Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Ada Apa Dengan Tawasul

Ada Apa Dengan Tawasul

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
  • visibility 471
  • comment 0 komentar

Apa itu tawasul dan ada apa dengan tawasul? Sehingga tradisi tawasul yang mendarah daging bagi nahdliyin ini kerap dicap sebagai syirik oleh sebagian pihak. Simak opini dan penjelasan K. Ahmad Suja’i, berikut ini.

tawasul

Salah satu hobi kaum sarungan (santri) adalah ziarah ke para Aulia baik yang masih sugeng maupun yang sudah wafat, inilah salah satu hobi yang oleh sebagian kalangan sering dicap penyebab syirik utama. Kaum sarungan menziarahi para aulia yang mereka sebut dengan istilah “tawassul” penulis pada mulanya tidak mudeng, mengapa tradisi semacam ini selalu dan selalu dilakukan oleh para santri tradisionalis tanpa adanya larangan dari para masyayikh.

Dalam sebuah kamus, penulis mencoba untuk mengurainya, bahwa tawassul identik dengan tawajjuh, isti’anah, istighatsah atau istisyfa’

Tentang difinisi ( ta’rif ) tawassul, al-Imam Hafidz al’Abdari, dalam Syarh al-Qowwim, hal.378, penulis menemukan teks sebagai berikut :

طلب حصول منفعة أو اندفع مضرة من الله بذكر اسم نبي أو ولي إكراما للمتوسل به

Tawassul adalah:”Memohon keberhasilan manfaat atau terhindarnya bahaya dari Allah dengan menyebut asma seorang nabi atau wali, untuk memulyakan keduanya”

Timbul pertanyaan haruskah Allah, hanya untuk mengabulkan permohonan hambanya memerlukan jasa seorang calo ?

Dari seorang Kiai yang penulis hormati, memberikan sedikit pencerahan tentang jawaban dari pertanyaan tersebut. Bahwa; Hukum dunia menetapi hukum kausalitas (sebab akibat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa dan Maha Berhak untuk memasukkan hambanya ke syurga walaupun tanpa sebiji amal kebaikanpun atau sebaliknya Allah Maha Berhak memasukkan hambaNya ke neraka tanpa sebiji dosapun.

Tetapi kenapa kita harus beramal shalih untuk menggapai syurga?

Nah, kedudukan amal shalih di sini adalah al wasilah (media).

Selanjutnya Mbah Kiai tersebut menyarankan untuk merenungkan firman Allah dalam surat al-Baqarah  ayat 45, sebagai berikut :

وَاسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu”

Lalu pernahkah Allah menyarankan kita untuk berwasilah ?

Seorang teman santri mencoba mengutarakan surat Al-Maidah ayat 35

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ وَابْتَغُواْ إِلَيهِ الْوَسِيلَةَ

” Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya” 

Simpulannya bahwa untuk bertaqwa kepada Allah kita masih perlu melewati jalan-jalan tertentu, jadi tidak bisa langsung kepada Allah.

“Jadi ini termasuk wasilah, Kang?” tanya penulis

Logikanya bagaimana ?

Allah bisa menyembuhkan seseorang tanpa perlu bantuan seorang dokter. Allah bisa membakar rumah kita tanpa bantuan api. Allah bisa membuat hambaNya kaya raya tanpa bantuan bank yang memberi kredit. Allah bisa membuat kita pandai sepandai-pandainya tanpa kita nongkrong dulu di sekolah-sekolah atau kampus-kampus. Atau bahkan Allah bisa membuat kita kenyang tanpa kita menyantap sepiring nasi. Dan masih banyak contoh yang lain.

Nah, dokter adalah wasilah dalam hal Allah memberikan kesehatan,  api adalah adalah wasilah terbakarnya rumah kita, kredit dari bank adalah wasilah kita untuk menjadi kaya setelah berbisnis, sekolah dan kampus adalah wasilah untuk kita menjadi cendekia.

