Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Kekuatan Iman dan Karakter

Kekuatan Iman dan Karakter

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
  • visibility 839
  • comment 0 komentar

Oleh: M. Iqbal Dawami

Dalam buku “Maihendrasmi Rachman: Mengelola Diri dan Relasi dengan Karakter”, Dr. Edi Sutarto mengisahkan perjalanan hidup seorang wanita tangguh bernama Maihendrasmi Rachman, yang akrab dipanggil Uni Emi.

Uni Emi lahir dan besar di lingkungan keluarga yang penuh disiplin dan kerja keras. Semasa kecil, orang tuanya menanamkan nilai-nilai ketertiban dan kemandirian yang kelak membentuk karakter kuat dalam dirinya. Hal ini terlihat dari bagaimana Uni Emi mampu mengelola diri dalam berbagai situasi, termasuk saat menghadapi keputusan besar dalam hidupnya.

Setelah lulus dari SMA, Uni Emi diterima di Universitas Indonesia, jurusan Kedokteran Gigi. Kebahagiaan ini seakan menjadi puncak prestasi akademisnya. Namun, di hari yang sama, sebuah lamaran dari seorang pemuda datang menghampirinya. Pemuda tersebut melamar Uni Emi dengan niat untuk segera menikah. Dalam situasi yang penuh tekanan dan ketidakpastian, Uni Emi tetap mampu mengelola diri dan berpikir jernih. Ia akhirnya menerima lamaran tersebut sebagai bentuk baktinya kepada orang tua.

Pernikahan Uni Emi tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan. Setelah menikah, Uni Emi mengikuti suaminya yang bertugas di Pontianak. Kehidupan di Pontianak jauh dari kemewahan yang pernah ia nikmati di Pekanbaru. Namun, Uni Emi tidak menyerah. Ia tetap berusaha keras menjalani perannya sebagai istri dengan penuh tanggung jawab dan cinta. Prinsip “witing tresno jalaran soko kulino” yang ia pegang teguh membantunya dalam membangun cinta kepada suaminya melalui kebiasaan-kebiasaan baik setiap hari.

Namun, badai dahsyat menerpa rumah tangga Uni Emi ketika ia mengetahui suaminya menjalin hubungan dengan wanita lain. Kekecewaan dan kesedihan yang mendalam melanda Uni Emi. Dalam kondisi ini, Uni Emi memilih untuk bersandar hanya kepada Allah. Ia menemukan kekuatan dalam shalat dan doa, yang membantunya melewati masa-masa sulit tersebut dengan kesabaran dan keteguhan hati.

Membangun Bisnis dan Relasi

Setelah melalui proses perceraian yang panjang dan melelahkan, Uni Emi kembali ke Pekanbaru dan memulai lembaran baru dalam hidupnya. Ia aktif dalam organisasi dan mulai membangun jaringan relasi yang luas. Melalui relasi tersebut, Uni Emi mengenal dunia bisnis ekspor pasir laut ke Singapura.

Dalam dunia bisnis, Uni Emi menunjukkan kemampuan luar biasanya dalam mengelola diri dan bisnisnya. Ia memahami bahwa modal utama dalam berbisnis bukan hanya uang, tetapi juga inovasi, kreativitas, dan legalitas. Uni Emi mampu membangun bisnisnya dengan mengandalkan prinsip-prinsip tersebut, serta selalu berpikir dan bertindak berbeda dari kebanyakan orang.

Kisah hidup Uni Emi memberikan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana mengelola diri dan relasi dengan karakter yang kuat. Dalam setiap fase hidupnya, Uni Emi selalu menunjukkan bahwa kesuksesan tidak datang begitu saja, melainkan harus diperjuangkan dengan gigih. Ia juga mengajarkan pentingnya bersandar kepada Allah dalam setiap keadaan, serta tetap bersyukur dan sabar menghadapi segala ujian hidup.

Buku ini mengajak pembaca untuk merenungkan arti kesuksesan sejati, yang bukan hanya diukur dari materi, tetapi juga dari kualitas karakter dan relasi yang dibangun. Uni Emi adalah contoh nyata bahwa dengan karakter yang kuat, ketekunan, dan iman yang kokoh, setiap tantangan hidup dapat dihadapi dan diatasi dengan baik.

