ahkam). Berabad-abad ushul fiqh telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan dunia hukum Islam. Berjuta-juta kitab dan berbagai produk hukum telah dihasilkan, mulai hukum yang berkaitan dengan ibadah, mu’amalah, pernikahan dan rumah tangga, kriminalitas, hukum pidana dan perdata, ekonomi, politik, […]

  • PCNU-PATI

    Sedang Tuhan Pun Cemburu

    • calendar_month Sen, 12 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 592
    • 0Komentar

    Sedang Tuhan pun Cemburu adalah sekumpulan esai-esai yang berkaitan dengan segala aspek kehidupan. Mulai dari kritik-kritik sosial seperti permasalahan narkotika dan seks ; politik seperti korupsi yang merajalela *rupanya korupsi memang sudah menjamur sejak dulu hiks* ; agama tentang seni islami dan dakwah ; sampai budaya di bahas di sini. Semuanya ditulis secara bernas oleh […]

  • Hukum Mengirim Sticker Inna Lillah dan Copas Doa untuk Orang Meninggal

    Hukum Mengirim Sticker Inna Lillah dan Copas Doa untuk Orang Meninggal

    • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 712
    • 0Komentar

    Hadirnya media sosial sebagai media dalam memudahkan berbagai aktifitas, sudah menjadi realitas keseharian. Hal ini juga berlaku bagi orang yang hendak kirim al-fatihah atau doa. Biasanya kalau ada kabar duka orang meninggal dunia di grup Whatsapp, dalam hitungan detik setelah kabar duka muncul, langsung disambut balasan doa dan al-fatihah dalam bentuk stiker atau teks yang […]

  • Tips Sukses Samsung

    Tips Sukses Samsung

    • calendar_month Sab, 19 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 634
    • 0Komentar

      Perusahaan Samsung didirikan oleh Lee Byung-Chul pada 1948. Pada masa awal pendiriannya, Samsung hanyalah perusahaan kelas teri dan produk-produknya kurang laku di pasaran. Bahkan, Samsung pernah terancam bangkrut karena manajemen yang buruk. Kejayaan Samsung menjadi perusahaan global terkemuka baru tercapai pada masa kepemimpinan Lee Kun Hee, putra dari Lee Byung-Chul. Sebagai anak bungsu di […]

expand_less