Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Membongkar Rahasia Perdukunan

Membongkar Rahasia Perdukunan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 7 Nov 2017
  • visibility 308
  • comment 0 komentar
Sejak berabad lamanya telah berkembang ilmu supranatural dan kedigdayaan. Para empu, dukun dan pendekar pada masa kerajaan Hindu, Buddha dan Islam telah meramu mantra-mantra dan mencipta jimat kesaktian untuk peperangan. Cara mereka pun ada yang shalihahdan ada yang fasidah. Yang shalihah, masyarakat menyebutnya sebagai Ilmu Putih dan yang fasidah disebut Ilmu Hitam.Ilmu putih berangkat dari ketawadhu’an untuk perdamaian, ilmu hitam dari kesombongan untuk penguasaan. Itu hanyalah pengesanan masyarakat untuk membedakan yang baik dan yang buruk.

Namun dalam tradisi pesantren, amal-amal supranatural sering disebut sebagai perdukunan. Kalau ada santri tiba-tiba rajin wirid tengah malam dan puasa Senin-Kamis, teman-temannya mengatakan, “Ia sedang Ndukun.” Kalau Mbah Kiai sedang mengomat-ngamiti air putih, para santri menyebut: “Mbah Kiai sedang Ndukun!” Istilah inilah yang memberikan ilham bagi judul buku ini: Membongkar Keajaiban Perdukunan Para Kiai. (hal xxi)
Mendengar kata perdukunan, ada kesan syirik pada sebagian kalangan atas praktik yang dilakukan oleh para Kiai. Namun dengan membaca pengantar buku ini saja, anda akan mendapatkan perspektif yang berbeda. Sebagai khadim umat dan tokoh sentral yang dianggap serba bisa, para Kiai dituntut untuk memberikan solusi atas berbagai problem yang dihadapi masyarakat, dari masalah usaha, sakit gigi, perjodohan, bahkan hingga kasus kerasukan jin.
Lafadz, mantraatau rajah adalah sekadar alat untuk sebuah tujuan. Ia sah dan didengar oleh Allah dengan bahasa atau shigat apa pun, dengan cara apa pun selama tidak ada kezhaliman di dalamnya. Cara berdoa (uslubud-dua) adalah sebuah teknik untuk membangun gelombang tadharru’, agar si pendoa menjadi yakin dan sungguh-sungguh dengan permintaannya, karena Allah lebih mengijabahikesungguhan daripada keraguan, sebagaimana sabda Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Hurairah ra:
 Berdoalah kalian kepada Allah dengan penuh keyakinan akan adanya ijabah dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah tidak mengijabahi doa dari hati yang kosong dan lalai.”(hal xviii).
Buku karya al-Maghfurlah KH. A. Mudjab Mahalli, pendiri sekaligus pengasuh generasi pertama Pesantren al-Mahalli Brajan Wonokromo Pleret Bantul DIY, ini mengetengahkan berbagai contoh perdukunan yang dikembangkan oleh para Kiai yang bukan merupakan ilmu hitam. Praktik yang mereka lakukan adalah penafsiran atas ajaran Nabi Muhammad SAW. Guratan rajah yang ditulis dalam serat ajianyang diwirid merupakan mantra-mantra ilahi yang oleh para Kiai digunakan sebagai wasilah untuk mendatangkan kekuatan, menangkis bala’ atau menangkap keberuntungan.
Buku ini menyingkap aji-aji dan mantra-mantra Kiai dari masa ke masa, warisan para Salafush Shalih yang telah terbukti keampuhannya, atas izin Allah. Oleh karena diungkap dengan menarik dan detail, siapa pun akan mudah dalam mempelajarinya.  



