Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pantik Nalar Kritis Kader, IPNU IPPNU Pati Bedah Film “Pesta Babi”

Pantik Nalar Kritis Kader, IPNU IPPNU Pati Bedah Film “Pesta Babi”

  • account_circle admin
  • calendar_month 48 menit yang lalu
  • visibility 13.760
  • comment 0 komentar

 

​pcnupati.or.id – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pati menggelar acara nonton bareng (nobar) film dokumenter di halaman Gedung PCNU Pati, Sabtu (16/5/2026) malam.

​Film yang diputar adalah karya terbaru dari sutradara Dandhy Laksono dan Cypri Dale yang berjudul “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”. Acara yang dihadiri oleh puluhan kader muda NU ini kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi mengenai refleksi kondisi sosial, adat, dan lingkungan di Indonesia saat ini.

​Ketua PC IPNU Pati, Abdul Khorib, mengatakan bahwa nobar ini digelar lantaran tingginya rasa penasaran para pelajar terhadap isi dari film tersebut.

Film dokumenter ini sendiri menampilkan potret masyarakat adat Suku Marind, Yei, Awyu, dan Muyu di Merauke, Boven Digoel, dan Mappi Papua yang kehilangan hutan leluhur mereka akibat eksploitasi lahan.

​”Teman-teman tahu kondisi Indonesia sekarang. Karena teman-teman penasaran filmnya soal apa sih, akhirnya kami menyelenggarakan (nobar) ini. Lewat film ini, akhirnya kami paham apa yang sebenarnya terjadi di Papua,” ujar Abdul Khorib usai pemutaran film.

​Khorib menambahkan, sebagai elemen pelajar yang menjadi agen perubahan (agent of change), kader IPNU IPPNU tidak boleh apatis. Mereka dituntut untuk selalu responsif terhadap berbagai ketimpangan dan permasalahan di masyarakat.

​”Kami sebagai pelajar harus peka terhadap permasalahan yang ada. Misalkan saja terkait krisis ekologi yang saat ini menjadi ancaman nyata,” tegas dia.

​Sementara itu, Mirza yang hadir sebagai pemantik diskusi menjelaskan pesan moral dan ideologis yang dibawa oleh film Pesta Babi. Menurutnya, film ini menjadi pengingat bagi generasi muda tentang dampak destruktif kolonialisme modern terhadap ruang hidup masyarakat adat.

​”Film ini mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap apa yang terjadi di sekitar kita. Selain itu, film ini mengingatkan kita akan dua hal penting yang tidak boleh kita gadaikan, yaitu kejujuran dan keberanian,” kata dia.

​Melalui nobar dan diskusi ini, PC IPNU IPPNU Pati berharap dapat memantik nalar kritis para anggotanya. Sehingga, mereka tidak hanya fokus pada kegiatan internal organisasi, tetapi juga mampu mengawal isu-isu kemanusiaan dan lingkungan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Gelar Musik dan Baca Puisi Pendoa Yang Lupa Nama Tuhannya Karya Nuyang Jaimee

    • calendar_month Sel, 19 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jakarta, Senin, 18 Desember 2023,- Gelar musik dan parade baca Puisi Pendoa Yang Lupa Nama Tuhannya karya Nuyang Jaimee, akan berlangsung Selasa, 19 Desember 2023 mulai pukul 15.00 WIB sampai 22.00 WIB. Bertempat di Pasar Gembrong Jln.Besuki Rahmat , Prumpung, Cipinang Besar, Jakarta Timur. Road Show Pendoa Yang Lupa Nama Tuhannya akan disemarakkan dengan […]

  • Heboh, Para Guru NU Asah Skil Dapur

    Heboh, Para Guru NU Asah Skil Dapur

    • calendar_month Jum, 8 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

      Para guru yang tergabung dalam Organisasi Pergunu memamerkan halis karya mereka usai memgikuti pelatihan tata boga di SMA Muria Pati bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kab. Pati PATI – Kamis (07/10) PC Pergunu Kabupaten Pati mengadakan pelatihan tata boga. Kegiatan ini terlaksana dengan menggandeng  Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa […]

  • LDNU Pati Bagikan Beras Sembako

    LDNU Pati Bagikan Beras Sembako

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2020
    • account_circle admin
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Pati, Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Pati peduli terhadap korban terdampak Covid 19 di Kabupaten Pati. Dengan menyalurkan bantuan 750 kg beras yang dibagikan untuk lima kecamatan. Kelima kecamatan itu, Kecamatan Tayu, Kecamatan Gunung Wungkal, Kecamatan Wedarijaksa, Kecamatan Gembong dan Kecamatan Pati Kota. “Di tengah wabah Covid 19 hampir seluruh arus perekonomian terganggu, LDNU […]

  • Bergerak Masif, Fatayat Agendakan Dua Kali Audiensi dalam Sehari

    Bergerak Masif, Fatayat Agendakan Dua Kali Audiensi dalam Sehari

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Cabang Fatayat NU Pati masa khidmat 2019-2024 terus bergerak untuk merealisasikan program kerjanya. Bukan hanya membangun aspek internal, PC Fatayat juga mengagendakan beragam kerjasama dengan lembaga dan instansi eksternal bahkan diluar NU. Seperti lembaga pemerintah dan lembaga-lembaga swasta lainnya. Selasa (20/8) Fatayat mengadendakan dua pertemuan sekaligus. Dua pertemuan tersebut di antaranya mensosialisasikan program kerja […]

  • Khitan Gratis, Program LAZISNU Kec Pucakwangi

    Khitan Gratis, Program LAZISNU Kec Pucakwangi

    • calendar_month Sen, 28 Jun 2021
    • account_circle admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

      Pati. Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, melalui NU Care meluncurkan program khitan gratis.   Program ini diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu.   Khitan gratis ini terealisasi berkat kerja sama Lazisnu Pucakwangi dengan Rumah Khitan As-Syifa Tegalwero, Pucakwangi.    Semenjak diluncurkan pada awal tahun ini, program tersebut […]

  • IPNU-IPPNU Margoyoso Resmi Dilantik

    IPNU-IPPNU Margoyoso Resmi Dilantik

    • calendar_month Sab, 18 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

    Proses pelantikan Pengurus Anak Cabang IPNU Margoyoso PATI – Jum’at (17/9) pagi Pelajar NU Kecamatan Margoyoso menggelar pelantikan dan Rakerancab. Kegiatan yang bertempat di Gedung TPQ Baitur Rahman ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 12.30 WIB.  Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, para peserta dan tamu undangan yang datang diwajibkan memakai masker. Bukan […]

expand_less