Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Sekolah sebagai Taman

Sekolah sebagai Taman

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
  • visibility 572
  • comment 0 komentar

Sekolah, bukanlah dan tak boleh menjadi ‘menara gading’. Begitulah kira-kira maunya seorang filsuf Spanyol, Jose Ortega y Gasset, yang kemudian menjadi ungkapan populer.

Orang tahu apa yang dimaksudnya. Sebagai suatu lembaga yang berkaitan erat dengan hajat hidup orang banyak, dengan impian-impian terbaik bagi masa depan mereka, tentu saja, sekolah tak boleh menjadi terasing dan atau mengasingkan diri dengan dan dari kehidupan yang wujud di sekelilingnya. Dalam kata-kata Derek Bok, mantan Rektor Universitas Harvard, sekolah “…pertama kali harus memenuhi janji atas kontraknya dengan masyarakat.

Jadi, apa sekolah itu?

Sekolah, mestinya seperti suatu Oasis, tulis Gene Bylinsky. Seorang pewarta lepas, dalam salah satu laporannya. Suatu tempat teduh dan sumber air di tengah padang pasir kerontang, tempat melepas lelah dan dahaga. Dalam artian ini, Bylinsky ingin memaknakan sekolah sebagai suatu tempat di mana orang-orang memuaskan dahaga keingintahuannya, mewujudkan utopia-utopia dan imajinasi kekaryawaannya, agar tidak mubazir dan sekadar fatamorgana. Jika perlu, kata James Hirsch, pakar mikrobiologi yang pernah menjabat sebagai dekan mahasiswa di Universitas Rockefeller, sekolah mestinya justru menjadi “…oasis dalam artian yang sesungguhnya; elitis dan eksklusif untuk mencetak kader-kader terpilih di masa depan bagi kesejahteraaan seluruh umat manusia. (hlm. 112).

Akan tetapi sekolah sebagaimana dijelaskan oleh bapak pendidikan kita, diibaratka sebagai taman, maksudnya adalah sebagai tempat bermain anak-anak yang menyenangkan dan menggembirakan. Itulah esensi dari sekolah.

Karena kalau kita mengkritisi lebih dalam sekolah formal pada umumnya lebih cenderung membagakan pada output peserta didik, sebagai baromater kesuksesan sebuah lembaga sekolah. Bukan pada nalar berfikir, budi pekerti, dan kemandirian anak. Akan tetapi kebanyakan lembaga sekolah justru berlomba-lomba mencetak peserta didiknya lebih pada bekerja.  Sehingga sekolah pun bisa juga dikiaskan sebagai pabrik atau perusahaan pengelolah. Dituntut memenuhi kaidah-kaidah ekonomi pasar (market economy) tentang permintaan dan penawaran tenaga kerja. Dengan kata lain sekolah menjadi suatu bagian mekanisme pasar tenaga kerja (labour market). (hlm. 115).

 Agar sekolah tidak hanya sebagai mesin pencetak tenaga kerja, maka harus ada perubahan-perubahan yang diimplikasikan dalam lembaga sekolah. Sebagaimana dijelaskan oleh bapak pendidik kita yakni, sekolah juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan (memanusiakan manusia) dan memerdekakan peserta didik dalam belajar. Dimana tujuan mulia ini bisa menciptakan nilai-nilai kemandirian anak dan membentuk karakter atau kepribadian anak. Sehingga ketika lulus anak tidak bingung, melainkan sudah memiliki pasion masing-masing untuk ditekuni lebih dalam.

Dengan demikian, buku yang ditulis oleh Roem Topatimasang yang berjudul sekolah itu candu bermkasud mengajak pembaca lebih kritis dalam menanggapi dunia pendidikan agar tidak terjebak dalam legalitas dan formalitas yang ada dalam lembaga sekolah. Melainkan Pak Roem mengajak pembaca lebih jeli dan cermat dalam menanggapai persoalan tentang dunia pendidikan yang acap kali salah dalam mengaplikasikannya.

