Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 9 Okt 2015
  • visibility 374
  • comment 0 komentar

Dalam kosa kata bahasa Indonesia, kata ‘naskah’ digunakan tidak terbatas pada dokumen tulisan tangan semata, melainkan juga mencakup dokumen cetak lainnya. Naskah atau bisa disebut manuskrip biasanya ditulis di atas alas kertas eropa, daluang, ataupun daun lontar, yang berkembang antara abad 17 hingga abad 20 di Nusantara.
Manuskrip merupakan satu-satunya media yang digunakan untuk menyimpan pesan ajaran keagamaan dan kebudayaan tertentu, juga menjelaskan suatu peristiwa tertentu oleh seseorang ataupun kelompok masyarakat. Naskah pandalulungan adalah naskah kuno dari proses pergulatan antara beragam etnis yang memiliki akar sosial dan kultural. Naskah pandalulungan umumnya adalah kitab dengan tulisan arab pegon atau arab pesantren.
            Buku Merajut Kenusantaraan Melalui Naskah ini menghadirkan berbagai pembahasan penting terkait dengan naskah pandalulungan  dalam pembentukan peradaban di Nusantara. Peradaban Nusantara dibentuk oleh peradaban kitab pandalulungan, yang notabene diproduksi oleh pesantren. Sebagai contoh, dari 1.450 judul naskah koleksi perpustakaan Kraton Surakarta, yang keseluruhannya telah dikatalogisasi oleh Nancy Florida, hanya 17 naskah yang ditulis di masa kebangkitan kebudayaan-kesastraan surakarta yang dipelopori para orientalis Belanda pada abad 19, kurang lebih 500 naskah yang dapat dikategorikan sebagai kesastraan Islam/ pandalulungan.
             Buku ini bisa dikatakan kaya materi sejarah naskah kuno terutama pandalulungan. Naskah juga disertai deskripsi dan analisis naskah itu sendiri. Misalnya, Naskah Fathul ‘Arifin karya KH. Shirotol Mustaqim tahun 1963 setebal 344 halaman dan terbagi menjadi dua jilid yang berisi tentang ajaran Syeh Kemuning, pengalaman keruhanian yang harus dijalankan untuk mencapai kebenaran tertinggi.
            Ada beberapa hal yang membuatnya kurang menarik, yaitu dalam hal warna gambar dalam buku, sebab dicetak dengan warna hitam putih. Tetapi, terlepas dari itu buku ini sangat layak untuk dijadikan refrensi karena disajikan dalam bentuk naratif berdasarkan penelitian yang bisa dipercaya.
Judul Buku                  : Merajut Kenusantaraan Melalui Naskah
Penulis                         : Muhammad Ardiansyah dan Qomarus Sholeh
Jumlah Halaman          : Xiv + 111 Halaman
Kategori                      : Budaya & Seni
Cetakan                       : 2015
Penerbit                       : Pustaka Pelajar
ISBN                           : 978-602-0905-31-0
Peresensi                     : Mirza Sastroatmodjo, Penyair, Mahasiswa PBSI Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Afif: Almadina Semakin Dicintai Masyarakat dan Layak Menjadi Kebanggaan Wonosobo

    Bupati Afif: Almadina Semakin Dicintai Masyarakat dan Layak Menjadi Kebanggaan Wonosobo

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.757
    • 0Komentar

    WONOSOBO – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20 Yayasan Almadina berlangsung meriah di Alun-Alun Wonosobo, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang dikemas dalam tajuk Almadina On The Road tersebut diikuti ribuan peserta dari keluarga besar Almadina, mulai dari pengurus yayasan, guru, tenaga kependidikan, wali murid, hingga siswa dari berbagai satuan pendidikan. Momentum harlah tahun ini juga bertepatan dengan […]

  • PCNU - PATI Photo by Anemone123

    (Ber) Adab; (Ber) Tetangga

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Minggu adalah hari bersantai buat saya setelah melewati hari-hari melelahkan untuk bekerja. Hari minggu selalu saya manfaatkan untuk berada di rumah. Adakalanya baca buku, bersih-bersih rumah, dan sesekali menulis perihal apa saja. Selain itu tentu hari minggu adalah hari yang selalu saya nantikan karena dapat beristirahat sepanjang yang saya mau. Kalau dalam bahasa kerennya, mager […]

  • Rencanakan Advokasi Kesehatan Masyarakat, Fatayat NU Pati Gandeng DPRD

    Rencanakan Advokasi Kesehatan Masyarakat, Fatayat NU Pati Gandeng DPRD

    • calendar_month Sab, 21 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Para pengurus Fatayat NU Pati sedang melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Pati terkait rencana Fatayat yang akan mengadakan program advokasi kesehatan masyarakat PATI – Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati adakan audiensi dengan komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Sabtu (21/8). Audiensi itu dilaksanakan dalam rangka meminta dukungan kepada DPRD setempat […]

  • Lima Ratusan Pendekar Pagar Nusa Meriahkan Apel dan Kirab Hari Santri

    Lima Ratusan Pendekar Pagar Nusa Meriahkan Apel dan Kirab Hari Santri

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    PATI – Lima ratusan pendekar Pagar Nusa turut memeriahkan Apel dan Kirab Hari Santri Nasioal (HSN) pada Sabtu (22/10/2022). Ketua Pimpinan Cabang (PC) Pagar Nusa, Suwarto mengungkapkan, sebanyak 150 pendekar Pagar Nusa mengikuti kirab HSN. Sementara, 300 lebih pendekar lainnya menampilkan atraksi di sela-sela pelaksanaan kirab. “Amanat dari panitia, Pagar Nusa diminta untuk kebersihan. Jadi […]

  • Kepala Desa Wonosekar Sah Jadi Ketua Ranting NU

    Kepala Desa Wonosekar Sah Jadi Ketua Ranting NU

    • calendar_month Jum, 10 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 509
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Kabar menggembirakan datang dari Desa Wonosekar, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Pasalnya, Muhammad Zaenuri, Kepala Desa Wonosekar terpilih sebagai Ketua Ranting NU desa tersebut melalui musyawarah ranting beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Nur Kholis, ketua ranting periode sebelumnya, naik sebagai Wakil Ketua MWC-NU Gembong. Sedangkan tampuk kepemimpinan dipegang oleh wakilnya. Namun, dalam pemilihan ketua Ranting […]

  • PCNU-PATI

    Prestis! Rutinan Fatayat NU Margorejo Dihadiri Dua Pengasuh Pondok

    • calendar_month Rab, 8 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id MARGOREJO –   Peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW. masih berlangsung. Salah satunya adalah yang dilaksanakan oleh PAC Fatayat NU Kecamatan Margorejo.  Sabtu (4/3) lalu, para pemudi NU tersebut menyelenggarakan peringatan Isro’ Mi’roj sekaligus rutinan Fatayat NU di Desa Sukobubuk. Bahkan, dalam agenda tersebut dihadiri salah seorang pengasuh Ponpes Roudlotul Falah, Bermi, Gembong, Kiai Ali Nur […]

expand_less