Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PAC ISNU Tirto Gelar Webinar Pendidikan, Bahas Peran Pendidik di Era AI

PAC ISNU Tirto Gelar Webinar Pendidikan, Bahas Peran Pendidik di Era AI

  • account_circle admin
  • calendar_month 54 menit yang lalu
  • visibility 19.921
  • comment 0 komentar

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin pesat membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. AI kini tidak hanya mampu membantu menulis, tetapi juga menjelaskan materi, memberikan umpan balik, mempersonalisasi pembelajaran, hingga melakukan asesmen awal terhadap peserta didik.

Fenomena tersebut menjadi pokok pembahasan dalam Webinar Pendidikan yang diselenggarakan PAC Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jumat (4/9/2026), dengan tema “Ketika AI Bisa Menulis, Mengajar, dan Menilai, Lalu Tugas Pendidik Ngapain?” dengan diikuti 120 peserta melalui Zoom Meeting.

Ketua PAC ISNU Kecamatan Tirto, Khairul Anwar, M.E., mengatakan bahwa perkembangan AI perlu dipandang sebagai momentum untuk melakukan refleksi terhadap masa depan pendidikan dan peran pendidik.

“AI memang telah mampu melakukan banyak pekerjaan yang sebelumnya identik dengan tugas manusia, termasuk menulis, membantu mengajar, hingga melakukan penilaian. Namun pendidikan tidak pernah hanya berbicara tentang transfer pengetahuan. Ada nilai, karakter, keteladanan, empati, dan tanggung jawab moral yang tetap membutuhkan kehadiran manusia,” ujarnya.

Salah satu narasumber, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menjelaskan bahwa AI dalam pendidikan atau Artificial Intelligence in Education (AIEd) seharusnya diposisikan sebagai alat untuk memperkuat kapasitas pendidik, bukan menggantikannya. AI memiliki keunggulan dalam pekerjaan yang bersifat repetitif, seperti menjawab pertanyaan, membuat latihan, merangkum materi, dan memberikan asesmen awal.

“Pertanyaan masa depan bukan lagi AI atau guru, melainkan guru seperti apa yang mampu memanfaatkan AI untuk menghasilkan pembelajaran yang lebih manusiawi,” tegasnya.

Rektor INISNU Temanggung ini menambahkan bahwa guru dan dosen tetap memiliki keunggulan yang tidak dapat sepenuhnya digantikan teknologi, terutama dalam membangun relasi, memberikan empati, menjadi teladan, serta menanamkan nilai dan karakter kepada peserta didik.

Sementara itu, narasumber lainnya, Dr. Hj. Mufasiroh, M.S.I., menekankan bahwa transformasi digital dalam pendidikan tidak cukup dimaknai sebagai penggunaan perangkat dan aplikasi semata. Digitalisasi, menurutnya, harus dipahami sebagai perubahan budaya belajar dan mengajar yang menuntut kesiapan sumber daya manusia.

“Pendidik memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Guru tidak lagi hanya menjadi pemberi informasi, tetapi harus mampu menjadi fasilitator yang membimbing peserta didik dalam memahami materi sekaligus menyaring informasi secara bijak,” jelas narasumber yang juga Ketua PAC Muslimat NU Tirto itu.

Ia juga mengingatkan bahwa digitalisasi pendidikan membawa peluang sekaligus tantangan. Akses informasi yang semakin luas, inovasi pembelajaran, dan fleksibilitas belajar harus diimbangi dengan peningkatan literasi digital, kemampuan pedagogik berbasis teknologi, serta kesadaran terhadap etika dan keamanan digital.

Webinar yang dimoderatori oleh Yulis Indriyani tersebut diharapkan dapat membuka wawasan para pendidik, mahasiswa, dan masyarakat untuk tidak sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memastikan bahwa kemajuan AI tetap berada dalam kendali nilai, etika, dan tanggung jawab manusia. Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dari TBM Hidup Punya Cerita.

