Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Aturan

Aturan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
  • visibility 498
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Dimana pun tempatnya disitu ada aturan yang menjadi dasar dan pedoman dalam melaksanakan dan mencapai tujuannya. Apabila kita datang atau diundang masuk kedalam ruang yang terikat aturan, bukankah sebaiknya kita mematuhi dan turut serta melaksanakan aturan tersebut untuk mencapai tujuan bersama. Bagaimana jadinya jika kita sebagai orang asing datang dan masuk namun malah mengubah aturan yang ada demi kepentingan kita sendiri.

Memiliki aturan artinya memiliki sebuah prinsip. Satu contoh pada sebuah organisasi, baik skala kecil maupun besar. Pengertian organisasi menurut Wikipedia adalah sekumpulan dua orang atau lebih yang berkumpul dalam wadah yang sama dan memiliki satu tujuan. Dengan metode, material, lingkungan dan uang serta sarana dan prasarana, atau lain sebagainya dengan efisien dan efektif untuk bisa mencapai tujuan organisasi tersebut.

Saat kita ingin bergabung pada sebuah organisasi, tentu sebelumnya kita mencari tahu terlebih dahulu tentang organisasi tersebut. Jika hal itu tak memungkinkan dan kita ternyata diterima baik oleh orang-orang didalamnya, bukankah kita yang harus menyesuaikan diri untuk beradaptasi dengan lingkungan organisasi tersebut.

Inovasi dan hal-hal baru yang sebelumnya belum dicicipi oleh organisasi tadi, bukankah sebaiknya dimusyawahkan dengan anggota lain apakah hal tersebut bertentangan dengan aturan yang sebelumnya sudah ada atau malah akan mengubah prinsip organisasi itu sendiri.

Baik menurut salah satu anggota bukan berarti baik untuk semua anggotanya. Organisasi itu terdiri dari dua orang anggota atau lebih sesuai pengertiannya tadi, maka apapun yang menjadi keputusan organisasi harus melalui musyawarah dengan seluruh anggotanya. Kita sebagai orang baru harus paham dan memahami hal ini.

Bukan hanya pada organisasi. Satu contoh lagi dalam lingkungan keluarga. Orang lain yang diundang maupun datang sendiri untuk ikut menjadi bagian dari keluarga tersebut, tentu harus mematuhi aturan yang ada didalamnya meski tak tertulis secara jelas. Misalkan didalam rumah itu ada aturan saat sedang makan bersama tidak diperbolehkan bermain gadget. Kita sebagai orang yang baru masuk dilingkungan tersebut, jangan malah mengubah aturan itu dengan alasan agar terlihat kompak dan bahagia dimata orang lain dengan bersua foto menggunakan gadget untuk dibagikan pada media sosial saat sedang makan.

Menghargai dan memahami aturan adalah kewajiban siapa saja. Bukan hanya untuk orang-orang yang tak punya kebijakan saja yang harus mematuhinya, namun yang membuat kebijakan dan aturan juga harus menjalankannya. Meski dianggap kuno atau tidak up to date, bukankah sesuatu yang istimewa juga unik itu berangkat dari mempertahankan prinsip aturan dan memiliki ciri khas tersendiri.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digitalisasi NU Semakin Dekat, Ini Pernyataan PBNU

    Digitalisasi NU Semakin Dekat, Ini Pernyataan PBNU

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menegaskan adanya program-program unggulan NU di tahun 2025 ini. Ungkapan ini dilontarkannya dalam agenda Ngopi Bareng Gus Yahya di Gedung PBNU lantai 8, Jumat (3/1) kemarin. Kepada awak media, putra Rembang tersebut menyebut akan digalakkannya program yang bernama DIGDAYA NU. Ini merupakan akronim […]

  • Ketua PWNU Jawa Tengah Ajak Masyarakat Sambut Lebaran dengan Kesederhanaan

    Ketua PWNU Jawa Tengah Ajak Masyarakat Sambut Lebaran dengan Kesederhanaan

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Kondisi sosial dan ekonomi belakangan ini sedang tidak baik. Hal itu menjadikan banyak pihak prihatin sehingga dalam merayakan Lebaran hendaknya dengan kesederhanaan. Demikian disampaikan Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah (Jateng) KH Abdul Ghaffar Rozin saat berada di Posko Mudik Ansor-Banser Pati, Jumat (28/3/2025) malam. Gus Rozin, begitu kiai […]

  • Lima Hari Sekolah Belum Final, PCNU Pati: Jangan Sampai Matikan TPQ dan Madin

    Lima Hari Sekolah Belum Final, PCNU Pati: Jangan Sampai Matikan TPQ dan Madin

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

      Pcnu.or.id, Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menyebut kebijakan lima hari sekolah belum final dan masih menjadi wacana. Ia pun berharap kebijakan Bupati Pati Sudewo ini tidak mematikan lembaga pendidikan agama seperti TPQ maupun Madin. Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pati KH Minanurrohman mengatakan lembaga pendidikan agama perlu dijaga untuk menjaga moralitas […]

  • Konferensi MWCNU Pati Menggunakan AHWA

    Konferensi MWCNU Pati Menggunakan AHWA

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 463
    • 0Komentar

    Sabtu 12 September 2015 kemarin MWCNU (Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) mengadakan konferensi MWNU Pati yang bertempat di Gedung Majlis Ta’lim Perguji (Depan Masjid Baitul Qodir Puri Pati). Konsep Ahlul Hali Wal ‘Aqdi yang diperdebatkan di Muktamar NU Jombang ketika di praktekkan di tingkat MWC NU ternyata tidak ada masalah. Justru terlihat sangat santun dan […]

  • Sambut Ramadhan, Ini Pesan PCNU untuk Warga

    Sambut Ramadhan, Ini Pesan PCNU untuk Warga

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

     Ketua PCNU Pati memberikan imbauan kepada warga NU untuk  PATI-Di tengah pandemi covid 19 yang sedang melanda Indonesia, kaum muslimin dihadapkan dengan Bulan Ramadhan 1441 H. Momentum ini bisa menjadi media muhasabah diri dan merapat kepada Allah. Namun demikian, puasa tahun ini diakui oleh PCNU Pati, merupakan puasa terberat. “Kita nanti berpuasa dalam keadaan pandemi […]

  • PCNU-PATI

    Wasiat Imam Ghazali

    • calendar_month Sen, 28 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 575
    • 0Komentar

    Buku surat Wasiat untuk Generasi Muda yang merupakan terjemah dari kitab  Ayyuhā  al-Walad  adalah  tulisan ringkas  semacam  pesan-pesan Imam Al-Ghazali sebagai guru kepada murid pada pelepasan akhir tahun (wisuda). Sehingga pembahasan yang tertuang dalam kitab   ini   tidak   tersusun   dalam   kerangka khusus  yang  berbentuk  buku  seperti  Iḥyā’ atau karya lainnya. Salah  satu  kelemahan  Ayyuhā  al-Walad yang   sudah   ditambal   sendiri   oleh   Imam Al-Ghazālī   

expand_less