Ratusan Peserta PD-PKPNU Sukses Tuntaskan Kaderisasi
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 16.198
- comment 0 komentar

Ratusan Peserta PD-PKPNU Sukses Tuntaskan Kaderisasi
pcnupati.or.id – Kumandang Selawat Badar dan Mars Syubbanul Wathan menggema di tengah dinginnya malam Lapangan MA Silahul Ulum, Asempapan, Trangkil pada Ahad (5/6). Pasalnya, malam itu dilakukan pembaiatan atas 107 Kader Pemggerak NU yang telah menuntaskan Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Pengggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) angkatan IX 2026.
Sekretaris PCNU, Maskan menyebut, dari 107 peserta tersebut, hampir separuhnya adalah perempuan. Menurutnya, hal ini adalah indikasi baik untuk NU ke depan.
“Saya ini ada baiknya. Sebab, NU tidak hanya untuk laki-laki. Semangat menjadi kader NU juga sudah merambah ke kaum hawa,” terang dia.
Agenda yang dilaksanakan sejak Jumat (3/6) ini terselenggara berkat kerjasama antara MWCNU dan Banom-Banom NU Trangkil serta PCNU Kabupaten Pati. Namun demikian, peserta PD-PKPNU angkatan IX ini bukan hanya berasal dari Kecamatan Trangkil.
“Ada beberapa dari luar Trangkil, seperti Margoyoso, Tayu dan bahkan Gembong,” imbuh Maskan.
Niswah, salah satu peserta dari Gembong mengaku bangga sekaligus haru bisa menuntaskan PD-PKPNU. Ia mengaku mengikuti agenda ini karena terilhami oleh suami dan ayah serta ibu mertuanya yang juga telah menuntaskan program ini sebelumnya.
“Kalau mendengarkan cerita mereka di meja makan tentang PD-PKPNU, saya merasa saya juga perlu mengikuti program ini, dan akhirnya saya pun didaftarkan oleh suami unuk gabung di Asempapan,” terangnya kepad pcnupati.or.id.
Bukan Kebanggaan Sematan
Dalam sambutan usai pembaiatan, KH. Yususf Hasyim, Ketua PCNU Pati menyampaikan beberapa tanggung jawab kader. Menurutnya, kader pemggerak NU memiliki tanggung jawab besar di masyarakat.
“Malam ini, anda semua
resmi menjadi bagian dari Nahdlatul Ulama yang memiliki tanggung jawab sebagai penggerak,” terang dia.
Menurutnya, setelah menuntaskan kaderisasi ini, para kader penggerak harus mampu menggerakkan NU di daerahnya masing-masing. Jalur syiar yang bisa ditempuh pun, lanjut dia, cukup luas.
“Silakan berjuang lewat Banom-Banom NU yang jumlahnya banyak itu,” tandasnya.
Lulus dari PDP-PKPNU, lanjut Kiai Yusuf, bukan sekadar kebanggaan namun tanggung jawab untuk mempertahankan eksistensi NU di tengah masyarakat. Dirinya berharap 107 kader yang telah dibaiat tidak hanya duduk manis di rumah.
“Sesuai namanya, kader penggerak. Artinya harus ada harakah (pergerakan),” tegas Kiai Yusuf.
Rencananya, program PD-PKPNU ini akan terus berlanjut. Agenda yang paling dekat adalah PD-PKPNU angkatan X yang akan diselenggarakan di Tambahmulyo, Jakenan, tanggal 7 hingha 9 Juli mendatang.
“MWC-MWC yang ingin melaksanakan program ini, bisa segera menghubungi kami, sebab ke depan, semua pengurus NU di semua level harus melampirkan sertifikat tanda kelulusan PD-PKPNU,” pungkas Kiai Yusuf.(lut/LTN)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar