Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Cukuplah Kematian Sebagai Nasihat!

Cukuplah Kematian Sebagai Nasihat!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 27 Des 2022
  • visibility 568
  • comment 0 komentar

 “Mati Spektakuler” memuat kisah dan serpihan refleksi hidup. Efek yang dirasakan ketika membaca buku tersebut adalah merinding, takut dan sedih. Bukan karena takut akan kematian, melainkan takut akan amal ibadah yang belum mencukupi untuk terhindar dari api neraka dan belum pantas menjadi penghuni surga. Buku ini menjelaskan dengan detail, gamblang dan mampu menggetarkan perasaan “membuka” tabir keduniaan yang terlalu menipu yang hanya sementara ini, menyadarkan bahwa kehidupan yang sesungguhnya adalah setelah menghadapi kematian, kehidupan yang kekal adalah di akhirat.

Penjelasan mengenai keadaan ketika maut menjemput, kondisi alam barzah, hari kebangkitan, siksaan neraka dan indahnya surga, serta tanda-tanda kiamat terangkum dengan lengkap dan jelas, sehingga mampu mengembalikan keimanan yang rapuh dan rendah menjadi lebih istikamah dalam menjalani perintah Allah Swt. dan menjauhi larangan-Nya. Buku ini bagus sekali dan pantas dijadikan pedoman ketika dunia terlalu melalaikan dan keimanan kita terasa semakin rendah. Karena orang yang cerdas adalah orang yang selalu mengingat akan kematian.

Pesan yang tumbuh di dalam buku ini begitu menyayat hati, memberi kesan bahwa hidup ini ibarat kopi, penuh getir dan gelap kelabu. Agar hidup berarti sebelum mati, maka perlu dicampurkan gula ke dalam kopi. Sehingga kalut yang menimpa dalam hidup akan terobati dengan sentuhan manis di akhir hayat, sebelum malaikat bertanya tentang lika-liku luka hidup seorang hamba.

Selain itu, sajian khas penulis dan penerjemah buku ini sangatlah padu, layaknya harta karun yang pernah hilang ketika menyentuhnya otak langsung merespon dan jari-jemari seakan terbuai untuk membuka lembar demi lembarnya tanpa henti dan mata seolah berkaca-kaca oleh pilihan diksi yang memikat hati. Siapa pun yang membaca buku ini akan hanyut dalam dua dimensi yang berbeda–dunia dan akhirat.

 Sebelum membaca isi buku ini, pembaca akan dibuat takjub oleh covernya, dengan balutan font warna kuning pada judul buku seolah mengibarkan bendera “kematian” yang berarti jiwa sudah terbebas dan bercerai dengan dunia, kini saatnya kembali kepada-Nya. Hal tersebut melambangkan tanda keluhuran dan kedekatan pada Sang Pencipta. Sedangkan warna putih adalah jalan dan petunjuk menuju cahaya keselamatan–surgawi. Dan warna cokelat yang tampak gelap berarti hidup tidak selamanya nyaman dan aman, di sinilah pentingnya sabar dan ikhlas dalam menerima setiap keadaan, muhasabah adalah kunci kebahagiaan.

Adapun kerlipan warna yang tampak berhamburan dengan munculnya angka-angka dari jam waktu, menunjukkan bahwa hidup ini sangatlah singkat seperti jarak antara pagi dan sore. Jika waktu tersebut tidak digunakan dengan baik, maka kehancuran akan merenggut layaknya debu yang diembus oleh terpaan badai yang memilukan.

Buku ini terasa ringan, meskipun lumayan tebal, desainnya yang fleksibel memudahkan untuk dibawa kemana-mana. Layoutnya yang apik membuat tidak gampang bosan ketika membaca buku ini dan harganya pun terbilang ekonomis. Nilai plus di buku ini terletak pada tiga pilar utama, yaitu teori–praktik–informatif. Secara teori, penulis buku ini berpijak pada referensi dan sumber-sumber terpercaya, melalui riset yang mendalam, keotentikan serta kredibilitasnya tidak diragukan lagi. Buku ini juga terintegrasi dengan praktik kehidupan di masa lalu yang memuat kisah sebagai bahan perenungan dan refleksi hidup. Dan informatif terhadap karya terbitan Indonesia bahkan dunia.

Hal di atas adalah bukti keluasan ilmu dan dedikasi penulisnya dalam memperkaya khazanah ajaran Islam, sehingga patut diapresiasi dan layak disebut sebagai karya monumental. Siapa pun bisa mempelajarinya, baik tua maupun muda dan tidak lengkap rasanya kalau tidak menjadi koleksi pribadi atau perpustakaan. Sungguh karya yang sangat relevan dengan perkembangan zaman, tetap eksis di balik arus yang penuh intrik. Buku ini menjadi pedoman dan pengingat di saat keringnya iman dan takwa. Allahu a’lam bish-shawab.