Judul              : Membongkar Keajaiban Perdukunan Para Kiai

Penulis            : KH. A. Mujab Mahalli


Penerbit           :AL-MAHALLI PRESS
Cetakan           : 1, September 2017 
Tebal              : 226 hlm
ISBN               :978-602-8480-91-8
Perresensi        : Siswanto (Ta’mir Masjid Ukhuwah Islamiyah Yogyakarta)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memaknai Satu Abad NU

    Memaknai Satu Abad NU

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Tepat pada tanggal 7 Februari 2023 Nahdlatul Ulama (NU) berusia 100 tahun atau lebih tepatnya satu abad menurut kalender hijriyah. Tentunya di usia satu abad ini, NU memiliki kontribusi besar terhadap Indonesia dan dunia dalam hal dunia Islam. Dalam usia satu abad NU, ada tonggak-tonggak sejarah yang patut dicatat dan dikenang. Adapun […]

  • Istighotsah Ulama & Umara Kab. Pati Telah Berlangsung 7,5 Tahun

    Istighotsah Ulama & Umara Kab. Pati Telah Berlangsung 7,5 Tahun

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    PATI – Tidak terasa, Pemerintah Kabupaten Pati bersama dengan PCNU Kabupaten Pati, telah menggelar Istighotsah Ulama dan Umara se-Kabupaten Pati, 7,5 tahun secara rutin selama. Hal ini terungkap saat Bupati Pati, H. Haryanto, menyampaikan sambutannya dalam acara Istighotsah Ulama dan Umara Kabupaten Pati yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (13/2/2020) malam. Istighotsah Ulama dan […]

  • MWCNU Wedarijaksa Gelar Lailatul Ijtima 94 Tahun NU

    MWCNU Wedarijaksa Gelar Lailatul Ijtima 94 Tahun NU

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA – MWC NU Kec. Wedarijaksa menggelar Lailatul Ijtima’ sekaligus guna memperingati Hari lahir ke-94 NU Tahun 2020, Jum’at (07/02/2020). Acara dihadiri sedikitnya 40 peserta yang berasal dari pengurus MWC NU Wedarijaksa dan banom-banom yang ada di kecamatan tersebut. Diantaranya dari Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor dan Banser, dan IPNU-IPPNU Wedarijaksa. Acara diselenggarakan di […]

  • Tingkatkan Mutu SDM, Pelajar NU Wedarijaksa Gelar Learning Together

    Tingkatkan Mutu SDM, Pelajar NU Wedarijaksa Gelar Learning Together

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

      Prosesi kegiatan ‘Learning Together’ Departemen Organisasi PAC IPNU-IPPNU Wedarijaksa Masa pandemi tidak lantas menyurutkan semangat Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Wedarijaksa.  Departemen Organisasi PAC IPNU-IPPNU di kecamatan tersebut justru membuat gebrakan baru. Sebuah program yang diberi nama ‘Learning Together’ justru lahir di tengah pandemi covid-19. Dimana organisasi-organisasi lain kerepotan untuk tetap menjalankan roda organisasi.  […]

  • Finalis Duta Pelajar NU Pati Dikarantina secara Online

    Finalis Duta Pelajar NU Pati Dikarantina secara Online

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Ruang Google Meet dalam agenda karantina online Duta Pelajar NU.  PATI-Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kabupaten Pati telah selesai menggelar karantina Duta Pelajar NU Pati. Kegiatan yang masuk dalam rangkaian agenda PORSENI Konfercab XIII PC IPNU IPPNU Pati ini diselenggarakan secara online selama 2 hari (23-24/7) via Google Meet diikuti 22 peserta perwakilan PAC seKabupaten Pati.  […]

  • PCNU-PATI Photo by Angèle Kamp

    Puisi-Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 4 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Hembusan Masa Lalu hembusan cerita masa lalu sampai di telinga angin membawanya begitu cepat luka, kecewa, dan patah berulang kembali tak berarah menggiring keputusasaan mendekap kepiluan merusak kepercayaan hadirnya tak lagi menggenggam terganti untuk dilepaskan 26 September 2022 Tentang Kamu Kamu adalah bagian dari masa lalu Sekejap terasa indah dalam ingatan Kemudian terasa sakit untuk […]

expand_less