Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pengurus PGSI Kabupaten Pati Periode 2025-2030 Resmi Dilantik

Pengurus PGSI Kabupaten Pati Periode 2025-2030 Resmi Dilantik

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 8 Des 2025
  • visibility 5.786
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Pengurus Daerah Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PD PGSI) Kabupaten Pati periode 2025-2030, resmi dilantik. Pelantikan berlangsung di aula kantor Muslimat Nahdlatul Ulama Pati, Sabtu (6/12/2025).

Ketua PGSI Kabupaten Pati, Sunoto mengatakan, usai pelantikan ini, pihaknya bakal melalukan penguatan kader. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan agar perjuangan para guru terus berlanjut.

“Pengurus daerah PD PGSI Pati setelah pelantikan akan melalukan penjaringan anggota atau penguatan kader, agar perjuangan ini terus berlangsung,” kata dia.

Selain penguatan kader, pihaknya juga menekankan pentingnya melakukan pendampingan terhadap para guru ketika mendapatkan permasalahan, semisal perundungan.

“Karena persoalan guru saat ini banyak. Kita nanti konsentrasi di pendampingan ketika ada guru yang kena bullying dari wali atau dari siswa. Karena sekarang marak sedikit-sedikit lapor polisi, maka perlu kita bentengi untuk melindungi guru-guru, baik pendampingan hukum dan psikologi,” ungkap dia.

Selain itu, lanjutnya, ke depan pihaknya juga akan fokus pada peningkatan kemampuan guru. “Bagaimana supaya pemikiran guru tetap update. Perkembangan IT dan SDM guru menjadi konsentrasi kita. Itu tugas PD PGSI Pati,” tegas dia.

Sementara itu Ketua PGSI Jawa Tengah, Muh Zen Adv menjelaskan bahwa tugas pokok PGSI ada tiga. Pertama yakni memperjuangkan kesejahteraan para guru di Indonesia, khususnya guru swasta.

“Guru swasta yang selama ini kurang mendapatkan perhatian, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Ini akan kita perjungkan ke depan,” jelas dia.

Kemudian yang kedua, lanjut Muh Zen, memberikan perlindungan kepada guru. Ia menyebut, saat ini banyak sekali perundungan yang dialami para guru.

“Bahkan ketika mereka memberikan pelajaran, juga ada yang mendapatkan bullying. Nah ini perlu adanya perlindungan melalui undang-undang yang lebih tegas,” tutur dia.

Ketiga, PGSI ingin para guru swasta memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan akses peningkatan kapasitas. Misalnya, melalui kegiatan diklat dan pelatihan-pelatihan. Sehingga harapannya, guru-guru di Indonesia mendapatkan ilmu tentang pembelajaran secara adil dan merata.

“Jadi tidak bolah diklat-diklat dimonopoli oleh guru tertentu. Tapi harus didapatkan oleh seluruh guru baik di kota maupun di pelosok desa. Karena mereka sama-sama mendidik anak-anak kita, maka perlu dibekali kemampuan kualifikasi kompetensi yang mumpuni agar bisa memberikan materi kepada anak dengan baik,” tandas dia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Riset Dosen IPMAFA Diseminarkan

    Hasil Riset Dosen IPMAFA Diseminarkan

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar Seminar Hasil Riset Dosen pada Kamis (15/8). Bertempat di Ruang Meeting Rektorat IPMAFA, acara tersebut diikuti oleh penerima Hibah Peningkatan Mutu Penelitian LPPM IPMAFA Tahun 2019 dan civitas akademika lainnya. Presentasi hasil riset dosen IPMAFA di ruang meeting IPMAFA Kamis (15/8) […]

  • Branding Tak Sekadar Promosi, Tapi Ideologisasi

    Branding Tak Sekadar Promosi, Tapi Ideologisasi

    • calendar_month Sab, 11 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Magelang – Bertempat di Kantor PCNU Kabupaten Magelang, Koordinator Gerakan Literasi Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Hamidulloh Ibda mengatakan bahwa branding yang dilakukan oleh madrasah dan sekolah Ma’arif bukan sekadar untuk promosi namun lebih pada ideologisasi. “Kalau promosi bisa lewat iklan, advertorial, testimoni, tapi branding itu satu kesatuan gerakan untuk ideologisasi Aswaja melalui media massa, […]

  • Perdana, LP Ma’arif Jateng Buka Kelas Sastra Khusus Guru

    Perdana, LP Ma’arif Jateng Buka Kelas Sastra Khusus Guru

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SEMARANG–Pengurus Bidang Diklat dan Litbang LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah, di akhir tahun 2019 akan menggelar Sekolah Menulis Sastra (SMS) #1. Penanggungjawab acara, Hamidulloh Ibda, mengatakan bahwa kegiatan itu diperuntukkan guru dan umum dari semua unsur. “Program ini merupakan bagian dari tindaklanjut Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) yang sudah kami launching pada bulan ini. Menulis dan […]

  • PCNU-PATI

    KSPPS BMT USB dan Mahasiswa PMI IPMAFA Sumbangkan Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pati. Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Usaha Syariah Bersama (USB) bekerja sama dengan mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) dalam aksi sosial penyaluran air bersih ke desa-desa yang terdampak kekeringan di Kabupaten Pati. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kedua lembaga untuk memberikan kontribusi nyata […]

  • Haul KH. Muhammad Karim, Pakar Sejarah : Santri Jangan Minder

    Haul KH. Muhammad Karim, Pakar Sejarah : Santri Jangan Minder

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati sedang menyampaikan materi dalam Talk Show Ilmiah dalam rangka memperingati haul ke-37 KH. Muhammad Karim GEMBONG – Rangkaian Haul KH. Muhammad Karim ke-37 yang berlangsung sejak Kamis (14/10) akhirnya pungkas Minggu (24/10) pagi kemarin di aula Ponpes Shofa Az Zahro’ (PPSA) Gembong, Pati. Penutupan haul diisi dengan talk show […]

  • Lima Hari Sekolah Belum Final, PCNU Pati: Jangan Sampai Matikan TPQ dan Madin

    Lima Hari Sekolah Belum Final, PCNU Pati: Jangan Sampai Matikan TPQ dan Madin

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

      Pcnu.or.id, Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menyebut kebijakan lima hari sekolah belum final dan masih menjadi wacana. Ia pun berharap kebijakan Bupati Pati Sudewo ini tidak mematikan lembaga pendidikan agama seperti TPQ maupun Madin. Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pati KH Minanurrohman mengatakan lembaga pendidikan agama perlu dijaga untuk menjaga moralitas […]

expand_less