Judul Buku      : Mati Spektakuler

Penulis             : Khawaja Muhammad

Penerjemah      : Abdullah Ali & Satrio Wahono

Penerbit           : Zaman

Tahun Terbit   : Cetakan Tahun 2021

Tebal Halaman: 468

ISBN               : 978-602-6273-21-5

Peresensi         : Muhammad Sapi’i

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - BPUN Pati Kembali Terima Peserta dari Luar Daerah

    BPUN Pati Kembali Terima Peserta dari Luar Daerah

    • calendar_month Jum, 15 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 405
    • 0Komentar

    TRANGKIL – Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN) Kabupaten Pati kembali diselenggarakan pada tahun ini. Lokasinya seperti biasa, yakni di Kampung BPUN Pati, Desa Kadilangu, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati. Sementara, tempat bimbingan disentralkan di Madrasah Diniyah Mansyaul Ulum. Adji Pratama Putra, Manajer BPUN Pati tahun 2022 menyebutkan, sebanyak 23 peserta berhasil lolos mengikuti program ini. Seperti […]

  • PCNU Pati Ajak Warga Jaga Stabilitas Jelang Pelantikan Presiden RI

    PCNU Pati Ajak Warga Jaga Stabilitas Jelang Pelantikan Presiden RI

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 477
    • 0Komentar

    PATI-Bangsa Indonesia bersiap menyambut pemimpin barunya Minggu (20/10) esok. Pasangan Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin akan dilantik di gedung DPR/MPR setelah memenangkan pemilu 17 April 2019 silam. Saalah satu cuplikan video dengan judul “Ketua PCNU Kab.Pati Mendukung plntkn Bp.Jokowi Sebagai Presiden RI,menolak Radikalisme, tindakan Anarkhis” Hiruk pikuk masyarakat dalam menyongsong acara ini telah mewarnai […]

  • Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa  KONGRES XVII I  IPPNU

    Pelajar Islam Berbudaya untuk Toleransi dan Persatuan Bangsa KONGRES XVII I IPPNU

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Negara-negara berkembang hanya menjadi penonton bagi masuk dan berkembangnya nilai-nilai negara maju yang dianggap nilai-nilai global ke wilayah negaranya. Bagi Indonesia, merasuknya nilai-nilai Barat yang menumpang arus globalisasi ke kalangan masyarakat Indonesia merupakan ancaman bagi budaya asli yang mencitrakan lokalitas khas daerah di negeri ini. Kesenian-kesenian daerah seperti wayang, gamelan, dan tari menghadapi ancaman serius […]

  • PCNU PATI - Banser Satkoryon Dukuhseti Bantu Percepatan Pembangunan Jalan di Grogolan.

    Banser Satkoryon Dukuhseti Bantu Percepatan Pembangunan Jalan di Grogolan

    • calendar_month Sel, 7 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    PATI – Bantu percepatan pembangunan jalan poros Dukuh Kalitelo – Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Dukuhseti kerahkan belasan anggota untuk bantu TNI dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Diketahui program TMMD Sengkuyung Tahap I Ta 2022 Kodim 0718/Pati digulirkan di dua desa, yakni Desa Sumberejo Kecamatan Jaken dan di […]

  • 63 Orang Dilantik sebagai Panwascam, Salah Satunya Sekretaris PCNU

    63 Orang Dilantik sebagai Panwascam, Salah Satunya Sekretaris PCNU

    • calendar_month Sab, 29 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Badan Pengawas Pemilu baru saja melaksanakan Pelantikan dan Pembekalan Anggota Panwaslu Kecamatan Pemilu Serentak 2024. Kegiatan ini dilangsungkan pada Jum’at (28/10) pukul 08.00 s.d 17.00 di Hotel New Merdeka Pati. Total, ada 63 Panwascam yang dilantik pada hari itu. Proses seleksi untuk menyaring ke enam puluh tiga nama tersebut berlangsung cukup ketat. Sedikitnya, […]

  • PCNU - PATI

    PC Fatayat NU Pati, mengadakan Festival Rebana Se Kab Pati

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pimpinan Cabang Fatayat NU Pati mengadakan Fastival Rebana Se Kab Pati, atas kerjasama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Pati, bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, Ahad 3/7 Festival Rebana ini bertujuan untuk melestarikan budaya Islam serta ajang silaturahmi. “Kegiatan ini adalah salah satu rangkaian dalam harlah Fatayat […]

expand_less