Kontributor: Fauzan

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PATI - Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pati gelar  Rapat Kordinasi Cabang (Rakorcab), belum lama ini. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan solidaritas, profesionalisme, serta Loyalitas dalam Ber-Khidmah dalam Ansor.  Adapun kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab), Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) se-kabupaten Pati, dan Ketua Cabang Ansor Pati.  Tema yang diangkat pada acara tersebut juga sejalan dengan salah satu misi dari Ansor Pati, yaitu mengatasi intoleransi dan isu perpecahan menjelang pemilu yang jamak terjadi. Seperti diketahui, bahwa isu intoleransi memang selalu muncul, terlebih ketika adanya suatu momentum tertentu, seperti pada saat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu). Di sana, Ansor dan Banser akan terus bersiap menjadi garda terdepan dalam menjaga kesatuan NKRI. "Memiliki massa 5000 anggota lebih, Ansor dan Banser Pati akan selalu konsisten untuk menjaga kebhinekaan dan kesatuan NKRI," ungkap Ketua Cabang Ansor Pati H. Abdullah Syafiq. Sementara itu Kasatkorcab Banser Kabupaten Pati, H Moh Soetomo, menuturkan bahwa Banser akan lebih sigap dalam menjaga keutuhan NKRI. "Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh ketua cabang Ansor, Banser sebagai ujung tombak Nahdlatul Ulama dalam menjaga nilai-nilai persatuan, akan menindak tegas adanya intoleransi dan isu perpecahan," tutur dia. (Angga/Ltn)

    Banser Pati Siap Jadi Garda Terdepan Cegah Intoleransi 

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 440
    • 0Komentar

    PATI – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pati gelar  Rapat Kordinasi Cabang (Rakorcab), belum lama ini. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan solidaritas, profesionalisme, serta Loyalitas dalam Ber-Khidmah dalam Ansor.  Adapun kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab), Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) se-kabupaten Pati, dan Ketua Cabang Ansor Pati.  Tema yang diangkat pada […]

  • POTRET SANTRI IDEAL DI ERA GLOBAL

    POTRET SANTRI IDEAL DI ERA GLOBAL

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Era sekarang terkenal dengan nama globalisasi. Globalisasi adalah sistem ‘kesejagatan’. Artinya, tidak ada batas-batas yang menganggu interaksi, komunikasi, dan aktualisasi. Dalam hitungan detik, peristiwa yang terjadi di Afghanistan, Libya, Amerika Serikat, apalagi Jakarta dapat disebarkan ke seluruh dunia. Internet, hand phone, televisi, radio, dan lain-lain menjadi media informasi efektif di era global. Ada dampak positif […]

  • Diikuti 28 Ribu Orang, Jalan Sehat Santri Jawa Tengah 2024 Dibuka Gus Rozin dengan Meriah

    Diikuti 28 Ribu Orang, Jalan Sehat Santri Jawa Tengah 2024 Dibuka Gus Rozin dengan Meriah

    • calendar_month Ming, 27 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

      Semarang – Puncak Acara Resepsi Peringatan Hari Santri Nasional Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah 2024 melalui kegiatan Jalan Sehat Santri Jawa Tengah berlangsung meriah di Lapangan Pancasila Simpanglima, Kota Semarang, pada Ahad (27/10/2024). Ketua PWNU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin dalam sambutannya menuturkan bahwa total peserta Jalan Sehat Santri Jawa Tengah […]

  • PCNU PATI. Dunia Anak, dunia Parenting & Dunia Film. Photo by Caroline Hernandez on Unsplash.

    Dunia Anak, dunia Parenting & Dunia Film

    • calendar_month Jum, 7 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Beberapa waktu yang lalu saya bersama teman-teman pergi ke bioskop untuk menonton sebuah film. Awalnya cuma berdua, tapi ternyata pas sampai di lokasi ketemu teman-teman yang lain. Dan tanpa disengaja pula kami menonton film yang sama. Miracle In Cell No. 7. Film yang menceritakan tentang bagaimana perjuangan seorang ayah. Sebelumnya saya […]

  • Vaksinasi, Lebih Sakit Donor Darah

    Vaksinasi, Lebih Sakit Donor Darah

    • calendar_month Kam, 25 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 392
    • 0Komentar

      Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, Kiai Yusuf Hasyim, menjadi satu di antara tokoh publik yang mendapat suntik vaksin Sinovac perdana di Pati. Ia bersama Bupati Haryanto dan sejumlah tokoh publik lainnya menerima suntik vaksin di RSUD RAA Soewondo, Senin (25/1/2021). “Hari ini saya mengikuti program vaksinasi Covid-19. Sebelumnya saya mengikuti swab […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Puasa dan Kopling Ibadah

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.242
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Nafsu sering kali digambarkan sebagai mesin yang mempunyai daya dorong luar biasa. Semangat. Kemrunsung. Ngaluhara. Ya, ini dalam lintasan kehidupan manusia kayaknya semuanya begitu ya. Akan tetapi, daya dorong itu sekadar akan membawa kendaraan eksistensi manusia menuju jurang kehancuran tanpa mekanisme kendali yang presisi.   Pada konteks ini, puasa hadir […]

expand_less