Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Mbah Abdul Wahab Hasbullah Pejuang NKRI

Mbah Abdul Wahab Hasbullah Pejuang NKRI

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
  • visibility 547
  • comment 0 komentar

 

Nama Abdul Wahab di Indonesia tentu banyak sekali kita temukan di berbagai daerah. Sebuah nama yang kerap dipakai baik dari kalangan priyayi, pemimpin, dan bahkan orang awam. Akan tetapi, kalau saja disebut dengan menambahi nama Kiai Wahab, maka hampir bisa dipastikan yang dimaksud adalah  KH. Abdul Wahab Hasbullah yang dikenal luas semua kalangan masyarakat di Indonesia.

Jika disebut Kiai Wahab, orang yang pernah bergaul dengannya maka akan mudah teringat imagesosok kiai yang bertubuh kecil, bersikap gagah, dan berwibawa. Dan ditambah kulitnya yang hitam tidak mengurangi sinar wajahnya yang menyimpan sifat kasih sayang kepada siapa pun. Beliau juga tidak memiliki sifat pemarah dan pendendam, karena tokoh besar ini lebih banyak menampakkan hidupnya dengan sencehumor di hadapan siapa pun. 

Oleh karena itu, orang yang dekat dengannya tidak merasa jemu dan bosan saat berdialog, justru bagi sebagian orang semua kata-kata yang dilontarkan oleh Kiai Wahab bermakna baru dan mengandung nilai-nilai kebenaran dan penuh makna. Sehingga di mata masyarakat beliau merupakan tokoh penuntun umat dan bangsa.

Selain itu, Kiai Wahab adalah salah satu pendiri organisasi kemasyarakatan keagamaan terbesar di Indonesia. Bersama dengan Hadratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari dan KH. Bisri Syansuri Nahdlatul Ulama (NU) berdiri. Dari ide pertama beliaulah, NU hingga kini terus melebarkan sayapnya hingga ke penjuru dunia.

Kiai Wahab juga terkenal sebagai seorang pemimpin pergerakan dan organisitoris. Secara aktif, beliau membangun semangat masyarakat untuk aktif bergerak dalam membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari kekangan kolonialisme. Bersama-sama dengan tokoh bangsa seangkatnya, beliau ikut merintis pergerakan kemerdekaan rakyat Indonesia.

Seperempat abad sebelum Indonesia mencapai kemerdekaan, beliau telah mengambil peranan penting dalam menyusun pergerakan kemerdekaan serta memperjuangkannya melalui sumbangan pemikiran, tenaga, harta, ilmu dan bahkan keselamatan jiwanya dia pertaruhkan. Demi memukul mundur kolonial Belanda hingga Jepang di pangkuan ibu pertiwi kita.

 Kiai Wahab dikenal sebagai pemimpin pasukan-pasukan pejuang di masa penjajahan dan saat-saat usaha merebut kemerdekaan mulai berkorban. Beliau adalah seorang pemimpin besar perjuangan dengan memimpin “Barisan Ulama Mujahidin” di medan perang. Dengan didampingi oleh KH. Masykur, sebagai ketua markas tertinggi “Sabilillah”, Kiai Wahab bahu membahu dengan para pemimpin serta para pejuang lainnya, memimpin pasukannya untuk memerangi serangan dari musuhnya.  

Sebagai suatu bangsa yang besar dan mempunyai cita-cita yang tinggi. Beliau memilih iman, Islam, dan ihsan sebagai landasan pembinaan karakter bangsa untuk berkhitmad kepada cita-cita bangsa, yang dalam ajaran Islam, hal ini dibenarkan dan dianjurkan.

Dikorbarkannya semangat juang yang pantang menyerah dan ditanamkannya keinsyafan masyarakat untuk mau berkorban demi kepentingan orang banyak dan masyarakat secara menyeluruh. Itu semua dilakukannya tidak lain adalah untuk kemerdekaan NKRI dan demi cita-cita bangsa yang besar.

Selain itu, pernah suatu ketika para kiai di berbagai penjuru daerah, termasuk Hadratusy Syaikh KH. Hasyim Asy’ari , ditangkap dan dipenjarakan oleh tentara Jepang, Kiai Wahab-lah yang maju menentang untuk mempertaruhkan nyawa dan melakukan diplomasi dengan penjajah, hingga sebagian besar kiai dibebaskan. Dan ketika terjadi ketegangan dan pemberontakan PKI, melalui NU dan bersama-sama kiai lain, dengan kecerdasan luar biasa, Kiai Wahab-lah yang mampu mengimbangi propaganda dan siasat licik kaum komunis itu.

Oleh karena itu, berkat sumbangsihnya terhadap bangsa dan perannya sebagai tokoh penggerak masyarakat, serta jasa beliau dalam melakukan diplomasi, dan menaklukan lawan-lawannya. Beliau didaulat sebagai tokoh nasionalis serta pahlawan bangsa.

Semasa hidupnya, Kiai Wahab menghabiskan waktunya hanya demi NU dan bangsa yang tercinta. Bagi Kiai Wahab, NU adalah segala-galanya. Maka tidak mengherankan, apabila beliau mengangungkan Allah dengan segenap jiwa dan raganya. Dan dari sini pula disalurkan semangat cita-cita umat dengan segala lapisannya, mulai dari pedagang, petani, buruh, pemuda, hingga semua unsur elemen masyarakat.

