Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Kunci Sukses Meraih Ridha-Nya?

Kunci Sukses Meraih Ridha-Nya?

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 5 Des 2022
  • visibility 473
  • comment 0 komentar

Belajar memahami Islam menjadi modal dalam memilah dan memilih jalan untuk mencapai hidup sukses dan mulia. Pemahaman yang benar akan menjaga kita dari kesesatan dan kerugian. Merasa sudah ada di jalan yang akan menghantarkan pada kesuksesan dan kemuliaan, ternyata akhir yang didapat tidak sesuai dengan yang diharap.

Pemahaman yang benar tentang Islam akan menuntun setiap kita masuk di jalan yang benar dan terus menjaga tetap berada di dalamnya hingga maut memisahkan. Dengan menghadirkan banyak kisah dan penjelasan yang mudah, buku ini akan memandu Muslim muda belajar memahami Islam. Mulai dari masalah iman hingga persoalan ibadah. Kehadiran Muslim muda dengan aqidah yang kuat dan taat beribadah akan memastikan tegaknya Islam di muka bumi.

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku,” (QS. adz-Dzariyat [51]: 56). Keimanan kepada Allah Swt. adalah syarat utama menjadi seorang muslim. Kita hanya dapat beriman kepada Tuhan dengan mengenal-Nya, mempelajari segala sesuatu tentang-Nya, dan beriman kepada-Nya sesuai dengan cara yang telah dijelaskan oleh Allah dalam Al-Qur’an. Untuk menjadi seorang mukmin sejati, membaca dan merenungkan kitab yang telah diturunkan oleh-Nya adalah hal yang sangat penting, karena di dalamnya Dia telah menyampaikan pesan-pesan-Nya, memperkenalkan diri-Nya serta memberitahu kita tentang perintah dan larangan-Nya.

Mengenal dan mencintai Allah bukanlah hal yang mustahil jika kita mencoba belajar mengenai segala sesuatu tentang-Nya (hlm 11). Maka dari itu, Allah mengajak setiap jiwa untuk memikirkan tanda-tanda kebesaran-Nya. Agar hidup tidak keluar atau menyimpang dari fitrahnya, dan bersyukur itulah kuncinya.

Syaikh ‘Abdur Rahman as-Sa’di berkata; dalam kitab Fathur Rahiimil Malikil ‘Allaam bahwa “Allah mengajak hamba-hamba-Nya untuk mencintai-Nya dengan berbagai macam nikmat dan karunia-Nya yang agung, yang dengan itu Allah menciptakan, menghidupkan, memperbaiki keadaan dan menyempurnakan semua urusan mereka. Bahkan dengan itu Allah menyempurnakan (pemenuhan) kebutuhan-kebutuhan pokok, memudahkan urusan-urusan, menghilangkan semua kesulitan dan kesusahan, menetapkan hukum-hukum syariat dan memudahkan mereka menjalankannya, serta menunjukkan jalan yang lurus kepada mereka…

Maka semua yang ada di dunia dari hal-hal yang dicintai oleh hati dan jiwa manusia, yang lahir maupun batin, adalah (bersumber) dari kebaikan dan kedermawanan-Nya, untuk mengajak hamba-hamba-Nya agar mencintai-Nya.

Sungguh hati manusia secara fitrah akan mencintai pihak yang (selalu) berbuat baik kepadanya. Maka kebaikan apa  yang lebih agung dari kebaikan (yang Allah Ta’ala limpahkan kepada hamba-hamba-Nya)? Kebaikan ini tidak sanggup untuk dihitung jenis dan macamnya, apalagi satuan-satuannya. Padahal setiap nikmat (dari Allah Ta’ala) mengharuskan bagi hamba untuk hati mereka dipenuhi dengan kecintaan, rasa syukur, pujian dan sanjungan kepada-Nya.”

Sekarang mari kita pertimbangkan berkah dari Pencipta kita, yang telah menciptakan kita sebagai makhluk yang paling mulia di muka bumi, yang melimpahkan rezekinya bagi kita. Bayangkan semua keindahan yang telah diciptakan oleh Allah yang Mahakuasa untuk kita.

Akankah kamu menukar otakmu untuk apapun? Seberapa penting mata bagi kita? Tangan, kaki, mulut dan hidung kita…

Bagimana dengan alam? Matahari, tumbuhan, berbagai jenis buah-buahan, gunung-gunung dan lautan…

Lebah yang menghasilkan madu, ternak yang memberikan susu, dan awan yang menurunkan hujan… Berkah-berkah yang dilimpahkan Allah Swt. kepada kita tidak terhitung.

Kita menilai penting untuk berterima kasih pada teman kita yang melakukan kebaikan kecil kepada kita. Jadi, tidakkah kita perlu untuk bersyukur kepada Sang Pencipta kita yang melimpahkan kita berkah yang tak terhingga? Kita akan menganggap sesuatu sebagai sebuah kesalahan serius jika kita tidak berterima kasih kepada orang yang melakukan kebaikan kepada kita. Bukankah suatu kesalahan besar jika kita tidak berterima kasih kepada Allah Swt. untuk semua yang telah Dia limpahkan kepada kita? Yang seharusnya kita lakukan sebagai balasan untuk pemberian Allah kepada kita adalah berterima kasih kepada-Nya dengan beribadah kepada-Nya. Ibadah adalah ketika mematuhi perintah Allah hanya untuk membuat-Nya senang dan mendapatkan Ridha-Nya (hlm 140). Allahu a’lam bish-shawab.

