Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Menikah; Dibatasi Musim

Menikah; Dibatasi Musim

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 3 Mei 2024
  • visibility 423
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Bulan Syawal sebentar lagi usai. Euforia lebaran kemarin berganti dengan kegembiraan dua sejoli maupun dua keluarga dalam acara pernikahan. Bulan Syawal diyakini masyarakat Jawa sebagai bulan baik untuk menunaikan sebuah hajat. Salah satunya pernikahan. Menikah di bulan Syawal diyakini akan mendatangkan keberkahan dan senantiasa dilimpahi kebahagiaan. Maka tak heran terhitung mulai tanggal satu dibulan Syawal kemarin banyak orang melangsungkan pernikahan.

Selain karena bulan Syawal diyakini keistimewaannya tersebut, beberapa orang turut meyakini pula bahwa setelah tahun Hijriyah ini selesai, akan berganti dengan tahun duda. Tahun dimana dalam keyakinan masyarakat Jawa tidak boleh melaksanakan pernikahan karena bisa mendatangkan petaka untuk salah satu mempelai. Tetapi perlu digaris bawahi teman-teman. Tidak semua masyarakat Jawa meyakini hal ini ya.

Saya mencoba berbagi kisah dan sedikit curhatan tentang fenomena ini. Pertama saya ingin mencurahkan hati bahwa sejak memasuki bulan Syawal hingga hari ini terhitung sudah ada sekitar tujuh undangan pernikahan dari teman maupun saudara. Dan akan dipastikan akan terus bertambah hingga akhir penghujung tahun Hijriyah. Dibandingkan tahun yang lalu, tahun ini bertambah dua bahkan tiga kali lipat.

Lain halnya saya mendengar cerita dari para tetangga bahwa ada salah seorang pasangan yang menyegerakan acara pernikahan karena tak ingin menunda satu tahun lagi. Kepercayaan tentang tahun duda menjadi dasarnya. Kalau tidak sekarang, masak iya nunggu tahun depan lagi. Begitu kira-kira. Mereka begitu memaksa untuk segera menikah.

Ketika saya mendengar cerita ini dengan seksama, saya hanya bisa bergeleng-geleng kepala. Apakah memaknai pernikahan semata karena sebuah kepercayaan? Entahlah. Tentu masing-masing dari kita mempunyai arti dan makna tersendiri tentang pernikahan. Kemudian yang menjadi pertanyaannya adalah apakah kepercayaan itu benar adanya atau hanya sebuah mitos?

Terlepas adanya pro dan kontra segala niat baik kita doakan semoga mendatangkan kebaikan dan keberkahan. Begitu juga dengan niat menikah bagi para pasangan di bulan ini. Semoga bukan karena takut akan sebuah kepercayaan, tetapi memang karena niat menjalankan ibadah dan berharap ridho Tuhan. Begitu kira-kira.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakerdin, Gus Rozin Sebut Jangan Ragu-ragu di Ma'arif

    Rakerdin, Gus Rozin Sebut Jangan Ragu-ragu di Ma’arif

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Purworejo – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Zona 6 yaitu dengan peserta LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Purworejo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Wonosobo, LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Banjarnegara, dan LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Kebumen, pada Ahad […]

  • Lima Hari Sekolah Belum Final, PCNU Pati: Jangan Sampai Matikan TPQ dan Madin

    Lima Hari Sekolah Belum Final, PCNU Pati: Jangan Sampai Matikan TPQ dan Madin

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

      Pcnu.or.id, Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menyebut kebijakan lima hari sekolah belum final dan masih menjadi wacana. Ia pun berharap kebijakan Bupati Pati Sudewo ini tidak mematikan lembaga pendidikan agama seperti TPQ maupun Madin. Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pati KH Minanurrohman mengatakan lembaga pendidikan agama perlu dijaga untuk menjaga moralitas […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan Produktif Berliterasi

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.174
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Pada Kolom Ramadan 2024, saya telah menulis di Pcnupati.or.id sebuah tulisan sederhana berjudul Ramadan: Bulan Literasi dan Numerasi” pada 30 Maret 2024. Pada 5 Maret 2025, saya menulis Puasa dan Produktivitas Kerja. Pada 19 Maret 2025, saya menulis kolom berjudul Ramadan itu Bulan Produktif!. Selama Ramadan 2025 kemarin, saya menginisiasi GLM Ramadan […]

  • MWCNU Wedarijaksa Gelar Lailatul Ijtima

    MWCNU Wedarijaksa Gelar Lailatul Ijtima

    • calendar_month Jum, 2 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 313
    • 0Komentar

    WEDARIJAKSA –  MWC NU Kecamatan Wedarijaksa menggelar istighosah dan Lailatul ijtima di Gedung NU Wedarijaksa yang dihadiri pengurus Tanfidziah, Syuriah, dan Banom NU. Dalam pertemuan tersebut  juga membahas Koin NU program dari LAZISNU, Program Sistem Informasi Warga NU (SISNU) dan sosialisasi pembangunan gedung baru yang akan diresmikan saat hari santri 22 Oktober 2020 oleh PCNU […]

  • PCNU-PATI

    Belahan Jiwa Al-Musthafa

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 1.213
    • 0Komentar

    Fatimah al-Zahra, adalah putri bungsu Rasulullah SAW. Ia adalah satu-satunya putri Rasulullah SAW yang memiliki anak keturunan. Tiga kakak perempuannya, Zainab, Ruqayyah, dan Ummu Kultsum, tidak mempunyai anak, Dari Rahim Fatimah, lahir Hasan dan Husain, cucu tersayang Rasulullah SAW. Karena itu pula, Fatimah sangat dicintai dan amat disayang Rasulullah SAW, sebab ia menjadi penerus garis […]

  • Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

    Triwulan GP Ansor, Gus Nanal: Banyak Ulama Indonesia Berkelas Internasional

    • calendar_month Ming, 6 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 596
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. – Faham Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Aswaja) punya peran penting baik bagi pribadi maupun sosial. Kalimat ini diungkapkan oleh Kiai Sholikhin dalam sambutannya sebagai Ketua MWC NU Gembong dalam acara Triwulan GP Ansor Gembong, Sabtu (5/8) malam. “Sebagai pribadi, Aswaja penting untuk kelangsungan hidup di akhirat. Dalam lingkup sosial, Aswaja yang berprinsip moderasi dan […]

expand_less