Judul Buku      : Sekolah itu Candu

Penulis             : Roem Topatimasang

Penerbit           : Insist Press

Tahun Terbit   : Cetakan Ketigabelas, 2018.

Tebal Halaman: 131

ISBN               : 978-602-0857-55-8

Peresensi         : Siswanto

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program ‘Explore More’ Ma’arif Jateng Digelar Di MA Banin

    Program ‘Explore More’ Ma’arif Jateng Digelar Di MA Banin

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 562
    • 0Komentar

    WINONG-Madrasan Aliyah Tarbiyatul Banin menjadi tuan rumah program ‘Explore More’ Kamis (15/8). Kegiatan terebut merupakan kemitraan LP Ma’arif Jawa Tengah dengan Girl Rising Unilever Indonesia. Tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dalam pelaksanaannya, LP Ma’arif memilih dua kabupaten untuk dijadikan lokasi program Explore More ini yaitu Kab. Blora dan Kab. Pati. Di Kabupaten Pati, pelatihan […]

  • Ketika Anak Merdeka Pada Dunianya

    Ketika Anak Merdeka Pada Dunianya

    • calendar_month Jum, 19 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Hari ini adalah jadwal saya menulis tentang celoteh yang menjadi rutinitas tiap minggunya. Tiap Jumat maka saya akan menulis tentang kisah yang berkaitan dengan anak-anak. Mengapa saya memilih anak-anak? Sebab mereka adalah makhluk kecil yang masih polos dan kita sebagai orang dewasa yang didekatnya sudah tentu memiliki kewajiban untuk menuntunnya sebagai […]

  • PCNU PATI - Gandeng Lazisnu, Karang Taruna Desa Lahar Santuni Puluhan Anak Yatim

    Gandeng Lazisnu, Karang Taruna Desa Lahar Santuni Puluhan Anak Yatim

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 454
    • 0Komentar

    TLOGOWUNGU  – Ramadan memang menjadi momen untuk berlomba-lomba dalam menebar kebaikan. Salah satunya, Karang Taruna Mandala Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Pati yang ikut ambil bagian. Para anggota Karang Taruna Lahar ini membagikan ratusan takjil kepada masyarakat yang melintasi jalan depan balai desa setempat. Selain itu, mereka juga memberikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu.  Ketua Karang Taruna Desa […]

  • PCNU-PATI

    Syekh dari Yaman Kunjungi MTs Silahul Ulum

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 794
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-TRANGKIL – MTs Silahul Ulum kedatangab tamu Syekh dari Hadramaut, Yaman, Ahad (3/9/2023). Beliau adalah Syekh Muhammad Hasan Mudir di Ribath Bahrun-Nur Mukalla Hadramaut yang hadir di Indonesia untuk berkunjung di beberapa tempat.  Syekh Hasan hadir saat para siswa melaksanakan jamaah Shalat Dhuha. Kepala MTs Silahul Ulum, Hariri mengatakan, sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ada […]

  • PCNU-PATI

    Dosen dan Mahasiswa Prodi PGMI INISNU Borong Tujuh Penghargaan Nasional

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 563
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Temanggung – Dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung mendapatkan (7) tujuh penghargaan dari Perkumpulan Dosen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PD-PGMI) se-Indonesia dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-9 PD-PGMI yang diselenggarakan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jawa Barat pada hari terakhir, Ahad […]

  • Ketua PCNU Sebut INISNU Harus Jadi Tempat Perkaderan Intelektual NU

    Ketua PCNU Sebut INISNU Harus Jadi Tempat Perkaderan Intelektual NU

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.558
    • 0Komentar

      Temanggung – Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung KH. Muchamad Nurul Yaqin (Gus Nurul Yaqin) berharap agar Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menjadi tempat perkaderan intelektual Nahdlatul Ulama (NU). Hal itu diungkapkan dalam Pembinaan Ke-NU-an dan Ke-INISNU-an kepada para pejabat INISNU Temanggung masa khidmat 2025-2029 di aula lantai 3 kampus setempat […]

expand_less