Jadi yang menyembuhkan adalah Allah, dokter adalah wasilah. Yang membakar adalah Allah, api hanyalah wasilah. Yang membuat kita kaya adalah Allah sedangkan kredit bank hanyalah wasilah. Yang membuat kita pandai adalah Allah sedangkan sekolah dan kampus hanyalah wasilah. Yang membuat kenyang adalah Allah sedangkan sepiring nasi hanyalah wasilah.

Begitu,………..!

Kenyataannya banyak yang berkeyakinan bahwa; makam aulia yang mereka tawasuli adalah yang memberi, bukan Allah Sang Maha Pemberi. Seperti misalnya seorang bertawasul dengan anggapan bahwa obyek tawasul tersebut bisa mengabulkan apa yang dipintanya. Bukankah ini syirik yang nyata?

Mbah Kiyai menjawab sekenanya tetapi dengan logika yang klop;

Memang betul, syirik yang nyata. Sama halnya dengan orang yang berobat ke dokter dengan keyakinan dokterlah sang maha penyembuh, atau orang yang menghamba kepada atasan dengan anggapan atasannyalah sang maha pemberi rizki, atau banyak lagi contohnya.

Tentang tawassul pernahkah Nabi mengajarkan kepada kita ?

Dalam suatu hadits dan hadits ini nyata shohihnya, Nabi pernah mengajarkan kepada seorang buta dengan doa sebagai berikut :

اللهم إني أسألك وأتوجه إليك بنبينا محمد نبي الرحمة يا محمد إني أتوجه بك إلى ربي في حاجتي لتقضى لي

“Ya Allah aku memohon dan memanjatkan doa kepada-Mu, dengan Nabi kami Muhammad, Nabi pembawa rahmat. Wahai Muhammad, sesungguhnya aku memohon kepada Tuhanku dengan engkau, berkaitan dengan hajatku agar dikabulkan kepadaku”

Banyak muhaditsin yang menuliskan hadits ini dalam karya-karya mereka, seperti Imam Ahmad, at-Turmudzi dan beliau berdua menilai hadits ini hasan shahih.

Hal itu kan terjadi ketika Nabi masih sugeng, kalau sudah wafat bagaimana? sanggah penulis yamg dihantui rasa penasaran.

Dengan tanpa sengaja teka- teki tersebut terjawab oleh seorang santri senior yang sedang mentadris kitabnya. Di sana dijelaskan ketika masa pemerintahan Khalifah Umar bin al-Khaththab, terjadi musim paceklik, sahabat Bilal bin Harits al-Muzani RA. mempunyai inisiatif mendatangi makam rasulullah dan berdoa sebagai berikut:

يا رسول الله استسق لامتك فإنهم قد هلكوا

“Hai, Rasulallah, siramilah untuk ummatmu, karena sesungguhnya mereka sungguh telah kerusakan”

Nah,… sampai di sini penulis tidak berani melabelkan “Ahl as-syirik” atas sahabat Bilal RA. yang tidak ada sekuku hitamnya bila dibandingkan dengan para orang-orang yang suka menjuluki sesama saudaranya dengan dengan label “Ahl as-syirik”

Wallahu A’lamu……

Ahmad Suja'i Penulis:
K. Ahmad Suja’i adalah Rois MWC NU. Kec. Jakenan, Pati

*) Setiap tulisan opini yang dimuat dalam rubrik #NUKolom menjadi tanggung jawab penulis.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Isi Kegiatan Ramadan, 40 Santri PPQ Safiinatunnaja Ikuti Safiinatunnaja Training Public Speaking

    Isi Kegiatan Ramadan, 40 Santri PPQ Safiinatunnaja Ikuti Safiinatunnaja Training Public Speaking