Sebagai seorang pemangku di pesantren, Kiai Wahab, sebagaimana dijelaskan oleh KH. Idham Chalid hendak menjadikan NU sebuah pesantren dalam format yang besar dalam arti yang seluas-luasnya. Baik digunakan untuk tempat beribadah, menuntut ilmu, bergotng-royong, dan tempat untuk mengabdikan dirinya kepada masyarakat dengan menyumbangkan karya-karya yang bermanfaat.

Maka, berkat dedikasi dan semangat juangnya dalam membela tanah air. Kiai Wahab menjadi sumber inspirasi bagi pengikutnya. Ia merupakan sumber ilham perjuangan Islam dan umatnya. Dan sebaliknya, bagi musuh-musuhnya, ia merupakan obyek untuk mencaci-maki dan memukul kekuatan-kekuatannya. Akan tetapi, itu semua tidak mempengaruhi jiwanya yang ikhlas dalam berjuang.

Dengan demikian,  haruslah dicatat dalam sejarah dan ditanamkan dalam benak masyarakat atas jasa-jasa  Kiai Wahab di negeri ini, agar generasi yang dibina oleh beliau dapat mengambil teladan serta bercita-cita untuk meneruskan perjuangannya, sebagai tanda terimakasih atas jasa-jasa yang tidak terkirakan terhadap bangsa dan negara. (Siswanto, Perintis Taman Baca ABATA Trikoyo)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silaturrahmi Kapolres Pati Ke PCNU Pati

    Silaturrahmi Kapolres Pati Ke PCNU Pati

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2015
    • account_circle admin
    • visibility 674
    • 0Komentar

    <![endif]–> Kabar NU Pati: Rabu 27 Mei 2015, bertempat di lt 1 kantor  PCNU Pati, mendapat kunjungan dari jajaran Kapolres Pati. Dalam hal ini AKBP R Setijo Nugroho, selaku Kapolres Pati menyampaikan beberapa hal yang sekiranya dapat di kerjasamakan. “ Umaro yang mau bersilaturrahmi ke ulama adalah hal sangat luar biasa”jelas Rois Syuriyah PCNU Pati […]

  • PCNU-PATI

    Kemenangan dan Keuntungan

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Sepekan lagi kita selesai menjalani ibadah puasa. Mengendalikan segala, memperbanyak ritual-ritual mulia dengan maksud dan tujuan agar saya dan Anda di ampuni segala dosa. Hampir sebulan penuh saya dan Anda berperang, melawan keinginan, mengedepankan kemuliaan dan memperbanyak berbagi rizki baik secara terang-terangan atau pun dengan sembunyi-sembunyi. Biasanya sepekan menuju kemenangan […]

  • Sambut Hari Santri 2026, PCNU Kabupaten Semarang Gelar Jalan Sehat Massal diikuti 12.000 Peserta

    Sambut Hari Santri 2026, PCNU Kabupaten Semarang Gelar Jalan Sehat Massal diikuti 12.000 Peserta

    • calendar_month Sel, 6 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 20.330
    • 0Komentar

    UNGARAN, 4 Oktober 2026 — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang mengawali rangkaian peringatan Hari Santri 2026 dengan menggelar Jalan Sehat Bersama pada Minggu, 4 Oktober 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Alun-Alun Bung Karno, Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, tersebut berlangsung meriah dan diikuti kurang lebih 12.000 peserta. Peserta kegiatan berasal dari berbagai […]

  • Santri Membangun Negeri

    Santri Membangun Negeri

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.989
    • 0Komentar

      Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Dosen IPMAFA, Penulis Buku   Hari santri nasional yang berlangsung pada tanggal 22 Oktober 2025 menjadi momentum bangsa ini untuk meneguhkan spirit nasionalisme di tengah gempuran globalisasi dan modernisasi yang menghancurkan pondasi utama bangsa di segala aspek kehidupan. Latar historis hari santri berupa resolusi jihad yang dikumandangkan Hadlratussyaikh KH. M. […]

  • Tim KKN Antasena Ipmafa Latih Ibu-Ibu di Tambahagung Tambakromo Bikin Inovasi

    Tim KKN Antasena Ipmafa Latih Ibu-Ibu di Tambahagung Tambakromo Bikin Inovasi

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 598
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Siapa sangka, nasi yang biasanya tersisa di dapur ternyata bisa dibuat camilan yang gurih dan lezat untuk keluarga di rumah. Seperti yang dilakukan oleh ibu-ibu muslimat di Dukuh Jajar, Desa Tambahagung, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, pada Rabu (27/8/2025). Mereka tampak antusias membuat cireng didampingi Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Antasena Institut Pesantren […]

  • Jemaah Umrah Muslimat NU Pati Dilepas Pj Bupati

    Jemaah Umrah Muslimat NU Pati Dilepas Pj Bupati

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. PATI – Jemaah Umrah Muslimat Nahdlatul Ulama Pati dilepas oleh Penjabat Bupati Henggar Budi Anggoro di Pendopo Kabupaten, Selasa (24/1/2024).  Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah NU Kabupaten Pati Yusuf Hasyim, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pati Umi Hanik, pengurus PC Muslimat NU Pati, dan para jemaah umrah.  Dalam sambutannya, Henggar mengucapkan terimakasih kepada […]

expand_less