Muwadda’ah MA Salafiyah Kajen: 107 Lulusan Lolos PTN Tanpa Tes
- account_circle admin
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 13.505
- comment 0 komentar

Muwadda'ah MA Salafiyah Kajen: 107 Lulusan Lolos PTN Tanpa Tes
Pcnupati.or.id – Suasana haru dan penuh kebersamaan menyelimuti acara Muwadda’ah siswa kelas XII MA Salafiyah Kajen, Pati, tahun pelajaran 2025/2026 yang digelar pada Ahad (10/5). Momentum ini menjadi seremoni perpisahan bagi para siswa setelah menuntaskan masa pendidikan selama tiga tahun di madrasah tersebut.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, pembina, pengurus, serta pengawas yayasan. Turut hadir pula orang tua siswa dan tamu undangan lainnya untuk menyaksikan pelepasan para lulusan.
Kepala MA Salafiyah Kajen, Masrukhan, mengungkapkan rasa bangganya atas dedikasi dan capaian para siswa. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga etika dan hubungan antara murid dan guru meski secara formal masa belajar telah usai.
“Hubungan antara murid dan guru itu abadi, selayaknya hubungan orang tua dan anak. Sampai kapan pun, murid wajib menghormati gurunya,” pesan Masrukhan.
Ia juga secara khusus memohonkan maaf kepada dewan guru atas segala kekhilafan para siswa selama masa pendidikan. Menurutnya, restu dari pengajar adalah kunci keberkahan ilmu di jenjang kehidupan selanjutnya.
“Keridaan bapak dan ibu guru akan menunjang ilmu para murid agar menjadi manfaat dan penuh berkah di masa depan,” imbuh dia.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pati, H. Ahmad Syaiku, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas capaian MA Salafiyah Kajen. Ia menyoroti keberhasilan 107 siswa yang berhasil lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) jalur tanpa tes.
“Ini bukan jumlah yang kecil. Prestasi itu adalah hasil kerja tim, bukan hanya dari satu aspek saja, tidak hanya guru maupun pimpinan madrasah,” ujar dia.
Ia juga menilai MA Salafiyah Kajen tidak hanya berhasil dalam bidang akademik, tetapi juga mampu membangun budaya Islami di lingkungan madrasah.
“Saya percaya dengan MA Salafiyah. Di madrasah ini tidak hanya ilmu pengetahuan dan ilmu agama yang didapat, tetapi juga budaya Islami yang bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas dia.
Syaiku berpesan kepada para siswa agar tidak berhenti berjuang setelah dinyatakan lulus. Menurutnya, kelulusan merupakan awal menuju kesuksesan di masa depan.
Pesan motivasi juga datang dari Ketua Yayasan Salafiyah Kajen, KH Ubaidillah Wahab. Ia mendorong para siswa dan orang tua agar tetap optimis menatap masa depan dan tidak berkecil hati dalam mengejar cita-cita.
“Jika kalian mau berikhtiar dengan sungguh-sungguh, saya yakin harapan orang tua akan terwujud. Jalan menuju kesuksesan itu luas dan terbuka bagi siapa saja yang mau berusaha,” ucap KH Ubaidillah.
Acara perpisahan ini ditutup dengan berbagai atraksi kreativitas siswa yang memukau, mulai dari penampilan marching band, paduan suara, tari saman, hingga pemutaran film dokumenter karya siswa kelas XII yang merekam jejak perjalanan mereka selama di madrasah. (*/ltn)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar