Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam IPMAFA Ikuti Bimtek di BSIP Jaken Pati

Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam IPMAFA Ikuti Bimtek di BSIP Jaken Pati

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 7 Nov 2024
  • visibility 452
  • comment 0 komentar

Pati-Segenap mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diadakan di Balai Standar Instrumen Pertanian (BSIP) Jaken, Pati. Bimtek ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas Penerap Standar Pertanian Mendukung Program Kementerian Pertanian”. Rabu (6/11/24)

Kegiatan dimulai dengan sambutan dari Bapak Agus Hasbianto, selaku Kepala BSIP, menjelaskan bahwa, pentingnya penerapan standar pertanian yang tepat guna dan berkelanjutan, terutama dalam mendukung program-program unggulan Kementerian Pertanian. Beliau juga mengapresiasi keikutsertaan mahasiswa IPMAFA dalam kegiatan ini, karena menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting dalam transformasi sektor pertanian di Indonesia.

“Melalui bimbingan teknis ini, kami berharap para mahasiswa dapat memahami lebih dalam tentang penerapan standar pertanian yang ramah lingkungan, serta mampu berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian yang lebih berkelanjutan,” terangnya.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ibu Titi, seorang ahli pertanian yang berbagi pengetahuan mengenai pertanian ramah lingkungan. Dalam sesi ini, Ibu Titi menjelaskan tentang berbagai teknologi dan praktik pertanian yang tidak hanya mengutamakan hasil yang optimal, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Ia mengajak peserta untuk memanfaatkan teknologi yang ramah lingkungan guna mendukung ketahanan pangan yang lebih baik.

“Sangat penting bagi kita semua untuk menjaga keseimbangan antara produksi pertanian dengan kelestarian alam. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret untuk mewujudkan pertanian yang ramah lingkungan dan mendukung program-program Kementerian Pertanian,” paparnya.

Antusiasme peserta sangat terlihat selama sesi materi, di mana banyak mahasiswa yang aktif bertanya dan berdiskusi mengenai cara-cara praktis untuk menerapkan prinsip pertanian ramah lingkungan di lapangan.

Acara ditutup dengan pemberian sertifikat secara simbolis kepada peserta oleh Ketua BSIP, sebagai tanda penghargaan atas partisipasi mereka dalam kegiatan Bimtek ini. Sertifikat tersebut diharapkan dapat menjadi bekal tambahan bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi mereka di bidang pertanian.

Melalui kegiatan ini, IPMAFA berharap agar mahasiswa Prodi PMI tidak hanya mendapatkan ilmu teoretis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan di masyarakat, khususnya dalam pengembangan pertanian berkelanjutan yang mendukung program-program Kementerian Pertanian.

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mempertahankan Tradisi Nilai. Photo by Aditya Nara on Unsplash.

    Mempertahankan Tradisi Nilai

    • calendar_month Kam, 20 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin Ngumbah keris atau gaman (mencuci benda pusaka) menjadi tradisi malam 1 Muharrom di Pulau Jawa. Ritual ini digunakan sebagai ajang untuk menyambung ‘silaturrahim’ antara pemilik keris dan benda keramatnya setidaknya setahun sekali. Hanya saja, kultur yang telah melegenda ini, terancam punah akibat pengkultusan terhadap benda-benda semacam itu sudah mulai langka. Benda […]

  • PCNU-PATI

    Ilusi Negara Islam

    • calendar_month Sen, 26 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Buku ini dieditori oleh KH. Abdurrahman Wahid atau yang akrab kita sapa dengan sebutan Gus Dur. Buku ini berjudul lengkap โ€œIlusi Negara Islam โ€“ Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesiaโ€. Buku ini sepertinya dikerjakan secara urunan oleh beberapa peneliti yang tergabung dalam Gerakan Bhineka Tunggal Ika, the Wahid Institute, dan Maarif Institute dimana ketiga lembaga […]

  • Pendekar se-Kabupaten Serbu Juwana

    Pendekar se-Kabupaten Serbu Juwana

    • calendar_month Sab, 27 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 321
    • 0Komentar

    JUWANA-Para pendekar se-Kabupaten Pati berkumpul di Juana. Pasalnya, perhelatan pencak silat khas NU, Pagar Nusa Kembali di Gelar. Kali ini Pagar Nusa Pati menggelar kompetisi pencak silat tingkat Kabupaten di SMA 1 Juana. Kategori yang dipertandingkan pun sangat beragam, mulai dari seni hingga sambung dilombakan dalam gelanggang. Tak kurang, sebanyak 300 pendekar mengikuti perhelatan ini. […]

  • Fidyah Aneh (2

    Fidyah Aneh (2

    • calendar_month Kam, 2 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Bolehkah membayar fidyah setiap tahun pada bulan wafatnya orang yang difidyahi, dan dapatkah menggugurkan / meringankan tuntutan meninggalkan sholat / puasa mayat yang ketika hidupnya sudah biasa meninggalkannya ?   Jawaban : Boleh karena tidak ada kewajiban fauron (seketika) dalam mengkafarohi mayit, dan tidak dapat menggugurkan tuntutan meninggalkan sholat/puasa akan tetapi dapat sedikit meringankan dosanya. […]

  • Gandeng Lesbumi Pati, Gandrung Sastra Muncul Kembali

    Gandeng Lesbumi Pati, Gandrung Sastra Muncul Kembali

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 509
    • 0Komentar

      Pati โ€“ Gandrung Sastra muncul kembali menjelang bulan suci Ramadan, Kamis (20/2/2025) malam. Acara tadarus puisi ini menggandeng beberapa pihak, salah satunya Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pati. Gairah sastra di Bumi Mina Tani pun kembali menggeliat dalam gandrung Gandrung Sastra #13 itu. Suasana syahdu pun tercipta di Rumah Gandrung Sastra Desa Sekarjalak, […]

  • Selamat Menghadapi Hal Baru

    Selamat Menghadapi Hal Baru

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 373
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Euforia pergantian tahun telah usai. Kini saya dan anda kembali menjalankan rutinitas seperti biasanya. Bangun pagi lalu berangkat bekerja lalu pulang untuk istirahat dimalam hari. Sebetulnya tak ada hal yang baru dan istimewa, bukan. Namun mengapa momentum dan euforia tahun baru tampaknya selalu dipandang sebagai hal yang sakral dalam menyongsong pencapaian-pencapaian yang […]

expand_less