Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pendidikan dan Tantangan di Era Digital

Pendidikan dan Tantangan di Era Digital

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 21 Mar 2023
  • visibility 343
  • comment 0 komentar

Oleh: Miftahus Salam

Tantangan pendidikan semakin meningkat di era digital. Perkembangan teknologi dan Informasi yang semakin pesat membuat siswa dengan mudah mengakses informasi apapun dari belahan dunia manapun dengan sangat cepat. Perlu filterisasi yang ketat agar tidak mendapatkan informasi yang kurang tepat. Maka pengawasan yang ketat serta kebijakan yang tepat perlu ditekankan agar peserta didik tidak kebablasan.

Tantangan ini tentu menjadi pekerjaan rumah bersama, bukan cuma dari institusi pendidikan saja, tapi lingkungan keluarga pun harus ikut dilibatkan. Maka sinergitas antara orang tua dan lembaga pendidikan sangat ditekankan. Jangan sampai orang tua hanya sekedar memasrahkan sepenuhnya perkembangan pendidikan anaknya pada institusi pendidikan saja. Keterlibatan orang tua sangat diperlukan, utamanya dalam persoalan moralitas pelajar.

Moralitas pelajar saat ini menurun drastis. Hal ini bisa dilihat dari berbagai pemberitaan yang banyak memperlihatkan kejadian kenakalan pelajar. Di antaranya perkelahian antara pelajar dengan guru, bahkan tidak sedikit pemberitaan tentang pelajar yang melakukan penganiayaan terhadap gurunya. Perilaku semacam ini terbilang sangat jarang dijumpai di era sebelumnya. Hal ini tidak dapat dipungkiri, karena dari media sosial siswa dapat dengan mudah menemukan konten-konten kekerasan yang tentunya dapat mempengaruhi perilakunya Ditambah lagi makin banyak suguhan film-film yang berbau tawuran dan perkelahian antarsiswa.

Pendidikan merupakan hak dan tanggung jawab bersama. Menurut pengamat pendidikan dari Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang Sumatera Barat Dr. Alwen Bentri, M. Pd. mengatakan, “pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yaitu guru, orang tua, masyarakat dan didukung oleh pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia”. Sinergitas yang baik dari semua elemen yang berkepentingan akan memunculkan sistem pendidikan yang mapan.

Sinergitas di dalam pendidikan sangat diperlukan. Jangan sampai pendidikan hanya dibebankan oleh beberapa pihak saja. Semua elemen harus bekerja sama supaya memunculkan hasil yang maksimal. Begitu pun dalam persoalan moralitas pelajar, semua pihak harus bekerja bersama, agar penyimpangan terhadap moralitas pada pelajar dapat ditekan.

Peran guru, orang tua, masyarakat serta pemerintah sangat penting untuk mengatasi persoalan penyimpangan moralitas ini. Di dalam lingkungan sekolah peran guru sebagai tenaga pendidik sangat penting dalam membimbing dan mengarahkan peserta didik untuk mendapatkan didikan moral, spiritual serta intelektual yang baik, sehingga dapat mempengaruhi nalar serta moralitas baik peserta didik. Di dalam lingkungan keluarga penting kiranya orang tua selalu melakukan pengawasan serta pendampingan terhadap anak, agar perkembangan anak tetap terjaga tanpa terjadi penyimpangan. Di dalam ranah sosial sebaiknya masyarakat juga melakukan pengawasan serta meningkatkan keterlibatan para kawula muda di dalam kegiatan-kegiatan sosial. Tidak kalah penting adalah keterlibatan pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan, sehingga esensi pendidikan yang tertuang di dalam undang-undang dasar dapat diwujudkan.

*Penulis adalah Pengurus PC IPNU Pati dan merupakan Jurnalis Koran Lingkar.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Literasi Digital Bulan Ramadan

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.037
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda Masih pentingkah literasi digital saat bulan Ramadan? Ya, penting lah. Jawaban singkat ini saya jawab sendiri dari pertanyaan yang saya buat sendiri. Meski bulan suci Ramadan selalu datang membawa jeda, koma, waktu rehat sejenak, atau sebutan lain. Apa maksudnya? Jeda dari tradisi makan dan tradisi minum, dari marah, dari kesibukan dunia, […]

  • Akhir Kepengurusan, LP. Ma'arif Berikan Ma'arif NU Jateng Awards

    Akhir Kepengurusan, LP. Ma’arif Berikan Ma’arif NU Jateng Awards

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

      Semarang – Bertempat di Hotel Muria Semarang, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah 2018-2023 memberikan penghargaan kepada Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten/Kota dalam kegiatan Ma’arif NU Jateng Awards pada Sabtu (9/3/2024). Hadir Ketua dan jajaran pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah dan pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PCNU Kabupaten/Kota se […]

  • Manusia Penetap dan Manusia Penyinggah

    Manusia Penetap dan Manusia Penyinggah

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Darurat Kasih Sayang diangkat sebagai tema Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke-153 pada Sabtu (21/9) malam kemarin. Tema ini sengaja dipilih sebagai ajakan untuk merenungkan kembali carut marut yang semakin menggejala dalam kehidupan kebangsaan kita. Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman menyebut di bulan kelahiran Nabi Muhammad ini, belajar sifat kasih sayang menjadi sesuatu yang […]

  • Lakpesdam NU Pati Sukses Gelar Rapat Kerja di Gedung PCNU

    Lakpesdam NU Pati Sukses Gelar Rapat Kerja di Gedung PCNU

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 426
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Dalam rangka mensukseskan program kegiatan selama satu periode, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) resmi melakukan Rapat Kerja (Raker) di Gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, pada Sabtu, (08/02). Acara yang dimulai dengan menyayikan lagu Indonesia Raya dan dilanjut Syubbanul Wathon berjalan dengan hikmad dan lancar. Setelah itu, acara […]

  • Masjid Jami' Kajen Pati: Saksi Bisu Perjuangan Mbah Mutamakkin Membangun Desa Santri

    Masjid Jami’ Kajen Pati: Saksi Bisu Perjuangan Mbah Mutamakkin Membangun Desa Santri

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.579
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, dikenal sebagai salah satu poros pesantren di Bumi Mina Tani. Puluhan pondok pesantren berdiri kokoh di “Desa Santri” ini, menjadi magnet bagi ribuan santri dari berbagai penjuru daerah untuk menimba ilmu agama. ​Tradisi religius yang kuat ini tidak lepas dari sejarah panjang Masjid Jami’ Kajen. Didirikan […]

  • Tim KKN Antasena Ipmafa Latih Ibu-Ibu di Tambahagung Tambakromo Bikin Inovasi

    Tim KKN Antasena Ipmafa Latih Ibu-Ibu di Tambahagung Tambakromo Bikin Inovasi

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Siapa sangka, nasi yang biasanya tersisa di dapur ternyata bisa dibuat camilan yang gurih dan lezat untuk keluarga di rumah. Seperti yang dilakukan oleh ibu-ibu muslimat di Dukuh Jajar, Desa Tambahagung, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, pada Rabu (27/8/2025). Mereka tampak antusias membuat cireng didampingi Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Antasena Institut Pesantren […]

expand_less