Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Menikah; Dibatasi Musim

Menikah; Dibatasi Musim

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 3 Mei 2024
  • visibility 504
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Bulan Syawal sebentar lagi usai. Euforia lebaran kemarin berganti dengan kegembiraan dua sejoli maupun dua keluarga dalam acara pernikahan. Bulan Syawal diyakini masyarakat Jawa sebagai bulan baik untuk menunaikan sebuah hajat. Salah satunya pernikahan. Menikah di bulan Syawal diyakini akan mendatangkan keberkahan dan senantiasa dilimpahi kebahagiaan. Maka tak heran terhitung mulai tanggal satu dibulan Syawal kemarin banyak orang melangsungkan pernikahan.

Selain karena bulan Syawal diyakini keistimewaannya tersebut, beberapa orang turut meyakini pula bahwa setelah tahun Hijriyah ini selesai, akan berganti dengan tahun duda. Tahun dimana dalam keyakinan masyarakat Jawa tidak boleh melaksanakan pernikahan karena bisa mendatangkan petaka untuk salah satu mempelai. Tetapi perlu digaris bawahi teman-teman. Tidak semua masyarakat Jawa meyakini hal ini ya.

Saya mencoba berbagi kisah dan sedikit curhatan tentang fenomena ini. Pertama saya ingin mencurahkan hati bahwa sejak memasuki bulan Syawal hingga hari ini terhitung sudah ada sekitar tujuh undangan pernikahan dari teman maupun saudara. Dan akan dipastikan akan terus bertambah hingga akhir penghujung tahun Hijriyah. Dibandingkan tahun yang lalu, tahun ini bertambah dua bahkan tiga kali lipat.

Lain halnya saya mendengar cerita dari para tetangga bahwa ada salah seorang pasangan yang menyegerakan acara pernikahan karena tak ingin menunda satu tahun lagi. Kepercayaan tentang tahun duda menjadi dasarnya. Kalau tidak sekarang, masak iya nunggu tahun depan lagi. Begitu kira-kira. Mereka begitu memaksa untuk segera menikah.

Ketika saya mendengar cerita ini dengan seksama, saya hanya bisa bergeleng-geleng kepala. Apakah memaknai pernikahan semata karena sebuah kepercayaan? Entahlah. Tentu masing-masing dari kita mempunyai arti dan makna tersendiri tentang pernikahan. Kemudian yang menjadi pertanyaannya adalah apakah kepercayaan itu benar adanya atau hanya sebuah mitos?

Terlepas adanya pro dan kontra segala niat baik kita doakan semoga mendatangkan kebaikan dan keberkahan. Begitu juga dengan niat menikah bagi para pasangan di bulan ini. Semoga bukan karena takut akan sebuah kepercayaan, tetapi memang karena niat menjalankan ibadah dan berharap ridho Tuhan. Begitu kira-kira.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LF-NU Pati Rembug Empat Hal Penting

    LF-NU Pati Rembug Empat Hal Penting

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 636
    • 0Komentar

    PATI-Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Kabupaten Pati, Ahad (28/7) menyelenggarakan rapat Koordinasi dan orientasi internal pengurus. Bertempat di Pesantren Raudlatul Ulum Kajen, rapat tersebut dihadiri oleh ketua PCNU Kabupaten Pati, K. Yusuf Hasyim. Rapat koordninasi LF-NU di Ponpes Roudlotul Ulum Kajen Dalam sambutannya K. Hasyim berharap agar LFNU tetap solid dan tidak hanya berjam’iyyah saja. […]

  • Pelantikan JQH, Bupati : Kita Rubah Image Pati menjadi Kota Qur’ani

    Pelantikan JQH, Bupati : Kita Rubah Image Pati menjadi Kota Qur’ani

    • calendar_month Ming, 30 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Kedatangan para Pengurus Wilayah JQH Jawa Tengah disambut oleh Bupati Pati  PATI – Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz (JQH) NU Kabupaten Pati dilantik di Pendopo Kabupaten. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (29/1) siang kemarin.  Sedikitnya 70 peserta hadir dan menyimak sakralnya acara tersebut. Tak ketinggalan, Bupati Pati, H. Haryanto, sebagai tuan rumah pendopo kabupaten juga turut […]

  • Puting Beliung Terjang Kertomulyo, Madrasah Shirathul Ulum Terdampak

    Puting Beliung Terjang Kertomulyo, Madrasah Shirathul Ulum Terdampak

    • calendar_month Kam, 21 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 563
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Rabu (20/3/2024) siang. Akibatnya, ratusan rumah di lima desa mengalami kerusakan. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, desa-desa di Kecamatan Trangkil yang terdampak puting beliung di antaranya Kertomulyo, Karangwage, Tlutup, Ketanen, dan Guyangan. Di kertomulyo, angin kencang menerjang 137 rumah/bangunan. […]

  • Harlah LP Ma’arif, PCNU : Kontribusinya Sangat Besar

    Harlah LP Ma’arif, PCNU : Kontribusinya Sangat Besar

    • calendar_month Ming, 19 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 547
    • 0Komentar

    PATI – Hari ini, Minggu (19/9) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU tepat berusia 92 tahun. Dalam usia yang tak lagi muda, Lembaga di bawah naungan ormas islam terbesar di dunia ia telah banyak menghasilkan karya nyata di dunia pendidikan.  Hanya saja, harapan demi harapan masih digantungkan kepada LP Ma’arif dalam memajukan pendidikan. Menurut K. Yusif Hasyim, […]

  • PAC IPNU IPPNU Trangkil Juara Lomba Kreasi Pelajar

    PAC IPNU IPPNU Trangkil Juara Lomba Kreasi Pelajar

    • calendar_month Ming, 23 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Trangkil mengerahkan 73 personil untuk berpartisipasi dalam kegiatan Apel dan Kirab Hari Santri Nasional (HSN) di Alun-alun Kabupaten Pati pada Sabtu (22/10/2022). Dalam kesempatan itu, PAC IPNU IPPNU Trangkil juga menyabet juara 1 dalam ajang Lomba Kreasi Pelajar […]

  • Masjid Harus Ramah Anak

    Masjid Harus Ramah Anak

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 507
    • 0Komentar

    Masjid adalah bangunan pertama Nabi pasca hijrah. Masjid berfungsi sebagai pusat penyucian hati, pendalaman ilmu dan kaderisasi. Jamaah shalat lima waktu, termasuk shalat jumat, pengajian ilmu, dan mendidik kader-kader muda Islam sejak dini tentang akidah, ilmu Al Qur’an, dan syariat Islam adalah sebagian kegiatan masjid. Era Nabi Muhammad Shallahu Alaihi Wa Sallam, masjid benar-benar tempat yang ramah […]

expand_less