Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Akatiga – PP Fatayat NU Adakan Lokarya di Bandung

Akatiga – PP Fatayat NU Adakan Lokarya di Bandung

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
  • visibility 340
  • comment 0 komentar
Para delegadi Fatayat NU Pati dalam acara Lokakarya nasional buah sinergi antara PP Fatayat NU dan Akatiga.

BANDUNG – Akatiga bersama PP Farayat NU baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan tingkat nasional di Bandung. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari sejak Kamis (17/3) hingga Minggu (20/3) lalu ini diselenggarakan dengan target BPJS. 

Kegiatan bertajuk Lokakarya Nasional Program ‘Perempuan Bersuara Mengawasi KJKN-KIS’ ini dihadiri oleh beberapa tokoh nasional. Di antaranya, Alexander Zulkarnaen dari Kemenkeu, Dwi Asmaryanti, Deputi BPJS Kesehatan, Anggia Ermarini, Ketua PP Fatayat, Joni Thamrin, Pendiri Akatiga dan beberapa tokoh lainnya. 

Dalam Lokakarya yang dilangsungkan di Hotel Putri Gunung Lembang, Bandung tersebut, Fatayat NU dan Akatiga menyampaikan hasil capaian-capaiannya selama enam bulan terakhir. Bukan hanya itu, mereka juga melakukan rencana tindak lanjut untuk 2022 hingga akhir program 2024 nanti. 

Pada malam penutupan, Margareth Aliyatul Maimunah, Sekretaris PP Fatayat NU mengimbau kepada segenap kader Fatayat NU untuk selalu memberi manfaat bagi ummat khususnya melalui program yang digagas bersama Akatiga ini.

“Program berjargon sahabat sehat Fatayat ini, nantinya agar Fatayat sebagai organisasi perempuan yang memperhatikan anggotanya agar sehat dan selalu bermanfaat untuk sesama,” ungkap Margaret. 

Kabar Gembira

Dari sekian banyak kabupaten yang hadir, Pati menjadi salah satu kabupaten yang masuk ke dalam pilot project. Selain Pati, ada tujuh kota dan kabupaten lain yang masuk dalam list ini. Di antaranya, Ternate, Kota Jambi, Muaro Jambi, Tegal, Kediri, Blitar dan Kabupaten Bandung. 

Kabupaten Pati sendiri dihadiri oleh tujuh orang delegasi, yaitu Lilik Khoni’ah (perwakilan PP Fatayat NU Pati), Sukesi (koordonator Program), Murwati, Nur Hidayah, Hariati Zulikah dan Guruh Sri Susanti (kader) serta Adiningtyas Prima (staf data). 

Menurut Lilik Khoni’ah, Lokakarya tersebut memberikan banyak manfaat baginya dan bagi Fatayat NU Pati. Terlebih, Organisasi dimana ia bernaung menjadi salah satu kota pilot project Program Fatayat pusat dan Akatiga tersebut.

“Alhamdulillah, kerjasama yang telah kami jalin berkelanjuta. Insya allah dan mudah-mudahan nantinya program-program hasil kerjasama ini memeberikan manfaat bagi ummat,” terang Lilik.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag : Tidak Perlu Program Muluk-Muluk

    H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag : Tidak Perlu Program Muluk-Muluk

    • calendar_month Ming, 8 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 705
    • 0Komentar

    WINONG – H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pati menyampaikan bahwa MWC tidak perlu membuat program yang muluk-muluk. Harapan ini disampaikan dalam sambutannya saat mewakili Ketua PCNU Kab. Pati dalam acara Konferensi MWC NU dan PAC Muslimat NU Kecamatan Winong, Ahad (08/09) pagi ini. H. Dr. Ahmad Choiron, M.Ag, mewakili Ketua PCNU Pati […]

  • Salut Komitmen Polres Berantas Pekat, Para Kyia Minta Tutup Karaoke Ilegal

    Salut Komitmen Polres Berantas Pekat, Para Kyia Minta Tutup Karaoke Ilegal

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    https://www.pcnupati.or.id/-  Polres Pati di bawah kepemimpinan AKBP Bambang Yudhantara Salamun, S.IK baru-baru ini melaksanakan berbagai kegiatan penertiban penyakit masyarakat. Sebagaimana dikabarkan Tribratanews.pati.jateng.polri.go.id. Tim Patroli gabungan dari Piket Fungsi dan Staf Polres Pati dengan Sandi Kebo Landoh melaksanakan Operasi Kepolisian yang ditingkatkan dengan sasaran Miras.  Dengan di Pimpin oleh Kasat Sabhara AKP Sugino, Tim Kebo Landoh […]

  • PCNU PATI - Aswandi Ketum Harus Tegal Lurus dengan PBNU

    Aswandi: Ketum Harus Tegal Lurus dengan PBNU

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Aswandi Jailani Ketum PP IPNU menilai kandidat calon penerus Pimpinan Pusat adalah kader unggulan terbaik dalam periode ini. Ia berharap Ketum yang terpilih harus menuntaskan tugas yang belum usai. “Siapapun nanti yang terpilih untuk memimpin organisasi Pelajar NU ini, diminta agar bisa melanjutkan program yang belum usai terealisasi untuk menggarap sekolah negeri,” ujar Aswandi. Ia […]

  • Sarbumusi Pati: UU PPRT Harus Direspon Pemda untuk Bentuk Aturan Turunan

    Sarbumusi Pati: UU PPRT Harus Direspon Pemda untuk Bentuk Aturan Turunan

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 11.222
    • 0Komentar

      Pati – Rancangan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) akhirnya disahkan menjadi undang-undang (UU). Pengesahan ini setelah melewati proses panjang selama 22 tahun. Pengesahan UU PPRT ini pun disambut gembira oleh sejumlah pihak. Tak terkecuali Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Pati. Namun, mereka tak mau aturan tersebut mandul. […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman “Robohnya Saka Guru Rumah Kami” yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (20/12)

    Bahasan Suluk Maleman Kali ini yaitu Merekontruksi Empat Saka Guru Bangsa

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.559
    • 0Komentar

      Konstruksi rumah joglo yang baku punya ciri khas yakni ditopang empat tiang utama, yang disebut saka guru. Menurut Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, kontruksi rumah tradisional Jawa ini memuat pesan simbolik dari peradaban muslim Jawa yang seharusnya dicermati bersama. Hal menarik itu diungkapkan oleh Anis saat membuka Suluk Maleman yang digelar di Rumah […]

  • A blurry image of a flower on a purple background

    (b)Untung

    • calendar_month Rab, 2 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Ada sebagian orang yang berprinsip dengan melalukan apa saja harus diperhitungkan; semuanya yang dilakukan dan dijalani harus ternominalkan. Sebab geraknya penuh perhitungan seperti halnya rumus fisika ada gaya dan tekanan, pada sejatinya ketika banyak gaya maka tekanan semakin kencang dan keras. Seperti yang dikemukakan seorang kawan jika untuk bertahan hidup […]

expand_less