Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » NKRI Yes, Radikalisme No

NKRI Yes, Radikalisme No

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 29 Feb 2016
  • visibility 414
  • comment 0 komentar

Indonesia adalah negara Pancasila, yang di dalamnya terdapat multietnik, multiagama, multukultural dan sebagainya. Memang mayoritas pemeluk agama di Indonesia adalah Islam Ahlu as-Sunnah Wa al-Jama’ah (Aswaja) yang memiliki cara berpikir moderat dan menghargai perbedaan.
KH. Bisri Musthofa yang biasa di panggil Gus Mus ini memaparkan tentang garis besar Aswaja, Pertama, dalam bidang hukum Islam (Fiqh), menganut ajaran dari salah satu madzhab empat, yaitu Imam Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali. Kedua, dalam bidang akidah, menganut ajaran Imam Abu Hasan Al-Asy’ari dan Imam Abu Manshur Al-Maturidi. Ketiga, dalam bidang tasawuf, menganut ajaran Imam Abu Qasim Al-Junaidi dan Imam Abu Muhammad Al-Ghazali. 
Dikaji secara historis, Aswaja memiliki beberapa ajaran universal dalam ruang lingkup diantaranya yaitu jalan tengah (at-Tawassut), seimbang (Tawazun), toleran (Tasamuh), dan tegak lurus (I’tidal). Keempat nilai-nilai universal tersebut diterapkan dalam memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran Islam, baik di dalam aspek fiqh (hukum Islam), akidah (teologi) maupun tasawuf (akhlaq).
Nilai-nilai tersebut dijadikan sebagai manhajul al-fikr (metode berfikir) bagi setiap pengikut paham Aswaja. Hal demikian sebagai konsekuensi dari lahirnya Aswaja yang mengedepankan ajaran dan nilai-nilai universal kehidupan (rahmatan li al-‘alamin).
Negara yang mementingkan sikap soladaritas saling mengahargai sesamanya  (toleransi) terutama dalam segi bergama. Berawal dari sinilah sikap yang tidak disukai para kelompok aliran radikal. Karena tidak menggunakan hukum Allah, maka hukumnya kafir. Dan syariat dijadikan sebagai kedalautan tertinggi dan menghapus undang-undang buatan manusia karena dunia saat ini diselimuti kehidupan jahiliyah.
Dalam firman-Nya : “Sesungguhnya Allah mencintai orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh”. (QS. Ash-Shaff [61]: 4). (hal. 29) 
Ayat di atas masih relevan untuk kaum muslim masa kini. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jihad adalah usaha dengan segala daya upaya untuk mencapai kebaikan. Dengan kata lain , segala yang kita lakukan dengan penuh kesungguhan dan mau bersusah-susah, baik dari segi pikiran, tenaga, maupun materi, adalah termasuk jihad. (hal. 31)
Al-Qur’an Surah Az-Zalzalah ayat 7-8 disebutkan, dalam firman-Nya“barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasa)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula”. (QS. Az-Zalzalah [99]: 7-8)
Dalam berkehidupan di bawah moto atau semboyan Indonesia “Bhineka Tunggal Ika” (berbeda-beda suku tetapi tetap satu jua) ini, menjaga kerukunan antar umat bergama terutama. Dalam hidup ini ada yang namanya timbal balik, ibarat sebuah cermin yang memantulkan bayangan sesuai yang ada di depannya, itulah kehidupan. Betapa Allah maha Adil kepada makhluknya.
Alangkah bahagianya hidup apabila kita selalu ada dalam cinta-Nya. Perasaan dicintai oleh-Nya membuat kita tenang dan penuh percaya diri dalam menjalani hari-hari. Kalau Allah Swt,  sudah mencintai kita, apalagi yang hendak kita cari? Apalagi yang hendak kita butuhkan? Segala yang kita lakukan akan di ridhai-Nya. (hal.7)
Buku yang bertajuk 8 golongan yang di cintai Allah dan 6 golongan yang di benci Allah ini merupakan karya Muhammad Iqbal Dawami, seorang pengajar jurnalistik dan sekaligus editor buku. Secara menarik dalam buku yang di tulis ini tidak lain lembar demi lebar dalam goresan tintanya ini di ambil dari dalam Al-Qur’an, semua dan setiap sub temanya ada kisah-kisah yang indah nan menarik yang telah siap untuk dibaca.
Siapa sih yang diantara kita yang tidak ingin dicintai oleh Allah Swt? Siapa juga yang tidak sedih jika di antara kita dibenci Allah Swt? Oleh penulis mengajak kita semua, setiap dari kita semua pasti menginginkan agar Allah mencintai kita. Setiap kita berharap menjadi kekasih-Nya. Penulis juga menunjukkan jalan kepada para pembaca bagaimana kita bisa dicintai oleh-Nya. Dalam buku ini ada delapan tipe seorang hamba yang dicintai Allah.
Salah satunya adalah Allah mencintai orang yang berjihad di jalan-Nya. Sebuah indikator untuk kita semua sebagai hamba-Nya, agar selalu bersabar, tabah, dan semangat dalam mempertahankan tanah air, karena menjaga tanah air dan menolak adanya faham-faham yang salah (radikalisme) hukumnya adalah wajib. Karena Allah telah berjanji kepada hambanya dalam firman-Nya :
“hai orang-orang yang beriman, sukakah kalian Aku tunjukan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kalian dari azab yang pedih? (yaitu) kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa kalian, itulah yang lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahuinya. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa kalian dan memasukkan kalian ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan memasukkan kalian ke tempat tinggal yang baik di surga Adn, itulah keberuntungan yang besar”. (Ash-Shaff [61]:10-12). (hal. 32) semoga bermanfaat []

