Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Cerpen » Love Is Stupid

Love Is Stupid

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
  • visibility 514
  • comment 0 komentar

Oleh : Elin Khanin

Part : 5
Shanaya geleng-geleng mendengar cerita Nikhil. Ia kini tahu lelaki asal Banjarnegara ini adalah putra dari sahabat kental Ayahnya. Persahabatan yang membawa petaka bagi Shanaya—yang bahkan bisa bertindak konyol mengadakan pernikahan dalam sehari.

Sungguh di luar nalar. Dan yang paling tidak rasional menurut Shanaya adalah lelaki di hadapannya.

Shanaya juga takut membayangkan kehebohan para tetangganya. Bagaimana kalau mereka mengira putri Pak Kades menikah dadakan karena hamil duluan? Karena pada umumnya seperti itulah sabab musabab dihelatnya pernikahan super kilat dengan persiapan ala kadarnya.

Berita pernikahan itu juga kemungkinan besar sudah sampai ke telinga keluarga Juan. Sepanjang-panjang tali, tidak sepanjang mulut orang. Berita yang dari luar negeri saja bisa cepat melesat ke negara lain, apalagi rumahnya dan rumah Juan hanya beda kecamatan.

“You are stupid. Ough, aku nggak percaya pernah jadiin dia visual,” gumam Shanaya.

“Kenapa?”

“Kamu nanyea? Kamu bertanyea-tanyea? Sini aku kasih tahu yea. Kalau kamu masih cinta itu cewek, kenapa nggak berusaha dulu buat memperjuangkannya, hem? Kenapa dengan mudahnya putus asa lalu membuat keputusan bodoh ini? nambah masalah jadi rumit aja,” omel Shanaya.

Nggak dia, nggak Juan sama aja. Kenapa aku selalu dipertemukan lelaki cemen dan konyol? racau Shanaya dalam hati. Jika tidak ingat sedang jam berapa dan ada dimana, ingin rasanya ia berteriak kencang agar beban yang menindih hatinya sedikit berkurang.

“Kamu pikir aku nggak berusaha memperjuangkan dia? ini nggak semudah yang kamu bayangkan, Naya. Mereka adalah orang-orang ningrat yang menjunjung tinggi adat istiadat pernikahan sekufu.”

Shanaya mendecih. Entah kenapa ia merasa Nikhil jadi sok kenal dan sok dekat dengannya. Padahal baru beberapa jam yang lalu mereka bertemu, tapi Nikhil seolah sudah mengenalnya lama. Apa tadi? lelaki itu memanggilanya Naya?

“Belagu amat. Banyak noh artis-artis keturunan bangsawan yang nikahnya sama orang biasa. Cewek kamu aja tuh yang lebay. Cemen,” seloroh Shanaya sebal.

“Jangan ngatain dia, Naya. Kamu nggak kenal dia, ” sahut Nikhil tak terima.

Secara reflek, dua pasang mata itu saling membidik tajam. Shanaya mengalihkan pandangan setelah merasa tak nyaman disorot oleh Nikhil dengan ekspresi sebal.

“Iya deh. Terus gimana nih? Aku juga udah punya pacar. Gimana kalau dia tahu aku nikah diam-diam? Kami bahkan udah menjalin hubungan tujuh tahun dan berencana menikah.”

“Tujuh tahun?” Nikhil terhenyak dengan mata membesar. Tenyata ia tak ada apa-apanya dengan Shanaya.

“Iya! Sejak kami SMA.”

Shanaya menajamkan ucapannya. Kedua mata itu berkaca-kaca. Hatinya perih mengingat sikap sang Ayah yang selalu antipati dengan Juan, kekasihnya. Ia juga sedih dengan Juan yang tak berani maju memperjuangkan cintanya. Lalu sekarang, masa depan bersama Juan semakin terasa suram. Sesuram garasi RB saat malam menjelang. Tapi kemudian perkataan Nikhil bagai cahaya yang mampu mengubah kegelapan menuju jalan yang terang benderang.

“Kita buat kesepakatan bagaimana?” tanyanya setelah berdeham dua kali.

“Maksudmu?” Ekspresi Shanaya masih diliputi putus asa.

Nikhil menarik napas dan membenahi letak duduknya. “Begini, pernikahan ini bagai nasi yang sudah jadi bubur. Tapi tak menutup kemungkinan bubur pun bisa dirubah menjadi nasi lagi.”

“Kok bisa?”

“Bisa,” jawab Nikhil dengan ekspresi haqqul yakin.

