Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Selamat Menghadapi Hal Baru

Selamat Menghadapi Hal Baru

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
  • visibility 327
  • comment 0 komentar

Oleh: Inayatun Najikah

Euforia pergantian tahun telah usai. Kini saya dan anda kembali menjalankan rutinitas seperti biasanya. Bangun pagi lalu berangkat bekerja lalu pulang untuk istirahat dimalam hari. Sebetulnya tak ada hal yang baru dan istimewa, bukan. Namun mengapa momentum dan euforia tahun baru tampaknya selalu dipandang sebagai hal yang sakral dalam menyongsong pencapaian-pencapaian yang telah direncanakan.

Sebelum saya berceloteh panjang lebar, izinkanlah saya mengucapkan selamat melanjutkan perjalanan hidup untuk anda sekalian. Selamat karena telah berhasil melewati tahun 2024 dan sekarang berada diawal tahun 2025. Tentu aktivitas yang dijalani sama dengan tahun sebelumnya. Meski begitu selalu ada pembelajaran untuk dijadikan pertimbangan dalam memutuskan suatu hal pada tahun yang sedang berjalan ini.

Momen tahun baru banyak dimanfaatkan sebagian besar orang untuk menulis dan merangkai keinginan-keinginan untuk segera tercapai di tahun ini. Pada masa yang serba cepat dan instan seperti ini, diharapkan mampu memenuhi segala hasrat dan keinginan tersebut. Ada yang ingin segera melepas status singgelnya, ada yang ingin segera meraih jabatan teratas, ada yang ingin segera memiliki harta dan kekayaan tak terbatas, atau ada juga yang ingin segera menjadi orang terkenal tanpa mempertimbangkan kapasitas dirinya.

Selain melihat berbagai keinginan tersebut dari sisi materi, tak ayal disisi yang lain pun tampak diharapkan untuk segera terwujud. Ingin menjadi orang yang paling pemaaf, ingin menjadi orang yang tekun beribadah, atau juga ingin menjadi seorang pendakwah yang merangkul banyak jamaah. Semuanya ingin segera terwujud pada tahun ini sebelum tiba pada pergantian tahun yang akan datang.

Saya pribadi melihat hal semacam ini merasa lelah dan prihatin. Semuanya bekerja keras siang dan malam serta menghalalkan segala cara untuk segera mencapai keinginan yang diidamkan. Bahkan saling sikut satu sama lain, tak perduli siapa dan bagaimana etika yang seharusnya dijalankan.

Ahh jangan-jangan ini hanya fikiran saya yang terlalu negatif. Sedangkan kenyataannya bukan seperti itu. Tapi ya tidak menutup kemungkinan juga hal-hal diatas sebetulnya sudah terjadi ditengah kita.

Menurut data WHO, prevalensi gangguan mental di Indonesia mencapai 9,8% pada tahun 2021, dengan angka depresi mencapai 6,6%. Salah satu faktor kesehatan mental adalah stres. Beban kerja yang tinggi, masalah keuangan, dan situasi sosial yang tidak kondusif dapat memicu stres yang berlebihan. Dan hal dasar yang mempengaruhi hal ini adalah rendahnya kemampuan diri dalam mengontrol keinginan-keinginan yang muncul ditengah arus cepat globalisasi seperti saat ini.

Maka apa yang seharusnya dilakukan?

Pertanyaan itu hanya masing-masing yang mampu menjawabnya. Saya yakin pada setiap kita memiliki garis batasan apapun yang kita lakukan. Toh kebutuhan setiap orang berbeda. Persamaannya adalah tolak ukur dalam menjalani perjalanan hidup ini, yaitu tidak merugikan dan menyakiti orang lain.

Tentu memiliki keinginan itu diperbolehkan. Bahkan sangat dianjurkan untuk melanjutkan perjalanan hidup ini. Tetapi mbok ya keinginan itu diimbangi dengan kualitas dan kapasitas diri. Jangan buru-buru dan jangan terlalu memaksa dengan berbagai segala cara yang jahat.

