Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Menikah; Dibatasi Musim

Menikah; Dibatasi Musim

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 3 Mei 2024
  • visibility 529
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Bulan Syawal sebentar lagi usai. Euforia lebaran kemarin berganti dengan kegembiraan dua sejoli maupun dua keluarga dalam acara pernikahan. Bulan Syawal diyakini masyarakat Jawa sebagai bulan baik untuk menunaikan sebuah hajat. Salah satunya pernikahan. Menikah di bulan Syawal diyakini akan mendatangkan keberkahan dan senantiasa dilimpahi kebahagiaan. Maka tak heran terhitung mulai tanggal satu dibulan Syawal kemarin banyak orang melangsungkan pernikahan.

Selain karena bulan Syawal diyakini keistimewaannya tersebut, beberapa orang turut meyakini pula bahwa setelah tahun Hijriyah ini selesai, akan berganti dengan tahun duda. Tahun dimana dalam keyakinan masyarakat Jawa tidak boleh melaksanakan pernikahan karena bisa mendatangkan petaka untuk salah satu mempelai. Tetapi perlu digaris bawahi teman-teman. Tidak semua masyarakat Jawa meyakini hal ini ya.

Saya mencoba berbagi kisah dan sedikit curhatan tentang fenomena ini. Pertama saya ingin mencurahkan hati bahwa sejak memasuki bulan Syawal hingga hari ini terhitung sudah ada sekitar tujuh undangan pernikahan dari teman maupun saudara. Dan akan dipastikan akan terus bertambah hingga akhir penghujung tahun Hijriyah. Dibandingkan tahun yang lalu, tahun ini bertambah dua bahkan tiga kali lipat.

Lain halnya saya mendengar cerita dari para tetangga bahwa ada salah seorang pasangan yang menyegerakan acara pernikahan karena tak ingin menunda satu tahun lagi. Kepercayaan tentang tahun duda menjadi dasarnya. Kalau tidak sekarang, masak iya nunggu tahun depan lagi. Begitu kira-kira. Mereka begitu memaksa untuk segera menikah.

Ketika saya mendengar cerita ini dengan seksama, saya hanya bisa bergeleng-geleng kepala. Apakah memaknai pernikahan semata karena sebuah kepercayaan? Entahlah. Tentu masing-masing dari kita mempunyai arti dan makna tersendiri tentang pernikahan. Kemudian yang menjadi pertanyaannya adalah apakah kepercayaan itu benar adanya atau hanya sebuah mitos?

Terlepas adanya pro dan kontra segala niat baik kita doakan semoga mendatangkan kebaikan dan keberkahan. Begitu juga dengan niat menikah bagi para pasangan di bulan ini. Semoga bukan karena takut akan sebuah kepercayaan, tetapi memang karena niat menjalankan ibadah dan berharap ridho Tuhan. Begitu kira-kira.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • LAZISNU Pati Akan Adakan Santunan

    LAZISNU Pati Akan Adakan Santunan

    • calendar_month Rab, 5 Jul 2017
    • account_circle admin
    • visibility 606
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus LAZISNU mengadakan rapat untuk mempersiapkan santunan di bulan ramadhan 8/6 kemarin di kantor NU Pati dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama. LAZISNUseperti  orang ketahui sebagai Lembaga Amil Zakat dan Infak yang identik dengan santunan kepada yatama dan dhuhafa’ pada bulan Ramadlan dan Suro. Maka persepsi demikian adalah salah karena banyak dari program LAZISNU […]

  • 52 Orang Lolos Diklatsar Banser

    52 Orang Lolos Diklatsar Banser

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 486
    • 0Komentar

    MARGOREJO-Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Margorejo menjalani hajat besar jelang pertengahan bulan ini. Sejak Jumat (11/10) kemarin, pihak PAC Ansor menggelar Diklatsar Banser yang diikuti sedikitnya 52 peserta di TPQ Al Musthofa, Sokobubuk, Margorejo. Pembukaan Diklatsar Banser di TPQ Al Musthofa, Sokobubuk, Margorejo, Jumat (11/10) Hal ini disampaikan oleh Abdul Qohar, S.Pd., […]

  • Bukan Sekadar Bermain, Inovasi Pembelajaran Karakter KB Salafiyah Kajen Sabet Gelar Juara I

    Bukan Sekadar Bermain, Inovasi Pembelajaran Karakter KB Salafiyah Kajen Sabet Gelar Juara I

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.253
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – PAUD Terpadu Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara I dalam Lomba Praktik Baik Guru jenjang Kelompok Bermain (KB) yang diselenggarakan oleh Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Margoyoso pada 29 April 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Alun-alun Pati pada Minggu (3/5/2026). Perwakilan dari KB […]

  • PCNU PATI - PR Fatayat NU Bermi Terbentuk, PAC Tinggal Satu yang Belum

    PR Fatayat NU Bermi Terbentuk, PAC: Tinggal Satu yang Belum

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    GEMBONG – Ranting Fatayat NU Desa Bermi, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati telah sah memiliki ketua baru setelah sekian lama mengalami kekosongan kepemimpinan. Hal ini berkat mediasi antara PAC Fatayat NU Gembong dengan ketua Ranting NU Bermi dan beberapa pemudi setempat. Hal ini berlangsung selama beberapa bulan sebelum akhirnya dilakukan pemilihan pada Jumat (12/8). Menurut Ariful […]

  • Peringati Hari Pahlawan, Siswa MAN 1 Pati Tampilkan Drama Kolosal Perjuangan

    Peringati Hari Pahlawan, Siswa MAN 1 Pati Tampilkan Drama Kolosal Perjuangan

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.440
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Momen peringatan Hari Pahlawan 2025, siswa MAN 1 Pati tidak hanya melaksanakan Upacara Bendera, melainkan juga menampilkan drama kolosal perjuangan para pahlawan dalam mengusir penjajah pada Senin, (10/112025). Pemeran drama diikuti sebanyak 70-an siswa-siswi MAN 1 Pati yang merupakan perwakilan seluruh kelas. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan meriah di halaman madrasah dengan […]

  • Ada Nama Perempuan di Daftar Pengurus Besar NU, Ini Susunan Lengkapnya

    Ada Nama Perempuan di Daftar Pengurus Besar NU, Ini Susunan Lengkapnya

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 661
    • 0Komentar

    Kantor PBNU, tempat bernaung para pengurus NU di tingkat Nasional JAKARTA – Muktamar PBNU NU yang telah dilaksanakan 21 sampai 25 Desember 2021 lalu melahirkan pemimpin baru untuk NU luma tahun ke depan.  KH. Yahya Cholil Staquf, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU menggantikan KH. Said Aqil Siradj. Sementara, posisi Ro’is Aam masih diduduki oleh KH. […]

expand_less