Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tausyiyah PBNU soal Pemilu 2014

Tausyiyah PBNU soal Pemilu 2014

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 10 Jun 2014
  • visibility 355
  • comment 0 komentar
بسم الله الرحمن الرحيم
Alhamdulillah, berkat taufiqhidayahi’anahdan ‘inayah-Nya, bangsa Indonesia telah selesai melaksanakan agenda kenegaraan yang sangat penting, yakni Pemilihan Umum (Pemilu) legislatif pada tanggal 9 April 2014.
Kendati di sana-sini masih terdapat berbagai kekurangan dan kelemahan yang perlu dibenahi di masa-masa mendatang, namun secara umum Pemilu telah berlangsung dengan aman dan damai.
Tiga bulan setelah selesainya Pemilu Legislatif, tepatnya pada tanggal 9 Juli 2014 bertepatan dengan bulan Ramadlan 1435 H, bangsa Indonesia kembali menyelenggarakan agenda kenegaraan yang tak kalah pentingnya, yakni Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia (Pilpres).
Agar supaya Pilpres berlangsung dengan aman dan lancar serta menghasilkan pemimpin yang terbaik bagi bangsa, negara dan agama, maka Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menganggap perlu untuk menyampaikan taushiyah berikut ini:
  • Keikutsertaan secara aktif warga negara dalam pilpres merupakan perwujudan dari rasa tanggung jawab akan kelangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sudah menjadi kesepakatan kita bersama untuk menjaganya.
  • Bahwa partisipasi dalam pilpres dapat dianggap sebagai bentuk ibadah, selama hal itu dilakukan dengan cara-cara yang baik dan benar, yang mengindahkan nilai-nilai agama dan moral. Sebaliknya, manakala partisipasi itu dilakukan dengan menghalalkan segala cara (al-ghayah tubarrir al-wasilah), maka hal itu merupakan bentuk kedurhakaan (maksiat) kepada Allah swt dan pengkhianatan terhadap bangsa dan negara.
  • Bahwa money politics yang terbukti telah terjadi dalam pemilu legislatif yang lalu, baik yang melibatkan para calon anggota legislatif (caleg), tim sukses dan masyarakat pemegang hak pilih maupun aparat penyelenggara pemilu, tidak boleh berulang kembali pada pilpres yang akan datang. Money politics adalah bentuk suap (risywah). Ia merupakan risywah siyasiyyah (suap yang berdimensi politik), sehingga baginya berlaku sabda Nabi saw:
 الرَّاشِي وَالْمُرْتَشِي فِي النَّارِ – رواه الطبراني
لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّاشِيَ وَالْمُرْتَشِيَ وَالرَّائِشَ يَعْنِي: الَّذِي يَمْشِي بَيْنَهُمَا – رواه أحمد
ثَلاَثَةٌ لاَ يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَيْهِمْ يَوْمَ القِيَامَةِ، وَلاَ يُزَكِّيهِمْ، وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ،… وَرَجُلٌ بَايَعَ إِمَامًا لاَ يُبَايِعُهُ إِلَّا لِدُنْيَا، فَإِنْ أَعْطَاهُ مِنْهَا رَضِيَ، وَإِنْ لَمْ يُعْطِهِ مِنْهَا سَخِطَ – رواه البخاري
  • Mengimbau kepada warga NU khususnya dan masyarakat serta bangsa Indonesia pada umumnya, untuk melakukan istighatsah, memohon pertolongan Allah swt agar pilpres nanti dapat berlangsung dengan aman, damai, dan lancar. Semoga Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih nanti benar-benar merupakan sosok pemimpin yang amanah, yang mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi, kelompok dan golongan. Pemimpin yang memiliki kemampuan untuk membawa bangsa Indonesia menuju kehidupan yang adil, makmur dan bermartabat.
  • Mengimbau kepada warga NU khususnya dan segenap anak bangsa pada umumnya untuk menjaga ikatan tali persaudaraan (ukhuwwah), kendati terjadi perbedaan pilihan dan dukungan di antara mereka. Kita wajib bersama-sama menciptakan iklim dan suasana damai, jauh dari hiruk pikuk provokasi dan agitasi yang mengancam keutuhan bangsa dan negara.
    Semoga Allah SWT berkenan mengabulkan harapan kita dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Amin ya Mujibas-sailin!
    Wa akhiru da’wana ‘anil-hamdu lillahi Rabbil-‘alamin, wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq.
    Jakarta, 30 Jumadal-Akhirah 1435 H
                      30  April 2014 M
    Dr. KH. A. Mustofa Bisri (Pj. Rais Aam)
    Dr. KH. A. Malik Madaniy, MA (Katib Aam)
    Dr. KH, Said Aqil Siroj, MA (Ketua Umum) 
    Dr. H. Marsudi Syuhud (Sekretaris Jenderal)
    www.nu.or.id.
    • Penulis: admin

    Komentar (0)

    Saat ini belum ada komentar

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

      Malas Mudik: Gejala Penyakit Jiwa?

      • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
      • account_circle admin
      • visibility 10.487
      • 0Komentar

          Oleh Hamidulloh Ibda   Saya pernah membuat status WhatsApp pada puasa Ramadan 1446 H tahun 2025 lalu. “Orang yang tidak mau mudik itu sebenarnya adalah peyakit jiwa.” Sontak banyak yang komen. Memang tak sempat menuliskannya dalam bentuk artikel dan baru sempat tahun 2026 ini.   Jumlah pemudik dari tahun ke tahun selalu melimpah. […]

    • Sambangi Pati, Khofifah Pamer Progam Muslimat NU

      Sambangi Pati, Khofifah Pamer Progam Muslimat NU

      • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
      • account_circle admin
      • visibility 439
      • 0Komentar

        Pati – Ketua Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menyambangi Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Minggu (29/6/2025). Ia pun memamerkan program unggulan Muslimat NU. Khofifah menghadiri Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-79 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Pati. Acara itu juga dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi yang […]

    • Kak Mujib Tegaskan Khidmah di Pandu Ma’arif NU adalah Keberkahan

      Kak Mujib Tegaskan Khidmah di Pandu Ma’arif NU adalah Keberkahan

      • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
      • account_circle admin
      • visibility 417
      • 0Komentar

      Semarang – Ketua Umum Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama PBNU Kak H. Mujiburrohman menegaskan bahwa berkhidmah menjadi pengurus di Satuan Komunitas Pramuka Pandu Ma’arif NU adalah keberkahan. “Berkhidmah di Pandu Ma’arif adalah berkah, keberkahan mengikuti para kiai Nahdlatul Ulama,” bebernya dalam penutupan Musyawarah Daerah (Musda) II Satuan Komunitas Pramuka Pandu Ma’arif NU PWNU Jawa […]

    • Puisi-Puisi Melisa Yusrina

      Puisi-Puisi Melisa Yusrina

      • calendar_month Sab, 14 Agu 2021
      • account_circle admin
      • visibility 497
      • 0Komentar

        Sepucuk Kata Untuk Rekanita   Keringatmu adalah semangat Lelahmu adalah cambuk kehidupan Langkahmu tanda perjuangan Pengabdianmu tanda cinta   Semua itu hanya untuk satu tujuan Untuk menyirnakan kegelepan Untuk tetap melanjutkan perjuangan sang panutan Mekar seribu bunga di taman Mekar cinta pada ikatan Sehat selalu rekanita tersayang Tetaplah belajar, berjuang, dan bertaqwa tanpa bosan. […]

    • PCNU - PATI kaligrafi-kubah-masjid

      Kaligrafi di dalam Masjid

      • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
      • account_circle admin
      • visibility 710
      • 0Komentar

      Sekarang banyak sekali berbagai macam kaligrafi tulisan arab dengan bentuk seperti pohon, masjid dll. Pertanyaan : Apakah boleh menulis huruf Al-Qur’an dengan khot yang berbagai macam bentuk? Jawaban : Boleh jika : 1. Tidak berbentuk makhluk yang bernyawa 2. Tidah ada unsur ihanah (merendahkan) 3. Menggunakan rosm / khot ustmani menurut mayoritas ulama’     Referensi : […]

    • Lembaga Falakiyah PCNU Gelar Palatihan Hisab Praktis Arah Kiblat

      Lembaga Falakiyah PCNU Pati Gelar Palatihan Hisab Praktis Arah Kiblat

      • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
      • account_circle admin
      • visibility 4.244
      • 0Komentar

        Pcnupati.or.id – Lambaga Falakiyah (LF) PCNU Pati mengadakan pelatihan ukur arah kiblat, di Madrasah Manabi’ul Falah, Margoyoso, Sabtu (25/10/2025). Kegiatan bertajuk “Hisab Praktis Arah Kiblat” ini diikuti oleh puluhan siswa madrasah. Ketua LF PCNU Pati, Purwanto mengatakan, teori yang disampaikan meliputi fiqih kiblat, dasar-dasar pengoperasian kalkulator scientific, hisab arah kiblat, rashdul kiblat, dan kiblat […]

    expand_less