Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dosen INISNU Bocorkan Tips Agar Terhindar dari Plagiasi dan Similarity 

Dosen INISNU Bocorkan Tips Agar Terhindar dari Plagiasi dan Similarity 

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 19 Apr 2023
  • visibility 462
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Temanggung – Banyak cara atau tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari plagiasi maupun similarity dalam proses penulisan artikel ilmiah, maupun tugas akhir seperti skripsi, tesis maupun disertasi. Hal itu diungkapkan dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Hamidulloh Ibda dalam Tadarus Literasi Mahasiswa di aula lantai 3 kampus INISNU Temanggung, Senin (17/4/2023).

Pada kesempatan sesi pertama itu, Ibda yang juga Wakil Rektor INISNU Temanggung menyampaikan materi tentang teknik parafrasa, menghindari plagiasi dan pemilihan jurnal ilmiah. Salah satu tekniknya adalah melakukan parafrasa, karena hakikatnya plagiasi dan similarity itu beda tipis. “Plagiasi itu menjiplak, mencuri tulisan orang lain tanpa mencantumkan sumber. Sedangkan similarity itu tingkat kesamaan tulisan kita dengan teks yang ada di sumber aslinya, baik jurnal, prosiding, buku, makalah, dan lainnya,” kata Ibda yang juga Reviewer di sejumlah jurnal internasional yaitu Pegem Egitim ve Ogretim Dergisi, International Journal Ihya’ ‘Ulum al-Din, International Journal of Social Learning, dan Reviewer Cogent Education – Taylor & Francis.

Menurut saya, kata Ibda, similarity itu intinya kemiripan atau kesamaan tulisan artikel kita dengan artikel di blog, jurnal online, media online, majalah online, koran online, atau di website ketika dicek melalui aplikasi. “Mulai dari kata, frasa, kalimat, hingga paragraf yang secara umum disebut orang atau menurut aplikasi sebagai plagiasi meski kita menyadur dan memiliki buku yang kita sadur,” tegas dia.

Untuk bebas dari similarity itu, kata Ibda, maka harus dilakukan parafrasa. Dalam paparannya, Ibda menjelaskan bahwa menurut Kamus Oxford Advanced Leaner’s Dictionary, disebutkan parafrasa merupakan cara mengekspresikan apa yang telah ditulis dan dikatakan oleh orang lain dengan menggunakan kata-kata yang berbeda agar membuatnya lebih mudah untuk dimengerti.

“Sedangkan menurut KBBI V, kalau frasa itu adalah gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonpredikatif, misal aku sayang. Sayang siapa tidak jelas. Sedangkan parafrasa merupakan pengungkapan kembali suatu tuturan dari sebuah tingkatan atau macam bahasa menjadi tuturan yang lain tanpa mengubah pengertian. Parafrasa juga disebut sebagai penguraian kembali suatu teks (karangan) dalam bentuk (susunan kata-kata) yang lain, dengan maksud untuk dapat menjelaskan. Simpelnya, parafrasa adalah menulis kembali ide/gagasan penulis lain dengan menggunakan bahasa perspektif sendiri makna yang tersembunyi,” kata Ibda yang pernah jadi Juara I Lomba Artikel Tingkat Nasional Kemdikbud 2018 dan Juara I Lomba Esai Tingkat Nasional Fakultas Filsafat UGM 2018 tersebut.

Untuk bebas similarity, lbda memberikan sejumlah tips, yaitu baca sumber asli dan pahami intinya, rekam sesuai pemahaman lalu ditulis, menulis dengan pemahaman sendiri jangan segelondong ditulis sama persis, baca kutipan dan menulis tanpa menulis teks aslinya, setelah ditulis, bandingkan dengan teks asli sumber kutipan. “Terakhir yaitu baca berulang kali, edit, edit, edit, sampai 100 persen tidak sama perkata, frasa, dan kalimat,” kata dia

Sedangkan larangan dalam mengutip, Ibda menjelaskan jangan sampai ada niat plagiasi, jangan malas membaca, jangan buru-buru menulis dalam satu waktu, jangan mengutip dengan kutipan langsung, jangan malas membaca, menulis, mengedit, membaca, menulis, mengedit sampai bosan. “Terakhir adalah jangan berhenti mengulangi baca-edit tulisan, dan jangan lupa endapkan,” kata dia

Pihaknya juga membagikan aplikasi berbasis website untuk membantu parafrasa yaitu Quillbot, RepostSEO, Rephrase, SEO Magnifier dan lainnya. “Dibanding keuntungannya, melalukan plagiasi itu banyak ruginya. Kalau ketahuan, kita akan malu dan nama kita selamanya akan buruk, apalagi di era digital saat ini dengan mudah banyak rekam jejak digital yang tidak bisa dibohongi,” tegas Pjs Direktur Utama LPPL Temanggung TV tersebut.

Sementara itu pihaknya juga mengatakan banyak penyebab mahasiswa atau dosen melakukan plagiasi, bisa dimulai karena malas, stres, instan, sistem kebut semalam, menyepelekan, tidak tahu, bodoh, tidak fokus, sengaja, tidak punya gagasan, tidak punya etika, tidak menghargai karya orang lain, kepepet dan mentok. “Terakhir adalah ingin masuk neraka, karena plagiator itu hukumnya sama seperti mencuri, yaitu haram,” tegas dia.

