Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 22 Mar 2023
  • visibility 196
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Kamis besok saya dan Anda akan melakukan rutinitas yang tak seperti biasa. Jika saban pagi saya bisa sarapan, dan siang bisa minum jus alpukat dan sore minum kopi dengan teman. Rutinitas harian tersebut akan berubah selama satu bulan penuh. Bisa jadi saya dan Anda akan kaget dengan pergantian tersebut akan tetapi kondisi tersebut haruslah dijalani bagi yang masih menyimpan iman dalam menjalani ibadah puasa yang sebagian orang mengatakan mengekang segalanya. Menahan lapar dan dahaga bahkan menahan amarah, bergunjing dan saling rasan rasan sana dan sini. Pada sebelum penuh saya dan Anda diharuskan untuk memperbanyak ibadah, mengingat Tuhan semesta alam.

Sebenarnya tanda tanda akan datangnya bulan puasa sudah sejak bulan lalu; di toko modern sudah banyak sirup beraneka macam merk dan selain itu di stori Whatsapp sudah banyak bertebaran pedagang amatiran dan pedagang musiman, menjajakan aneka rasa kue kering dan basah. Siklus seperti sudah menjadi penanda apabila bulan puasa akan segera datang, bulan penuh ampunan telah di depan mata.

“Bulan puasa atau bulan biasa bagi saya biasa biasa saja, tak ada yang istimewa atau pun apa? Bisa jadi iman saya yang tambah melemah ya…”

Kemarin sore teman saya berkata seperti itu, tak mau menjelaskan bagaimana agar puasanya tiap tahun semakin bertambah; bertambah bukan saja dalam segi ekonomi, akan tetapi dalam segi ketaqwaan, beribadah, sedikit mengurangi berbicara yang tak ada guna, atau pun jagung padhon seringkali mengakibatkan janji janji tak terselesaikan.

Saya dan Anda tentu yang di harapkan setiap bulan puasa datang adalah tambahnya nikmat menjalani hidup dan kehidupan, bisa makin bertambah beribadahnya, bukan pula ibadah yang di pamerkan dengan alasan memberikan suritauladan kepada mereka yang jarang jarang beribadah. Hal tersebut boleh saja, akan tetapi sekarang ini tak sedikit orang yang tekun beribadah dan lainnya merasa apabila dirinya adalah wakil dari Tuhan sehingga telah lupa mana privasi dalam beribadah dan mana pula yang harus dipublikasi.

Selamat menunaikan ibadah puasa; ucapan tersebut bertebaran dimana mana, di group WhatsApp, Instagram, stori lain sebagainya, semua seakan berempati pada bulan yang penuh berkah ini, pada bulan yang penuh dengan pengampunan.

Saya dan Anda pada bulan ini harus berusaha bagaimana mengurangi berbicara, mengurangi keinginan saat berbuka harus makan apa saja. Selain itu, pada bulan puasa ini saya dan Anda sudahkah berevaluasi tentang akhlak kita pada manusia dan Tuhan lebih baik dari puasa di tahun sebelumnya?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Nama Perempuan di Daftar Pengurus Besar NU, Ini Susunan Lengkapnya

    Ada Nama Perempuan di Daftar Pengurus Besar NU, Ini Susunan Lengkapnya

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Kantor PBNU, tempat bernaung para pengurus NU di tingkat Nasional JAKARTA – Muktamar PBNU NU yang telah dilaksanakan 21 sampai 25 Desember 2021 lalu melahirkan pemimpin baru untuk NU luma tahun ke depan.  KH. Yahya Cholil Staquf, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU menggantikan KH. Said Aqil Siradj. Sementara, posisi Ro’is Aam masih diduduki oleh KH. […]

  • NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

    NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.608
    • 0Komentar

      Ramadan tentu bukanlah sekadar ritual menahan lapar, melainkan momentum besar untuk melakukan muhasabah atau introspeksi total. Di tengah hiruk-pikuk dunia modern, muncul sebuah fenomena yang memprihatinkan: menjadikan agama sebagai “mesin cuci”. Kalimat satir itu diungkapkan oleh budayawan Anis Sholeh Ba’asyin saat membuka Suluk Maleman pada Sabtu (21/2). Dia menyebut dengan beribadah, seringkali seseorang sudah […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 1

    • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Oleh: Elin Khanin Nembak cewek mana pun yang lewat, di depan umum? “Siapa takut?!” tukas cowok itu tanpa gentar sembari bangkit dari duduk. Bukan sifatnya memang jika harus merasa ketakutan atau gemetaran sejak kotak tempat kertas berisi tantangan itu diedarkan ke sepenjuru aula. Namun, dia sempat heran. Dari sekian banyak gulungan kertas yang disodorkan pada […]

  • PCNU-PATI

    Ilmuan Ilmuan Muslim

    • calendar_month Sen, 14 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Warisan sains Islam zaman pertengahan yang paling dikenal hingga saat ini adalah sistem angka Arab. Sistem angka yang juga digunakan di negara-negara Barat, mengalahkan sistem angka Yunani. Namun buku ini menunjukkan bahwa sains Islam jauh lebih hebat daripada hanya sistem angka, dan bahkan sangat berpengaruh sehingga menjadi dasar sains Eropa Barat yang muncul belakangan. Al-Khawarizmi, […]

  • BNSP Dorong Percepatan Sertifikasi, LSP Ma’arif Jateng Siapkan Asesor Baru

    BNSP Dorong Percepatan Sertifikasi, LSP Ma’arif Jateng Siapkan Asesor Baru

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.353
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P2 Ma’arif Jawa Tengah menggelar Diklat Asesor Kompetensi di Hotel Siliwangi, Semarang, pada 28 Oktober hingga 1 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 35 calon asesor dari berbagai daerah yang siap memperkuat pelaksanaan sertifikasi di lingkungan pendidikan Ma’arif NU dan dari LPK Pengembangan Energi & Mineral Indonesia […]

  • a living room filled with furniture and a ceiling fan

    Peran Pesantren dalam Pemberdayaan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 27 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Oleh: Siswanto Pemberdayaan pada dasarnya merupakan proses yang dilakukan untuk mereduksi ketidakberdayaan dan ketergantungan masyarakat pada orang lain. Karena bentuk ketergantungan sosial pada masyarakat akan menyebabkan seseorang menjadi tidak berdaya dan terbelenggu. Oleh karena itu, proses pemberdayaan di masyarakat sangat penting guna membentuk mindset dan kemandirian masyarakat. Dan biasanya proses pemberdayaan masyarakat biasanya diadvokasi oleh […]

expand_less