Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Sekolah sebagai Taman

Sekolah sebagai Taman

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
  • visibility 511
  • comment 0 komentar

Sekolah, bukanlah dan tak boleh menjadi ‘menara gading’. Begitulah kira-kira maunya seorang filsuf Spanyol, Jose Ortega y Gasset, yang kemudian menjadi ungkapan populer.

Orang tahu apa yang dimaksudnya. Sebagai suatu lembaga yang berkaitan erat dengan hajat hidup orang banyak, dengan impian-impian terbaik bagi masa depan mereka, tentu saja, sekolah tak boleh menjadi terasing dan atau mengasingkan diri dengan dan dari kehidupan yang wujud di sekelilingnya. Dalam kata-kata Derek Bok, mantan Rektor Universitas Harvard, sekolah “…pertama kali harus memenuhi janji atas kontraknya dengan masyarakat.

Jadi, apa sekolah itu?

Sekolah, mestinya seperti suatu Oasis, tulis Gene Bylinsky. Seorang pewarta lepas, dalam salah satu laporannya. Suatu tempat teduh dan sumber air di tengah padang pasir kerontang, tempat melepas lelah dan dahaga. Dalam artian ini, Bylinsky ingin memaknakan sekolah sebagai suatu tempat di mana orang-orang memuaskan dahaga keingintahuannya, mewujudkan utopia-utopia dan imajinasi kekaryawaannya, agar tidak mubazir dan sekadar fatamorgana. Jika perlu, kata James Hirsch, pakar mikrobiologi yang pernah menjabat sebagai dekan mahasiswa di Universitas Rockefeller, sekolah mestinya justru menjadi “…oasis dalam artian yang sesungguhnya; elitis dan eksklusif untuk mencetak kader-kader terpilih di masa depan bagi kesejahteraaan seluruh umat manusia. (hlm. 112).

Akan tetapi sekolah sebagaimana dijelaskan oleh bapak pendidikan kita, diibaratka sebagai taman, maksudnya adalah sebagai tempat bermain anak-anak yang menyenangkan dan menggembirakan. Itulah esensi dari sekolah.

Karena kalau kita mengkritisi lebih dalam sekolah formal pada umumnya lebih cenderung membagakan pada output peserta didik, sebagai baromater kesuksesan sebuah lembaga sekolah. Bukan pada nalar berfikir, budi pekerti, dan kemandirian anak. Akan tetapi kebanyakan lembaga sekolah justru berlomba-lomba mencetak peserta didiknya lebih pada bekerja.  Sehingga sekolah pun bisa juga dikiaskan sebagai pabrik atau perusahaan pengelolah. Dituntut memenuhi kaidah-kaidah ekonomi pasar (market economy) tentang permintaan dan penawaran tenaga kerja. Dengan kata lain sekolah menjadi suatu bagian mekanisme pasar tenaga kerja (labour market). (hlm. 115).

 Agar sekolah tidak hanya sebagai mesin pencetak tenaga kerja, maka harus ada perubahan-perubahan yang diimplikasikan dalam lembaga sekolah. Sebagaimana dijelaskan oleh bapak pendidik kita yakni, sekolah juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan (memanusiakan manusia) dan memerdekakan peserta didik dalam belajar. Dimana tujuan mulia ini bisa menciptakan nilai-nilai kemandirian anak dan membentuk karakter atau kepribadian anak. Sehingga ketika lulus anak tidak bingung, melainkan sudah memiliki pasion masing-masing untuk ditekuni lebih dalam.

Dengan demikian, buku yang ditulis oleh Roem Topatimasang yang berjudul sekolah itu candu bermkasud mengajak pembaca lebih kritis dalam menanggapi dunia pendidikan agar tidak terjebak dalam legalitas dan formalitas yang ada dalam lembaga sekolah. Melainkan Pak Roem mengajak pembaca lebih jeli dan cermat dalam menanggapai persoalan tentang dunia pendidikan yang acap kali salah dalam mengaplikasikannya.

Judul Buku      : Sekolah itu Candu

Penulis             : Roem Topatimasang

Penerbit           : Insist Press

Tahun Terbit   : Cetakan Ketigabelas, 2018.