“Bubur bisa dirubah menjadi nasi dengan cara meletakkan selembar roti tawar di atas permukaannya. Setelah didiamkan beberapa saat, si roti ini akan menyerap kandungan air berlebih pada butiran nasi, membuat teksturnya jadi lebih padat dan kering. Dari lembek seperti bubur, jadi pulen kembali selayaknya nasi normal,” lanjutnya bagai seorang chef yang sedang mendemonstrasikan eksperimennya. Sedang Shanaya seperti penonton yang exciting dengan temuan baru itu. Ia jadi tak sabar ingin membuktikan sendiri bahwa bubur bisa dirubah menjadi nasi lagi. Secara reflek mulut itu masih menganga denga

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPLS dan MATSAMA di Sekolah-Madrasah Ma’arif NU Jateng Terintegrasi Makesta

    MPLS dan MATSAMA di Sekolah-Madrasah Ma’arif NU Jateng Terintegrasi Makesta

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 813
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id-Semarang – Pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menggelar rapat koordinasi penyusunan kurikulum Masa Orientasi Peserta Didik (MOPDIK) pada Rabu (12/2/2025). Hadir Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani, Koordinator Tim Penyusun Kurikulum MOPDIK Hamidulloh Ibda, Ketua PW IPNU Jawa Tengah M Irfan Khamid, Ketua PW IPPNU Jawa […]

  • Benarkah Puasa Menyehatkan

    Benarkah Puasa Menyehatkan

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 668
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Puasa telah menjadi bagian dari tradisi keagamaan dan budaya di berbagai belahan dunia, khususnya dalam Islam. Selain sebagai bentuk ibadah, puasa juga diklaim memiliki banyak manfaat kesehatan. Namun, masih ada sebagian orang yang meragukan apakah puasa benar-benar berdampak positif bagi tubuh. Kita harus membeda fakta ilmiah mengenai manfaat puasa yang menyehatkan. Dari […]

  • Festival Rebana Ramaikan Haul KH Abdurrahman bin Yahya dan HUT Ke-93 YAPIM Ngagel

    Festival Rebana Ramaikan Haul KH Abdurrahman bin Yahya dan HUT Ke-93 YAPIM Ngagel

    • calendar_month Rab, 16 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

      pacnupati.or.id – Festival Rebana dalam rangka Haul ke-103 KH Abdurrahman bin Yahya dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-93 Yayasan Pendidikan Islam Manahijul Huda (YAPIM), digelar di halaman Masjid Baiturrahman, Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti, pada Selasa (15/7/2025). Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi sekaligus silaturahmi antarpeserta. Ketua HUT YAPIM, Ahmad Jami’in, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas […]

  • MWC NU Batangan Kelola 800 Kotak Koin NU

    MWC NU Batangan Kelola 800 Kotak Koin NU

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 439
    • 0Komentar

    BATANGAN-Kabar Bahagia datang dari pengurus MWC-NU Batangan. Koin NU yang digagas Ramadhan silam, kini teah membuahkan hasil manis. Total ada delapan ratusan kotak koin yang disebar oleh Tim yang dibentuk oleh K. Ali Muhtarom, ketua MWC NU Batangan. Tercatat, 10 desa telah melakukan koinisasi ini. Proses pembedahan kotak koin NU MWC NU Batangan yang dilakukan […]

  • Ketua Baru Fatayat Sukolilo : Kami Segera Susun Proker

    Ketua Baru Fatayat Sukolilo : Kami Segera Susun Proker

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

    SUKOLILO-Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Sukolilo baru saja memiliki hajat besar. Pergeseran kursi kepemimpinan pemudi NU kecamatan paling ujung selatan di Kabupaten Pati ini baru saja usai. Tepat sehari sebelum hari sumpah pemuda, PAC Fatayat NU Sukolilo ganti kepemimpinan.  Minggu (27/10) pagi, konferensi PAC Muslimat NU Sukolilo menggelar konferensi di Gedung Haji Sukolilo. […]

  • Gandeng Rotary International, IPNU IPPNU Mojoagung Adakan Go to Pondok Baca

    Gandeng Rotary International, IPNU IPPNU Mojoagung Adakan Go to Pondok Baca

    • calendar_month Sab, 9 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    Galeri kegiatan Pengurus Ranting IPNU IPPNU Mojoagung bersama Rotary Internasional TRANGKIL – PR IPNU IPPNU Desa Mojoagung sukses mengadakan Go to Pondok Baca Mojoagung di basecamp setempat, Kamis (7/10). Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan Rotary International. Ketua PR IPNU Mojoagung Rekan Bagus Suripto mengatakan, pengadaan pondok baca tersebut sebetulnya sudah direncanakan sejak lama. Namun, […]

expand_less