Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ribuan Emak-Emak Serbu Banyutowo

Ribuan Emak-Emak Serbu Banyutowo

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 20 Mar 2022
  • visibility 236
  • comment 0 komentar
Antusiasme 1500 emak dari Muslimat NU dan  Fatayat NU Dukuhseti dalam mengikuti Istighotsah dan gema sholawat

 

DUKUHSETI – Ribuan kaum emak memadati Desa Banyutowo. Mereka berbondong-bondong untuk menghadiri acara istighotsah dan sholawat bareng pada Sabtu (19/3) kemarin. 

Ibu-ibu tersebut merupakan anggota Fatayat NU dan Muslimat NU se-Kecamatan Dukuhseti. Sedikitnya, 1500 orang yang mengikuti agenda tersebut. 

Selain gema sholawat, mereka juga mengadakan khataman al-Qur’an sebanyak 33 khataman bin nadhor dan 1 khataman bil ghaib. 

“Alhamdulillah berjalan lancar. Khatamannya dilaksanakan sejak pukul 06.00 WIB pagi tadi,” ungkap Nur Farida, ketua PAC Fatayat NU Dukuhseti. 

Habib Fuad bin Hasan al Aidrus yang hadir memimpin maulid tampak bersemangat di hadapan ibu-ibu. Atmosfir sukacita itupun menjalar ke semua peserta gema sholawat. 

Acara tersebut, lanjut Nur Farida, sengaja diadakan untuk menyambut Bulan Ramadhan tahun ini. Sebab, menurutnya, sudah beberapa tahun terakhir ini perayaan megengan (upacara perayaan menyambut Ramadhan-red) selalu sepi akibat corona. 

“Alhamdulillah mudah-mudahan kebersamaan ini bisa menumbuhkan semangat ibu-ibu di sini (Dukuhseti),” imbuh dia. 

Perkuat Kaum Ibu

Sementara itu, Nyai Hj. Faridatus Sa’adah, Ketua PAC Muslimat NU Dukuhseti mengungkapkan bahwa, 1500-an ibu-ibu Nahdliyyin yang hadir tersebut menjadi bukti gigihnya kaum wanita dalam berjuang di NU. 

Ia juga menegaskan bahwa peran wanita dalam NU sangat besar. Namun, wanita memang selalu berkontribusi di ‘belakang’ sehingga perannya sering kali tidak nampak. 

“Kita memotivasi sahabat-sahabat Muslimat dan Fatayat agar tetap berjuang,” tegas Nyai Farida. 

Salah satu cara ia dalam menumbuhkan semangat anggotanya adalah dengan menegaskan bahwa peranan wanita dalam NU sangat penting. Tanpa adanya para pemudi Fatayat NU dan ibu-ibu Muslimat NU, maka program-program NU pula akan terhambat. 

Ia menyebut sosialisasi program-program NU banyak disalurkan melalui forum jama’ah tahlil dan yasin ibu-ibu. Selain itu, Koin NU juga banyak terdistribusikan melalui ibu-ibu. 

“Harapan saya agar Muslimat dan Fatayat menyadari betapa strategisnya posisi mereka sehingga semangat dalam berjuang di NU ini semakin kuat dan kuat,” pungkasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LP Ma’arif NU Pati Gelar Rapat Koordinasi dengan Kepala MI Se Kabupaten

    LP Ma’arif NU Pati Gelar Rapat Koordinasi dengan Kepala MI Se Kabupaten

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    PATI – LP Ma’arif NU PCNU Kab. Pati menggelar rapat koordinasi bersama Kepala MI se Kabupaten Pati, Kamis, 20 Februari 2020. Acara yang diselenggarakan di Gedung NU Kabupaten Pati ini diikuti oleh 66 Kepala Madrasah Ibtidaiyah dari seluruh penjuru Kabupaten Pati. Tampak hadir dalam acara pembukaan rapat koordinasi antara lain Ketua PCNU Kabupaten Pati, Yusuf […]

  • PCNU-PATI

    Sekolah sebagai Parenting Pembinaan Akhlak

    • calendar_month Sab, 2 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Sekolah pada dasaranya merupakan tempat untuk belajar-mngajar antara guru dan murid. Sehingga sekolah identik dengan tempat untuk menimba ilmu. Oleh karena itu, sudah semestinya sekolah menjadi tempat untuk mencari ilmu dan mengekspresikan segala sesuatu yang ada dalam benak pikiran peserta didik. Sedangkan proses pendidikan baik formal maupun non-formal pada dasarnya memiliki […]

  • Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    Berkerumun Saat Memandikan Jenazah

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Disuatu daerah kalau ada orang meninggal biasanya dimandikan di sebelah rumah, kadang juga di halaman dengan diberi satir (penghalang). Biasanya sebagian dari pelayat berkerumun di dekat lokasi tersebut guna melihat si mayyit yang sedang dimandikan. Kata mereka, “Disamping hal tersebut termasuk suatu penghormatan kepada mayyit, itu juga akan mengingatkan kita kepada kematian”. […]

  • PCNU-PATI

    NU Peduli Pati Buka Dapur Umum untuk Suplai Makanan Korban Banjir Bandang

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – NU Peduli Pati membuka Dapur Umum di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat.  Dapur umum dibuka untuk mensuplai makanan ke para korban bencana banjir bandang di Kabupaten Pati. “Dapur umum dibuka sampai kondisi normal. Jadi berdasarkan situasi,” ungkap Ahmad Qosim, Ketua NU Peduli Pati, Jumat (2/11/2022). Sejauh ini, kata Qosim, dapur umum […]

  • PCNU - PATI Photo by FRANCESCO TOMMASINI

    Dunia Anak Tak Datang Dua Kali

    • calendar_month Jum, 15 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Kemarin sewaktu saya ke indomart saya melihat pemandangan sebuah keluarga yang tengah duduk di teras ruko tersebut. Kedua orang tuanya tengah asyik bermain ponsel, sedangkan kedua anaknya asyik makan es krim dengan belepotan dan saling berebut. Kedua orang tua tersebut tak bergeming saat anak perempuannya yang kecil menangis ketika sang kakak merebut es krimnya. Saya […]

  • PCNU-PATI

    NU Harus Berfungsi

    • calendar_month Sab, 31 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. H. Jamal Makmur Asmani KH. M. Aniq Muhammadun, Rais Syuriyah PCNU Pati sekaligus Wakil Rais Syuriyah PBNU, mendorong pengurus NU untuk aktif menggerakkan potensi organisasi agar mampu memberikan manfaat nyata bagi warga NU, warga negara, bangsa dan umat manusia. Jangan sampai keberadaan NU tidak punya manfaat apa-apa. Dawuh beliau, NU jangan sampai […]

expand_less