Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Edukasi Pendidikan Penanggulangan Bencana

Edukasi Pendidikan Penanggulangan Bencana

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
  • visibility 541
  • comment 0 komentar

Oleh: Siswanto

Pendidikan pada dasarnya adalah usaha untuk membentuk watak dan perilaku secara sistematis, terarah, dan terencana. Pendidikan juga berarti usaha untuk membangun masyarakat baik mengenai perekonomian, kemasyarakatan, kesehatan dan lingkungan. Dengan demikian spektrum pendidikan sangat luas artinya, tidak hanya berkutat dalam lingkungan perkuliahan, bangku sekolah, pesantren melainkan juga bisa di sanggar dan di ruang terbuka. Karena esensi dari pendidikan itu sendiri memiliki arti yang luas dan komprehensif.

Dewasa ini, baik Negara berteknologi maju, kaya, maupun Negara berkembang yang notabenya masyarakatnya agraris dan miskin dihadapkan pada persoalan lingkungan hidup yang semakin lama cenderung berkembang semakin pelik dan rumit. Hal ini terjadi karena di satu pihak gejala kerusakan lingkungan hidup semakin menonjol, yang berarti ancaman terhadap kelangsungan hidup umat manusia semakin besar. Sementara itu, di lain pihak, eksploitasi besar-besaran terhadap alam yang menyebabkan rusaknya lingkungan seperti perubahan pola curah hujan yang mengakibatkan banjir ataupun musim kemarau berkepanjangan serta berubahnya pola musim tanam yang tentu saja merugikan petani karena sulit menentukan pembibitan, perkiraan panen, serta banyaknya serangan hama.

Oleh karena itu, manusia dan lingkungan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Manusia hadir di muka bumi ini memerlukan lingkungan yang sesuai untuk mendukung keberadaan manusia. Perubahan lingkungan sampai titik tertentu masih dapat ditolerir oleh mayarakat. Dan apabila penggunaan dan eksploitasi melampaui batas, maka akan berdampak pada kehidupan masyarakat, baik dalam kelompok populasi kecil-besar, dan sampai ke tatanan global.

Adapun batas tolerensi perubahan lingkungan yang berlaku bagi manusia bisa berbeda dibanding dengan tumbuhan, hewan, dan mikroba. Masing-masing jenis makhluk hidup memiliki batas toleransi yang berbeda-beda. Hal tersebut menyebabkan berbagai jenis makhluk hidup muncul dan menghilang dari muka bumi ini. Hal ini disebabkan karena iklim sudah tidak sehat dan bersahabat kepada manusia. Sehingga berdampak pada kekeringan, kerusakan ekosistem, perubahan cuaca, da punahnya beberapa hewan.

Dengan demikian, lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama, sehingga bukan hanya menjadi kewajiban pemerintah atau institusi lembaga keagamaan, tetapi juga tugas seluruh masyarakat. Sebab lingkungan yang baik dan sehat, merupakan hak asasi setiap warga Negara yang harus dikedepankan.

Oleh sebab itu, untuk bisa melakukan penanganan yang tepat diperlukan kesungguhan dalam membangun strategi komunikasi lingkungan yang lebih efektif, untuk menyelamatkan lingkungan dari kerusakan yang semakin parah. Pemerintah sebagai garda terdepan dalam pengelolaan lingkungan hidup, harus menjalankan fungsi informasi yang transparan, dalam penyebaran pesan tentang lingkungan hidup dan permasalahan yang terkait. Karena itu, UU No. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik (KIP), harus menjadi salah satu pedoman dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat.

Dengan dasar UU KIP, maka transparansi informasi lingkungan dapat direspon oleh media massa. Implikasi yang diharapkan, hubungan antara lembaga pemerintah dengan media massa dalam pemberitaan lingkungan, dapat mendorong perilaku masyarakat yang menunjukkan kepedulian terhadap alam dan lingkungannya. Sehingga, jika dijalankan secara konsisten dan berjalan selaras sesuai dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, dalam mendukung kebijakan pemerintah dibidang lingkungan. Maka akan terwujudnya masyarakat yang cinta dengan alam dan memiliki rasa kepedulian yang tinggi untuk menjaga dan merawat ekosistem alam, dimulai dari hal yang paling sederhana. Misalnya buang sampah pada tempatnya, menanam pohon di dataran pegunungan, dan tidak melakukan penebangan liar di hutan.