Tebal Halaman: 131

ISBN               : 978-602-0857-55-8

Peresensi         : Siswanto

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • a table topped with lots of papers on top of a wooden table

    Penulis dan Pejalan Kaki

    • calendar_month Sen, 26 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Aku, yang selalu terpaku pada layar dan tumpukan buku, menyulam kata demi kata, sering kali lupa bahwa tubuh ini juga butuh gerak dan ruang untuk bernapas. Hari demi hari, aku terjebak dalam rutinitas yang sama: duduk berjam-jam, mengolah pikiran yang tak pernah berhenti berputar, mencoba menerjemahkan kerumunan ide menjadi kalimat-kalimat yang […]

  • Hadiri Halalbihalal Ma`arif Jepara, Ketua LP Ma`arif NU Jateng Tekankan Pentingnya Penguatan Akidah Aswaja Nahdliyah di Sekolah/Madrasah

    Hadiri Halalbihalal Ma`arif Jepara, Ketua LP Ma`arif NU Jateng Tekankan Pentingnya Penguatan Akidah Aswaja Nahdliyah di Sekolah/Madrasah

    • calendar_month Ming, 13 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id Jepara – Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhruddin Karmani menegaskan pentingnya penguatan akidah Ahlussunnah Waljamaah Annahdliyah. Hal itu terungkap dalam Halalbihalal Keluarga Besar LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Jepara yang bertempat di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Sabtu (12/4/2025). Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah […]

  • FKPT Jateng dan Duta Damai Jateng Siap Bersinergi Lawan Radikalisme

    FKPT Jateng dan Duta Damai Jateng Siap Bersinergi Lawan Radikalisme

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.674
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang — Upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di Jawa Tengah semakin diperkuat melalui rencana kolaborasi antara Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah dan Duta Damai Dunia Maya Jawa Tengah. Hal itu terungkap di sela-sela kegiatan Penguatan Kampus Kebangsaan “Jaga Kampus Kita” di Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang melalui FKPT Jawa Tengah Tahun […]

  • IPNU-IPPNU MA Robin Pakis Gelar Pemilu

    IPNU-IPPNU MA Robin Pakis Gelar Pemilu

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

    TAYU – Rabu, 4 September 2019, IPNU-IPPNU Komisariat MA Raudlatut Tholibin (Robin) Pakis Kec. Tayu menggelar pesta demokrasi untuk memilih ketua baru masa khidmat 2019-2020. Berlangsung di halaman madrasah, acara ini diikuti dengan antusias oleh para anggota. Baik IPNU maupun IPPNU, masing-masing memunculkan 3 kandidat calon ketua. Sebelum proses pemilihan, para kandidat berkesempatan tampil untuk menyampaikan […]

  • 60-an Pelajar Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik

    60-an Pelajar Antusias Ikuti Pelatihan Jurnalistik

    • calendar_month Kam, 16 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 621
    • 0Komentar

    Momen salah satu sesi pelatihan jurnalistik, dimana peserta membacakan hasil gagasannya di depan para peserta lain MARGOYOSO – Lembaga Pers dan Jurnalistik Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Pati sukses menyelenggarakan pelatihan jurnalistik di MTs Darun Najah, Ngemplak Kidul, Margoyoso selama dua hari berturut-turut pada tanggal 11 – 12 Desember 2021. Pelatihan ini menyasar peserta didik MTs […]

  • Melawan Gerakan Sosmed Wahabi

    Melawan Gerakan Sosmed Wahabi

    • calendar_month Sen, 17 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

     Oleh : M. Dani Habibi* Kita tentu sudah mengetahui bahwa negara Indonesia adalah negara yang mempunyai penduduk muslim terbesar di dunia. Hal ini tentu menjadi lahan subur bagi para penggerak Islam baik yang bersifat tradisonal, modern atau fundamental.  Setiap gerakan Islam, pastinya punya ciri khas masing-masing. Mulai dari yang bercorak tradisionalis seperti menjaga tradisi leluhur […]

expand_less