Catatan: Meskipun judulnya “Panduan Belajar Muslim Muda Memahami Islam”, tetapi buku ini cocok untuk semua umur. Banyak pelajaran yang bisa kita petik di dalamnya, yang mungkin kita anggap sepele selama ini, padahal itu akan berakibat fatal jika kita abaikan. Membacanya sangat mengasyikkan, penulis berhasil membuat formula yang sangat inspiratif; cerita, perumpamaan, puisi, nasihat, quote—membuat pembaca candu disetiap lembarnya.

Judul               : Panduan Belajar Muslim Muda Memahami Islam

Penulis            : Asli Kaplan

Penerbit         : Republika Penerbit

Tahun Terbit : Cetakan Kesatu September 2019

Tebal Halaman: viii + 240

ISBN                : 978-602-5734-99-1

Peresensi       : Muhammad Sapi’i

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Musa Memukul Laut Merah dengan Tongkat

    Ketika Musa Memukul Laut Merah dengan Tongkat

    • calendar_month Sen, 1 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami “Apakah kau ingat film The Ten Commandments?”             “Tentu aku ingat. Ada adegan ketika Musa—yang diperankan Charlton Heston—mengangkat tongkatnya, lalu air laut pun terbelah, dan bangsa Israel bisa menyeberang,” ujarnya.             “Padahal di Alkitab tidak demikian,” kata teman saya. “Di Alkitab, Allah berkata kepada Musa, ‘Berbicaralah kepada bangsa Israel dan […]

  • PCNU-PATI

    Sepuluh Ribuan Warga NU Pati Meriahkan Kirab Hari Santri 2022

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id  – Sepuluh ribuan warga Nahdlatul Ulama di Kabupaten Pati ikuti Kirab Akbar dalam memperingati Hari Santri Nasional 2022.  Kirab itu diikuti oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PNCU) beserta Lembaga dan Badan Otonom (Banom). Selain itu, para santri dari sejumlah Madrasah dan Pesantren juga turut memeriahkan kegiatan ini. Sebelum kirab, para peserta mengikuti apel di […]

  • MI PIM Mujahidin Bageng Jadi Juara Umum Loksis se-Kecamatan Gembong

    MI PIM Mujahidin Bageng Jadi Juara Umum Loksis se-Kecamatan Gembong

    • calendar_month Rab, 15 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 594
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Perguruan Islam Monumen (PIM) Mujahidin, Desa Bageng, Kecamatan Gembong, menjadi juara umum dalam Lomba Kompetensi Siswa (Loksis) tingkat MI se-Kecamatan tahun 2023. Pada kesempatan ini, PIM Mujahidin Bageng juga menjadi tuan rumah penyelenggaraan Loksis tingkat MI Kecamatan Gembong yang dilaksanakan pada Rabu (15/11/2023). Kepala MI PIM Mujahidin Bageng, Sulkhan, mengatakan […]

  • PCNU-PATI

    PC IPNU IPPNU Pati Sukses Selenggarakan Rakercab Kedua

    • calendar_month Sen, 19 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 457
    • 0Komentar

    PATI – PC IPNU IPPNU Kabupaten Pati sukses mengadakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) kedua. Kegiatan itu dilaksanakan di Kantor PCNU Pati pada Ahad (18/9/2022). Ketua PC IPNU Pati Matsna Zakiyyatus Salwa mengatakan, kegiatan ini sebagai landasan untuk melaksanakan program kerja pada tahun kedua kepengurusan saat ini. “Program kerja yang disusun disesuaikan dengan kebutuhan dari jajaran […]

  • Kegiatan Ramadhan PAC Muslimat Dukuhseti Berakhir

    Kegiatan Ramadhan PAC Muslimat Dukuhseti Berakhir

    • calendar_month Sab, 1 Jun 2019
    • account_circle admin
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Pati, Kegiatan Romadlon tahun 2019 ini, Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah mengadakan kegiatan kajian kitab tafsir dan fiqih di desa Dumpil, Jumat (31/5/2019). “Alhamdulilah acara ini diikuti ibu-ibu muslimat dan Fatayat Dumpil,” kata Ketua PAC Muslimat NU Dukuhseti Faridatussaadah. Kegiatan itu bertempat di Masjid Dumpil. Acara […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Masjid dan Media Sosial

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.631
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Masjid menjadi penting dalam pembangunan spiritualitas masyarakat muslim. Perannya sudah kentara dan jelas sejak zaman Kanjeng Nabi Muhammad Saw. Dalam konteks Ramadan, banyak sekali dakwah-dakwah berbasis digital berseliweran di gawai kita. Namun masalahnya, apakah masjid masih memiliki otoritas dibandingkan media sosial? Secara tradisional, masjid dilihat sebagai ruang fisik, bangunan, tempat untuk bersujud, […]

expand_less