Untuk itu, pihaknya membagikan sejumlah aplikasi untuk cek similarity setelah karya ditulis lengkap sebelum disubmit di jurnal, yaitu aplikasi berbasis online (website) yang dapat digunakan untuk mengecek similarity artikel Anda, baik secara utuh dalam bentuk file atau per halaman. Ada yang gratis, ada yang berbayar. “Ada banyak, namun saya lebih menyarankan yang familiar adalah Turnitin dan Grammarly,” kata peraih penghargaan Dosen of the Year tahun 2023 bidang penelitian tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ibda membagikan tips melakukan parafrasa dan praktik secara langsung dengan memberikan contoh sebanyak tiga model teknik parafrasa agar mahasiswa bisa bebas tulisannya dari similarity maupun plagiasi. “Bagi pemula, sejelek apapun tulisan kita akan lebih puas daripada bagus tapi hasil plagiasi,” tukas dia.

Setelah penyampaian materi tahap pertama, materi dilanjutkan oleh Dr Husna Nashihin yang menyampaikan materi manajemen referensi dan Sigit Tri Utomo dengan materi strategi penulisan dan submit artikel di jurnal ilmiah dengan sistem OJS yang dihadiri puluhan mahasiswa, alumni dan guru dari wilayah Kabupaten Temanggung dan Magelang. (ibd)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salafiyah Kajen Pati Diproseksi Jadi Model Nasional Green Madrasah

    Salafiyah Kajen Pati Diproseksi Jadi Model Nasional Green Madrasah

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.070
    • 0Komentar

      Pati – Kementerian Agama (Kemenag) mulai memperluas implementasi Green Madrasah sebagai bagian dari transformasi pendidikan Islam berbasis ekoteologi di Indonesia. Madrasah Salafiyah Kajen, Kabupaten Pati, dijajaki menjadi salah satu model percontohan nasional untuk penguatan pendidikan ramah lingkungan. Hal ini diungkapkan Kasubdit Fasilitasi Profesi Guru, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Kemenag Fakhurrozi dalam pelatihan […]

  • Puasa dari Game Online

    Puasa dari Game Online

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 633
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan adalah bulan penuh berkah yang seyogianya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan produktivitas. Namun, godaan hiburan digital, terutama game online, kerap membuat sebagian orang justru lalai dalam menjalani ibadah. Padahal, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari kebiasaan yang tidak produktif. Lalu, bagaimana cara agar […]

  • Buka Lowongan, LazisNU Pati Seleksi 122 Peserta

    Buka Lowongan, LazisNU Pati Seleksi 122 Peserta

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 569
    • 0Komentar

      Pati – LazisNU PCNU Pati membuka lowongan karyawan manajemen eksekutif. Mereka pun menyeleksi 122 peserta di Aula Lantai 2, Gedung Islamic Center Masjid Agung Baitunnur Pati, Kamis (30/1/2025). Seratusan peserta ini mengikuti psikotes yang merupakan rangkaian tahapan rekrutmen yang telah LazisNU Pati lakukan. Sebelumnya, LazisNU membuka lowongan pada tanggal 18 Januari 2025. ”Kami sedangkan […]

  • PCNU - PATI Photo by Tanaphong Toochinda

    Anak Tantrum

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Hari minggu kemarin saat saya tengah berlibur dari rutinitas bekerja setiap hari, saya diajak ibu pergi ke pasar untuk membeli beberapa peralatan yang akan dibawa adik mondok. Sebelum pergi pagi-pagi sekali keponakan saya, Tsania sudah berada dirumah. Maklum ayah ibunya sedang di sawah dan ia dititipkan pada saya. Pagi itu, setelah melakukan aktivitas rumahan, saya […]

  • MA Salafiyah Kajen Gelar Rihlah Ilmiah dan Praktik Rukyat Hilal di UIN Walisongo

    MA Salafiyah Kajen Gelar Rihlah Ilmiah dan Praktik Rukyat Hilal di UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 399
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. PATI – Madrasah Aliyah Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, adakan Rihlah Ilmiah dan Praktik Rukyat Hilal di Observatorium dan Planetarium UIN Walisongo Semarang, Ahad (22/1/2023) lalu. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan madrasah yang diikuti oleh seluruh peserta didik kelas XII jurusan IPA dan IPS konsentrasi Kitab Kuning. Praktik Rukyat Hilal menjadi ajang bagi peserta […]

  • MWCNU  Kecamatan Gembong Sukses Gelar Seminar Ekonomi

    MWCNU Kecamatan Gembong Sukses Gelar Seminar Ekonomi

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2017
    • account_circle admin
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU) dan Para Kader  Muda NU melaksanakan seminar Ekonomi bertajuk “Membangun Kemandirian Ekonomi MWC-NU Gembong” dengan peserta dari seluruh Ranting NU se Kecamatan Gembong dengan menghadirkan dua narasumber, H. Najib Zabidi Direktur Koperasi Aneka Jasa 26 Pati dan Mumu Mubarok, Direktur Arta Mas Abadi, Minggu (15/1) kemarin. […]

expand_less