Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dari Kendal, Kick Off Rakerdin Ma’arif NU Jateng Resmi Digelar

Dari Kendal, Kick Off Rakerdin Ma’arif NU Jateng Resmi Digelar

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
  • visibility 557
  • comment 0 komentar

 

 

Pcnupati.or.id- Kendal – Setelah melaksanakan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I pada Sabtu (19/10/2024) lalu, pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029 menggelar Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) yang akan dimulai Sabtu (11/1/2025) di Kabupaten Kendal. “Kita resmi kick off atau memulai Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Maarif NU PWNU Jawa Tengah di Kabupaten Kendal,” kata Ketua Lembaga Pendidikan Maarif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani di sela-sela kegiatan Rakerdin, Sabtu (11/1/2025) di Pendopo Bupati Kabupaten Kendal.

Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Maarif NU) PWNU Jawa Tengah kata Fakhrudin menjadi agenda strategis untuk konsolidasi kelembagaan dan sosialisasi program kerja LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah. “Acara yang berlangsung di sembilan titik yang kita kick off di Kendal ini, pada Sabtu 11 Januari 2025 dan akan berakhir bulan Februari 2025 mendatang,” katanya.

Tema Rakerdin LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah tahun 2025 ini adalah “Sinergi dan Kolaborasi membangun ekosistem pendidikan yang Nyaman, berkualitas, inklusif, dengan Prinsip Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah.”

Dipaparkannya, Rakerdin ini bertujuan untuk memperkuat peran Maarif NU dalam membangun generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat berdasarkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Apalagi, dengan kekuatan 3.980 madrasah/sekolah di Jawa Tengah tentu menjadi potensi besar untuk memajukan mutu dan meningkatkan prestasi.

Sembilan Zona Rakerdin dan 4.649 Peserta
Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah akan diikuti oleh seluruh kepala sekolah/kepala madrasah Ma’arif NU se Jawa Tengah. Panitia membaginya ke dalam 9 (sembilan) zona. Pertama, Zona 3 (Kendal) pada Sabtu, 11 Januari 2025 di Pendopo Kabupaten Kendal. Kedua, Zona 7 (Temanggung) pada Ahad, 12 Januari 2025 di Gedung Hall KBIHU Babussalam NU Komplek INISNU Temanggung. Ketiga, Zona 2 (Demak) pada Kamis, 16 Januari 2025 di Gedung Wisma Halim Demak.

Selanjutnya Keempat, Zona 9 (Rembang) pada Sabtu, 18 Januari 2025 di Gedung Haji Kab. Rembang. Kelima, Zona 1 (Kudus) pada Ahad, 19 Januari 2025 di Kampus IAIN Kudus. Keenam, Zona 8 (Karanganyar) pada Sabtu, 25 Januari 2025 di Pendopo Kabupaten Karanganyar. Ketujuh, Zona 4 (Pemalang) pada Ahad, 26 Januari 2025 di Gedung DPRD Pemalang. Kedelapan, Zona 5 (Banyumas) pada Sabtu, 01 Januari 2025 Auditorium UIN Saizu Purwokerto. Kesembilan, Zona 6 (Purworejo) pada Ahad, 02 Januari 2025 di Gedung Ganesa Center Purworejo.

Fakhrudin juga menuturkan, bahwa total peserta yang dijadwalkan hadir adalah 4.649 peserta dengan sejumlah rincian. Pertama, Pengurus LP Ma’arif NU PWNU Jateng 69 peserta. Kedua, Pengurus LP Ma’arif NU PCNU Se-Jateng 500 peserta. Ketiga, tamu undangan (jajaran PWNU dan PCNU) 100 peserta. Keempat, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 1 (Kudus) 557 peserta. Kelima, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 2 (Demak) 555 peserta. Keenam, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 3 (Kendal) 557 peserta.

Ketujuh, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 4 (Pemalang) 359 peserta. Kedelapan, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 5 (Banyumas) 509 peserta. Kesembilan Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 6 (Purworejo) 380 peserta. Kesepuluh, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 7 (Temanggung) 442 peserta. Kesebelas, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 8 (Karanganyar) 186 peserta. Keduabelas, Kepala Madrasah/Sekolah Ma’arif NU Zona 9 (Rembang) 435 peserta.

“Jadi dari data di atas, maka total peserta Rakerdin LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah adalah sebanyak 4.649 peserta,” katanya.

Tujuan Strategis Rakerdin
Dikatakan Fakhrudin, bahwa Rapat Kerja Dinas Lembaga Pendidikan Ma`arif NU Jawa Tengah diselenggarakan dengan dengan enam tujuan strategis. Pertama, mensosialisasikan Rencana Kerja dan Program Kerja Lembaga Pendidikan Ma`arif, sebagai sarana untuk menyelaraskan prioritas program dengan kebutuhan dan tantangan pendidikan yang ada di tingkat cabang dan satuan pendidikan.