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.980
    • 0Komentar

      WONOSOBO – Dalam rangka mengisi kegiatan bulan Ramadan dengan aktivitas yang produktif dan bermakna, sebanyak 40 santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Safiinatunnaja Wonosobo bersama para pengurus pesantren mengikuti Safiinatunnaja Training Public Speaking pada Rabu (4/3/2026) di Pendopo Pondok Pesantren Al Qur’an Safiinatunnaja. Dengan mengusung tema “Menguatkan Lisan, Menata Hati, Cetak Generasi Handal di Era […]

  • Yayasan As-Salafiyah Lahar Gelar Kemah Bakti dalam Rangka Maulid Nabi Muhammad SAW

    Yayasan As-Salafiyah Lahar Gelar Kemah Bakti dalam Rangka Maulid Nabi Muhammad SAW

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 603
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Yayasan As-Salafiyah Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, menggelar kemah bakti dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada tanggal 16-18 September 2025, di Jolong 2, Desa Sitiluhur, Kecamatan Gembong. Kemah bakti ini diikuti oleh 340 siswa, mulai dari kelas 5 Ibtidaiyah hingga kelas 12 Aliyah. Kepala MA […]

  • Pengukuhan Pengurus OSIS & MPK SMA Negeri 1 Tayu

    Pengukuhan Pengurus OSIS & MPK SMA Negeri 1 Tayu

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 636
    • 0Komentar

    Tayu. Bertempat di halaman SMA Negeri 1 Tayu telah di adakan apel Pengukuhan Pengurus OSIS & MPK SMA Negeri 1 Tayu Periode 2024/2025 dan serah terima jabatan OSIS & MPK SMA Negeri 1 Tayu Periode 2024/2025 Senin, 4 November 2024 Kepala Sekolah  Setyo Haryono, S.Pd., M.Pd. sekaligus pembina upacara dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada pengurus […]

  • Baznas Serahkan 31 Hewan Kurban di Masjid Baiturrahman Tawangharjo Wedarijaksa

    Baznas Serahkan 31 Hewan Kurban di Masjid Baiturrahman Tawangharjo Wedarijaksa

    • calendar_month Kam, 29 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Puluhan hewan kurban disembelih oleh Panitia Kurban Masjid Baiturrahman Dukuh Tapen, Desa Tawangharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Kamis (29/6/2023) pagi. Panitia kurban menyembelih 2 ekor sapi dan 3 kambing warga setempat. Ditambah pula 31 kambing bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI). Wakil Bidang Distribusi dan Pendayagunaan Baznas Kabupaten Pati, Amari […]

  • Tulis Dua Artikel Scopus, Dosen Asal Pati Ini Raih Doktor Tanpa Ujian Terbuka

    Tulis Dua Artikel Scopus, Dosen Asal Pati Ini Raih Doktor Tanpa Ujian Terbuka

    • calendar_month Jum, 16 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 517
    • 0Komentar

      Yogyakarta – Dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda, resmi menjadi doktor pendidikan dasar setelah berhasil mempertahankan disertasinya berjudul “Guru Sekolah Dasar Profesional dalam Pembelajaran berbasis Digital” di hadapan dewan penguji Ujian Hasil Disertasi (Ujian Tertutup) pada Jumat (16/2/2024). Dewan Penguji dalam […]

  • 300 Sembako Lazisnu Didistribusikan untuk Marbot dan Yatama di Trangkil

    300 Sembako Lazisnu Didistribusikan untuk Marbot dan Yatama di Trangkil

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    PC Lazisnu memberikan paket sembako kepada anak-anak yatim. Tentu targetnya bukan hanya untuk anak yatim, namun lebih kepada wali yang merawat anak yatim tersebut. TRANGKIL-PC Lazisnu Kabupaten Pati kembali memberikan paket sembako. Kali ini Lazisnu beraksi di Kecamatan Trangkil. Dengan ditemani Pengurus Lazisnu tingkat MWC, Minggu (19/4) kemarin PC Lazisnu menghabiskan 300 paket sembako untuk […]

expand_less