Dr. Edi Sutarto berhasil meracik kisah hidup Uni Emi dengan sangat indah, membuat pembaca seakan-akan ikut merasakan setiap peristiwa yang dialami oleh tokoh utama.

Judul: Maihendrasmi Rachman: Mengelola Diri dan Relasi dengan Karakter

Penulis: Dr. Edi Sutarto, M.Pd.

Penerbit: Maghza Pustaka

Cetakan 1: Januari 2023

Halaman: 234 halaman

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Madrosah Sunnah

    Sajadah yang Lebar

    • calendar_month Kam, 30 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 741
    • 0Komentar

    Setiap hari ketika jama`ah biasa kita lihat ada ruang–ruang kosong yang tidak cukup untuk 1 orang, tapi jika ahli shof tadi mau merapatkan barisan, maka beberapa ruang tadi bisa cukup untuk 1 bahkan 2 orang. Hal ini disebabkan pemakaian sajadah yang lebar, sementara orang yang di sampingnya tidak menindih (menggunakan) bagian dari sajadah tadi. Pertanyaan […]

  • Meneladani Sosok Imam Syafi’i

    Meneladani Sosok Imam Syafi’i

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 535
    • 0Komentar

    Muhammad bin Idris yang populer dengan sebutan imam Syafi’i namanya tak asing lagi di telinga masyarakat dunia, bahkan setiap hari ia selalu disebut, di doakan dan pemikirannya diikuti serta diamalkan oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Namun, tidak semua masyarakat mengetahui sirah kehidupan dan sosok kepribadiannya. Melalui buku bertajuk Biografi Imam Syafi’i, Tariq Suwaidan dengan sangat detail […]

  • 169 Madrasah di Pati Ikuti Sosialisasi SIMNU Ma’arif

    169 Madrasah di Pati Ikuti Sosialisasi SIMNU Ma’arif

    • calendar_month Jum, 8 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 577
    • 0Komentar

    PATI – Sebanyak 169 madrasah dan sekolah di bawah nauangan LP Ma’arif NU Kabupaten Pati mengikuti sosialisasi SIMNU (Sistem Informasi Ma’arif Nahdlatul Ulama), pagi ini (8/11/2019). Acara yang digelar di Aula PCNU Kab. Pati ini dibuka langsung oleh Ketua PW Ma’arif Jawa Tengah, R. Andi Irawan, M.Ag. Sebagaimana disampaikan oleh Ketua PC Ma’arif NU Kabupaten Pati, […]

  • Awali puasa dengan puasa

    Nyadran, Dugderan, Dandangan

    • calendar_month Ming, 2 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 771
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Menjelang Ramadan, beragam ekspresi muncul untuk menyambut bulan penuh berkah tersebut. Di dunia banyak ditemukan tradisi menyabut Ramadan. Catatan Harahap (2025) mengungkap tradisi Kanon Ramadan (UEA), Garangao (Qatar), Tedaru (Brunei Darusalam), Bazar Ramadan (Malaysia), Qatayef (Yaman), Fanous (Mesir), Tabuhan Gendang (Turki), Tembakan Meriam (Lebanon), Seheriwalas (India), dan lainnya. Sedangkan di […]

  • Ini Cara Yayasan Ar-Raudloh Sambut Tahun Baru

    Ini Cara Yayasan Ar-Raudloh Sambut Tahun Baru

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Dalam rangka menyambut tahun baru 1441 Hijriyyah, Yayasan Ar-Raudloh Pakis, Tayu menyelenggarakan kegiatan jalan sehat. Kegiatan ini dilakukan hari ini, Sabtu (31/8). Ribuan ora berkumpul untuk mengikuti jalan santai yang digelar oleh panitia peringatan tahun baru 1441 hijriyah yang digelar oleh Yayasan Ar-Raudloh, Pakis, Tayu  Menurut Ketua panitia, Nur Karti Lestari, S.Th.I, berdasarkan kartu yang […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ngaji Cloud Vs Ibadah Real Life

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.975
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda Saya adalah di antara banyak orang yang percaya dan meyakini bahwa ngaji (belajar) itu bisa di mana saja, kapan saja, dengan siapa termasuk melalui sistem maya, digital, atau dalam awam (cloud). Hal ini juga sesuai pesan Ki Hajar Dewantara (1889-1959) yang menegaskan bahwa “Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah.” […]

expand_less