Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Emak-Emak Serbu Banyutowo

Ribuan Emak-Emak Serbu Banyutowo

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
  • visibility 444
  • comment 0 komentar
Antusiasme 1500 emak dari Muslimat NU dan  Fatayat NU Dukuhseti dalam mengikuti Istighotsah dan gema sholawat

 

DUKUHSETI – Ribuan kaum emak memadati Desa Banyutowo. Mereka berbondong-bondong untuk menghadiri acara istighotsah dan sholawat bareng pada Sabtu (19/3) kemarin. 

Ibu-ibu tersebut merupakan anggota Fatayat NU dan Muslimat NU se-Kecamatan Dukuhseti. Sedikitnya, 1500 orang yang mengikuti agenda tersebut. 

Selain gema sholawat, mereka juga mengadakan khataman al-Qur’an sebanyak 33 khataman bin nadhor dan 1 khataman bil ghaib. 

“Alhamdulillah berjalan lancar. Khatamannya dilaksanakan sejak pukul 06.00 WIB pagi tadi,” ungkap Nur Farida, ketua PAC Fatayat NU Dukuhseti. 

Habib Fuad bin Hasan al Aidrus yang hadir memimpin maulid tampak bersemangat di hadapan ibu-ibu. Atmosfir sukacita itupun menjalar ke semua peserta gema sholawat. 

Acara tersebut, lanjut Nur Farida, sengaja diadakan untuk menyambut Bulan Ramadhan tahun ini. Sebab, menurutnya, sudah beberapa tahun terakhir ini perayaan megengan (upacara perayaan menyambut Ramadhan-red) selalu sepi akibat corona. 

“Alhamdulillah mudah-mudahan kebersamaan ini bisa menumbuhkan semangat ibu-ibu di sini (Dukuhseti),” imbuh dia. 

Perkuat Kaum Ibu

Sementara itu, Nyai Hj. Faridatus Sa’adah, Ketua PAC Muslimat NU Dukuhseti mengungkapkan bahwa, 1500-an ibu-ibu Nahdliyyin yang hadir tersebut menjadi bukti gigihnya kaum wanita dalam berjuang di NU. 

Ia juga menegaskan bahwa peran wanita dalam NU sangat besar. Namun, wanita memang selalu berkontribusi di ‘belakang’ sehingga perannya sering kali tidak nampak. 

“Kita memotivasi sahabat-sahabat Muslimat dan Fatayat agar tetap berjuang,” tegas Nyai Farida. 

Salah satu cara ia dalam menumbuhkan semangat anggotanya adalah dengan menegaskan bahwa peranan wanita dalam NU sangat penting. Tanpa adanya para pemudi Fatayat NU dan ibu-ibu Muslimat NU, maka program-program NU pula akan terhambat. 

Ia menyebut sosialisasi program-program NU banyak disalurkan melalui forum jama’ah tahlil dan yasin ibu-ibu. Selain itu, Koin NU juga banyak terdistribusikan melalui ibu-ibu. 

“Harapan saya agar Muslimat dan Fatayat menyadari betapa strategisnya posisi mereka sehingga semangat dalam berjuang di NU ini semakin kuat dan kuat,” pungkasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diklatsar Banser Gunungwungkal Fokus Berantas Radikalisme

    Diklatsar Banser Gunungwungkal Fokus Berantas Radikalisme

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 451
    • 0Komentar

    GUNUNGWUNGKAL-Lagi, Satkorcab Banser Pati bekerja sama dengan Satkoryon Banser Kecamatan Gunungwungkal menggelar Diklatsar. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari penuh, terhitung sejak Jumat (22/11) hingga Minggu (24/11) pagi. Pembukaan Diklatsar angkatan ke tujuh Satkorcab Banser Pati. Peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathan, Mars Banser dan Sholawat Badar. Diklatsar kali ini merupakan angkatan yang […]

  • PCNU-PATI Photo by Haidan

    Kemampuan Haji dan Allah Yang Maha Neriman

    • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Berangkat haji menjadi impian semua muslim. Sebab, ibadah yang satu ini termasuk kategori rukun Islam. Artinya, haji itu wajib bagi yang mampu (istitha’ah). Kemampuan ini meliputi kompetensi finansial dan fisik. Perjalanan yang aman juga termasuk di dalamnya. Namun timbul satu pertanyaan, apakah kemampuan mental juga masuk kategori istitha’ah? Sebab, diakui atau […]

  • Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Buka Secara Resmi Rakerdin Zona 1

    Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Buka Secara Resmi Rakerdin Zona 1

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 487
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Kudus – Bertempat di Auditorium lantai 5 Gedung Laboratorium Terpadu Kampus IAIN Kudus, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Zona 1 (Kudus dan Jepara), Ahad (19/1/2025) yang secara resmi dibuka oleh Direktur Jendral Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Abu […]

  • PCNU-PATI

    Spirit Nuzulul Quran

    • calendar_month Kam, 28 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Nuzulul Quran atau turunnya Quran menjadi peristiwa penting dalam sejarah Islam yang diperingati sebagai momen ketika wahyu pertama kali diterima oleh Nabi Muhammad SAW dari Allah SWT melalui perantaraan Malaikat Jibril. Kejadian ini memulai proses pengungkapan wahyu ilahi yang kemudian dikumpulkan dalam bentuk Al-Quran, kitab suci umat Islam. Sementara momen tersebut secara […]

  • Jika Kematian Menjadi Impian

    Jika Kematian Menjadi Impian

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Kehidupan dan kematian adalah kepastian dan titah Allah bagi semua umat manusia di dunia ini. Kematian merupakan misteri dan momok bagi kebanyakan orang. Tak jarang dari mereka yang lari ketakutan dengan berbagai alasan karena menghindari kematian. Benarkah kematian itu menakutkan, atau justru kematian adalah kenikmatan?Buku karya Prof. Dr. M. Qurasy Shihab ini menjelaskan tentang hakikat hidup […]

  • Kunci Langgengnya Ikatan Pernikahan

    Kunci Langgengnya Ikatan Pernikahan

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Pcnupati.or.id. – Angka perceraian di Pati tergolong tinggi. Berdasarkan data Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Pati,  terdapat 2.247 kasus selama tahun 2024. Angka perceraian tersebut didominasi oleh cerai gugat (diajukan istri) daripada cerai talak (diajukan suami). Rinciannya, cerai talak 538 kasus dan cerai gugat sebanyak 1.709 kasus. Adapun penyebab perceraian dikarenakan beberapa […]

expand_less