Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Membongkar Rahasia Perdukunan

Membongkar Rahasia Perdukunan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 7 Nov 2017
  • visibility 367
  • comment 0 komentar
Sejak berabad lamanya telah berkembang ilmu supranatural dan kedigdayaan. Para empu, dukun dan pendekar pada masa kerajaan Hindu, Buddha dan Islam telah meramu mantra-mantra dan mencipta jimat kesaktian untuk peperangan. Cara mereka pun ada yang shalihahdan ada yang fasidah. Yang shalihah, masyarakat menyebutnya sebagai Ilmu Putih dan yang fasidah disebut Ilmu Hitam.Ilmu putih berangkat dari ketawadhu’an untuk perdamaian, ilmu hitam dari kesombongan untuk penguasaan. Itu hanyalah pengesanan masyarakat untuk membedakan yang baik dan yang buruk.

Namun dalam tradisi pesantren, amal-amal supranatural sering disebut sebagai perdukunan. Kalau ada santri tiba-tiba rajin wirid tengah malam dan puasa Senin-Kamis, teman-temannya mengatakan, “Ia sedang Ndukun.” Kalau Mbah Kiai sedang mengomat-ngamiti air putih, para santri menyebut: “Mbah Kiai sedang Ndukun!” Istilah inilah yang memberikan ilham bagi judul buku ini: Membongkar Keajaiban Perdukunan Para Kiai. (hal xxi)
Mendengar kata perdukunan, ada kesan syirik pada sebagian kalangan atas praktik yang dilakukan oleh para Kiai. Namun dengan membaca pengantar buku ini saja, anda akan mendapatkan perspektif yang berbeda. Sebagai khadim umat dan tokoh sentral yang dianggap serba bisa, para Kiai dituntut untuk memberikan solusi atas berbagai problem yang dihadapi masyarakat, dari masalah usaha, sakit gigi, perjodohan, bahkan hingga kasus kerasukan jin.
Lafadz, mantraatau rajah adalah sekadar alat untuk sebuah tujuan. Ia sah dan didengar oleh Allah dengan bahasa atau shigat apa pun, dengan cara apa pun selama tidak ada kezhaliman di dalamnya. Cara berdoa (uslubud-dua) adalah sebuah teknik untuk membangun gelombang tadharru’, agar si pendoa menjadi yakin dan sungguh-sungguh dengan permintaannya, karena Allah lebih mengijabahikesungguhan daripada keraguan, sebagaimana sabda Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Hurairah ra:
 Berdoalah kalian kepada Allah dengan penuh keyakinan akan adanya ijabah dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah tidak mengijabahi doa dari hati yang kosong dan lalai.”(hal xviii).
Buku karya al-Maghfurlah KH. A. Mudjab Mahalli, pendiri sekaligus pengasuh generasi pertama Pesantren al-Mahalli Brajan Wonokromo Pleret Bantul DIY, ini mengetengahkan berbagai contoh perdukunan yang dikembangkan oleh para Kiai yang bukan merupakan ilmu hitam. Praktik yang mereka lakukan adalah penafsiran atas ajaran Nabi Muhammad SAW. Guratan rajah yang ditulis dalam serat ajianyang diwirid merupakan mantra-mantra ilahi yang oleh para Kiai digunakan sebagai wasilah untuk mendatangkan kekuatan, menangkis bala’ atau menangkap keberuntungan.
Buku ini menyingkap aji-aji dan mantra-mantra Kiai dari masa ke masa, warisan para Salafush Shalih yang telah terbukti keampuhannya, atas izin Allah. Oleh karena diungkap dengan menarik dan detail, siapa pun akan mudah dalam mempelajarinya.  



