Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Pantik Nalar Kritis Kader, IPNU IPPNU Pati Bedah Film “Pesta Babi”

Pantik Nalar Kritis Kader, IPNU IPPNU Pati Bedah Film “Pesta Babi”

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
  • visibility 14.032
  • comment 0 komentar

 

​pcnupati.or.id – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pati menggelar acara nonton bareng (nobar) film dokumenter di halaman Gedung PCNU Pati, Sabtu (16/5/2026) malam.

​Film yang diputar adalah karya terbaru dari sutradara Dandhy Laksono dan Cypri Dale yang berjudul “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”. Acara yang dihadiri oleh puluhan kader muda NU ini kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi mengenai refleksi kondisi sosial, adat, dan lingkungan di Indonesia saat ini.

​Ketua PC IPNU Pati, Abdul Khorib, mengatakan bahwa nobar ini digelar lantaran tingginya rasa penasaran para pelajar terhadap isi dari film tersebut.

Film dokumenter ini sendiri menampilkan potret masyarakat adat Suku Marind, Yei, Awyu, dan Muyu di Merauke, Boven Digoel, dan Mappi Papua yang kehilangan hutan leluhur mereka akibat eksploitasi lahan.

​”Teman-teman tahu kondisi Indonesia sekarang. Karena teman-teman penasaran filmnya soal apa sih, akhirnya kami menyelenggarakan (nobar) ini. Lewat film ini, akhirnya kami paham apa yang sebenarnya terjadi di Papua,” ujar Abdul Khorib usai pemutaran film.

​Khorib menambahkan, sebagai elemen pelajar yang menjadi agen perubahan (agent of change), kader IPNU IPPNU tidak boleh apatis. Mereka dituntut untuk selalu responsif terhadap berbagai ketimpangan dan permasalahan di masyarakat.

​”Kami sebagai pelajar harus peka terhadap permasalahan yang ada. Misalkan saja terkait krisis ekologi yang saat ini menjadi ancaman nyata,” tegas dia.

​Sementara itu, Mirza yang hadir sebagai pemantik diskusi menjelaskan pesan moral dan ideologis yang dibawa oleh film Pesta Babi. Menurutnya, film ini menjadi pengingat bagi generasi muda tentang dampak destruktif kolonialisme modern terhadap ruang hidup masyarakat adat.

​”Film ini mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap apa yang terjadi di sekitar kita. Selain itu, film ini mengingatkan kita akan dua hal penting yang tidak boleh kita gadaikan, yaitu kejujuran dan keberanian,” kata dia.

​Melalui nobar dan diskusi ini, PC IPNU IPPNU Pati berharap dapat memantik nalar kritis para anggotanya. Sehingga, mereka tidak hanya fokus pada kegiatan internal organisasi, tetapi juga mampu mengawal isu-isu kemanusiaan dan lingkungan.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PC-NU Dapat Kunjungan dari IPNU-IPPNU

    Ketua PC-NU Dapat Kunjungan dari IPNU-IPPNU

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 442
    • 0Komentar

    WINONG-Rombongan Pengurus Cabang IPNU/IPPNU terus melakukan sambung silaturrohim. Bukan hanya alumni yang menjadi sasaran, namun juga segenap Pengurus Cabang, Lembaga dan Banom-Banom NU Lainnya. “Kami sengaja datangi rumah-rumah beliau, bukan di kantor. Itu kami lakukan untuk membangun suasana kekeluargaan” tandas Salman, Ketua PC IPNU Pati. Suasana sambung silaturrohim IPNU/IPPNU di rumah Ketua PC-NU Pati Selain […]

  • Ramadan itu Panen Pahala

    Ramadan itu Panen Pahala

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan hakikatnya kan bulan puasa, la kok disebut bulan panen? Ah sing pakem. Ya, panennya itu pahala. Begitu. Sebagai bulan yang penuh berkah dan kemuliaan, setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menantikan hadirnya bulan Ramadan yang istimewa ini. Di bulan Ramadan, Allah Swt membuka pintu rahmat-Nya yang selebar-lebarnya, memberikan kesempatan emas […]

  • Menuju Masjid Mandiri

    Menuju Masjid Mandiri

    • calendar_month Jum, 15 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Masjid mengemban banyak fungsi. Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid juga berfungsi untuk menggalakkan  kaderisasi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi ummat. Selama ini fungsi sebagai tempat ibadah, pendidikan dan kaderisasi sudah bisa berjalan. Namun, fungsi masjid sebagai tempat pemberdayaan umat belum begitu optimal. Untuk itu, takmir masjid dan stakeholder harus memiliki jiwa entrepreneur (wirausaha) agar bisa […]

  • PCNU-PATI

    NU Ranting Cebolek Kidul adakan Lailatul Ijtima’

    • calendar_month Kam, 13 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Margoyoso. Bertempat di Masjid An Nur Desa Cebolek NU Ranting Cebolek mengadakan kegiatan Lailatul Ijtima’ dengan menghadirkan KH. M. Liwauddin Najib, M.Pd, ketua RMI Cabang Pati, Rabu 12/10 KH M. Liwauddin menyampaikan bahwa Peringatan Maulid Baginda Nabi SAW sebagai bentuk mahabbah kepada Beliau.Dan sebagian mahabbah pada Baginda Nabi SAW adalah mengikuti sunnahnya. Lanjutnya KH. M. […]

  • Santri Membangun Negeri

    Santri Membangun Negeri

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.807
    • 0Komentar

      Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Dosen IPMAFA, Penulis Buku   Hari santri nasional yang berlangsung pada tanggal 22 Oktober 2025 menjadi momentum bangsa ini untuk meneguhkan spirit nasionalisme di tengah gempuran globalisasi dan modernisasi yang menghancurkan pondasi utama bangsa di segala aspek kehidupan. Latar historis hari santri berupa resolusi jihad yang dikumandangkan Hadlratussyaikh KH. M. […]

  • PBNU Rilis Daftar Pengurus, 4 Ulama Pati Masuk Jajaran Syuriyah

    PBNU Rilis Daftar Pengurus, 4 Ulama Pati Masuk Jajaran Syuriyah

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 649
    • 0Komentar

    KH. Aniq Muhammadun, salah satu kiai asal Pati yang namanya masuk dalam jajaran Syuriyah PBNU.  JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hari ini, Rabu (12/1) meluncurkan daftar nama pengurus baru era kepemimpinan KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Surat bernomor  01/A.II.04/01/2022 tentang Pengesahan Susunan Pengurus Besar NU tersebut memperlihatkan nama-nama tokoh yang akan […]

expand_less