Judul buku      : 8 Golongan yang Dicintai Allah
Penulis             : Muhammad Iqbal Dawami
Penerbit           : Mizania
Tebal               : 124 h
Cetakan           : Mei 2015
ISBN               : 978-602-1337-53-0
 Peresensi          :  Muhammad Ja’far Amir, Mahasiswa Fakultas Dakwah-Institut Pesantren   Mathali’ul Falah (IPMAFA)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kios Kaffah, Pusatnya Perlengkapan Haji dan Oleh-Oleh Khas Pati

    Kios Kaffah, Pusatnya Perlengkapan Haji dan Oleh-Oleh Khas Pati

    • calendar_month Kam, 16 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 768
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Pati – Masyarakat Kabupaten Pati tak perlu kebingungan jika ingin mendapatkan oleh-oleh khas Pati.  Pasalnya, telah hadir Kios Kaffah yang menjual berbagai produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Pati.  Kios yang terletak di kompleks Gedung Haji Kabupaten Pati atau di depan Rumah Sakit Keluarga Sehat (KSH) Pati itu buka setiap hari mulai pukul […]

  • Innalillahi, Istri Mbah Maimoen Berpulang

    Innalillahi, Istri Mbah Maimoen Berpulang

    • calendar_month Kam, 1 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 628
    • 0Komentar

    REMBANG – Kabar duka menyelimuti NU. Istri salah satu sesepuh NU, KH. Maimun Zubair meninggal dunia pada Kamis (1/9) tadi. Kepulangan Nyai Hj. Heni Maryam Maimoen Zubair tersebut sudah tersebar via media-media sosial, seperti Facebook dan Whatsapp. Kabar ini pun dikonfirmasi kebenarannya oleh pihak keluarga. Dikutip dari NU Online, KH. Taj Yasin Maimoen, putra KH. […]

  • LP Ma’arif PCNU Temanggung Gelar Sosialisasi PIP Aspirasi

    LP Ma’arif PCNU Temanggung Gelar Sosialisasi PIP Aspirasi

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.202
    • 0Komentar

      Temanggung — Rabu, 3 Desember 2025, Hall Babussalam NU Temanggung menjadi pusat kegiatan penting dalam rangka peningkatan akses pendidikan bagi siswa madrasah. LP Ma’arif PCNU Temanggung menyelenggarakan Sosialisasi dan Penjelasan Penerima Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi, program bantuan pendidikan yang disalurkan melalui aspirasi Anggota DPR RI, Bapak Wibowo Prasetyo. Acara tersebut dihadiri para kepala […]

  • PAC IPNU IPPNU Kec. Wedarijaksa Ganti Nahkoda Baru

    PAC IPNU IPPNU Kec. Wedarijaksa Ganti Nahkoda Baru

    • calendar_month Jum, 18 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Prosesi pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Kec. Wedarijaksa telah resmi dilantik pada Jum’at (18/10). Ada sebanyak 90 Pengurus PAC yang dilantik, terdiri dari 45 IPNU dan 45 IPPNU. Acara pelantikan tersebut berlangsung dengan khidmat di gedung PGRI, Wedarijaksa. Dihadiri oleh segenap banom NU Wedarijaksa, perwakilan PC IPNU IPPNU Pati, beberapa PAC IPNU IPPNU […]

  • Dua Rumah Terbakar, Satsus Bagana Satkoryon Banser Gercep Padamkan Api

    Dua Rumah Terbakar, Satsus Bagana Satkoryon Banser Gercep Padamkan Api

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Bagana Banser bersama-sama dengan Damkar Pati dan SatpolPP memadamkan api dari dua rumah yang mengalami kebakaran di Pucakwangi PUCAKWANGI – Dua rumah warga Dukuh Jatilawang, Desa/Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati alami kebakaran, Selasa (15/2) siang. Rumah tersebut adalah milik Jono dan Kasbi, warga RT 5 RW 2 desa setempat. Kasatsus Bagana Satkoryon  Pucakwangi, Syaiful Maarif menjelaskan, […]

  • Respon Kekeringan, MAN 1 Pati Salurkan 10 Tangki Air Bersih Bagi Warga Terdampak

    Respon Kekeringan, MAN 1 Pati Salurkan 10 Tangki Air Bersih Bagi Warga Terdampak

    • calendar_month Rab, 23 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19.933
    • 0Komentar

    PATI- Merespon kekeringan ekstrim dampak kemarau panjang di Pati, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati menyalurkan sebanyak 10 tangki air bersih bagi warga terdampak di wilayah Kabupaten Pati pada Rabu, (23/9/2026). Aksi kemanusiaan tersebut, difokuskan pada satu desa yakni Desa Pecangaan Kecamatan Batangan. Berdasarkan informasi setidaknya sudah hampir 3 bulan warga mengalami kekurangan air dampak […]

expand_less