Judul              : Membongkar Keajaiban Perdukunan Para Kiai

Penulis            : KH. A. Mujab Mahalli


Penerbit           :AL-MAHALLI PRESS
Cetakan           : 1, September 2017 
Tebal              : 226 hlm
ISBN               :978-602-8480-91-8
Perresensi        : Siswanto (Ta’mir Masjid Ukhuwah Islamiyah Yogyakarta)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by ronymichaud

    Air Doa

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Masaru Emoto, profesor air asal Jepang pada tahun 1990-an mealukan uji coba memukau. Pak Prof ini memasukkan air ke dalam beberapa botol dan melabelinya dengan pesan positif dan negatif, lalu ia memasukkannya ke dalam lemari pendingin. Botol air yang ditempel dengan pesan positif (terimakasih, cinta, wa akhowatiha) kristalnya menjadi lebih indah […]

  • PKPNU 2025 Tinggal Menghitung Hari, Sekretaris PCNU: Sudah Siap!

    PKPNU 2025 Tinggal Menghitung Hari, Sekretaris PCNU: Sudah Siap!

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.417
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Pelaksanaan kegiatan Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKP-NU) Kabupaten Pati tinggal menghitung hari. Kecamatan Gembong menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan acara tersebut. Rencananya, PKP NU tahun 2025 ini akan diselenggarakan di ponpes Raudlatul Falah dan Pondok Thoriqoh Tanwirul Qulub, Bermi, Gembong Pati mulai 31 Oktober hingga 2 Nopember 2025. Dedi Syarif, Sekretaris […]

  • SMA Negeri 1 TAYU Berpartisipasi dalam Penanaman 4.000 Bibit Tanaman Mangrove di Desa Tluwuk

    SMA Negeri 1 TAYU Berpartisipasi dalam Penanaman 4.000 Bibit Tanaman Mangrove di Desa Tluwuk

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    PATI-Puluhan siswa dari SMA Negeri 1 Tayu berpartisipasi dalam penanaman 4.000 bibit mangrove di Desa Tluwuk, Pati, pada 29 Oktober 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Masyarakat yang dimotori oleh LPMM UNNES dan Saka Energi Muriah Ltd (SEML). SMA Negeri 1 Tayu aktif dalam program adiwiyata yang bertujuan menciptakan sekolah peduli lingkungan. Program […]

  • PR IPNU IPPNU Bulungan Gelar Pengajian dan Shalawat Peringatan Maulid Nabi

    PR IPNU IPPNU Bulungan Gelar Pengajian dan Shalawat Peringatan Maulid Nabi

    • calendar_month Kam, 21 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Suasana pengajian di Musholla Sabilal Huda yang diadakan oleh Pengurus Ranting IPNU IPPNU Desa Bulungan, Tayu. TAYU – Banyak cara mengenang kembali kelahiran Nabi Muhammad SAW. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh para Pengurus Ranting IPNU IPPNU Desa Bulungan, Tayu. Dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, para pelajar NU tersebut mengadakan pengajian dan shalawat. […]

  • SMP Islam Juwana Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak Banjir

    SMP Islam Juwana Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

    JUWANA – SMP Islam Juwana melalui program “Peduli Bencana” menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga terdampak musibah banjir pada Rabu (4/1/2023). Guru SMP Islam Juwana bersama siswa menyalurkan bantuan sembako ke sejumlah desa di Kecamatan Juwana. Di antaranya, ke Desa Desa Doropayung, Bumirejo, Tluwah, Kedungpancing dan Desa Gadingrejo. “Mudah-mudahan melalui program ini dapat bermanfaat untuk […]

  • Pasca Rapat Anggota PR IPNU IPPNU  Desa Jontro Gencar Bangun Komunikasi

    Pasca Rapat Anggota PR IPNU IPPNU Desa Jontro Gencar Bangun Komunikasi

    • calendar_month Jum, 12 Mar 2021
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Pati, 12 Maret 2021 Setelah terpilihanya ketua baru Rekan Ali mustain (IPNU) dan Rekanita Maulin ni’mah (IPPNU) hasil  Konfrensi Pimpinan Ranting desa Jontro Kec Wedarijaksa. Kini langkah pertma yang di lakukan yaitu membangun komunikasi ke beberapa  tokoh-tokoh NU yang berada di desa tersebut. Kegiatan ini di laksanakan pertamakali pada 12 maret 2021 yang berlokasi di […]

expand_less