Dengan demikian, apabila contoh di atas dilakukan dan diterapkan semua elemen masyarakat, niscaya lingkungan akan kondusif dan alam juga akan terjaga kearifannya dari olah tangan manusia yang tidak bertanggungjawab.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by stevepb

    Resep Rahasia Simbok

    • calendar_month Ming, 30 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 574
    • 0Komentar

    Oleh : Ismi Faizah “Bocah wadon kui kudu iso masak. Ora mung eroh e mangan tok. Iso-iso mbesok diclatu karo morotuo!” (anak perempuan itu harus bisa masak. Bukan cuma tahu makan saja. Bisa-bisa dimarahi mertua nanti). Kalimat yang sama. Diucap berulang kali. Entah kali keberapa sekarang, aku coba mengingat, kesepuluh jariku sampai habis ternyata belum […]

  • PCNU-PATI Photo by Anita Austvika

    Emergency Couple

    • calendar_month Ming, 20 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Sejak Faris berubah wujud dari lelaki bersarung menjadi lelaki berdasi, Najiya terus berpikir siapa sebenarnya Faris. Sepertinya Mr. Bunglon itu bukan orang sembarangan. Sejak awal bertemu, ia punya firasat sendiri mengenai lelaki pemilik panti tersebut. Ia punya aroma bangsawan. Wajahnya penuh misteri memendam sekam.  Wajah tirus dengan hidung mancung, bibir berbentuk […]

  • PCNU - PATI

    PC IPNU se-Korda Pati Sepakat Pertahankan PKPT

    • calendar_month Jum, 29 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    PC IPNU se-Korda Pati yang meliputi Jepara, Kudus, Pati, Grobogan, Blora, Rembang dan Lasem sepakat mempertahankan Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) masuk dalam struktural IPNU. Keputusan itu diambil dalam pertemuan Ketua PC IPNU se-Korda Pati yang dilaksanakan di Kudus pada Rabu (27/7) malam. Pertemuan ini juga dihadiri oleh PC IPNU Demak. Pertemuan tersebut membahas isu-isu […]

  • BNPT RI Monitoring FKPT Jateng, Dorong Inovasi dan Kemitraan

    BNPT RI Monitoring FKPT Jateng, Dorong Inovasi dan Kemitraan

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 574
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melaksanakan rangkaian kegiatan Monitoring Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme di Jawa Tengah. Poin penting dalam Monitoring tersebut salah satunya adalah wacana pendirian FKPT mandiri di kabupaten/kota di Jawa Tengah. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Letkol (Sus) Dr. Harianto, […]

  • Tanggapi PPKM, PCNU : Jangan Abai, Jangan Lebay

    Tanggapi PPKM, PCNU : Jangan Abai, Jangan Lebay

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Ketua Tanfidziyah PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim saat menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk menaati peraturan pemerintah terkait pemutusan mata rantainpenyebaran covid-19 KOTA-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang dicanangkan oleh Pemerintah berdampak besar bagi masyarakat. Sektor ekonomi, pendidikan hingga sosial keagamaan merupakan sektor yang menerima pengaruh langsung dari PPKM. Pengaruh yang didapatkan kebanyakan merupakan efek […]

  • Rembuk Merah Putih, FKPT Jawa Tengah Ajak Suarakan Anti Radikalisme dan Terorisme Melalui Narasi Damai

    Rembuk Merah Putih, FKPT Jawa Tengah Ajak Suarakan Anti Radikalisme dan Terorisme Melalui Narasi Damai

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 537
    • 0Komentar

      SEMARANG,-Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah menyelenggarakan Forum Rembuk Merah Putih di Wisma Perdamaian Semarang, Rabu (1/10/2025). Kegiatan ini mengangkat tema mewujudkan pemuda cerdas, kritis dan cinta tanah air. Ketua FKPT Jawa Tengah Hamidullah Ibda mengatakan Rembuk merah putih merupakan program mandatori Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) melalui FKPT khusus bidang media/humas dan […]

expand_less