Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Hari Ibu, Hari Pengabdian

Hari Ibu, Hari Pengabdian

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 22 Des 2022
  • visibility 282
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Mary, Maria atau Maryam, wanita suci nan tangguh. Bahkan oleh umat nasrani namanya diabadikan untuk peringatan hari raya, Mary Christmas, yang secara bahasa kurang lebih, Maria dan Christ yang diutus. Christ dalam beberapa ‘rawi’ disandarkan kepada Jesus atau Isa. Hmm, tapi, paragraf pertama ini sekadar pengantar saja.

Alih-alih nyemplung dalam perdebatan sengit untuk mengucapkan selamat natal, penulis justru lebih tertatik dengan Bunda Maryam dan putranya, Isa. Betapa tidak, ketika iya dirawuhi Jibril dan menyampaikan perintah Allah, untuk menitipkan janin Isa, ia serta merta menerima.

Maryam bukan wanita yang (mohon maaf) bodoh. Ia faham betul risiko yang akan menimpanya jika sami’tu wa atho’tu atas perintah tuhan. Pun ia sadar bahwa dirinya bukanlah robot yang tahan hujat. Apa kata dunia jika wanita suci hamil tanpa suami. Namun apa boleh buat, ia manut saja perintah Gusti.

Saat hamil ia mengasingkan diri demi menghindari tuduhan picik atas dirinya dan janin yang dikandung. Bahkan setelah melahirkan anak laki-laki tampan rupawan, ia hampir putus asa, namun Jibril kembali datang dan memberinya Motivasi (Q.S. Maryam: 24).

Setelah kembali dari pengasingan, apa yang selama ini dikhawatirkan terjadi. Maryam dihujat netizen habis-habisan. Ia yang dikenal sebagai wanita suci, tiba-tiba pulang bersama seorang bayi.

Sontak, Isa yang masih bayi tak terima Mamak yang telah susah payah mengandung dan melahirkannya diperlakukan keji. Ia pun marah serta memberi penjelasan kepada warga.

***

Di hari ibu yang luhur ini, sudah selayaknya yang kita kirim untuk para ibu bukan hanya bunga dan kado kecil. Namun, layaknya Ramadhan, satu bulan kita kuliah, setahun suntuk kita KKN.

Pun hari agung 22 Desember. Sehari memghayati ibu, selamanya kita praktik lapangan. Bak Isa yang membela Maryam. Meski proses kelahirannya membawa kesusahan bertubi-tubi, namun di kemudian hari Isa menjadi kebanggaan bagi Ibu dan keluarganya.

Meski sering mengelak kalak diperintah, membantah kalah dinasihati, menaruh handuk di atas kasur atau ogah mencuci piring sehabis makan, biarkan itu menjadi kenangan manis yang telah usai. sebab hari ibu bukanlah sekadar perayaan dan quote-quote mutiara, tapi sebuah pengabdian.[]

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gong Cik: Seni Tradisi Pati yang Menyulam Silat, Seni, dan Filosofi Hidup

    Gong Cik: Seni Tradisi Pati yang Menyulam Silat, Seni, dan Filosofi Hidup

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 699
    • 0Komentar

    ditulis: Arif Khilwa (Ketua Lesbumi PCNU Pati) Seni tradisi bukan sekadar pertunjukan warisan masa silam. Ia adalah cermin nilai-nilai luhur, identitas kolektif, sekaligus denyut kebudayaan yang senantiasa hidup di tengah masyarakat. Di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kita menjumpai sebuah bentuk seni tradisi yang unik dan sarat makna: Gong Cik, sebuah ekspresi kebudayaan yang memadukan seni […]

  • PCNU - PATI

    7 Teladan Mbah Dimyati Rais

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Membaca biografi KH. Dimyathi Rais yang baru saja wafat, ada beberapa teladan agung yang bisa dipetik. 1. Spirit thalabul ilmi Beliau adalah sosok pengelana pengetahuan yang haus ilmu. Pondok APIK, Lirboyo, Sarang, dan lain-lain menjadi destinasi keilmuan beliau. Dalam salah satu vidio youtube Beliau menjelaskan salah satu ulama hebat, yaitu Imam Syafii, sosok pengelana pengetahuan […]

  • PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    PCNU Pati Berharap Pembahasan Raperda Pesantren Segera Dituntaskan

    • calendar_month Rab, 26 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PATI – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati berharap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren yang tengah dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, segera disahkan.  Hal itu diungkap oleh Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim. Pihaknya mendesak agar Raperda tersebut segera dibahas dan diselesaikan. Pihaknya juga akan mengadakan audiensi dengan […]

  • PCNU-PATI

    Gambang Rancag Perlu Dilestarikan Karena Nyaris Lenyap

    • calendar_month Sen, 28 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Jakarta, Senin, 28 Agustus 2023,-  Kehadiran empat buku antologi puisi Penyair Nusantara, Jakarta, dan Betawi sejak tahun 2019 sampai tahun 2023, semoga tak berhenti ditahun ini.Bisa saja ditahun depan ada gagasan dengan tema lain, misalnya Jakarta Pasca Pemilu tahun 2024,” ujar Nanang R.Supriyatin, Ketua Penyelenggara peluncuran buku Antologi Puisi Penyair Nusantara, Jakarta, dan Betawi 4 […]

  • Afif Imam Anshary Pimpin Ansor Juwana

    Afif Imam Anshary Pimpin Ansor Juwana

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Afif Imam Anshary terpilih menjadi ketua PAC GP Ansor Kec, Juwana. Pemilihan ketua baru ini dilaksanakan melalui Konferensi Anak Cabang Ansor (Konferancab) yang berlangsung sejak Ahad (4/8) pagi. Afif Imam Anshary menggantikan pemimpin lama, H. Muhammad Sutomo. Sebagaimana diberitakan NU Pati sebelumnya, PAC GP Ansor Kecamatan Juwana menggelar Konferensi Anak Cabang Ansor (Konferancab) pada Ahad […]

  • Photo by Taliwang Mengaji

    80/20

    • calendar_month Sen, 10 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Minggu pagi biasanya saya sepedahan ke sawah atau tambak. Atau keliling kampung. Tapi minggu pagi itu saya tidak kemana-mana. Saya ingin membaca dan menikmati secangkir kopi. Pilihan saya jatuh pada buku Strawberry Generation karya Rhenald Kasali. Saya membeli buku ini sebulan sebelumnya. Baru beberapa bab saja saya baca pas ada waktu […]

expand_less