Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 9 Okt 2015
  • visibility 472
  • comment 0 komentar

Dalam kosa kata bahasa Indonesia, kata ‘naskah’ digunakan tidak terbatas pada dokumen tulisan tangan semata, melainkan juga mencakup dokumen cetak lainnya. Naskah atau bisa disebut manuskrip biasanya ditulis di atas alas kertas eropa, daluang, ataupun daun lontar, yang berkembang antara abad 17 hingga abad 20 di Nusantara.
Manuskrip merupakan satu-satunya media yang digunakan untuk menyimpan pesan ajaran keagamaan dan kebudayaan tertentu, juga menjelaskan suatu peristiwa tertentu oleh seseorang ataupun kelompok masyarakat. Naskah pandalulungan adalah naskah kuno dari proses pergulatan antara beragam etnis yang memiliki akar sosial dan kultural. Naskah pandalulungan umumnya adalah kitab dengan tulisan arab pegon atau arab pesantren.
            Buku Merajut Kenusantaraan Melalui Naskah ini menghadirkan berbagai pembahasan penting terkait dengan naskah pandalulungan  dalam pembentukan peradaban di Nusantara. Peradaban Nusantara dibentuk oleh peradaban kitab pandalulungan, yang notabene diproduksi oleh pesantren. Sebagai contoh, dari 1.450 judul naskah koleksi perpustakaan Kraton Surakarta, yang keseluruhannya telah dikatalogisasi oleh Nancy Florida, hanya 17 naskah yang ditulis di masa kebangkitan kebudayaan-kesastraan surakarta yang dipelopori para orientalis Belanda pada abad 19, kurang lebih 500 naskah yang dapat dikategorikan sebagai kesastraan Islam/ pandalulungan.
             Buku ini bisa dikatakan kaya materi sejarah naskah kuno terutama pandalulungan. Naskah juga disertai deskripsi dan analisis naskah itu sendiri. Misalnya, Naskah Fathul ‘Arifin karya KH. Shirotol Mustaqim tahun 1963 setebal 344 halaman dan terbagi menjadi dua jilid yang berisi tentang ajaran Syeh Kemuning, pengalaman keruhanian yang harus dijalankan untuk mencapai kebenaran tertinggi.
            Ada beberapa hal yang membuatnya kurang menarik, yaitu dalam hal warna gambar dalam buku, sebab dicetak dengan warna hitam putih. Tetapi, terlepas dari itu buku ini sangat layak untuk dijadikan refrensi karena disajikan dalam bentuk naratif berdasarkan penelitian yang bisa dipercaya.
Judul Buku                  : Merajut Kenusantaraan Melalui Naskah
Penulis                         : Muhammad Ardiansyah dan Qomarus Sholeh
Jumlah Halaman          : Xiv + 111 Halaman
Kategori                      : Budaya & Seni
Cetakan                       : 2015
Penerbit                       : Pustaka Pelajar
ISBN                           : 978-602-0905-31-0
Peresensi                     : Mirza Sastroatmodjo, Penyair, Mahasiswa PBSI Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    16 Grup Siap Meriahkan Festival Rebana Pelajar NU Pati

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPNU IPPNU) Pati bakal menggelar Festival Rebana se-Kabupaten Pati di MA Shirotul Ulum Trangkil pada Sabtu (26/11/2022). Sebanyak 16 grup rebana dari berbagai penjuru Bumi Mina Tani siap meramaikannya. Diantaranya, Sauqul Qolbi (PAC Margoyoso), Nurusshofa (PAC Juwana), Al Amboh (PAC Trangkil), Rebana […]

  • PCNU-PATI

    Menumbuhkan Ghirah Akademik Mahasiswa Melalui Diskusi

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- MARGOYOSO – Dalam rangka menumbuhkan iklim akademik mahasiswa yang dirasa mengalami kemunduruan, para mahasiswa Program Studi Pengembengan Masyarakat Islam (PMI) Isntitut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati mengadakan diskusi bertempat di kantin IPMAFA, Rabu (15/030/23). Diskusi ini dilakukan tidak lain untuk menumbuhkan ghirah mahasiswa agar tidak pudar dan kembali pada jalur yang benar, yakni mahasiswa […]

  • Ponpes Mansajul Ulum Kembali Raih Juara Umum dalam Lomba HSN 2022

    Ponpes Mansajul Ulum Kembali Raih Juara Umum dalam Lomba HSN 2022

    • calendar_month Jum, 21 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    PATI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2022, Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menggelar berbagai lomba. Diantaranya, lomba Da’i milenial dan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK). Lomba MQK dilaksanakan secara offline di Institut Pesantren Mathali’ul Falah pada Kamis (20/10/2022). Sedangkan lomba Da’i Milenial digelar secara online. Berdasarkan […]

  • PCNU-PATI

    MTQ ke-XXX Jawa Tengah Resmi Dibuka

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id –  Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXX tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2024 digelar di Kabupaten Pati. Kegiatan ini berlangsung pada 25-29 April 2024. Kompetisi MTQ kali ini terdiri atas 9 cabang dengan 24 golongan lomba yang dibagi dalam 12 Majelis. Di antaranya tilawah, hafalan, tafsir Al Qur’an, serta seni kaligrafi. Pembukaan kegiatan yang bertema […]

  • Revitalisasi Nahdlatut Tujjar, Agenda Muktamar NU ke-35 di Jombang

    Revitalisasi Nahdlatut Tujjar, Agenda Muktamar NU ke-35 di Jombang

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 18.049
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Wakil Ketua PCNU Pati Muktamar NU ke-35 di Jombang yang akan terlaksana besok pada 27 sampai 31 Agustus 2026 yang akan datang menjadi momentum strategis untuk melakukan revitalisasi nahdlatut tujjar atau bidang ekonomi, baik yang memperkuat jam’iyyah maupun jama’ah NU. Selama ini, momentum Muktamar NU hanya disibukkan tentang figur calon pemimpin, […]

  • PCNU-PATI Photo by Daniel J. Schwarz

    Biksu Menabung untuk Menerbitkan Tao Te Ching

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Sebuah kisah menarik dari legenda Jepang. Konon ada seorang biksu yang tertarik menerjemah dan menerbitkan buku Tao Te Ching ke dalam bahasanya. Sembari menerjemah ia menabung untuk menerbitkannya kelak. Kurang lebih 10 tahun ia berhasil mengumpulkan dana yang kira-kira cukup untuk menerbitkan hasil terjemahannya itu. Ketika siap mencetak bukunya tiba-tiba […]

expand_less