Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Jabatan, Ambisi, dan Bahaya Demam Panggung

Jabatan, Ambisi, dan Bahaya Demam Panggung

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
  • visibility 405
  • comment 0 komentar

Oleh: Zaenal Arifin*

Jabatan sering kali dianggap sebagai puncak pencapaian seseorang dalam karir. Ketika seseorang berhasil meraih jabatan tertentu, muncul rasa bangga, baik dari dirinya sendiri maupun dari orang-orang di sekitarnya. Jabatan menawarkan kekuasaan, tanggung jawab, dan peluang untuk membuat perubahan. Namun, di balik itu semua, ada tekanan besar yang harus dihadapi. Jabatan bukan hanya soal gelar atau posisi, tapi juga soal kemampuan untuk memenuhi ekspektasi yang sering kali datang tanpa batas.

Tantangan besar yang sering muncul saat seseorang mengejar jabatan atau sedang menjalankannya ialah demam panggung. Ini adalah perasaan cemas, cemas, atau bahkan takut ketika harus tampil di depan umum atau menghadapi ekspektasi besar. Demam panggung bukan hanya soal berbicara di depan banyak orang, tetapi juga tentang bagaimana seseorang menghadapi tekanan untuk selalu terlihat sempurna. Bahkan para pemimpin hebat sekalipun pasti pernah merasakan demam panggung di titik tertentu dalam hidupnya.

Bahaya demam panggung adalah ketika rasa gugup itu tidak dikelola dengan baik. Hal ini bisa membuat seseorang kehilangan fokus, salah mengambil keputusan, atau bahkan terlihat tidak kompeten. Dalam jangka panjang, demam panggung yang terus-menerus bisa mengikis rasa percaya diri dan mempengaruhi kinerja secara keseluruhan. Apalagi jabatan sering kali menuntut keberanian dan tampak berani, kemampuan dan tampak mampu.

Ambisi bisa menjadi motivasi yang benar serta tantangan yang menarik jika jalanya benar, Untuk mengelola ambisi, penting untuk memiliki tujuan yang jelas dan realistis. Tanpa arah yang tepat, ambisi bisa membuat kita merasa lelah atau bahkan kecewa. Selain itu, penting juga untuk selalu menyalakan diri. Tanyakan pada diri sendiri: Apakah tujuan saya membawa manfaat bagi diri sendiri dan orang lain? Apakah cara yang saya tempuh sudah sesuai dengan nilai-nilai yang saya pegang? Pertanyaan-pertanyaan ini membantu menjaga ambisi tetap berada di jalurnya

Untuk menghadapi demam panggung, persiapan adalah kunci utama. Ketika kita benar-benar paham apa yang harus dilakukan, rasa gugup bisa dikurangi. Selain itu, penting untuk mengingat bahwa kesalahan adalah hal yang manusiawi. Tidak ada orang yang sempurna, dan belajar dari kesalahan akan tetapi menjadi bijak adalah lebih baik.

Pada akhirnya, jabatan, ambisi, dan demam panggung adalah bagian dari perjalanan hidup yang penuh warna. Kuncinya adalah bagaimana kita bisa menyeimbangkan semuanya. Jabatan adalah tanggung jawab, ambisi adalah motivasi, dan demam panggung adalah tantangan yang mengajarkan kita untuk terus belajar dan tumbuh. Jangan biarkan tekanan membuat kita kehilangan arah. Tetaplah menjadi pribadi yang berintegritas, percaya diri, dan selalu berusaha memberikan dampak positif bagi sekitar. Karena sejatinya, sukses bukan hanya soal jabatan, tapi juga tentang bagaimana caranya!

*Penyuluh Agama Islam, KUA Gembong

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konferwil III, Bupati Pendekar Jadi Ketua Pagar Nusa Jateng

    Konferwil III, Bupati Pendekar Jadi Ketua Pagar Nusa Jateng

    • calendar_month Sen, 16 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Mimbar Konferwil III Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Jawa Tengah yang akhirnya memenangkan Arief Rahman, Bupati Blora sebagai ketua PW Pagar Nusa masa khidmat 2021-2026 UNGARAN-Konferwil (Konferensi Wilayah) III Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa dihelat di Wuji, Bregas, Ungaran. Kegiatan ini memang telah usai Minggu (15/8) lalu, namun kisah unik di […]

  • Gandeng Karang Taruna Mandala, LPBI NU Pati Gelar Pasar Murah di Desa Lahar

    Gandeng Karang Taruna Mandala, LPBI NU Pati Gelar Pasar Murah di Desa Lahar

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Pati, gelar pasar murah di Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Ahad (16/4/2023) sore. Kegiatan yang bertempat di musala Balai Desa Lahar itu terselenggara atas kerja sama dengan Karang Taruna Mandala desa setempat.  Adapun dalam pasar murah itu, menjajakkan berbagai bahan pokok masyarakat. Seperti beras, […]

  • Gus Muwaffiq Hadir di Gembong? Ini Jawaban Panitia

    Gus Muwaffiq Hadir di Gembong? Ini Jawaban Panitia

    • calendar_month Kam, 25 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    GEMBONG-Isyu akan hadirnya seorang kiai nyentrik, Gus Muwaffiq di Gembong kian menggema. Beberapa pecinta Gus asal Jogja ini mulai mempertanyakan kebenaran kabar burung ini. Namun tidak seorangpun bisa memberikan jawabab pasti. Entah darimana info ini beredar, yang jelas masyarakat menginginkan kejelasan akan berita ini. Dari kiri : K. Sholikhin (ketua MWC-NU Gembong), M. Subhan (ketua […]

  • Rundown Acara Muktamar ke-34 NU Tahun 2021

    Rundown Acara Muktamar ke-34 NU Tahun 2021

    • calendar_month Sel, 21 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Rundown Muktamar ke-34 NU Pati – Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) segera dilaksanakan besok 22 hingga 23 Desember 2021. Berdasar Rundown Acara yang diterima NU Pati, pembukaannya digelar pada Rabu (22/12) mulai pukul 10.00 hingga 12.00 dan akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.  Selain acara pembukaan, pelaksanaan Muktamar ke-34 […]

  • Mandi dan Memakai Wangi-Wangian, ketika Khotib Sudah Khotbah

    Mandi dan Memakai Wangi-Wangian, ketika Khotib Sudah Khotbah

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Bagaimana hukumnya mandi dan memakai wangi-wangian, ketika khotib sudah mulai khotbah (Jum`at)?   Jawaban :Hukumnya mandi dan memakai wangi-wangian tetap disunnahkan, apabila aman dari tafwit al-jum`ah (menghabiskan waktu jum`ah).   Referensi : & Nihâyat az-Zain, hal. 142 & Muhadzdzab, vol. 1 hal. 113 & As-syarwâni, vol. 2 hal. 465 & Tausyîh, hal. […]

  • Meriahnya Kenduri Kupatan di Wonosekar Gembong

    Meriahnya Kenduri Kupatan di Wonosekar Gembong

    • calendar_month Kam, 18 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Ribuan ketupat dan lepet diarak warga Wonosekar, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Rabu (17/4/2024) siang. Kegiatan ini dilaksanakan Pemerintah Desa (Pemdes) Wonosekar agar anak-anak muda tertarik dan tidak meninggalkan budaya syawalan. Sebagaimana diketahui, masyarakat Muslim Jawa punya tradisi lebaran ketupat yang dirayakan sepekan setelah Idulfitri. Acara bertajuk Kenduri Seribu Ketupat ini sudah dua tahun […]

expand_less