Tampaknya saya terlalu bertele-tele tanpa memberikan solusi yang konkrit yaa. Sebab saya sendiri masih dalam proses belajar untuk menikmati dan menjalani hidup ini dengan apa adanya. Sedang pula belajar menerima bagaimana dan apa yang telah diberikan Tuhan.

Mengakhiri tulisan ini, saya ingin mengingatkan bahwa ada pepatah jawa, alon penting kelakon. Pelan asal sampai tujuan. Selamat tahun baru. Terimakasih sudah membaca.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Kebangkitan Nahdlatut Tujjar 

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. H. Jamal Makmur Asmani Memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama, tantangan terbesar NU adalah nahdlatut tujjar, kebangkitan ekonomi.  Tashwirul afkar sudah dipresentasikan tafaqquh fiddin di pesantren, madrasah, perguruan tinggi, madin, dan TPQ. Sedangkan nahdlatul wathan sudah menjadi ‘karakter inhern’ NU dalam kiprah kebangsaan dan kemanusiaan. Maka, nahdlatut tujjar masih menjadi bidang yang harus […]

  • Ponpes Al Akrom, Tuan Rumah Pelantikan MWC NU Margorejo

    Ponpes Al Akrom, Tuan Rumah Pelantikan MWC NU Margorejo

    • calendar_month Ming, 29 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id– MARGOREJO – Majis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU) Kecamatan Margorejo baru saja menggelar Pelantikan. Kegiatan tersebut dihelat di Ponpes Al Akrom, Banyuurip pada Ahad (29/1). Ro’is Syuriyah sekaligus pengasuh Ponpes Al Akrom, KH. Imam Al Mukromin menegaskan bahwa pondoknya memang sudah sering digunakan untuk kegiatan-kegiatan Nahdlatul Ulama. Sementara, Ketua Tanfidziyah, Kiai Mahfid menjelaskan dipilihnya […]

  • Bedah Rumah di Tayu, Pemilik Rumah Terharu

    Bedah Rumah di Tayu, Pemilik Rumah Terharu

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Doa jelang peletakan batu pertama bedah rumah di Desa Purwokerto, Kecamatan Tayu, Minggu (7/6) pagi TAYU-Minggu (7/6) kemarin Lazisnu Pati bersama Baznas melakukan bedah rumah. Dalam pelaksanaanya, dua lembaga amil zakat ini juga menggandeng PC LPBI-NU (Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama) Cabang Pati. Sebuah rumah yang dibedah merupakan tempat tinggal Sholihin, warga […]

  • Tak Hanya Ngaji, Santri PPQ Safiinatunnaja Wonosobo Isi Ramadan dengan Pelatihan Public Speaking

    Tak Hanya Ngaji, Santri PPQ Safiinatunnaja Wonosobo Isi Ramadan dengan Pelatihan Public Speaking

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.607
    • 0Komentar

      WONOSOBO – Ramadan di Pondok Pesantren Al-Qur’an (PPQ) Safiinatunnaja Kalibeber Wonosobo tahun ini terasa lebih berwarna. Selain diisi dengan ibadah mahdhah dan ngaji pasanan (ngaji kitab kuning), sebanyak 40 santri Pendidikan Diniyah Formal (PDF) bersama para pengurus pesantren mengikuti Safiinatunnaja Training Public Speaking pada Rabu (4/3/2026) di Pendopo pesantren. Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan […]

  • PCNU-PATI

    NU, Nasionalisme dan Bernegara

    • calendar_month Kam, 28 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Nahdlatul Ulama (NU) yang selama ini kita kenal sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia,bahkan tersebar dunia merupakan salah satu ormas yang sudah tidak diragukan lagi dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebagai ormas terbesar di dunia tentunya NU memiliki sumbangsih yang juga besar di masyarakat. Adapun bentuk sumbangsih yang […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Kam, 7 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Saya mau membuka sebuah usaha, namun tetangga saya sudah ada yang menjalankan usaha yang serupa, saya kawatir jika saya menjalankan usaha tersebut tetangga saya akan merasa tersaingi, mohon dijelaskan bagaimana pandangan fiqih tentang usaha tersebut, apakah saya perlu meminta izin pada tetangga saya ?. Terima kasih. Wa’alaikum salam Wr Wb. Membuka usaha […]

expand_less