Kedua, meningkatkan koordinasi dan sinergi antarpengurus Ma`arif tingkat wilayah, cabang dan satuan pendidikan dalam rangka mempererat hubungan kerja agar tercipta komunikasi yang efektif untuk mewujudkan keberhasilan program dan kampanye pendidikan berkarakter Aswaja An-Nahdliyah.

Ketiga, mengidentifikasi dan mendiskusikan solusi atas masalah yang dihadapi LP. Ma`arif agar kebijakan yang diambil pengurus wilayah dan cabang benarbenar menjawab permasalahan pendidikan yang ada di masyarakat.

Keempat, neningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia dengan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kebijakan pengurus Ma`arif tingkat wilayah guna mendukung penyelenggaraan program pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing dan berkarakter Aswaja Annahdliyah.

Kelima, bersama-sama merumuskan kebijakan dan langkah strategis untuk menanggulangi tantangan pendidikan yang semakin kompleks, seperti revolusi industri 4.0, digitalisasi pendidikan, dan perubahan lingkungan sosial masyarakat.

Keenam, menumbuhkan dan membangun komitmen bersama berkhidmat bermartabat membangun peradaban pendidikan di antara seluruh warga sekolah/madrasah Ma`arif untuk mencapai tujuan jangka panjang, menciptakan ekosistem pendidikan Ma`arif yang nyaman, inklusif, berkualitas, di bawah prinsip Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah

Sepuluh Program Unggulan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jateng

Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah pada masa khidmat 2024-2029 memiliki sepuluh (10) program kerja unggulan. Dalam forum Rakerdin, akan disosialisasikan kepada semua peserta dari sepuluh program strategis tersebut.

Pertama, ideologisasi Aswaja Annahdliyah melalui kurikulum Ke-NU-an dan implementasi SISDIKNU. Kedua, digitalisasi layanan dan pendidikan (school digital learning). Ketiga, peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Keempat, pendampingan satuan pendidikan melalui program Sister School. Kelima, penguatan literasi, numerasi, dan layanan pendidikan inklusif melalui Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Plus.

Keenam, beasiswa studi lanjut, magang guru, dan peserta didik Ma’arif NU. Ketujuh, English Capacity Building Program untuk guru dan peserta didik Ma’arif NU. Kedelapan, penguatan pendidikan vokasi melalui LSP P2 Ma’arif NU Jateng. Kesembilan, olimpiade dan kompetisi guru dan peserta didik Ma’arif NU. Kesepuluh, rintisan dan pengembangan Balai Diklat Ma’arif NU.

Dari kesepuluhan program unggulan tersebut menjadi tugas berat pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Tengah 2024-2029 dengan beberapa bidang. Bidang-bidang tersebut meliputi Bidang Pengembangan Kurikulum, Bidang Pengembangan Pendidikan Madrasah (MI/MTs/MA), Bidang Pengembangan Pendidikan Sekolah (SD/SMP/SMA), Bidang Pengembangan Pendidikan Sekolah (SMK), Bidang Pengembangan Literasi, Numerisasi, dan Pendidikan Inklusif, Bidang Data, Pengembangan IT, dan Aset, Bidang Media, Informasi, Publikasi, dan Kehumasan, Bidang Kerjasama Antar Lembaga Pemerintahan, Daerah, dan Masyarakat, Badan Penelitian, Pengembangan dan Diklat, Bidang Layanan dan Usaha, Bidang Pramuka, Olahraga dan Seni, Bidang Manajemen LSP P2 Ma’arif, dan Bidang Kesekretariatan dan Rumah Tangga Kantor. (Ibda).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga yang hendak jemaah pun menjadi korban. Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Pati Ahmad Shofwan angkat bicara. Menurutnya demo merupakan hak masyarakat. ”Menanggapi tindakan represif tindakan aparat yang sampai mengejar ke masjid agung. Yang pertama, demo itu hak dan sudah diatur dalam undang-undang, bahwa menyampaikan pendapat di muka umum itu boleh. Kemarin demo itu memang legal dan berizin masih batas waktu yang diperbolehkan,” ujar Shofwan, Kamis (14/8/2025). Ia pun menyayangkan tindakan kepolisian yang dinilai terlalu represif. Apalagi pihak kepolisian sampai menembakkan gas air mata ke halaman Masjid Agung Pati. ”Sementara tindakan aparat polisi mengejar para demonstran sampai masjid sangat disayangkan. Karena masjid itu tempat ibadah. Tidak boleh aparat itu represif sampai ke sana. Karena di sana bukan para pendemo. Ada masyarakat yang ingin ibadah,” tutur dia. Tindakan aparat ini membuat sejumlah masyarakat menjadi korban. Bahkan banyak masyarakat yang hendak jamaah, ibu-ibu dan anak-anak terkena imbasnya. ”Apalagi gas air mata itu memang diarahkan ke halaman parkir mobil (masjid) dan juga ke tempat wudlu. Itu saya sayang kan,” ungkap dia. Tak hanya itu, tindakan aparat juga dinilai terlalu berlebihan lantaran juga menembakkan gas air mata di gang-gang permukiman warga.Ia pun berharap kejadian semacam ini tak terjadi lagi. ”Pak Kapolda, Kapolres harus mengevaluasi dan berbenah kejadian tidak terulang lagi. Di gang sampai masyarakat kena. itu tidak boleh. Kalau menangkap pendemo yang rusuh silahkan. Saya pastikan pendemo yang rusuh itu didatangkan dari luar sengaja membikin rusuh. Bukan orang Pati. Orang Pati tidak seperti itu,” tandas dia. Sementara itu, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto mengaku pihaknya sudah sesuai SOP. Meskipun, banyak ibu hingga anak yang menjadi korban. ”Oke, tentunya protap SOP yang dilakukan oleh pihak kepolisian sudah sesuai. Karena kita dari awal pada saat aksi unjuk rasa yang damai Itu berjalan dengan lancar dan kita menjamin keamanan dari para demonstran,” pungkasnya.

    Gas Air Mata Hantam Area Masjid Agung, LPBHNU Pati: Aparat Jangan Represif

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 621
    • 0Komentar

      PCNUPati.or.id, Pati – Gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan menghantam hingga area Masjid Agung Baitunnur Pati saat demo 13 Agustus 2025, kemarin. LPBHNU Pati pun menyayangkan tindakan represif aparat. Beredar video, gas air mata ditembakkan hingga halaman Masjid Agung. Sejumlah warga pun menjadi korban. Naasnya, bukan hanya massa demo yang terkana imbas. Warga […]

  • Halalbihalal, Ma'arif NU Jateng Diharap Lanjutkan Program

    Halalbihalal, Ma’arif NU Jateng Diharap Lanjutkan Program

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Halalbihalal, Ma’arif NU Jateng Diharap Lanjutkan Program Pcnupati.or.id- Semarang – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah menggelar Halalbihalal dan Koordinasi Persimanu dan Bimtek SIMNU versi 2 pada Kamis (18/5/2023) di Hotel Muria Semarang. Hadir Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. Muhammad Muzamil, Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan, […]

  • Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

    Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 599
    • 0Komentar

    PATI-Ancaman radikalisme dalam beragama sudah kian nyata. Setidaknya inilah yang disampaikan oleh Muhammad Sahlan dalam sebuaj artikel yang diterbitkan oleh nu online. Indikasinya adalah banyaknya generasi muda yang mulai terpapar faham-faham fundamentalisme beragama. Parahnya, mereka bukan dari kalangan minim pendidikan, tapi justru para mahasiswa di perguruan tinggi yang lumayan mentereng di Indonesia. Artikel bejudul Radikalisme […]

  • Program ‘Explore More’ Ma’arif Jateng Digelar Di MA Banin

    Program ‘Explore More’ Ma’arif Jateng Digelar Di MA Banin

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 538
    • 0Komentar

    WINONG-Madrasan Aliyah Tarbiyatul Banin menjadi tuan rumah program ‘Explore More’ Kamis (15/8). Kegiatan terebut merupakan kemitraan LP Ma’arif Jawa Tengah dengan Girl Rising Unilever Indonesia. Tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dalam pelaksanaannya, LP Ma’arif memilih dua kabupaten untuk dijadikan lokasi program Explore More ini yaitu Kab. Blora dan Kab. Pati. Di Kabupaten Pati, pelatihan […]

  • Masa Pandemi, Lazisnu Penambuhan Tetap Gerakkan Kegiatan Sosial

    Masa Pandemi, Lazisnu Penambuhan Tetap Gerakkan Kegiatan Sosial

    • calendar_month Sab, 29 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    MARGOREJO-Masa pandemi tidak menghalangi Unit Pengelola Zakat Infaq dan Shodaqoh (UPZIS) Lazisnu Ranting Penambuhan, Kecamatan Margorejo untuk terus melakukan kegiatan sosial. Bekerja sama dengan warga sekitar dan jama’ah sholawat Nurussalam, Upzis-LAZISNU Penambuhan menyantuni 14 anak yatim di desa setempat.  Pengurus Ranting NU Desa Penambuhan, Margorejo dan Pengurus Upzis-LAZISNU Desa Prnambuhan melakukan foto bersama usai santuni […]

  • ​Tanggap Kekeringan, Ansor-Banser Pati Salurkan Bantuan Air Bersih di Gabus

    ​Tanggap Kekeringan, Ansor-Banser Pati Salurkan Bantuan Air Bersih di Gabus

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 19.686
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Pati bersama Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat terdampak kekeringan di Kecamatan Gabus, Jumat (11/9/2026). ​Aksi kemanusiaan ini digagas sebagai bentuk kepedulian Ansor-Banser terhadap kebutuhan mendasar warga yang kesulitan memperoleh air bersih selama musim kemarau. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung […]

expand_less