Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mandiri Lewat Bisnis Kuliner, Sekretaris LTNNU Pati Bangun Visi Pendidikan dari Kedai “Ayam-Ayam”

Mandiri Lewat Bisnis Kuliner, Sekretaris LTNNU Pati Bangun Visi Pendidikan dari Kedai “Ayam-Ayam”

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 5 Jul 2026
  • visibility 174
  • comment 0 komentar

​PATI — Menjadi pengusaha kuliner kecil-kecilan tidak membuat Maulana Luthfi Karim (31) bermental kerdil. Pemuda asal Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati ini membuktikan bahwa dari kedai ayam sederhana, ia mampu merajut visi masa depan yang besar bagi keluarganya.

​Langkah ini dimulai usai Luthfi menyelesaikan kuliahnya di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Bukannya mencari kerja di kota besar, ia justru memilih pulang ke kampung halaman untuk merintis usaha kuliner mandiri.

​Keberanian Luthfi membuka kedai bernama “Ayam-Ayam” tidak didapat dari pinjaman besar, melainkan dari kedisiplinannya semasa kuliah. Ia telaten menyisihkan uang saku selama bertahun-tahun hingga akhirnya terkumpul modal awal sebesar Rp10 juta.

​Di kedainya, Luthfi menjajakan menu merakyat seperti ayam geprek dan ayam krispi. Strategi harganya pun sangat ramah di kantong, mulai dari Rp7.000 hingga Rp12.000 saja, pembeli sudah bisa mendapatkan paket lengkap ayam beserta nasi.

​Konsistensi itu berbuah manis. Kini, Kedai Ayam-Ayam milik Luthfi semakin ramai dan mampu menjual 50 hingga 100 porsi setiap harinya. Tak mau cepat puas, ia juga mulai melebarkan sayap bisnisnya ke dunia katering untuk melayani berbagai acara.

​Bagi Luthfi, keuntungan dari tiap potong ayam yang terjual tidak sekadar habis untuk konsumsi sehari-hari. Sebagian laba usahanya sengaja ia putar kembali sebagai investasi jangka panjang, termasuk untuk membiayai kelanjutan studi akademisnya sendiri di UIN Sunan Kudus pada tahun 2025 lalu.

​Ia menegaskan, keputusannya untuk terus belajar bukan demi gengsi atau status sosial, melainkan untuk meletakkan batu pertama bagi standar pendidikan anak-cucunya kelak.

​“Paling tidak, anak saya punya standar pendidikan yang baik. Biar anak bisa mencontoh bapaknya yang terus belajar. Syukur-syukur nanti dia bisa menempuh pendidikan yang lebih tinggi lagi,” ungkap sekretaris Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Pati ini.

​Cita-cita dan kerja keras Luthfi ini pun mendapat apresiasi dari lingkungan sekitar. Zaenal Arifin, salah satu pelanggan setia, mengaku sangat senang makan di Kedai Ayam-Ayam karena kecocokan rasa dan harganya.

​“Saya sering sekali makan di sini karena rasanya memang enak, ayamnya renyah, dan sambalnya mantap. Porsinya juga bikin kenyang tapi harganya sangat ramah di kantong. Penjualnya juga ramah,” tutur Zaenal.

​Perjalanan Luthfi menjadi bukti nyata di lapangan bahwa modal materi hanyalah stimulus awal. Kunci utama dari kokohnya sebuah usaha adalah modal mental dan konsistensi. Lewat kepulan asap dari dapur “Ayam-Ayam”, Luthfi tidak hanya menjemput rezeki, tetapi juga sedang menyiapkan fondasi masa depan yang kuat bagi generasi penerusnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inventaris Masjid

    Inventaris Masjid

    • calendar_month Sab, 4 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 677
    • 0Komentar

    Pertanyaan: Bolehkah Barang – barang inventaris masjid yang sudah tidak bisa di gunakan , apabila barang barang tersebut di jual dan uangnya dijadikan kas masjid ? (Ranting NU Tlogorejo) Jawaban: a.         Apabila inventaris masjid tersebut  termasuk barang waqaf maka hukumnya khilaf , menurut pendapat yang ashoh ( paling shohih ) barang tersebut boleh di jual […]

  • Antisipasi Banjir, LPBI-NU Ajak Warga Ikuti Sosialisasi Biopori

    Antisipasi Banjir, LPBI-NU Ajak Warga Ikuti Sosialisasi Biopori

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    PATI-Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI-NU) Kabupaten Pati memiliki cara tersendiri untuk mengantisipasi musim penghujan ini. Edi Fitrianto, salah satu staf di LPBINU Pati menyatakan bahwa di musim hujan, potensi bencana semakin besar. Oleh sebab itu, perlu diadakan tindakan preventif serta respon yang harus dilakukan ketika terjadi bencana. Flyer Sosialisasi Biopori yang […]

  • Lazisnu Ranting Dukuhseti Gelar Santunan Yatim Piatu

    Lazisnu Ranting Dukuhseti Gelar Santunan Yatim Piatu

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 538
    • 0Komentar

      Pati – Bertajuk Indahnya Berbagi Bersama, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Ranting Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati menggelar santunan yatim piatu se wilayah ranting Dukuhseti, dengan batasan maksimal jenjang SMP sederajat pada Jumat 21 Maret 2025 . Acara ini diselenggarakan di Musholla Al-Hassn Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Ketua […]

  • Istighotsah Ulama & Umara Kab. Pati Telah Berlangsung 7,5 Tahun

    Istighotsah Ulama & Umara Kab. Pati Telah Berlangsung 7,5 Tahun

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    PATI – Tidak terasa, Pemerintah Kabupaten Pati bersama dengan PCNU Kabupaten Pati, telah menggelar Istighotsah Ulama dan Umara se-Kabupaten Pati, 7,5 tahun secara rutin selama. Hal ini terungkap saat Bupati Pati, H. Haryanto, menyampaikan sambutannya dalam acara Istighotsah Ulama dan Umara Kabupaten Pati yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (13/2/2020) malam. Istighotsah Ulama dan […]

  • Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

    Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

    • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 598
    • 0Komentar

    PATI-Ancaman radikalisme dalam beragama sudah kian nyata. Setidaknya inilah yang disampaikan oleh Muhammad Sahlan dalam sebuaj artikel yang diterbitkan oleh nu online. Indikasinya adalah banyaknya generasi muda yang mulai terpapar faham-faham fundamentalisme beragama. Parahnya, mereka bukan dari kalangan minim pendidikan, tapi justru para mahasiswa di perguruan tinggi yang lumayan mentereng di Indonesia. Artikel bejudul Radikalisme […]

  • Madrasah Damai Pati Gelar Pelatihan Media Sosial

    Madrasah Damai Pati Gelar Pelatihan Media Sosial

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Madrasah Damai menggelar Pelatihan “Sosial Media sebagai Ruang Dialog” di Aula Lantai 3 The Safin Hotel Pati. Pelatihan tersebut dilaksanakan selama tiga hari, yakni mulai Jumat sampai dengan Minggu 14-16 Oktober 2022. Adapun yang menjadi pesertanya adalah para kawula muda. Komunitas sekaligus lembaga pelatihan, penelitian, dan pendidikan perdamaian berbasis santri dari Desa Waturoyo, […]

expand_less